NovelToon NovelToon
Cerita Cinta

Cerita Cinta

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:386.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: faray_glad

Kisah keluarga besar Zaynard Orlando Mark dan Nadin Alia Syahir. Menceritakan tentang kedua anak lelaki Zayn.

Rafandra Orlando Mark
Alva Damianus Mark

Penasaran bagaimana kisahnya...
yuk buruan baca...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon faray_glad, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 25

Flashback on

Alva mulai duduk dikursi tunggu yang ada di depan ruang ICU. Disampingnya juga ada jova, sedangkan Feli masih dalam posisinya yang masih berdiri nampak tidak tenang. Baru saja Alva menghubungi ibunya. Betapa terkejutnya sang ibu ketika mendapat kabar buruk itu.

Dirumah

Nadin sangat panik saat Alva menghubungi dirinya dan memberikan kabar buruk mengenai Rafa, anaknya. Setelah Alva mengakhiri panggilan teleponnya, dia segera menghubungi Zayn. Beberapa kali tidak ada Jawaban, merasa kesal akan panggilannya yang tidak diangkat, Akhirnya Nadin memutuskan untuk segera berangkat kerumah sakit terlebih dahulu.

Nadin merapikan penampilannya terlebih dulu. Kemudian dia segera keluar dari kamarnya dengan perlahan, karena saat ini queen sedang tertidur.

" Mbak, tolong temani queen selama saya tinggal. Jika dia bertanya nanti, bilang saja saya sedang berbelanja. " titah Nadin pada salah satu pelayannya yang kebetulan berpapasan dengannya saat menuruni anak tangga.

" Baik, nyonya "

Nadin segera keluar rumah dan memanggil sopir pribadinya, setelah itu mereka berangkat menuju ke rumah sakit yang tadi sudah diberitahu oleh Alva. Nadin juga tidak lupa untuk mengirimkan pesan dan kembali mencoba menghubungi Zayn selama dalam perjalanan.

~~

Perusahaan Orlando International

Baru saja Zayn menyelesaikan meeting nya. Beberapa karyawan yang tadi ikut meeting dan termasuk juga Leon, terlihat sedang membereskan peralatan meeting dan juga beberapa dokumen. Leon melihat Zayn yang sedang sibuk pada laptopnya.

" Tuan, ponsel anda terus saja berbunyi. Lebih baik angkatlah dulu, tuan.!! Mungkin saja ada sesuatu hal yang penting "

Zayn berdehem dan mengangguk. Pasalnya memang Zayn sedaritadi tidak menghiraukannya, kemudian dia meraih ponselnya yang ada di dalam saku jas yang dipakai olehnya.

Zayn mendelik Melihat nama istrinya yang telah memanggil beberapa puluh kali. Tanpa menunggu lagi Zayn segera menekan tombol hijau ketika melihat ponselnya kembali berdering.

" Halo "

"....... "

" Apa ?? " Teriak Zayn yang membuat Leon dan beberapa bawahannya yang tadi ikut meeting menjingkat.

" Bagaimana bisa ?? " ucapnya lagi

"......"

" Iyah... aku akan segera kerumah sakit. Tunggu aku disana !! "

Zayn menghela nafas sedikit berat. Mendengar Isak tangis dari istrinya tadi membuat dirinya ikut khawatir. Dia menoleh kearah Leon yang duduk disampingnya.

" Ada apa, tuan ?? " tanya Leon

" Rafa mengalami kecelakaan. Tolong handle proyek ini selama aku tidak ada !! " titah Zayn pada Leon. Leon hanya menanggapinya dengan mengangguk kecil.

Tanpa banyak bicara lagi, Zayn segera beranjak dari duduknya. Zayn sekilas melihat kearah bawahannya yang sedang menatapnya, tapi dia tidak memperdulikannya. Kemudian dia berjalan keluar dari ruangan itu.

 

**Dirumah sakit**

Alva dan jova sedang duduk walaupun mereka merasa tidak nyaman. Sedangkan Feli masih berdiri sambil terus mondar-mandir. Hatinya gelisah, pikirannya tidak karuan.

Beberapa menit berlalu, pintunya tiba-tiba terbuka. Seorang perawat keluar dengan wajah tegang.

" Keluarga pasien. "

" Saya, suster " Alva segera beranjak dari duduknya kemudian berjalan mendekati perawat itu.

