Kenzo Wijaya si Ketua Osis yang terkenal tampan, dingin dan cowok terpintar di HIGH INTERNATIONAL SCHOOL, Tiba tiba dijodohkan dengan Lisa Margareth si Ratunya terlambat, bad girl, banyak tingkah dan juga cewek terbodoh di sekolah nya.
Bagaimana mereka menyembunyikan status pernikahan mereka dari teman, para guru dan juga pihak sekolah agar tidak dikeluarkan?
Apakah ada benih - benih cinta yang tumbuh di antara mereka berdua dan membuat mereka jatuh cinta?
Nantikankisah mereka selanjutnya disini.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Selena_kim, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 26
Kenzo langsung membawa Lisa menuju kamarnya, ia juga sudah telpon Om Rangga sejak di dalam mobil. Tak butuh waktu lama, Om Rangga datang.
''Ken, Siapa yang sakit?'' tanya Om Rangga yang datang masih dengan jubah dokternya
''Lisa Om,'' jawab Kenzo
''Lisa? Kok bisa? Sakit apa?'' kaget Om Rangga
Om Rangga adalah seorang dokter di rumah sakit ternama, yang juga seorang dokter pribadi keluarga Wijaya.
''Tadi dia ter kunci di kamar mandi, trus tubuhnya basah kuyup,'' ujar Kenzo
''Kok bisa sih?'' tanya Om Rangga
Om Rangga duduk di pinggir ranjang, ia mulai memeriksa keadaan Lisa. Ia menempelkan stestoskop di dada Lisa untuk mengecek detak jantung Lisa, tangan Om Rangga di letakkan di dahi Lisa, Lalu Om Rangga mengecek suhu tubuh Lisa dengan termormeter.
''Gimana om kondisi Lisa?'' tanya Kenzo khawatir
''Dia nggak apa apa kok, tapi dia demam. kamu harus sering-sering cek suhu tubuh nya ya, nanti kamu kasih dia Paractamol biar demam nya cepet turun,'' jelas Om Rangga
''Oh gitu ya, tapi kenapa Lisa bisa pingsan Om?'' tanya Kenzo
''Daya tubuh nya melemah, terkunci di tempat yang lembab dengan tubuh yang basah membuat tubuh nya bekerja keras agar dia tidak kedinginan. Tapi karena suhu yang terlalu dingin, akhirnya tubuhnya tidak kuat lalu jatuh pingsan,'' jelas Om Rangga
''Trus kaki Lisa gimana Om?'' tanya Kenzo
''Kaki nya? Emang kaki nya kenapa?'' tanya Om Rangga
''Tadi waktu dia lagi jalan, kakinya pincang gitu Om,'' jawab Kenzo
Om Rangga memeriksa kaki Lisa, dan ternyata benar pergelangan kaki kiri Lisa sedikit memerah dan bengkak
''Seperti nya ini keseleo biasa, nanti kamu kompres aja dengan es batu agar bengkak nya bisa memudar,'' ujar Om Rangga
''Iya Om, Lisa beneran nggak papa kan Om?''tanya Kenzo
''Iya nggak apa apa kok, kalo ada apa apa lagi nanti kamu langsung hubungi Om ya,'' pinta Om Rangga
''Ok Om, makasih,'' ucap Kenzo
''Om pergi dulu ya, karena masih banyak pasien di rumah sakit,'' ujar Om Rangga
''Iya Om,'' jawab Kenzo
Setelah mengantar Om Rangga keluar, Kenzo segera pergi ke apotek di dekat rumahnya untuk membeli obat Paracetamol dan kompres penurun demam.
Dengan telaten Kenzo memasangkan kompres ke dahi Lisa, Kenzo juga mengompres kaki Lisa agar tidak bengkak lagi. Kenzo mengeringkan rambut Lisa yang basah dengan Hair Dryer, memberikan selimut dan juga memasakkan bubur untuk Lisa. Setelah itu Kenzo ikut tidur di samping Lisa dengan tangan memeluk tubuh Lisa.
Perlahan mata Lisa terbuka, ia melihat Kenzo yang tertidur pulas di sampingnya sambil memeluk dirinya. Lisa masih saja memandangi wajah Kenzo.
Lo nggak berubah Ken! Masih ganteng dari dulu sampe sekarang. Gue tetap kagum sama paras wajah lo yang ganteng ini!-Batin Lisa
''Ah mikirin apa sih! Duh pusing banget...'' keluh Lisa
Lisa yang lemas mencoba membangunkan Kenzo, perutnya saat ini tidak bisa berbohong.
''Ken... Ken... Kenzo... Bangun!'' ucap Lisa sambil membangunkan Kenzo
''Hmm... Lo udah sadar? Gimana? Masih merasa pusing atau terasa sakit di kaki?'' tanya Kenzo yang baru bangun
'' Gue laper,'' jawab Lisa
''Bentar ya,''
Kenzo keluar untuk mengambil bubur yang ia masak tadi, ia mengambilnya dan membawa masuk ke kamarnya.
''Nih... sini gue bantu lo bangun,'' ucap Kenzo
Ini cerita kok mirip banget ma novel sebelah " My Ketos My Husband", cuma beda di nama saja, cerita nya dari awal sampai bab ini pun sama.
Aku baca ini kaya flashback aja, ya mudah2an kedepannya beda ceritanya.