Bai suzhen merupakan seorang gadis yang sangat ditakuti dan disegani oleh orang orang, dia memiliki julukan dewi athena yang artinya dewi perang karena dia akan bersikap baik dan lembut kepada orang orang baik sedangan dia akan berubah menjadi dewi kematian kepada orang orang jahat, dia memiliki banyak koleksi sejarah dan buku buku cina.
Hingga pada suatu hari dia tidak sengaja tertabrak mobil karena menolong seorang nenek yang sedang menyebrang.
Hingga pada akhirnya dia terbangun pada salah satu tubuh permaisuri Lu Wei. Banyak orang orang yang menganggap dirinya sampah bahkan suaminya acuh terhadap dirinya, bahkan ayahnya menginginkannya mati. Bagaimana suzhen menghadapi takdir ini?.....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Niputu intan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 25
" yixiang" kata lu wei
" iya nona, ada apa?" kata yixiang
" sebenarnya di kerajaan Qiang ada berapa desa?" kata lu wei bingung
" sebenarnya ada 3 desa yang mendukung kerajaan Qiang yaitu desa tang, desa wu dan desa ying" kata yixiang
" hmmm... Apa kemampuan mereka" kata lu wei
" desa tang terkenal akan kekuatan, desa wu terkenal akan sihir, sedangkan desa ying terkenal akan kekuatan senjata" jelas yixiang
" oooo... Begitu" kata lu wei
" kenapa nona bertanya demikian?" kata yixiang
" tidak, aku hanya penasaran saja" kata lu wei
" yixiang siapkan kuda, aku mau jalan jalan" kata lu wei
" baik nona" kata yixiang
Yixiang pun menyiapkan dua kuda untuk digunakan lu wei jalan jalan. (yang satunya untuk yixiang)
Sementara di kerajaan Qiang...
Paviliun anggrek
" DASAR TIDAK BECUS!" bentak selir xia kepada pengawalnya
" ma... Maafkan kami yang mulia" kata salah satu pengawal
" BAGAIMANA BISA, AKU MENYURUH KALIAN UNTUK MEMBUNUH DAN MEMBAWA SEBAGIAN RAKYAT DESA TANG AGAR MEREKA BISA MENJADI ALAT UNTUK KUGUNAKAN MENYERANG KERAJAAN INI" kata selir xia
" SEKARANG KALIAN KE DESA WU DAN DESA YING. SEKARANG!" kata selir xia
" ba... Baik yang mulia" kata pengawal tersebut
" BAGAIMANA BISA, RENCANA YANG AKU SUSUN RAPI SEKARANG BERANTAKAN" kata selir xia
Selir xia mengamuk dan memecahkan barang barang dikamarnya.
Di sisi Lu Wei.....
" indahnya pemandangan banyak pohon pohon" kata lu wei
Pada saat jalan jalan lu wei tidak sengaja melihat beberapa pemuda yang disiksa oleh pengawal kerajaan di hutan kematian.
" tuan tolong lepaskan kami" kata seorang pemuda
" apa salah kami tuan" kata salah seorang pemuda
" DIAM KALIAN! kalian tidak membayar pajak kerajaan, kami ditugaskan oleh yang mulia untuk menghukum kalian" kata para pengawal dan melanjutkan mencambuk para pemuda tersebut.
" kenapa mereka tega mencabuk para pemuda itu baru tidak membayar pajak. Aishh dunia ini sangat aneh" pikir lu wei
" brata" kata lu wei
" iya tuan" kata brata
" bunuh mereka" kata lu wei sambil menunjuk para pengawal
" baik tuan" kata brata
Brata melayang dan langsung menghabisi para pengawal tersebut tanpa sisa.
" hei" kata lu wei
" i.. Iya nona" kata salah satu pemuda
" bangunlah" kata lu wei sambil membantu pemuda tersebut bangun
" yixiang berikan beberapa koin kepada mereka" kata lu wei
" baik nona" kata yixiang
" n.. Nona terima kasih sudah menyelamatkan kami" kata salah seorang pemuda
" sama - sama dan ini ambillah, gunakan koin ini untuk membayar pajak dan juga kalian gunakanlah koin ini untuk kebutuhan kalian. Apakah cukup" kata lu wei sambil memberikan 2 kantong penuh koin emas
" 1 kantong saja sudah cukup bagi kami" kata pemuda tersebut
" tidak apa apa, ambillah" kata lu wei
" terima kasih nona, kami akan selalu ingat peristiwa ini, jika kita bertemu lagi kami akan mengabdi kepada anda" kata pemuda tersebut
" sudahlah, sekarang kalian pergilah. Hiduplah dengan damai" kata lu wei
" baik nona" kata salah seorang pemuda
Para pemuda tersebut pergi meninggalkan hutan kematian dan menuju ke kerajaan Qiang. Setelah kepergian para pemuda tersebut, lu wei pergi dari hutan kematian dan melanjutkan jalan jalannya.
" yixiang" kata lu wei
" iya nona" kata yixiang
" apakah kau percaya akan takdir dan cinta" kata lu wei
" hamba sebenarnya percaya dengan adanya takdir dan cinta. Apakah nona juga?" kata yixiang
" aku tidak percaya dengan adanya cinta, tetapi aku percaya dengan takdir" kata lu wei sambil tersenyum manis
" lu wei aku berjanji akan membalas kan dendammu kepada selir ****** xia itu" pikir lu wei
Akhirnya mereka kembali ke hutan kehidupan untuk istirahat.
jd kapan balas dendamnya...