NovelToon NovelToon
Dilema Cinta

Dilema Cinta

Status: tamat
Genre:Kehidupan di Kantor / Pihak Ketiga / Wanita Karir / Dijodohkan Orang Tua / Romansa / Dendam Kesumat / Tamat
Popularitas:26.6k
Nilai: 5
Nama Author: Nur hapidoh

Apakah yang harus Risya lakukan ketika dia mengetahui suaminya telah bertunangan dengan wanita yang di jodohkan oleh kedua orang tua sang suami? Sementara dirinya sedang mengandung benih alvin, atasannya di kantor sekaligus lelaki yang dia nikahi atas fitnah sang ayah tiri yang hampir saja merenggut kehormatannya pada saat Ibunya meninggal di desa kelahirannya.

Pada saat Risya memutuskan untuk meninggalkan suaminya, demia bakti sang suami pada kedua orang tuanya. Ternyata Risya mengetahui kalau tunangan suaminya itu bekerja sama dengan musuh suaminya untuk menghancurkan hidup suaminya.

Dilema cinta di hadapi oleh Risya saat itu. Apakah dia akan mengalah ataukah memperjuangkan kebahagiaannya sendiri bersama anak dan suami yang telah membuat dirinya kembali merasakan cinta setelah patah hati gara-gara Abid, sang mantan kekasih di masa lalu.

Yuk baca selengkapnya dan jangan lupa favorit, like, vote, gift nya ya, thanks you. Love sekebon tetangga buat kalian semua para reader tercinta

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nur hapidoh, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 26

Alvin terlihat begitu murka dengan apa yang dilakukan oleh ibunya yang sangat lancang dengan mengatur pertunangan dadakan bersama Sheila.

Alvin hanya bisa mengalah pada sang Ibu yang telah mengancam akan bunuh diri kalau sampai Alvin tidak mau menerima pertunangan itu.

Dengan sangat terpaksa Alvin pun mengikuti keinginan ibunya untuk tidak mempermalukan keluarga mereka di depan tamu undangan yang hadir pada malam itu.

"Alvin benar-benar sangat kecewa sama mama dan papa yang sudah memaksakan kehendak kalian begitu saja terhadap Alvin. Asal kalian tahu! Alvin sudah menikah dan Alvin sebentar lagi memiliki seorang anak. Kalian melakukan hal buruk seperti ini, sama saja sedang menghancurkan rumah tangga Alvin dengan Risya." Alvin kemudian meninggalkan pesta setelah berbicara dengan kedua orang tuanya.

Kedua orang tua Alvin benar-benar terkejut, ketika mereka mendengar apa yang dikatakan Alvin tentang Alvin yang akan mempunyai anak dengan istrinya yang sekarang.

"Apa yang dikatakan oleh Alvin? Apakah ada yang disembunyikan oleh Mama dari papa?" tanya Zainal sambil menatap istrinya yang saat ini sedang menundukkan kepala.

Ibunya Alvin benar-benar ketakutan kalau sampai sang Suami marah kepadanya. Karena dia tidak memberitahukan kepada sang suami tentang pernikahan Alvin dan Risya.

"Cepat katakan Mah! Apakah ada yang kau sembunyikan dari papa?" Zainal mengejar sang istri untuk jujur kepadanya.

Ibunya Alvin kemudian menjelaskan semuanya kepada sang suami yang begitu terkejut bahwa istrinya begitu tega memisahkan putranya dengan istrinya yang saat ini sedang hamil cucu mereka.

"Mama juga seorang wanita. Kenapa begitu tega terhadap menantu kita? Terlepas dari dia hanya anak yatim piatu ataupun wanita biasa seperti yang mama katakan. Risya adalah wanita yang dicintai oleh anak kita. Papa juga kenal siapa Risya. Dia seorang gadis yang baik dan juga pekerja keras." Pak Zainal terlihat begitu kecewa kepada istrinya yang sudah gegabah.

