namaku siti ,aku nikah gantung di usia ku yang baru 11 th tapi dia adalah cinta pertama ku setelah ayah.
salahkah bila aku jatuh cinta pada nya sementara ia menganggapku adiknya saja padahal aku dan dia telah terikat dalam pernikahan.
Siti arora tanpa sadar melakukan Kawin gantung di usia dini
setelah sadar ia jatuh cinta pada sang kakak ia bertekad memperjuangkan cinta nya dengan jalan apapun.
Sementara Romi anggara tetap kukuh menggangap Siti hanyalah adik kecil nya.
mampukan Siti bertahan dengan cinta nya yang mendarah daging hingga waktu juga yang menjawab yang membuat ia menyerah atau kah meraih cinta pada sang kakak
mampir dan beri komen yang membangun ya guys.udah mau baca aja author udah sukur apalagi kalau mau like dan vote hehehe
Author nya masih belajar harap maklum
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon samsuryati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
OB somplak
Di rumah sakit para Ob yang mengaku senior datang mengunjungi Rara meski gadis itu sudah baik baik saja. Mereka yang datang membawa keranjang buah terkejut mendapati Rara berada di ruangan vvip yang harganya jutaan permalam. Ini menambah tanda tanya bagi mereka semua apakah yang di katakan OB bayaran semalam?
"Masuk lah !"
Omg siapa om ini,apa benar sugar dady nya rara kok dia ada di sini?" pikir Uti tapi tidak dia semua nya berpikiran yang sama.
"Om pesan minum ya untuk semua?" kata rara asal sebut.
"hmm"
Jawaban singkat dari pengacara menambah ambigu .apalagi dia memesan makanan d seperti pizza dan shusi jepang yang menurut mereka tak terjangkau.
"Kalian pasti mikir yang aneh aneh kan?"
"Nggak kok. Rara bukan gitu!"
"Tanyakan saja yang kalian mau aku akan menjawabnya!"
"Apa hubungan kalian apa kalin pacaran?"
"Pacaran ? atau sugar dady sugar baby?"
"Rara tau dari mana?"
"Nggak perlu kalian tau dari mana ,hari ini aku mau meluruskan kesalah pahaman ini karena aku tau Kalian semua orang baik tapi harap di rahasia kan nya karena kalian adalah orang yang aku percaya" aku Rara
" siapa paman ini?" tanya Yogi tanpa ragu lagi
"Kenal kan om pengacara nya nak Siti. nih kartu nama om" jawabnya sembari mengedarkan kartu nya.
"Siti siapa?"
"Nama panjang ku Siti aurora mira masak kalian tak oernah membaca profil ku di kantor"
"Iya juga ya seperti aku"putri nur izzati"di panggil Uti ya?" Rara mengangguk setuju
Ya di lingkungan OB mereka memang memanggil nama panggilan saja hingga mengabaikan nama panjang.Seperti saat seseorang mencari sosok dea misrawati yang setelah di cari ke mana mana nyatanya itu adalah mira salah satu OB senior.
"Pengacara Rara ya emangnya Rara anak orang kaya punya pengacara segala" Rara mengeleng mendengar pertanyaan Uti tadi soalanya dia yatim piatu
" Kaya ia tapi bukan milik keluarga lho ini milik pribadi kalu dia mau perusahaan tempatvkalian kerjaitu bisa saja dia beli swmudah membalikkan telapak tangan" Jawab pengacara Dodi asmara enteng tak sadar membuat semua nya melongo tak percaya
???
!!!!
....
"Hei kalian jangan bingung gitu biasa aja kali" sergah Rara. Ia tak suka dengan perkataan pengacara yang blak blakan itu tapi pengacara nggak mau nama baik Rara tercemar karena gadis itu masih mau kerja di lingkungan OB yang membuat ia nyaman sementara mengawasi sang suami.
" Kalian pasti mau nanya kenapa Siti kegatelan sama tamu itu kan?" tentu saja mereka lihat bagaimana pertengkaran sesama OB di cctv yang di retas. malah itu membuat pengacara nyaman melepas Siti kembali ke sana.
"Nih liat aja sendiri" sebuah buku nikah terpapar di. sana membuat mereka kembali menganga lebar.Pantasan gadis itu selalu menolak lelaki yang mau mendekatinya..
