NovelToon NovelToon
The HACKER Mafia Girl

The HACKER Mafia Girl

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Misteri / Mafia / Tamat
Popularitas:1.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: Any Anthika

Wajib di baca..!!!

Sinopsis.

Gadis itu bernama Allin, berasal dari kampung biasa.! Allin dan tiga sahabat nya bermaksud merantau ke kota untuk mencari kesuksesan disana. Sebelum mereka melanjutkan niat nya, terlebih dahulu mereka mendatangi Sebuah Perguruan di suatu padepokan guna belajar bela diri dan ilmu kebatinan untuk bekal mereka semasa diperantauan.

Mereka pun berhasil menguasai ilmu bela diri , walau dalam padepokan itu ada sebuah perjanjian yang tidak masuk akal atau hanya sebuah alasan para guru padepokan yang ingin mencurangi mereka karna terobsesi kepada Allin, mereka mengingin kan Allin untuk menjadi penerus padepokan Mereka.

Alkisah menceritakan perjalanan hidup mereka di kota, awal nya mereka menjalani kehidupan normal layak nya anak perantauan pada umum nya, tapi siapa yang menyangka langkah hidup mereka menjadikan mereka seorang hacker pembobol data rahasia, setelah penemuan Sebuah Koper Hitam.

Dan di kemudian hari,
mereka berhasil menjadi pengusaha pengusaha muda yang sukses dan Jaya.
Tapi para mafia selalu saja mengejar mereka.

Apa isi dari Koper hitam tersebut...?
Apakah uang.? Atau Narkoba dan sejenisnya, tentu nya bukan.
Bagaimana mereka bisa mencapai kesuksesan itu...?
Lantas kenapa para Mafia selalu mengejar mereka..?

Konflik Persahabat dan kisah Percintaan yang menguras Emosi bagi para pembaca nya pun tertuang disini.

Jangan lupa ikuti setiap episodenya, makin kesini makin serunya.

Kalian penasaran...??

Mari ikuti kisah mereka.

Selamat Membaca....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Any Anthika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kepanikan Mereka.

Di Rumah kediaman The Laskar kencana,

Terlihat mereka bertiga sangat panik,

Rigo berjalan mondar mandir, Rischa tak henti hentinya menggeser geser layar hp nya, dan Ega sendiri terduduk diujung sofa sambil sesekali mengacak acak rambut nya.

"Ega,. Apa kau sudah menghubungi Kampusnya..?" Rischa bertanya.

"Sudah, mereka bilang Hari ini Allin tidak masuk kelas, Aku juga sudah ke Studio, mereka mengatakan semalam Allin tidak lebih dari satu jam disana lalu pulang,." Ega menjawab.

"Ya Tuhan..... Lantas Allin dimana..?" Rigo tersandar ditembok.

"Coba kau hubungi dia Rischa, Dia tidak mau mengangkat panggilan ku," ucap Ega.

"Ini juga dari tadi aku menelfon nya,. tapi dia juga gak mau ngangkat,.. Kamu sih, pake acara berantem segala sama Allin, Marah kan dia. Bikin masalah aja " Jawab Rischa kesal.

"Ini cuma salah paham Rischa,. aku juga gak nyangka kalau Allin bakalan semarah ini,.!" Ega membela diri.

"Salah paham bagaimana, kalau cuma salah paham kenapa Allin sampai semarah ini, sampai sampai gak mau dihubungi sama kita, mungkin kau yang sudah keterlaluan ." sahut Rischa.

"Allin tidak pernah seperti ini, semarah marah nya dia, dia tidak akan menghindari kita, apalagi sampai tidak ada kabar. Sudah sehari semalam Allin tidak pulang dan tidak bisa dihubungi, Pasti ada sesuatu yang tidak beres." Rigo berprasangka.

"Jangan jangan Allin tertangkap para mafia itu, Ya Tuhan.. Apa yang harus kita lakukan.." Rischa mendadak panik.

"Rischa.. kau bicara apa, jangan membuat kami semakin kawatir.." bentak Ega.

" Allin memang tidak selemah itu, Dia juga sangat hebat dalam berkelahi , tapi bisa jadi juga dia tertangkap, akhir akhir ini dia sering di luar sendirian mungkin mereka sudah melihat nya, dan menyusun rencana untuk menjebak Allin ." jawab Rigo membenarkan.

"Kalau begitu cepat lalukan sesuatu, kita tidak tau sekarang dia dimana dan bagaimana keadaan nya,kalau sampai terjadi sesuatu sama Allin... mati kita.