"Celakanya mama malah ikut membawa Papa terseret dalam pusaran dosa yang sudah mama lakukan terhadap anak dan menantu kita. Nanti ketika cucu kita lahir, dia pasti akan membenci kita berdua karena sudah memisahkan kedua orang tuanya!" Zaenal kemudian meninggalkan istrinya yang cukup terkejut mendengar apa yang dikatakannya tadi.

Aline benar-benar tidak berani membayangkan dirinya seperti apa yang dikatakan oleh suaminya tadi dibenci oleh cucunya sendiri itu adalah sesuatu yang sangat menakutkan untuknya.

"Lalu bagaimana sekarang? Pertunangan Alvin dan Sheila sudah terjadi. Pah, tidak mungkin kan kalau kita membatalkannya begitu saja? Lalu, bagaimana keluarga kita akan menghadapi keluarga Sheilla di masa depan? Mama benar-benar tidak sanggup untuk menghadapi hal itu!" Zainal menatap istrinya dengan lekat. Benar! Saat ini dia sangat kecewa dengan istrinya yang ceroboh dan sangat mudah diprovokasi oleh Sheilla.

Zaenal sudah memutuskan bahwa dia akan berbicara dengan Alvin dan Sheilla. Dia akan merundingkan kembali masalah pertunangan mereka berdua.

"Sudahlah papa akan mengurusnya. Sebaiknya Mama tidak usah ikut campur dengan urusan ini atau kita semua akan terlibat masalah yang jauh lebih besar." Aline benar-benar tidak bisa berkata-kata melihat suaminya yang begitu marah terhadapnya.

Yang jelas Alien saat ini benar-benar ketakutan akan dibenci oleh suaminya dan Alvin yang telah dia pisahkan dengan istrinya. Apalagi Aline mengingat Risya yang saat ini sedang hamil. Hal itu membuat Alien benar-benar kesulitan untuk menemui sang suami maupun Alvin yang marah besar padanya.

Sementara itu Zainal yang mengikuti kepergian Alvin saat ini sedang melihat putranya yang sedang menangis di ruangan rumah sakit.

"Ada apa Alvin? Kenapa kau menangis?" Zainal mendekati putranya yang saat ini sedang meratapi kepergian Risya.

Alvin langsung menatap ayahnya yang merasa prihatin melihat putranya yang begitu bersedih.

"Risya sudah pergi Pah. Alvin tidak tahu ke mana dia pergi. Risya hanya meninggalkan secarik kertas ini." Alvin kemudian memberikan kertas yang telah ditinggalkan oleh Risya di atas nakas.

Zainal membaca surat yang ditinggalkan oleh menantunya yang sekaligus berstatus sebagai sekretarisnya di masa lalu.

"Risya sudah mengetahui tentang pertunanganmu bersama Sheilla. Risya pasti tidak ingin menjadi penghalang di dalam hubunganmu bersama Sheilla. Papa sangat kenal dengan Risya. Dia tidak akan pernah mau terlibat di dalam sebuah hubungan toxic semacam ini. Mama kamu benar-benar keterlaluan! Bagaimana mungkin dia tega membohongi papa?" Zainal terlihat begitu geram ketika mengingat semua yang dikatakan oleh Aline yang membujuk dirinya untuk melaksanakan pertunangan itu.

Flash back on

"Pah kita harus segera melakukan pertunangan Alvin dan Sheilla. Jangan sampai nanti Sheilla berubah pikiran untuk menikah dengan Alvin. Alvin itu sangat mencintai Sheilla sejak dulu dan tidak bisa hidup tanpanya." Aline berusaha membujuk Zaenal yang baru saja pulang dari luar kota beberapa jam yang lalu, setelah membereskan masalah besar yang terjadi di sana.

Zainal yang pada dasarnya masih lelah karena baru saja pulang dari perjalanan yang jauh, dia hanya menyetujui apa yang dikatakan istrinya.

Zainal baru mengetahui kebenarannya setelah Alvin memberitahukan tentang pernikahannya bersama Risya. Hati pria paruh baya itu benar-benar sangat kecewa kepada istrinya yang sudah menipunya.