"Itu suami nya yang bego minta ampun" kata pengacara gemas tapi Rara malah melotot tajam padanya hingga lelaki separuh baya itu kecut.
"jadi selama ini gue ngejar bini orang dong,busyet dah" kata Paijo lemas hingga merosot ke lantai.
" hik ini hari patah hati OB sekantor ni sakit tapi tak berdarah, aduh" yogi pura pura meringis memegang dadanya tapi beneran ia sakit hati plus malu.
"Tapi gimana cerita nya ni Ra ,orang susah pengen kaya nah lu malah tinggal di kos kosan pula hah?" tanya mira
"Aku nyaman gimana? " jawab Rara malah balik nanya
"Aku mah ogah tinggal di kos kosan sempit gitu sesekali kek bobok cantik di hotel bintang lima gitu pakek makan pesan kamar lagi ,hais lu benar benar ya" kata mira tak habis pikir.
"Om pesanin lima enam kamar vvip ya om sekalian semua tagihan masukan ke Siti buat malam ini!" perintah pertama Siti hari ini bonus buat pengacara licik tapi baik ini. Bisa abis berapa juta malam ini ya pastinya tuh kelompok OB bakal habis habisan pesan sana pesan sini secarakan mereka udik banget. Sementara fi untuk pengacara adalah 10% di setiap transaksi.
"Lumayan buat oleh oleh istri muda " pikirnya
"Hah beneran Ra, malam ini bakalan tidur di hotel bintang lima?" tanya mira padahal tadi dia asal sebut.
"Beneran tapi satu kamar berdua ya !" semua mengganguk setuju kapan lagi bisa tidur di hotel bisa bisa keluar bakal di seret paksa ntar sangking tak mau keluar nya.
"Ia tapi ada syarat nya lho!" kata Rara lagi
"Apa,apa cepatan bilang?" nah si yogi semangat lagi ni yang dengan cepat melupakan cinta nya pada Rara.
" kalau aku masuk lagi kalian biasa aja ya , soalnya aku nyaman di sana!" pintanya tulus
"Oke bos asal ada kue tutup mulut hehehe" kata mira dengan gaya mulut di kunci rapat.
Semua tertawa bersama hingga lah makanan pesanan pengacara tadi sampai mereka ribut lagi seketika. shusi jadi rebutan padahal mereka lagi di rumah sakit.
Sore itu juga Rara kembali ke kos san nya yang sempit tapi nyaman di bantu oleh para OB senior yang berjanji merahsiakan hal ini. dia berbaring di ranjangnya sambil menerawang jauh sementara para ob senior lagi melakukan cek in di hotel ber bintang lima.
"Atas nama Siti arora ya mbak" Kata Yogi mewakili teman seprofesi nya yang sudah berpakaian terbaik menurut mereka.
"ini mas kuncinya ya enam kamar ni bla.....bla....bla..."
"Makasih ya mbak ,oh ya pesankan makan malam di masing-masing kamar ya berikut camilannya, jangan lupa pakek kerupuk dan saos sambel juga.kalua ada jam. swmbulan antar bakso beranak juga swkalin minum alpukat dan bla...bla...bla...
plakk
" Heh yogi emang nya ini restoran apa pake pesan makan segala,kamu tu ya malu maluin aja tau nggak" sergah mira padahal senang nya minta ampun dengar bakso beranak moga aja bisa kalinya pikirnya
"Nggak apa apa mbak, nanti pesanan nya di antar,tapi kalau ada permintaaan lain nya silahkan pake telepon di nakas ya !" kata recepsionis sopan padahal hati nya ngetawain juga betapa kampungan nya grup satu ini.
"emang bisa mbak?" tanya Paijo yang sedang membuat status di media sosialnya. si mbak mengangguk pelan.
Malu tapi mau itulah yang terjadi saat ini pada grup OB senipaijongan heran kalau malamnya mereka pesan banyak makanan serta manisan unruk di antar ke kamar.tentunya manisan akan di jadikan oleh oleh nanti.
tok ....tok...tok...
ceklek
"Uti mira ada apa?" paijo yang sekamar dengan iwok heran ketika beberapa cewek OB masuk kamar mereka tanpa di undang. ada tatapan penuh arti di sana jangan jangan......
hihihi
hehehe
???????