NovelToon NovelToon
POCONG FAMILY

POCONG FAMILY

Status: sedang berlangsung
Genre:Komedi / Fantasi / Horor
Popularitas:77k
Nilai: 5
Nama Author: Jo doang

cerita ini hanya lucu lucuan saja. jangan pernah pakai logika untuk membaca cerita ini.

kisah Pocong yang jadi pakboy di dunia hantu. berjuang demi istri istrinya, yaitu Kuntilanak dan beberapa hantu cantik dari teror manusia

Rumah Kosong menjadi tempat hunian mereka. Namun semenjak kedatangan Bodong Family. Pocong Family mulai tidak tenang. Keributan mulai terjadi antara Pocong Family dan Bodong Family.

akan kah mereka bisa damai.

Baca Kisahnya...

WARNING...!

JANGAN GUNAKAN LOGIKA UNTUK MEMBACA CERITA INI. AGAR TIDAK MENIMBULKAN PRO DAN KONTRA DI JIWA KALIAN.

SELALU TERSENYUM DAN TERTAWA.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jo doang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 26

Wanita bernama Juni itu sudah berdiri dengan gemulai di samping Putra, Ia mulai bersandar manja ditubuh Putra. Di matanya, wajah putra terlihat seperti artis pujaannya, Joker.

Tidak mau ketinggalan, wanita terakhir yang berumur 50 tahun dengan rambut pendek ikal seleher, mata sipit, bibir tipis dan sedikit gemuk, ia juga ikutan menghampiri Putra.

"Aku Oma Mumuuuunnn....!" Ujarnya dengan nada menggoda.

Putra sangat bingung menghadapi tingkah ketiga wanita yang tidak dikenalnya tersebut. Tapi sebagai pria lajang tanggung, Putra tidak bisa memungkiri kalau jiwa laki laki mudanya telah terobrak abrik.

"Ada apa ini.. Apa yang terjadi pada mereka...!" Batin putra seraya menelan liurnya saat Yuni meniup lubang telinganya dengan lembut.

Putra tiba tiba mendengar sebuah bisikan di telinganya.

"Nikmati mereka... Ayo putra.. Nikmati tubuh mereka.!"

"Ikut kerumah Oma, yuukkk sayang...!" Lidah oma Mumun menjilati daun telinga Putra.

"Ke kontrakan Yuniii aja, ganteng...!" Yuni mentowel lubang hidung Putra.

"Ke Apartemen Mbak Juli aja....!"

Mereka bertiga saling rebutan untuk mengajak Putra pulang ke kediaman mereka. Otak mereka sekarang sudah di penuhi oleh na*su akibat kekuatan mahluk ghaib yang mengikuti Putra.

Sedangkan Putra sendiri, tidak mengetahui kalau mahluk tersebut telah terikat kontrak dengannya, semenjak Mak Encrot memerintahkan mahluk tersebut untuk membantu putra untuk mengusir para hantu dari rumahnya.

Melalui santan putih milik Putra yang dulu dikuras Mak Encrot, ia membuat kontrak antara Putra dan Mahluk tersebut secara sepihak, agar mahluk tersebut bersedia membantu.

Mahluk tersebut terus meniup ubun ubun Putra Bodong dan membisikkan berbagai macam godaan, agar Putra mau mengikuti kehendaknya.

"Ah... Sial! Kenapa dia ada disini!" Ujar Mahluk tersebut saat dia melihat Uyut Encrot di kejauhan sedang menuju kearah mereka.

Mahluk itu pun langsung menghilang. Bersamaan itu, suasana jiwa ketiga wanita tersebut kembali normal, tapi mereka terkejut saat menyadari diri mereka yang sedang menempel pada Putra Bodong.

"Kenapa aku meluk bocah ini" Juni menggaruk perutnya dengan wajah bingung.

"hmmm. Kenapa lidahku terasa pait!" Oma Mumun melepehkan air ludahnya berkali kali.

Sedangkan Yuni tidak mengucapkan apa apa didalam hatinya, ia hanya merasa malu sendiri dan langsung menjauh dari Putra Bodong.

Uyut Encrot yang ingin pulang secepatnya kerumah WC umumnya, menjadi tertunda saat ia melihat Putra Bodong yang sedang sedang berdiri dengan raut wajah bingung.

"Anak itu, iya anak itu adalah cicit pacarku!" Batin arwah Uyut Encrot.

