NovelToon NovelToon
The Mafia'S Obsession

The Mafia'S Obsession

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Mafia
Popularitas:46.8k
Nilai: 5
Nama Author: Qisyfi Azhra

Obsesi, satu kata yang tidak bisa dilepaskan dari seorang Marcus Torricelli, termasuk memiliki sang keponakan, Shannon.

walau dijuluki King Of World, namun dibalik itu Marcus menyimpan 1000 Rahasia.

Saat dia berkunjung ke Mansion salah satu kerabatnya, dia bertemu dengan anak perempuan kerabatnya itu, dia menyimpan rasa kagum terhadap Perempuan itu.
Dan dia ingin memiliki perempuan itu, walau perempuan itu masih berusia 20 Tahun.

Dia akan melakukan segala cara untuk mendapatkan yang dia inginkan, termasuk memiliki perempuan itu dengan cara apapun...

Dia juga sangat menghormati dan menyayangi Perempuan itu, karena jika dia sudah jatuh cinta, maka dunia bisa saja Kiamat. Rasanya dia akan menjadi manja dan sangat Posesif.

Bahkan Pria berusia 35 Tahun itu memiliki perusahaan yang sangat sukses dan mendunia. Sehingga Ia memiliki banyak musuh.

YOU ARE A WRITER SEASON 6 (Update Senin, Rabu, Jumat, Minggu 9.00 Malam)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Qisyfi Azhra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 26 (Sadness for women)

.....Happy Reading.....🙏🏻📖

H-24

Pagi Hari Kemudian.........

MANSION TORRICELLI.

Pagi ini Seluruh anggota keluarga yang ada sedang berada di ruang makan, mereka sedang menunggu sarapan mereka.

Kebetulan hari ini Shannon dan Shanni akan diantarkan kembali ke Kota Milan, kota tempat mereka tinggal dan dimana disana juga perusahaan pusat Alendro ada.

"Selamat pagi Tuan, Nona..."Sapa Pak Li, Kepala Maid di Mansion ini.

"Pagi..."Jawab Shannon & Shanni, datar.

Pak Li menyapa Para Tuan dan Nonanya, Dibelakang Pak Li, ada 5 Maid yang membawa sarapan pagi, para maid meletakkan piring dimeja.

Shanni melihat ada Beatrice yang membawa buah-buahan ke meja.

"Hai Beatrice..."Sapa Shanni, ramah.

"Iya Nona..."Jawab Beatrice, menunduk.

Beatrice terlihat takut untuk menatap wajah Shanni, baginya Shanni adalah Nonanya, wanita dari Tuan Lucas, dia harus menghormati Shannon maupun Shanni.

Shanni menoleh dan melihat Lucas menatap tajam Beatrice, seketika Tanpa sadar Shanni mencubit perut Abs pria itu sebari menatap tajam Lucas.

"Aaawwhh..."Rintih Lucas, sedikit nyeri dan sakit.

"Bisakah jangan menatap tajam Beatrice, kasihan dia takut..."Bisik Shanni, tersirat sebuah ancaman dengan suara tegas.

Lucas justru menatap wajah cantik Shanni, Shanni memang memakai baju sederhana, make up tipis-tipis, namun itu terkesan membuatnya elegan dan cantik.

Shannon yang melihat adik dan Unclenya pun hanya tersenyum, dia merasa senang melihat kontak fisik antara mereka.

"Uncle, apakah aku boleh meminta sesuatu?"Tanya Shannon, menatap lekat wajah Marcus.

"Pintalah apapun itu dear...."Jawab Marcus, meminum coffenya.

"Jika pernikahan ini akan terlaksana, dan aku masih belum mencintaimu aku mau kau menceraikanku, kau bisa membawa salah satu twins, dan aku bisa membawa salah satu..."Ucap Shannon, konyol.

Marcus mengehentikan minum coffenya, dia meletakkan gelas kembali, tatapan tajam dan elangnya menyorot wajah cantik dan sangar Shannon.

**Bayangkan saja tatapan tajam dan elang Uncle Mafia kayak gini ya...**

"Kau begitu polos dan konyol dear, namun permintaan sialanmu itu tidak akan pernah kukabulkan..."Ucap Marcus, menatap tajam Shannon.

Deg....

"Uncle! Bukankah kau sudah mengatakkan akan mengabulkan apapun keinginanku, dan itu adalah keinginanku, please..."Ucap Shannon, seolah seperti meminta mobil.