Apa jadi nya kita tanpa dia, kita bukan apa apa tanpa Allin.. " Rischa merengek.

"Ega,. sekarang juga suruh semua Anak buah kita untuk mencari Allin ke segala arah, kau yang memimpin, Rischa kau dirumah saja siapa tau Allin mengabari mu atau pulang ke rumah, Aku akan pergi mencari Allin sendiri.." perintah Ega langsung bergegas pergi untuk kembali mencari Allin.

Rigo kemudian menjalankan semua perintah Ega. Memimpin pencarian Allin.

Ega sendiri kembali menyelusuri setiap jalan dan setiap tempat untuk menemukan Allin, sepanjang perjalanan ia tak henti henti 'melirik hp nya berharap seseorang menghubungi nya.

"Allin... kamu di mana, apa yang terjadi sebenarnya. Segitu marah kah kamu sama aku ,sampai tak mau lagi mengabari kami. Atau telah terjadi sesuatu.. Jika benar terjadi sesuatu sama kamu aku tidak akan bisa memaafkan diriku sendiri, Allin aku menyesal.... ini semua karna aku. Ku mohon pulang lah, setidak nya kabari aku.." Ega merintih sedih.

Hari sudah semakin sore namun pencarian mereka sia sia. Tiba tiba Ega mengingat sesuatu.. Taman . Ya taman favorit Allin.

Tanpa berpikir lagi Ega memutar mobil nya dan melaju ke arah taman kota yang berada tidak terlalu jauh dari Studio menegement laskar kencana. Ega tau betul kalau saat Bosan atau galau Allin selalu pergi dan duduk berlama lama disana.

Sesampai nya di Taman Ega segera mencari kesana kemari, Semua sudut telah di jelajahi namun hasilnya nihil. Ega akhir nya kembali ke mobil nya dengan rasa putus asa.

Saat ia hendak membuka pintu mobil, tiba tiba hp nya berbunyi, Ega segera merogoh nya untuk memeriksa si penelpon.

Nomor tak di kenal pikirnya. Ega ragu untuk menerima nya, tetapi setelah ia pikir pikir, Jangan jangan ....

"Hallo.. " ucap Ega.

"Ega.. apa kabar Mu, ini Aku," jawab yang disana.

"Allin.." Mengenali suara itu.

"Kamu dimana Allin, Kamu sudah membuat kami semua hampir gila karna mencari mu, jangan bikin kami khawatir." Sahut Ega panik.

"Maaf kan aku Ga, Aku sudah bikin kalian khawatir, Tapi aku baik baik aja kok, gak terjadi apa apa, Aku cuma mau bilang , kalian tak perlu khawatir dan mencariku lagi beberapa hari lagi Aku akan pulang, sekarang aku lagi ada urusan yang tidak bisa aku tinggal." ucap Allin jauh disana.

"Tapi kenapa kamu tidak bisa dihubungi kalau memang baik baik saja, Allin kata kan kamu dimana, biar aku tenang." Pinta Ega.

"Hp ku ilang Ega , entah jatuh dimana, ini aku pakai hp orang buat hubungi kamu, kamu jangan hubungi nomor ini ya. Ini aku hanya pinjam punya orang yang tak ku kenal buat ngasih kabar kamu" ucap Allin lagi.

"Baik Allin, . tapi setidak nya tolong kata kan kamu dimana dan sama siapa disana ." Ucap Ega memaksa.

"Aku bersama dosen Adrian, aku ada urusan dengan nya. Kamu tak perlu khawatir lagi. Sampai jumpa..". Allin menutup panggilan nya.

"Allin tunggu.... Hallo.." Nada putus disana.

"Dosen Adrian, Aneh sekali . Sejak kapan Allin dekat dengan Dosen itu, bukan nya Allin sendiri yang bilang kalau dia tidak menyukai Dosen itu,." Ega bertanya tanya.

Dengan pertanyaan yang masih berkecamuk dipikiran nya, Ega menghubungi seseorang.

"Zul, cari tau alamat dosen Adrian yang mengajar kelas Allin sekarang juga dan kirim secepat nya pada ku" Ega menghubungi sekretarisnya.

" Baik Tuan ,segera saya lakukan," jawab yang disana.

Ega masuk kedalam mobil. Dia masih tidak menjalankan mobil nya, dengan rasa tak sabar ia terus melirik hp nya.

Selang beberapa waktu seseorang mengirim pesan, Dengan cepat Ega membaca nya kemudian tanpa pikir panjang langsung tancap gas, mencari Alamat yang telah dikirim Zul tadi.