Uyut Encrot pun langsung menghampiri Putra Bodong. Kemudian mengelilingi Putra Bodong seraya memperhatikannya dari ujung kepala sampai ujung sepatunya. Uyut Encrot diam sejenak dengan jari telunjuk tangan kanannya berada di dagu, sedangkan tangan kirinya berada di perut untuk menopang siku tangan kanannya.

"Hmmm. Aku lupa menceritakan pada suamiku tentang hubunganku dengan keluarga Bodong" Uyut Encrot menggumam.

Uyut Encrot mengangkat bahu "Semoga suamiku tidak berpikir macam macam" Gumam Uyut Encrot lagi dengan PD nya.

Dia beralih kembali untuk memperhatikan tubuh Putra. Ia merasakan ada aura jahat yang begitu kuat menyelimuti tubuh Putra dan aura tersebut masih baru.

"Hmmm... Iblis itu ternyata tadi di sini rupanya"

Uyut Encrot melihat Oma Mumun, Yuli dan Juni telah menaiki angkot. Sekarang hanya tinggal Putra yang ada di halte tersebut. Uyut Encrot kemudian berdiri di belakang Putra, kemudian ia mendekatkan kedua telapak tangannya di kepala Putra.

"Dengan cara ini, mudah mudahan nih bocah tidak mudah dikendalikan Iblis itu"

Putra merasakan bagain tengkuknya terasa dingin saat Uyut Encrot meletakkan aura penangkal di kepala Putra. Putra bergidik, dia menoleh kearah belakangnya. Tentu saja dia melihat apa apa. Sedangkan Uyut Encrot, ia tertawa melihat raut wajah Putra yang sedikit ketakutan.

Putra langsung melambaikan tangannya saat ia melihat sebuah angkot mendekat. Putra pun langsung naik setelah angkot itu berhenti.

"Lanjut Mang!" Ujar Putra. Ia ingin supir angkot tersebut segera tancap untuk meninggalkan halte.

Tinggallah Uyut Encrot sendirian di halte tersebut, ia hanya bertemankan rintik rintik hujan yang mulai mereda, ia terus memandangi angkot yang dinaiki oleh Putra hingga hilang dari pandangannya.

"Ah... aku lupa lagi!" Uyut Encrot kembali menggumam sambil mengetok kepalanya sendiri.

Dia pun segera meninggalkan halte 01 tersebut menuju halte 48. Sesampainya di halte 48, Uyut Encrot duduk di sana untuk menanti seseorang.

"Mudah mudahan pria itu hantu pria itu muncul lagi di sini. Hanya dia satu satunya obat buat Tuyul"

Hampir menjelang sore hari Uyut Encrot duduk di halte 48 tersebut. Tapi hantu yang dia tunggu tidak kunjung muncul, ia pun pulang dengan kecewa.

®®®®®®®®®®®®®®®®®®®®®®®®

"Aku pulang" Teriak Putra di depan pintu.

Putra langsung masuk menuju kamarnya, kebetulan dua hantu cantik sedang istirahat di tempat tidur Putra, wajah mereka terlihat kesal. Mereka pun memilih keluar dari kamar putra.

"Kalau bukan gara gara anakku, udah kihajar tuh bocah sialan" Ujar hantu Dangdut kesal saat mereka sudah berada di luar kamar Putra.

"Anak...! Anakmu yang mana?" Tanya hantu Rocker bingung.

"Sekarang aku tanya sama kamu. Bang Pocong siapaku sekarang?"

"Suami kamu!" Jawab hantu Rocker dengan malas.

"Kak Kunti siapanya bang Pocong?" Hantu Dangdut bertanya lagi.

"Istri Bang pocong juga!"

"Tuyul siapa?"

Hantu Rocker mulai paham kemana arah pertanyaan hantu Dangdut. Dia pun menjawab dengan lengkap.

"Anak kak Kunti, Bang Pocong dan juga kamu!"

"Nah... itu kami paham!"

"Anak Uyut Encrot juga" Timpal hantu Rocker langsung.

"Kalau itu nggak masuk hitungan, dia kan cuman istri kontrak bang Pocong. stelah dua bulan mereka juga bakalan cerai!" Ucap hantu Dangdut yang tidak setuju kalau Tuyul jadi anak Uyut Encrot.

"Eh... Rock. Kenapa kamu ngga jadi istri ke 4 bang Pocong aja?" Tanya hantu lagi.

"Belum ada cinta!" Jawab hantu Dangdut singkat.