**Potret Shannon Alendro pagi ini\, sexy poll...👍**

"No, can you just listen to me for once?"Ucap Marcus, terlihat kesal namun sedih.

"Keinginanmu untuk kembali ke Milan sudah aku turuti, namun kali ini tidak, aku tidak akan pernah menceraikanmu, apa kau mau membuat anak-anakku menjadi seorang broken home..."Ucap Marcus, menatap wajah Shannon yang rautnya sulit diartikan.

'Apa aku setega itu hingga ingin membuat anak-anakku menjadi broken home?oh tuhan, aku benar-benar sudah dirundung keputusan yang salah, bahkan saat ini mereka masih terlalu kecil...'Batin Shannon, merasa kecewa dengan dirinya ini.

"Kakak, coba kakak fikirkan lagi keputusan kakak itu, aku tahu bagaimana perasaan kakak, namun coba kakak fikirkan keponakanku, dan bagaimana perasaan mereka..."Ucap Shanni, berusaha bersikap dewasa.

"Kau meminta kakakmu memikirkan perasaan anaknya sedangkan kamu sama sekali tidak memikirkan perasaan anak kita..."Ucap Lucas, dingin, dan datar.

Shanni berhenti, dia mematung seketika dia menoleh menatap wajah dingin Lucas, dia menarik nafas dalam-dalam dan membuangnya dengan kasar.

"Aku selalu memikirkan perasaan anak-anakku, lagi pula kau yang salah, aku tidak pernah menginginkan sebuah pernikahan diusia muda..."Ucap Shanni, terpancing emosi.

"Kenapa tidak kau gugurkan saja sekalian anakku jika kau tidak ingin mereka memiliki keluarga seutuhnya..."Ucap Lucas, marah.

"Aku tidak akan pernah menggugurkan anakku, dia anakku siapapun yang berani melukainya lawan aku..."Ucap Shanni, menatap sengit Lucas.

"Sudah, sudah kok jadi malah kalian yang bertengkar, cepat habiskan makananmu dek kemudian kita bisa kembali ke Milan..."Ucap Shannon, tegas.

PRIVATE JET ALENDRO.

Saat ini kedua saudari kembar itu sedang duduk bersebelahan dikursi private jet, mereka sengaja pulang menggunakan private jet milik mereka.

Karena malas berhubungan kembali dengan Marcus & Lucas, Shanni terlihat tertidur karena dia masih ngantuk, sedangkan Shannon sedang meeting online perusahaan.

Tiba-tiba datanglah pramugari membawakan Juice untuk Shannon & Shanni, dia meletakkan Juice itu dimeja masing-masing.

"Thank you..."Ucap Shannon, pelan namun tetap tersenyum manis.

"You're Welcom Nona..."Jawab Pramugari, sopan.

Shannon meminum juice itu sebari masih memimpin rapat, saat dia kembali ke Milan dia akan mulai bersiap menjadi pemimpin perusahaan, Shanni juga harus siap menjadi pemimpin perusahaan sekaligus pewaris kekayaan Tuan Alendro yang ke-2.

Siang Hari Kemudian........

Saat ini Shannon & Shanni telah sampai di Milan, mereka dalam perjalanan menuju Mansion Alendro, Mansion dimana disitu adalah tempat tinggalnya bersama kedua orang tua mereka.

Shannon maupun Shanni diam seribu bahasa, tidak ada yang berbicara sama sekali, keduanya bergulat dengan fikiran masing-masing.

Saat ini waktu menunjukkan pukul 2.00 siang.

"Maaf Nona kita sudah sampai..."Ucap Sir Adam, sopan.

Shannon terkejut dia melihat dia sudah sampai di Mansionnya, dia dan Shanni turun dari mobil, Mansion mewahnya terlihat sangat asri dan nyaman.

Keduanya berjalan memasuki Mansion.

MANSION TORRICELLI.

Ruang Makan.

Saat memasuki Mansion, satu-satunya ruangan yang ingin mereka tuju adalah Ruang makan karena mereka merasa lapar belum makan siang sama sekali.

"Selamat datang kembali Nona Shannon, Nona Shanni..."Ucap Alexa, sopan namun terkesan ramah.

"Hai Alexa, terimakasih ya..."Ucap Shannon, memeluk Alexa.

"Kamu apa kabar Lex?"Tanya Shanni, dia duduk dikursi.

"Aku baik, oh ya besok acara pembagian harta dan hak kepengurusan perusahaan jam 12 siang di Alendro Corp, jangan lupa ya..."Ingat Alexa, melepaskan pelukan.

