Perjuangan Shella, seorang gadis yang tegar kuat dan sabar dalam menggapai impiannya, dimana sejak menduduki bangku SMP harus menerima kenyataan dan harus dihadapi masalah yang bertubi-tubi, sampai akhirnya ia harus kehilangan satu persatu orang yang dia sayangi, namun hal tersebut tak mematahkan semangatnya karena ia yakin suatu saat suara air mata akan berubah jadi nyanyian kehidupan yang indah lagi merdu.
novel ini akan update setiap hari
jadi jangan sampai ketinggalan setiap episodenya ya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon frishella welly, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Pekerjaan baru
Pagi ini, pukul 05.15 WIB aku bangun lebih awal, setelah mandi dan bersih- bersih rumah. Sementara Cici dan Eren masih tertidur pulas karena habis begadang semalam. Aku menuju dapur hendak memasak nasi goreng untuk sarapan kami pagi ini, kemudian aku kembali melanjutkan membuat kerajinan bunga plastik yang belakangan ini sudah mulai banyak peminatnya. Bunga tersebut saya jual ke penjual kerajinan di pusat kota, hasilnya alhamdulillah bisa saya pergunakan untuk kebutuhan sampai saat ini.
oi mandeh... oi mandeh sayang
sasudah tuhan hanyolah ado mandeh
basujuik denai dikaki mandeh
nyampang badoso yo si anak mandeh
....
(oh ibu... oh ibu sayang
setelah tuhan hanya ada ibu
aku bersujud dikaki ibu
jikalau diriku berdosa padamu ibu)
Sambil memotong lembaran plastik dan memotongnya menjadi seperti kelopak bunga, aku menyanyikan sebuah lagu minang yang sangat ku sukai. Dua jam kemudian, Cici dan Eren pun telah bangun.
"Shel, kenapa kamu tidak bangunkan kami?" kata Cici mengusap matanya yang masih terasa mengantuk.
"tau nih Shella.. bangun duluan aja..." timpal Eren
"hehe.. maafin aku Ci, Ren... tadi aku lihat kalian masih nyenyak tidurnya. nggak tega juga rasanya aku bangunin kalian..." jawabku.
Kemudian kedua sahabatku itu menuju kamar mandi secara bergantian, sementara aku masih disibukkan dengan pekerjaan sambilanku ini.
"Shel, kamu mau sarapan apa?" tanya Cici membuka aplikasi Gi-Food di ponselnya.
"oh... tidak usah Ci.. aku sudah membuatkan sarapan untuk kita" jawabku menghentikan pekerjaan sejenak, lalu beranjak menuju meja makan.
"Ayo kita makan sama-sama Ci,Ren" seru pada kedua sahabatku itu. Tanpa ragu lagi, kami pun menikmati sarapan nasi goreng yang telah ku hidangkan pagi ini.
"Shella.... kamu memang the best deh.. beruntung ya cowok yang jadi suami kamu nanti, udah cantik, pintar, jago masak lagi" Ujar Cici.
"Betul itu ci, seandainya saja aku punya kakak laki-laki, pasti udah aku comblangin sama kamu" tambah Eren.
"yeeee... mau nya kamu... Sama kakak aku aja Shel, kak David " timpal Cici.
"Sudah-sudah jangan terlalu berlebihan, kalau soal rejeki jodoh maut sudah ada yang nentuin, mending sekarang kalian habiskan makanannya, kemudian aku juga mau siap-siap pergi ke rumah Mami Cathlin" kataku.
"cieee... yang punya pekerjaan baru, cik gu Shella, bu guru Shella .. aseeeekk" ledek Cici padaku.
"Atau kalian mau disini dulu sampai aku pulang nanti?" tanyaku.
"Tidak usah Shel, kami pulang saja, soalnya pamit ke papa mama bilangnya cuma mau nginap dirumah temen aja semalam" jawab Eren sambil membereskan piring bekas makan kami, lalu ia mencucinya dan menyusun piring tersebut di rak. Satu jam kemudian kedua sahabatku itu pamit pulang, seiringan denganku yang hendak pergi mengajar les privat anak Mami Cathlin. Dengan mengenakan stelan cardigan pink, celana katun pink dan kemeja putih, aku menumpangi angkot menuju pusat kota, sampai lah di rumah mewah tersebut.
TING TONG....
Suara bel berbunyi, tak lama kemudian muncullah wanita bercelemek yang bernama Bi Nur membukakan pintu rumah tersebut.
"Silahkan masuk non Shella, Mami sudah menunggu anda didalam" kata wanita berdaster hijau itu padaku.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
jangan lupa LIKE dan KOMEN nya ya Readers semuanya.
dukung terus novel ini agar Author makin semangat dalam menulis.
terima kasih 😊
Shella sama Azka saja, karena Azka tau kelakuannya si Hendrick
Dasar Veral sundel bolong gatal.
Jadi Shella pusing juga ya, jadi incaran cowok2 tajir dan tampan, saya dukung Azka kalau Hendrick sampai khianati Shella
Atau jgn2 Sinta dan Andrew kerja sama buat hancurkan Hendrick dan Shella ya
Tapi Hendrick orang yang sok jual mahal, mau tapi pura2.
Sementara Ardian orang nya asyik dan terbuka, tidak munafik kayak KK nya Hendrick