Flash back off

"Coba kamu carilah ke apartemen Risya. Siapa tahu dia belum pergi terlalu jauh dari sini. Alvin! Sebagai seorang kepala rumah tangga kamu harus dapat bertanggung jawab dengan istri dan juga calon anakmu. Jangan biarkan keluarga Cipto Mangun Kusumo, menelantarkan keturunannya dan juga istrinya." Alvin menatap ayahnya yang ternyata mendukung pernikahannya bersama Risya.

"Baiklah, Pah. Alvin akan segera mengejar Risya. Semoga saja dia belum pergi terlalu jauh. Doakan Alvin, Pah! Alvin sangat mencintai Risya, Pah. Alvin tidak mau kehilangan dia." Alvin terlihat begitu senang, dia bisa merasakan ada semangat di dalam dirinya. Setelah mengetahui bahwa ayahnya mendukung apa yang sudah dia putuskan untuk hidupnya yang akan menjalani rumah tangganya bersama Risya.

Zainal kemudian mengurus semua administrasi Risya, selama menantunya tinggal di rumah sakit.

Sementara itu Alvin langsung pergi menuju ke apartemen milik Risya dan berharap akan bertemu dengan istrinya di sana.

Akan tetapi Alvin merasa kecewa karena ternyata di apartemen Risya semuanya sudah kosong dan sudah tidak ada apapun di sana.

Bahkan semua barang milik Risya sudah diangkat dari sana. Risya benar-benar serius meninggalkan Jakarta dan berniat tidak akan kembali lagi.

Alvin bahkan tahu kalau apartemen itu sudah dijual oleh istrinya kepada orang lain. Akan tetapi apartemen itu masih belum ditempati oleh pemilik yang baru karena baru saja di beli olehnya beberapa jam yang lalu.

Alvin terlihat begitu frustasi dan sangat sedih karena tidak bisa menemukan keberadaan istrinya dimanapun juga. Hati Alvin benar-benar merasakan pilu karena berpikir tidak akan bisa menemukan lagi Risya sepanjang hidupnya.

Selama ini Alvin tidak tahu teman-teman Risya yang lain ataupun tempat yang kemungkinan bisa dikunjungi oleh Risya. Selain kampung halaman ibunya yang tidak akan mungkin dikunjungi oleh Risya. Karena Alvin sangat tahu Risya membenci Ayah tirinya dan tidak ingin bertemu laki-laki itu lagi seumur hidupnya.

1
Rosani Rosa
lima tahun tapi kejahatan si aline gak ke bongkar juga waaahhh memang hebat author ini saking hebat nya pengen rasa nya saya kasih bintang 1
Nur hapidoh: nanti giliran author tamatin tiba2 protes lg, susah sekali jd author ya, jd penulis aja kak jgn jd pembaca biar tahu gimana rasanya punya pembaca macam anda ini
total 2 replies
Ma Em
sebenarnya Aline ini ibu kandungnya Alvin atau ibu tirinya sih, tapi katanya ibunya Alvin sudah meninggal.
Nur hapidoh: yang meninggal ibunya risya kak bukan ibunya alvin
total 2 replies
Apriyanti
lanjut thor
Rosani Rosa
si risa udh bego lemah banget astaga bikin gregetan
Apriyanti
lanjut thor
Rosani Rosa
ini yang keterlaluan bego si risya apa author nya sih, tolong dong thor jangan bikin karakter si risya teramat bloon ya tau sih dia trauma tapi setidak nya percaya gitu sama Alvin greget banget baca nya liat karakter risya yg teramat bego entah author nya aja yg bego bikin novel terlalu menonjolkan kejahatan dan kebodohan
Apriyanti
lanjut thor
Nur hapidoh: asiap kak
total 1 replies
Tasya
mirisnya thor
Nur hapidoh: hooh kak
total 1 replies
Tasya
ooooh
Nur hapidoh
keren
Apriyanti
lanjut thor
🌈Rainbow🪂
👣
Apriyanti
lanjut thor
Nur hapidoh: thanks akak 😊
total 1 replies
Mari ani
Aku mapir tor
Nur hapidoh: thanks akak
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!