"Iyaaa..."Jawab Keduanya, mereka bertiga pun makan bersama.

ROMA, ITALIA.

TORRICELLI CORP.

Saat ini diperusahaan Marcus, Marcus sedang duduk di kursi kerjanya sebari menatap tajam seisi ruangan, saat ini suasana hatinya sedang tidak enak.

fikirannya selalu tertuju pada Shannon, walau pun beberapa hari lagi dia dan Shannon akan menikah, namun dia tetap kesal dan kondisi hatinya memang tidak enak.

Ceklek....

Suara pintu dibuka, lalu masuklah seorang wanita cantik dan manis, dia tersenyum menatap Marcus, dia berjalan menuju meja Marcus dia mengusap kepala Marcus.

Marcus mengangkat kepalanya, dia memperhatikan wajah cantik dan manis wanita itu, dia seperti mengenal wanita dengan raut wajah china itu.

"Apa kau melupakanku honey?"Tanya wanita itu, raut wajah polos.

'Oh Damn It'

Masalah satu belum selesai dan kali ini datang lagi pengacau, kenapa masalah selalu datang dan kenapa sekarang wanita-wanita masa lalunya banyak berdatangan kembali.

"Aku Serra, aku kekasih ranjangmu dulu, apa kau melupakanku?"Tanya Serra, sedih.

"Honey apakah kamu percaya jika dari hubungan kita dulu menghasilkan seorang putri cantik..."Ucap Serra, tersenyum.

"Pergi dari sini dan jangan pernah menganggu diriku..."Ucap Marcus, dingin dia menatap tajam wajah china Serra.

"Kenapa kau mengusirku?bukankah dulu kau memaksaku untuk berada bersamamu sampai kapan pun itu, dan sekarang aku datang kau malah mengusirku..."Lirih Serra, berlinang air mata.

Bagaimana pun Marcus tetaplah pria yang tidak bisa melihat wanita menangis, Apalagi dulu dia pernah memiliki kenangan indah bersama Serra, namun semua berakhir saat Serra memilih menikah dengan pria pilihan orang tuanya.

"Saat ini aku sudah menemukan wanita yang sangat aku cintai, dan aku Sudah TIDAK MEMBUTUHKANMU LAGI..."Ucap Marcus, tegas.

Deg....

Sakit?! ya kata itulah yang bisa mewakili perasaan wanita yang bernama asli Dilraba Serra, dia memang sudah menyia-nyiakan Marcus namun dia memiliki alasan dan dia ingin kembali lagi bersama pria yang amat dia cintai itu.

**Visual Dilraba Serra\, pelakor juga nih cuman mungkin sifatnya lebih baik dari pelakor sebelumnya...**

"Apakah aku barang Marcus?"Tanya Serra, meneteskan air mata dia terlihat mencoba sabar dan tegar.

"Kau memang bukan barang, namun prilakumu seperti kau seolah-olah barang, setelah bercinta denganku, kemudian kau mau menikah dengan pria pilihan orang tuamu, dan kau bahkan bercinta dengannya, kau bukan wanita suci seperti wanitaku..."Ucap Marcus, menatap sinis Serra.

"Hiks.....hiks....hiks...aku memang murahan Marcus, aku memang ******, aku memang wanita tidak suci seperti wanitamu namun akulah ibu dari anakmu Marcus..."Tangis Serra, terduduk di lantai.

"Mommy dari anak-anakku hanya dari wanitaku, Shannon."Ucap Marcus, tegas.

"Hiks....hiks...bu-bukankah dulu k-kau juga mengatakan seperti itu padaku...hiks...hiks..."Lirih Serra, masih menangsi.

"Sekarang dan dulu jelas berbeda, dulu hanya aku yang menyentuhmu tapi sekarang kau sudah pernah disentuh oleh Pria lain..."Ucap Marcus, jijik menyentuh barang bekas.

"Hiks....hiks...hiks...dulu aku single namun aku menikah dan suamiku berhak Marcus, dia sekarang sudah meninggal dan aku akan kembali padamau...hiks...hiiks.."Tangis Serra, merasa pedih sekaligus sakit dihatinya.

"Dan sayangnya semua terlambat..."Ucap Marcus, menatap tajam Serra.

"Sebaiknya kau pergi dari sini, aku benci dan muak melihat wajah sok polosmu itu, padahal dibalik semua itu kau adalah wanita murahan dan menjijikan..."Bentak Marcus, marah.