" Pasien kehilangan banyak darah, sedangkan stok kantung darah juga menipis. Saat ini pasien membutuhkan transfusi darah dari seseorang yang memiliki golongan darah yang sama, sebagai pendonor darah. "

" Baiklah sus, ambil darah saya saja. Saya adiknya, ambil sebanyak mungkin. "

Perawat itu mengangguk.

" Baik, mari ikut saya.! Kita harus cek dulu golongan darah anda. "

Alva mengikuti perawat itu masuk kesebuah ruangan. Disana terlihat ada beberapa alat medis dan juga beberapa kantung darah yang sesuai jenisnya.

Alva duduk dikursi yang sudah ada disana, kemudian perawat itu mengambil sedikit darahnya untuk mengecek golongan darah yang dimilikinya. Perawat itu mengernyitkan keningnya.

" Maaf, golongan darah anda tidak sama dengan pasien. "

" Apa maksud anda, sus ?? "

" Golongan darah anda adalah B, Sedangkan pasien memiliki golongan darah A . Jadi anda tidak bisa mendonorkan darah pada pasien. "

" Hah, Bagaimana bisa ?? " Alva sangat terkejut mendengar penuturan dari perawat itu.

Ada berbagai perasaan berkecamuk dalam pikirannya. Dia merasa tidak terima, hatinya sangat kacau, mengapa golongan darahnya tidak sama dengan kakaknya.

" Baiklah, tuan. Mungkin teman anda memiliki golongan darah yang sama. Silahkan keluar.! "

Perawat itu segera beranjak dan berjalan keluar, setelah Alva Keluar. Tidak ada waktu lagi untuk berbasa-basi saat ini. Dengan lesu, akhirnya Alva keluar dari ruangan itu.

" Kau terlihat pucat Al.. " titah Feli saat melihat sosok Alva yang duduk disampingnya.

Namun Alva tidak menanggapinya. Tidak ada yang tahu jika tadi Alva tidak jadi mendonorkan darahnya, Karena darah yang dimiliknya tidak sama dengan Rafa.

Perasaannya sangat kacau. Dia merasa tidak puas dengan penuturan dari perawat tadi. Rasa kesal dan kecewa sedang mendominasi hati dan pikirannya.

' Bagaimana bisa golongan darah kami berbeda.. ?? ' gumam alva

Saat ini Alva sangat kacau, Dia tidak bisa membantu kakaknya yang sedang membutuhkan bantuan. Bahkan orang lain saja memiliki golongan darah yang sama, tapi mengapa dia tidak. Alva hanyut dalam pikirannya. Dia sungguh dibuat lupa diri akan keadaan yang saat ini menimpa dirinya dan kakaknya.

" Siapa diantara kalian yang memiliki golongan darah A ?? " tanya perawat tadi

Feli dan jova menoleh, kemudian beranjak dari duduknya.

" Saya, sus " Feli mendekati perawat itu saat Alva berjalan kearahnya.

" Baik, Mari ikut saya !! "

Feli mengikuti langkah sang perawat untuk masuk kedalam ruangan yang sama dengan Alva tadi.

Beberapa menit kemudian, Feli keluar dan segera menghampiri Alva dan jova. Dia terlihat sangat pucat karena dia barusaja mendonorkan banyak darahnya.

Flashback off

 

" ALVA.... "

" Berani sekali kamu... "

Tanpa banyak bicara lagi Zayn segera berjalan mendekati dan memukul Alva hingga akhirnya dia terjatuh. Pukulan Zayn memang tidak terlalu keras, tetapi mampu membuat luka pada sudut bibir Alva. Wajahnya mengeras dan menatap tajam kearah Alva.

Nadin dan kedua gadis yang ada disana berteriak saat melihat kejadian itu. Feli dan jova mencoba membantu Alva untuk bangun, sedangkan Nadin segera beranjak dan menghampiri suaminya.

" Zayn, apa yang kamu lakukan. ?? "

bentak Nadin padanya dengan melototkan matanya.

" Biarkan saja. Memang ini yang dia inginkan. "

" Aku hanya ingin tau, siapa aku sebenarnya ?? " teriak Alva lagi.

Seakan rasa kesal dan kecewanya sedang mendominasi dirinya. Dia tidak bisa berfikir jernih saat ini.