"Maaf kan aku Allin, aku harus bertemu dan melihatmu lansung untuk memastikan keadaan mu" pikir Ega.

Setelah agak lama Ega mencari Akhir nya menemukan Alamat itu, ia harus melewati gang kecil dan berhenti di sebuah rumah sederhana.

"Apa ini benar Rumah Dosen itu, Aku harus memastikan nya." Ega bergumam sendiri sedikit ragu.

Ia melangkah mendekati pintu, kemudian mengetuk nya. Tak ada jawaban. Ega mengetuk sekali lagi dan berkali kali.

Seseorang Akhir nya membuka pintu.

"Maaf , Apa benar ini rumah Dosen Adrian, " tanya Ega menyapa orang itu.

"Iya saya sendiri, Anda siapa Tuan dan ada keperluan apa." Jawab Adrian.

"Ega..." Allin menyeru dari belakang kaget melihat tamu yang datang.

"Allin... Bagaimana keadaan mu, Akhir ya aku menemukan mu" Ega langsung menghampiri Allin dan memeluk nya tanpa meperdulikan Adrian yang masih berdiri di pintu.

"Allin... Apa kamu masih marah, " Tanya Ega melepaskan pelukan nya.

"Tidak lagi,. bagaimana kamu bisa kemari ,kau mencari tau alamat kak Adrian ya." jawab Allin mempersilah kan Ega duduk.

"Itu tidak penting, bagaimana keadaanmu dan kenapa kamu bisa disini, ada urusan apa dengan nya," tanya Ega menoleh ke Adrian yang dari tadi masih berdiri melihat adegan tersebut.

"Nanti Aku cerita kan, kau jangan brisik, Nanti mama nya Kak Adrian mendengar nya, bisa kacau semua," Allin berbisik .

"Ada apa ini, siapa yang datang, ". Tiba tiba Om Brahmana muncul dari belakang heran melihat seseorang datang dan terlihat dekat dengan Allin.

"Ooh, om. Tante dimana" .Allin memastikan Tante saskia tak mendengar mereka sebelum menjawab nya.

"Sepertinya Tante sudah tidur" jawab Om Brahmana.

"Om.. kak Adrian. Kenalkan dia Saudara ku, ya, saudara Laki laki ku, Ega Dia Dosen Adrian dan om Brahmana Papa nya." Allin menjelas kan.

" Ooh Nak Ega. Maaf kan lah kami yang sudah menahan Allin disini tanpa meminta izin dahulu pada keluarga nya. Tolong maaf kan ya Nak, sudah membuat Nak Ega khawatir. Tapi Nak Allin baik baik saja kok." ucap Om Brahmana sadar telah membuat keluarga Allin khawatir, Dan bahkan Mereka belum sempat menanyakan tentang keluarga nya Allin kepada Allin sendiri karna sibuk serta terlalu senang dengan Kesembuhan Mama nya Adrian.

"Sebenarnya ada apa ini ?" tanya Ega memandang mereka bertiga.

" Ega , Dengar kan cerita ku dulu agar kau mengerti.." Allin berkata sambil memberi isyarat pada Adrian agar ikut duduk bersama mereka.

Adrian yang masih berdiri didepan pintu kemudian menghampiri dan duduk bersama mereka.

Allin memulai cerita nya ,kejadian yang di alami nya sepulang dari studio dan semua tentang masalah mama nya Adrian dan Alasan nya kenapa harus diam disini sementara.

Om Brahmana dan Adrian sesekali mengangguk membenarkan cerita Allin. Sementara Ega menyimak dengan seksama.

"Sekarang kamu mengerti kan, ?"tanya Allin mengahiri penjelasan nya.

"Nak Ega, tolong ijinkan Nak Allin untuk tinggal disini beberapa hari lagi, Saya janji akan menjaga nak Allin dengan nyawa saya sendiri" ucap Om Brahmana memohon.

"Iya Om, saya bisa mngerti dan sebenarnya saya tidak masalah tapi saya perlu rundingkan dulu dengan Allin gimana baik nya, karna terus terang kami sangat mengkhawatirkan nya ".Jawab Ega.

"Allin,. di luar rumah apa lagi tanpa kami itu bahaya buat kamu, Kau benar benar masih terancam, sebaiknya kau pulang dulu , Kau kan bisa sering sering kembali kesini, Aku akan mengantar mu,.". Ega berusaha menjelaskan.

"Apalagi kawanan Mafia itu hampir bisa mendapat kan mu, mengerti lah. Kita kan bisa cari alasan agar Mama nya Dosen Adrian bisa percaya dan tidak curiga," Ega berharap.