Serra berdiri, matanya sembab, pipinya basah dibanjiri oleh air mata, hidungnya memerah karena menangis.

"Dengar satu hal saja Marcus, temui Claudia, dia putri kandungmu, dia saat ini sakit kanker di Hospitel, dia ingin bertemu denganmu, jika kau membenciku dan lebih memilih Wanitamu itu, aku tidak masalah, tapi tolong adalah di saat Clau butuh dirimu, Terimakasih..."Lirih Serra, pergi meninggalkan ruangan Marcus.

Marcus mengubah raut wajahnya, dia menarik nafas dalam-dalam dan membuangnya, apakah benar benihnya juga tumbuh di rahim Serra? Dia tidak yakin itu benar-benar anaknya, bisa saja itu adalah anak Serra dan suaminya...

Malam Hari Kemudian........

MILAN, ITALIA.

Di Malam ini tidak ada sesuatu yang spesial, Shannon sedang duduk di balkon kamarnya sebari memikirkan hubungannya dengan Marcus.

Dia merasa Marcus tidak pernah mencintainya, pria itu hanya terobsessi pada dirinya. Shannon yakin jika

cinta sejati Marcus bukanlah dirinya, karena yang selama ini ditunjukkan Marcus pada dirinya hanya sebuah obsessi dan Nafsu.

"Tuhan, bisakah aku memilih takdir hidupku ini, jika bisa aku ingin pergi selama-lamanya saja..."Ucap Shannon, meneteskan air mata.

"Aku benar-benar tidak sanggup menghadapi dunia ini, Aku rindu papa mama, aku tidak sanggup harus hamil dan melahirkan, kenapa ujianku begitu berat..."Ucap Shannon, tak terasa air matanya mengalir deras bak air sungai.

Kamar Shanni.

Sedangkan di kamarnya, Shanni sedang terduduk dilantai kamar sebari menangis, dia baru saja mendapatkan kabar bahwa sebenarnya Lucas masih begitu peduli pada Ellyna dibelakangnya.

Bahkan secara sembunyi-sembunyi Lucas juga telah membawa Ellyna Ke Italia, dia khawatir dengan kondisi kandungan Lucas.

Ya Ellyna cinta pertamanya, dan katanya cinta pertama itu sulit dilupakan, dan itu terbukti...

"Hiks....hiks...hiks...Kenapa takdir mempermainkanku, kenapa dia membawaku bahagia dan seketika juga membawaku dalam kesedihan, aku tahu Lucas kau hanya mau bertanggung jawab dan kasihan denganku pada akhirnya kau akan jauh lebih memilih wanita itu..."Tangis Shanni.

Tiba-tiba saja dia merasa nyeri dibagian dadanya, raut wajahnya juga sudah pucat, dia memegangi dadanya sebari menangis dia tidak sanggup dengan semua itu.

'Jika benar penyakit ini memang bisa membuatku mati, maka seumur hidup aku tidak akan pernah menyembuhkannya karena bagiku hidupku sudah tidak berarti lagi...'Batin Shanni, menangis namun tidak mengeluarkan air mata.

Kepalanya terasa pusing dan keliling-keliling, Shanni memegangi Kepala dan dadanya, dia mencoba berjalan keranjang untuk mengambil ponselnya namun sulit.

Dia malah terjatuh dan terbaring di lantai, air mata Shanni mengalir deras, dia merasa sudah menjadi wanita yang tak sempurna...

Tiba-tiba saja dia tidak sadarkan diri.

ROMA, ITALIA.

MANSION TORRICELLI.

Kamar Lucas.

Saat ini Lucas baru saja selesai berendam di bath up, dia mengecek pesan yang masuk ke ponselnya, dia melihat pesan dari Ellyna, Ellyna memintanya untuk datang ke apartementnya karena Ellyna takut.

Namun tidak bisa dibendung lagi fikiran Lucas malah tertuju pada Shanni, entah mengapa dia seolah memiliki firasat jika terjadi sesuatu hal yang buruk dengan Shanni.

Namun dia mencoba ber positif thinking, dia memakai celana panjangnya dan dia mengenakan hodie, dia pun berangkat menuju apartement Ellyna.

Kamar Marcus.

Sedangkan Saat ini Di Kamar Marcus, Marcus sedang duduk di single seatnya sebari berfikir mengenai Claudia anak dari Serra,.