"Nikah aja dulu, habis itu baru belajar mencintai Bang Pocong, biar kita nggak semua nggak terpisahkan dan menjadi keluarga yang sempurna.!" Buku hantu Dangdut.

Walaupun hantu Rocker merasa kalau ucapan hantu Dangdut ada benarnya walupun sedikit. Tapi hantu Rocker belum siap untuk menjadi istri Pocong. Karena hantu cinta hantu Rocker telah di curi oleh seseorang, walupun ia tahu, orang itu belum tentu menyukainya juga.

Hantu Rocker tersenyum, ketika bayangan pria tersebut melintas di benaknya, Pria yang cukup dingin, cuek, tatapan matanya sangat tajam. Pria yang hanya baru satu kali ia jumpai, tapi telah mampu mencuri simpati hantu Rocker.

"hei... Kok malah bengong sih, senyum senyum pula itu" Hantu Dangdut menepuk bahu sohibnya itu.

Hantu Rocker tersadar. "Apaan sih!"

"Eh Rock... Ingat ya! ini dunia hantu dan aku yakin tidak ada Rumah Sakit Jiwa bagi Hantu"

Hantu Rocker menarik bibirnya sebelah untuk mengejek hantu Dangdut, ia kemudian berjalan meninggalkan hantu Dangdut.

"Eh... eh... Tunggu, main tinggal aja!" Ujar hantu Dangdut, ia langsung menyusul hantu Rocker.

"Jadi istri ke 4 Bang Pocong aja ya" Ujar hantu Dangdut lagu setelah berjalan bersisian dengan hantu Rocker.

"Belum ada cinta"

"Coba aja dulu!"

"Kagak"

NBBBUUUKKKKK...

AAUUUU.

mereka berdua bertabrakan dengan Pocong, Dangdut terjatuh, begitu juga dengan Rocker. Namun, sebelum Rocker benar benar jatuh kelantai. Dengan cepat Pocong melompat dan langsung membungkuk untuk menopang tubuh Rocker agar tidak sampai jatuh kelantai.

"Isshh... Abang jahat. Bukannya nolongin istrinya duluan!" Ujar hantu Dangdut yang terduduk di lantai, wajahnya cemberut.

✓✓✓✓✓✓✓✓✓✓✓✓✓✓✓✓✓

Hei.. hei... ringankan tangan sobat sobatku semua ya. buat like, komen, gif, seta vote & 🌟 5

1
Dede
andai ini november yang paling horor
lady daisy
lgi thorr....
lady daisy
kapan dong kuntilanak sama tuyul dijumpai oleh pocong...
White Snake
Bang Novelmu akan selalu aku kenang
Tyara Lantobelo Simal
Selamat jalan sob.. semoga amal ibadah mu di tempat Jannah....amin
Terakhir liat postingan engkau telah pergi 😭😭😭😭😭
Tyara Lantobelo Simal: Jo Doang
total 2 replies
Konglomerat Sejati
dipanggil papa pingsan si ocong🤣
Konglomerat Sejati
seru tor👻👻
Konglomerat Sejati
ngakak woi.🤣🤣
Senajudifa
kutukan cinta
mampir thor
Senajudifa
mw dipanggil gmnpun panggilannya tetap lucu...kutukan cinta hadir thor
Senajudifa
hai thor salken dr kutukan cinta y mampirlah jika betkenan
Santai Dyah
up dong thor
Santai Dyah
ayo up thor
Santai Dyah
lnjjut thor
Ahmad Chris Sevin
saran walaupun untuk lucuan tapi beri penjelasan kalau yg hantu/setan itu bukanlah Arwah melainkan dari Golongan Jin baik jin biasa atau Jin khorin.

yg biasa berperan menjadi hantu yg fenomenal seperti kunti pocong dllnya
🦊⃫⃟⃤Haryani_hiatGC𝕸y💞🎯™
weh.. pasti keliatan bokongnya
BANG Jo GANTENG🤭
ijin baca kak
Yen Lamour
Next bang 😊
Yen Lamour
Laku bgt sih 😂😂😂
Hai kak, aku mampir lg, msh dicicil bacanya, semangat terus ya kak💪
Salam dari silence 🤗
Yen Lamour
Ngakak sampe sakit perut🤣🤣🤣
Hai kak, aku mampir lagi nih kasih dukungan utk kakak. Masih di cicil dulu bacanya😊
Semangat terus ya💪salam dari silence🤗
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!