Yana seorang CEO ternama dan istri dari pengusaha produk kecantikan harus menempuh benih rahasia untuk mempertahankan rumah tangga nya. Namun harapan setelah pertemuan dan berhasil hamil justru bukannya membuat Yana tentram malah menjadi mencekam saat pria bayaran itu terus menerornya dan identitas nya yang bukan sembarangan.
Apa alasan pria itu? Dan bagaimana rumah tangga Yana dengan kehadiran pria itu?
Apakah Yana berhasil menyelamatkan rumah tangga nya atau tidak?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Putri Nilam Sari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Persiapan
Didalam mobil yang tengah membelah jalanan itu, senyum pemilik bibir tebal nan seksi vacum cleaner yang sangat ahli tidak luntur membuat sang supir ikut bahagia.
"Tuan, jadi bagaimana selanjutnya?" Pertanyaan itu membuat manik yang menatap keluar langsung masuk ke dalam dan tertuju ke kursi supir.
"Bersabar sambil menyapa kecil. Aku juga akan berbelanja kebutuhan putraku. Aku ingin yang terbaik!"
"Baik tuan, tapi apa mengirimkan mengambil misterius lagi?" Gelengan kepala langsung menjawab pertanyaan kaki tangannya.
"Tentu saja tidak, sebentar lagi tujuh bulanan, aku yakin itu. Dan disana aku akan memberikannya, untuk putraku."
"Baik tuan." Stir mobil dibelokkan nya menuju mall terbaik dengan harga fantastis.
🌟🌟🌟🌟🌟🌟
Sepasang suami istri itu dibuat terkejut dengan sosok yang sudah berada di depan pintu kediaman mereka. "Mama?" Ucap mereka serempak melihat kedatangan wanita paruh baya itu.
"Mama menunggu kalian, ayo masuk." Terlihat mertua Yana tidak sabaran sambil melangkah bersamaan dengan anak dan menantunya.
"Kalian kaget kan? Bagaimana kejutan mama?" Wanita itu bak mentari sekarang yang memancarkan sinar kebahagiaan bukan main.
"Iya Mama, tentu saja."
"Mama sengaja, Mama ingin melihat keadaan putra dan menantu serta cucu mama tanpa Mama kabari."
"Bagaimana kabar Mama?" Tanya Yana sambil menyalami mertuanya itu.
"Sangat baik, bagaimana denganmu? Semuanya baik?"
"Baik Mama, dan sehat." Yana berujar sambil mengelus perut buncitnya yang membuat mertuanya menunduk merasakan pergerakan sang penghuni rahim.
"Bagaimana kabar cucu Oma? Lincah sekali, ia aktif sekali!" Wanita itu menjadi lebih berseri setelah merasakan pergerakan si kecil yang tengah tumbuh itu.
"Ia pasti ikut merasakan kebahagiaan karena kedatangan Oma nya." Vanriel turut bicara ditengah kebahagiaan dua wanita berharga nya.
"Seorang putri atau pangeran?" Akhirnya pertanyaan itu terlontar juga dari bibir mertuanya.
"Pangeran tampan seperti ku Mama."
"Aaaa.... astaga, Mama senang sekali. Kalau begitu feeling Mama benar. Mama sudah menyiapkan persiapan pesta bernuansa biru!" Baik Yana dan Vander saling bertatapan karena tidak mengetahui rencana itu.
"Maksud Mama?" Pertanyaan keduanya membuat wanita paruh baya itu tersenyum manis sambil mengelus rambut keduanya.
"Mama ingin menyampaikan, bahwa akan ada acara tujuh bulanan untuk kandungan Yana dikediaman Mama!"
🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟
Ditengah kebingungan dan kejutan sang mertua, di sebuah mall besar terlihat tubuh pria tinggi tampan dengan manik tajam mencari barang yang diinginkannya diikuti oleh pria yang setia dibelakangnya.
"Bagaimana yang ini Tuan?" Sarannya karena melihat tuannya cukup pemilih dalam segala hal.
"Ya, kita lihat!" Pria itu setuju, aura tampan serta karismatik tak bisa dielakkan. Perhatian tertuju padanya, baik pengunjung yang sudah menikah maupun hanya ibu-ibu single parent yang mencari kebutuhan anak mereka.
"Tampan nya."
"Apa dia artis? Atau idol?"
"Wah.... Daddy peduli sekali." Begitu banyak pujian yang terlontar melihat kedatangan pria itu yang tengah asyik melihat pakaian serta peralatan bayi.
"Selamat siang tuan, bisa saya bantu?" Seorang pegawai wanita berdiri di depan manik tajamnya yang membuat dirinya tak suka.
"Katakan padanya, aku bisa sendiri!" Pria yang menemani tuannya itu sudah tau akan sikap dingin itu.
"Kami bisa sendiri, terimakasih." Wanita itu hanya mengangguk karena mendapatkan penolakan dari pengunjung tampan yang diidamkannya sejak masuk tadi.
Tangan Jaden memegang baju mungil berbahan lembut berkualitas tinggi di tangannya. "Bagus, tapi aku ingin yang berbeda." Tentu saja pernyataan itu membuat pria itu mengerutkan keningnya berpikir model apa yang diinginkan tuannya.
"Apa baju bayi memiliki model lain?"
Gumamnya pelan karena masih sayang nyawa.
Bersambung.....
Jangan lupa like komen dan favorit serta hadiahnya ya terimakasih banyak.
Ibu nya Vander ga mikirin kalau bisa saja yg bermasalah tuh anak laki ya sendiri, bukan menantu nya Yana.. Kalau memang Vander mau di nikah kan lagi dgn alasan keturunan, mending Yana cerai saja. Bikin emosi punya mertua seperti ini 😤 punya anak tuh bukan segala nya dalam keluarga, hanya manusia yg berotak kerdil yg beranggapan menikah karna harus ada keturunan 😤 trus kalau pasangan nya mandul gmn?? Mau di paksa cerai?? Atau Kalau keduanya mandul gmn?? Jujurly, Ga ngerti dengan manusia yg berotak tolol seperti ini 😤😤
mgkn kecelakaan itu kembaran vander ditlg orang, tp mukanya rusak akhirnya operasi plastik jadilah max