Di fikirannya kemungkinan Claudia memang anaknya namun kemungkinan lainnya adalah Claudia adalah anak dari Antoni suami Serra dan Serra sendiri.

Selama ini Seerra hilang bagaikan ditelan bumi dan tiba-tiba dia kembali dan mengaku memiliki anak dengan Marcus hal ini membuat Marcus bingung dan kesal juga.

Dreeeeettttt......dreeeetttttt.....

Tiba-tiba terdengar suara telphone dari ponsel pria itu, Marcus mengambil ponselnya dan yang mem vidio callynya adalah nomor yang tidak dikenal.

"Siapa ini?"Tanya Marcus, kesal.

Call : 089900134566

📱Unknow : Hallo papa, Clau rindu papa....

Marcus terkejut bukan main melihat seorang anak kecil cantik dengan wajah mirip dirinya namun tidak sepenuhnya ada raut-raut kechina-an pada diri anak itu.

📱Serra : Marcus😊, ini aku Serra dan ini Clau, dia rindu denganmu, maaf aku tidak mengabarimu...

📱Claudia : Papa, Clau rindu papa, Clau mau peluk papa, cium papa, papa kapan datang kesini...

Marcus yang kesal langsung mematikkan ponselnya dia melempar ponsel itu, dia benar-benar marah dengan situasi ini, saat ini Shannon sedang hamil anaknya, namun Serra datang membawa seorang anak kecil yang mirip dengannya.

Marcus tidak ingin menyakiti hati Shannon sedikit pun, wanita itu adalah orang yang berharga untuk dirinya...

To be continue.

Jangan lupa Like, comment, hadiah, dukungan and vote ya readers🙏🏻😊

Terimakasih🙏🏻

Note : Hai Readers!👋🏻, Apa kabarnya?semoga kita selalu sehat dan baik-baik saja ya...

Readers Author mau mengucapkan Marry Christmas 2021 bagi Umat Kristen dan bagi yang merayakan, ada Readersku yang beragama Kristen bisa comment dibawah ya, salam toleransi dari Author...😊🙏🏻

1
Qiss Nur Qhaisara
benar menjijikkan sih
Dwi Andini
lanjutkan kk
asri3utami
visualnya si maximo lagi, jadi tambah suka 😁😁
asri3utami
cerita nya agak mirip 365 days, tapi tetep suka 😄
Sitiaisyah Putri
kayaknya seruu nih
Gemilang Adja
katanya Marcus cinta sama Shanon tapi ini kok malah sering bercinta sama Tiara,jadi bingung saya...,.
Ilham Risa: Hai kak, mampir juga yuk kak ke novel aku "bangkitnya pria terhina" makasih Kak🙏
total 1 replies
Sun
alvin lebih ganteng
Aisyah Suyuti
menarik
Claudya Imelda
ini mana lanjutnya
Ade Hariani
di translet dong tor
👠Queen inces👠
aisss nggak beber nih ceritax
kok gitu sih

pemeran lakix gampangan anget celup² sana sini is menjijikan😡😤
Nur Halipa
ribet nya alur cerita nya...
Nur Halipa
terlalu blak blakan alur cerita nya...
Nur Halipa
gak tau alur cerita nya bagaimana kaya gimana gitu...
Nur Halipa
kok gitu sih alur ceritanya Marcus gak punya hati banget si Marcus😠😠
jk👑
mampir
Rere Niae Cie'kecee
semangat tour😍😍😘🤗
Fatimah_az zahro
Maksa banget sih Uncle M, Kasihan kan Shannon di paksa...😠

Kurang suka sih Thor sama sifatnya Marcus, mulai dari hobby sex bebas terus kasar, obsessi,dan pemaksa...

Semangat kerjanya author sayang😊💞
Q. Az-Zahra: Terimakasih kak, sayang banyak-banyak dari Q untuk kakak cantik💖😊
total 1 replies
Fatimah_az zahro
Semudah itu Lucas menyetujuinya?😠

And Menurutku Ya Thor Makin hari masalah semakin banyak bermunculan dan itu sebenarnya membuat kesan misteri cuman Banyak Konfik juga gak baik Ya...

Cuman ya terserah kakak author saja, Semangat Thor kerjanya!💪🏻🤭
Fatimah_az zahro
Ya Ternyata Shanni tak direstui oleh Mom Aini, sabar ya Shan....

Kakak Author buat dong Shanni jangan sampai meninggal, buat Lucas dan Shanni bersatu dong....

Semangat kerjanya Thor💪🏻😊...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!