Dalam masa revisi!
Tyara Queen Nesya, gadis berusia 23tahun. yang harus menihkah dengan laki-laki dingin bernama Alfin Sanjaya. hanya untuk melunasi hutang Ayahnya yang berjumlah Milyaran rupiah!
Bagaimana kehidupan Tyara setelah menihkah dengan Alfin? Akankah hidupnya akan bahagia atau sebaliknya.
Sampai Tyara meninggal kan Alfin. dan membawa anak dalam kandungan nya pergi jauh dari kehidupan Alfin.
Saat umur Anak Tyara, berusia 17 tahun ia berniat membalas kan dendam kepada Papah nya karna mengira telah melantar kan nya begitu saja. sampai saatt di mana diri nya mengetahui jika Papah nya tidak bersalah dan dalang ke hancuran keluarga nya di sebabkan oleh paman nya sendiri..!!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cici, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
26
Alfin, dan Tyara, sekarang sudah berada di Mansion keluarga, Sanjaya. Toni selaku Tuan rumah disitu pun sudah pulang dari perjalanan bisnis nya. mereka sekarang sedang duduk diatas meja makan tapi tidak dengan Arga yang sekarang masih sibuk di dalam kamar nya.
"Tyara, kau terlihat agak gemukan sekarang?" Ujar Toni yang hanya Tyara balas dengan senyuman.
Suara langkah kaki seseorang yang menuruni tangan mengalihkan fokus semua orang. yang ada dimeja makan.
"Good evening everyone, sorry, I took too long "( Selamat malam semuanya, maaf, aku terlalu lama" Ucap Arga seraya duduk disamping Alfin, tapi belum sepenuhnya ia mendudukkan bokongnya matanya sudah terbelalak kaget melihat keberadaan Tyara di depannya.
"Kakak Ipar?" sapa nya. Tyara hanya membalas nya dengan tersenyum kecil.
"Arga jaga pandangan mu!" peringatan Alfin Kepada adik nya, Arga. sedangkan Marissa menatap rendah, dan tidak suka ke arah Tyara.
"Alfin dia adik mu turunkan nada bicara mu!" ujar Marissa.
"Tyara, ayo kita pulang" ajak Alfin, Tyara langsung menuruti tapi saat melewati Arga pergelangan tangan nya langsung di cekal oleh laki-laki itu.
"Tolong lepasin saya" mohon Tyara. Alfin yang melihat itu geram dan langsung melepaskan tangan Arga, dari pergelangan tangan Tyara dengan kasar.
"Jauhkan tangan kotor mu itu!" ucap Alfin sambil menunjuk ke wajah Arga.
"Alfin, Arga hentikan!" teriak Tony.
"Arga hanya mau berkenalan saja dengan Kakak Ipar" jawab Arga enteng.
Bugh! Alfin langsung mendaratkan pukulan ke wajah Arga.
"Alfin!" teriak Marissa.
Arga tidak tinggal diam. ia membalas yang membuat Tyara, Tony, dan Marissa terkejut.
Alfin mendapatkan pukulan di wajah nya itu yang membuat Tyara langsung berteriak histeris.
"Tuan Alfin!" yang mana membuat semua yang ada di situ langsung terkejut akan panggillan Tyara, ke Alfin.
Tyara langsung berlari ke arah Alfin yang tersungkur di lantai. membantu laki-laki itu berdiri. Tony menghampiri nya.
"Tuan Alfin?" ucap nya membuat Tyara langsung membelalakkan mata nya.
"Tyara jawab pertanyaan papah, apa Selama ini Alfin memperlakukanmu dengan tidak baik" terus nya.
"Kak Alfin, memperlakukan Aku dengan sangat baik sekali Papah" Ucap Tyara mantap
Deegg! Kata-kata Tyara langsung menusuk kehati Alfin, dirinya langsung menggenggam tangan Tyara.. dan Tyara pun langsung merengkuh jari-jari milik Alfin.
"Kau tidak berbohong kan Tyara?" Ujar Toni dengan tatapan mata yang serius. sedangkan Marissa hanya melihat nya dengan jengah dan berlalu pergi ke kamar nya.
"Tyara tidak berbohong Papa," Ucap Tyara tersenyum menyakinkan.
"Lalu kenapa Kau menyebut Alfin dengan Tuan?"
"Itu semua hanya kesalah pahaman saja Pa" Ujar Alfin menimpali.
Genggaman tangan Alfin. di jemari nya semakin erat.
"Maaf telah mengacaukan acara makan malam ini Pa" ujar Tyara merasa bersalah.
"Tidak apa Tyara, nanti Papa berbicara kepada Arga agar bersikap sopan kepada mu. maafkan atas ketidak sopanan anak itu dia terlalu lama berada di luar negeri sekali lagi Papa minta maaf"
"Tidak apa Pa"
"Alfin mau Arga. yang meminta maaf sendiri kepada Tyara! bukan Papa" Alfin langsung berjalan pergi yang membuat Tyara mengikuti nya.
Sedangkan Arga, diri nya juga sudah pergi masuk kembali ke dalam kamar nya. acara makan malam itu menjadi berantakan.
"Pa Tyara pulang dulu salam untuk Mama" pamit Tyara dan setelah itu Tyara langsung menyusul Alfin.
Salam hangat dari aku ❤.
berasa pipiku yg ditampar tour🤪🤪😵😵