"Iya Allin aku setuju dengan Saudara mu, aku bisa mengerti kekhawatiran mereka, Kita bisa cari alasan buat Mama, atau kau bilang saja kalau saudara mu ini Adalah Bos mu,". Adrian memberi saran.

"Emmm , akan ku coba. " Jawab Allin.

Om Brahmana pun Ahir nya menyetujui usul mereka dan mengantar Allin menemui Istri nya yang sedang tidur di kamar.

Om Brahmana lalu membangunkan istri nya.

"Mama sudah tidur ya, bangun lah sebentar Angel mau bicara, nanti mama bisa melanjutkan tidur lagi".. Ucap Om Brahmana membangunkan istrinya dengan lembut.

"Angel.. Apa pa.. " Tante Saskia mengusap muka nya.

"Mama,.. "Allin menghampiri Tante Saskia dan memegang tangan nya.

"Di luar Ada Atasan Angel, Dia meminta Angel untuk menyelesaikan pekerjaan malam ini, sebab besok harus sudah selesai.Ini adalah urusan bisnis yang sangat penting ma, kasian Atasan Angel jika harus kecewa , Dia sudah sangat baik sama Angel." Allin berbohong.

"Ini bukan nya sudah malam Sayang... memang tidak bisa besok lagi ya.?" Tante Saskia bertanya seperti berat hati.

"Memang sih, tapi mau gimana lagi. Hari ini kan Angel bolos ,jadi ini udah resiko Angel .

Mama tenang saja, setiap pekerjaan ku selesai Aku akan segera pulang untuk Mama, Ya ma.. Mama gak papa kan di tinggal Angel kerja.?" Allin mencoba mengelabuhi.

" Ya udah lah kalau begitu, Tapi Angel janji gak pergi lagi ya...". Tante Saskia memeluk Allin.

"Iya, Angel janji.." jawab Allin tersenyum merasa berhasil.

" Kalau begitu Angel berangkat ya, Mama pokok nya jangan mikir yang macam macam biar cepet sehat seperti sedia kala"..

"Iya sayangggg.. kamu hati hati, biar Papa Antar kamu ke depan." Jawab Tante Saskia akhir nya pasrah.

"iya mama sayang..., tempat Angel bekerja di kelilingi orang orang baik, mama tak perlu khawatir.." Allin berpamitan sambil mencium kening Tante Saskia. Entah mengapa dia mulai sayang dengan perempuan itu.

Akhir nya Ega membawa Allin pulang malam itu setelah berpamitan dengan Om Brahmana dan berterimakasih dengan Adrian karna telah menyelamat kan Allin.

Bersambung.....!!

1
Figanya Yoongi
👍🏼👍🏼👍🏼
Sri Nengsih Momo
Biasa
Sri Nengsih Momo
Buruk
aya
kaga boleh gitu anjayy.....
lebih baik menghargai dari pada menghinai....
dasar gakt tau maluu/Facepalm/
aya
keren, nyaman dan senang saat dibaca
aya
keren
Aquarius26
Luar biasa
Aquarius26
uii namaQ nongol😅😅 hallo kak salam kenal dri pembaca baru😁
Rianti Dumai
seruu oii,,,tp wkt sdH larut malam,sdH pukul 00,00 WKT Malaysia,namun hati ini tak rela nak break,,,🤣
Muhammad Yayan
Lumayan
dhiny
taehyung😍😍😍
ℒℴℴ𝓃𝓀Ryuzein•𖣤​᭄😎
ini keknya banyak peran yg main nih....bagus banget
ℒℴℴ𝓃𝓀Ryuzein•𖣤​᭄😎
lebih baik mengerjar apa yg menjadi kata hati
ℒℴℴ𝓃𝓀Ryuzein•𖣤​᭄😎
lebih semangat lagi ya dalam karyanya
ℒℴℴ𝓃𝓀Ryuzein•𖣤​᭄😎
udahdi pajak vote ya kak hihi
Alan Nur
suka sma karakter nya allin thor, prtmukan allin sm carlie ya thor 😘💪💪💪🥰
Alan Nur
bru mampir, like pasti. seru kynya jln cerita nya😘💪💪💪
Anita
cemburu gak tuh
MbahKober
visualisasi tokoh akan lebih cocok kalau pakai model orang Indonesia, biar ruh ceritanya dapet
Shanaou Rafif Ervanthe
alurnya santai dan enak dibaca😍, dan tidak banyak hal2 yg terlalu super, semua seperti kehidupan real....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!