" Al, dengarkan mami sayang. Mami akan menjawabnya nanti setelah kakakmu melewati masa kritisnya. Mami mohon bersabarlah !! Jangan mendahulukan egomu, nak " tutur Nadin lagi

Alva menatap Nadin dengan tajam. Rasanya ingin sekali dia berteriak meluapkan segala sesuatu yang berkecamuk di dalam hatinya.

" Al, Sudahlah. Lebih baik Kau bicarakan baik-baik dengan orangtuamu nanti. "

tutur feli. Walaupun dia tidak mengetahui apa yang sedang terjadi, tetapi dia juga tidak ingin melihat pertengkaran keluarga disini.

" Iyah, Al. Kamu bisa bicara nanti. Saat ini kakakmu sedang melawan maut di dalam sana " imbuh jova.

Akhirnya Alva mengangguk kecil. Dengan hati yang masih dengan amarah yang sama, Alva mulai berjalan untuk duduk dikursi tunggu.

Feli dan jova mengikuti langkahnya. Mereka bertiga duduk bersebelahan. Sedangkan Nadin dan Zayn terlihat masih berdiri pada posisinya yang tadi.

Zayn merengkuh tubuh istrinya itu. Perasaannya tidak menentu. Dia masih syok akan kejadian yang menimpanya baru saja.

" Sayang, bagaimana Alva bisa tahu ?? " bisik Nadin. Zayn menatap lekat wajah istri cantiknya itu. Wajahnya yang cantik terlihat sedih. Bahkan masih ada sisa air mata disudut matanya.

" Entahlah.. Nanti saja kita bicarakan bersama. Saat ini aku sedang memikirkan keadaan Rafa. " ucap Zayn.

Nadin memeluk erat tubuh suaminya itu. Dia kembali terisak saat mengingat kembali kejadian yang baru saja terjadi ketika Rafa yang sedang dalam penanganan dokter. Seakan lengkap sudah masalahnya.

Zayn mengeratkan pelukannya, mereka berdua sedang menyalurkan kekuatan untuk menghadapi masalah keluarganya yang datang secara beruntun.

Selama kurang lebih satu jam akhirnya pintunya terbuka. Terlihat seorang dokter keluar dari sana.

Nadin segera meleraikan pelukannya dari sang suami untuk mendekati Dokter itu.

" Dokter, bagaimana keadaan anak saya ?? "

Tbc..

1
Srii ajaa
Gituu yaa meskipun barangnya butut tp kalau yg pakai cantik pasti bagus 🥲
Alriani Hespiapi
lanjut
Alriani Hespiapi
saya mampir thor
Rini Haryati
ceritanya bagus
seru
sukses
semangat
Fransiska Siba
sebenar nya malas lihat Feli di sini suka ngatur segala padahal dia yg salah
Fa Rel
nadin meninggal jg apa thor
Fa Rel
bkin rafa suka gadis lain biar nyesel si fely heran sok jual mahal sok cantik sok merasa miskin bgt
Fa Rel
feli goblok nya sebel q
Fa Rel
kasian bgt hmmm ibunya alva jahat
༄༅⃟𝐐Dwi Kartikasari🐢
kira² felisia jodohnya rava apa alva ya...
༄༅⃟𝐐Dwi Kartikasari🐢
moga g terjadi apa ²
༄༅⃟𝐐Dwi Kartikasari🐢
pengen ketawa takut dosa
🤭🤭🤭
༄༅⃟𝐐Dwi Kartikasari🐢
q ngintip belakang nya dulu thor🙈🙈🙈
winter
orang tua egois, padahal dulu orang tua Nadin legowo Nadin balik ma suami walau udah dikhianati, lha ini kok malah maksa
novi 99
kemana Jova...
ngilang aja
Ana
Yg ni pa gk lnjut lg thor
Yg Queenara q udh bc smpe abis berharap msh da lnjutan'a yah crita tentang anak2 nya Queen sm edgar hehee
Ana: Baik
Selalu menunggu karya " terbaru mu thor 🙏
total 2 replies
Rohmah Nurlitasari
thor jgn diambil dong queen nya..
jgn rusak kebahagian mrk...sudah cukup kesedihan ini.
Rohmah Nurlitasari
air mata ku tak berhenti thor😭😭😭😭😭
Rohmah Nurlitasari
😭😭😭😭😭
Rohmah Nurlitasari
tak terasa aku ikut menangis thor😭😭😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!