NovelToon NovelToon
Bidadari Pak Letnan Minta Bercerai

Bidadari Pak Letnan Minta Bercerai

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Raja Tentara/Dewa Perang / Perjodohan
Popularitas:3.7k
Nilai: 5
Nama Author: Ibah Ibah

"Rin mau kemana? kenapa diam-diam membawa koper begitu?" Tanya Aga merasa curiga pada istrinya, mendadak istrinya pamit pergi, padahal dia baru saja pulang dari pasar. Arin diam saja dan tetap memasukkan kopernya ke dalam bagasi mobil. "Rin aku nanya sama kamu? Kalau mau pergi, aku antar" "Tidak perlu mas, di dalam masih ada tamu" "Tamu Istimewa" Imbuh Arin dalam hati. Arin menyerah. Sejak kecil dia sudah mengabdi di keluarga suaminya karena mereka telah di jodohkan sejak kecil. Arin kira pengorbanan dan kesabarannya akan membuat suaminya luluh, namun dia salah. Suaminya bahkan membawa wanita idamannya ke dalam rumah. Arin sudah tidak tahu apa yang ingin dia pertahankan di rumah ini, bahkan setelah satu tahun menikah, tak sekalipun dia di sentuh. "Tunggu aku sebentar, keluarkan kopermu. Masukkan ke mobil ku, aku akan mengantarmu" Pinta Aga, namun Arin sudah mati rasa, dia langsung meminta supir melajukan mobilnya.Arin tak memperdulikan Aga yang berteriak sambil berlari mengejarnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ibah Ibah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

24

POV Aga

Jam sepuluh malam akhirnya aku sampai juga di rumah, ini semua karena Rahma. Habis manis sepah di buang, setelah dia baikan dengan pacarnya, aku di tinggalkan begitu saja. Mungkin jika keadaan ku sehat, aku tidak akan menggerutu tapi tubuhku makin panas, mata ku berkunang-kunang, aku melihat semua orang sudah mendahului ku, tinggal aku saja yang masih di tengah hutan gunung ini. Aku ingin istirahat sejenak, namun kali ini justru terpeleset. Aku hampir saja masuk jurang, untung saja tangan ini sigap memegangi ranting.

Hari sudah sore, tak ada tanda-tanda kehidupan di sekitar sini, aku mencoba berteriak minta tolong, tapi tak ada suara apapun. Tangan ini mulai lemah,aku tidak tahu apa aku masih hidup atau tidak setelah ini, namun satu yang aku ingat, aku punya banyak sekali kesalahan pada Arin, Istriku. Aku selalu membuat dia menangis tiap malam, apa aku berdosa pada nya? tapi dia penyebab papa meninggal, itu hal setimpal yang pantas dia dapat.

Dia memang harus menderita, sama seperti dirinya yang menderita kehilangan papanya. Saat kalut mata ku mendadak buram, tanganku melemah. Aku sudah pasrah, mungkin sudah waktunya aku bertemu sosok yang begitu aku rindukan. Aku bisa melihat dia tersenyum ke arah ku, aku juga tersenyum, aku ingin memeluknya.

"Papa Aga..."

Tanganku terlepas, aku tidak tahu apa yang terjadi selanjutnya.

Aku berjalan di kabut serba putih, aku melihat papa yang tengah duduk di tempat yang begitu indah, banyak taman dan air terjun di depan papa. Aku hendak menghampiri Papa. Namun papa menoleh sambil tersenyum padaku. Kamu seakan terpisah oleh dinding kaca.

"Hiduplah dengan tenang putraku, jangan menyimpan dendam. Kamu akan menyesal"

Setelah mengatakan itu papa pergi, aku ingin mengejarnya namun aku justru makin menjauh. Aku terus memanggil papa, namun papa sama sekali tekan menoleh, hingga aku terbangun dari mimpiku, aku berada di sebuah rumah sederhana.

"Sudah bangun nak?"

Aku langsung duduk, ku kira itu suara papa, tapi itu lelaki lain.

"Tadi kamu hampir jatuh ke jurang, untung anak bapak nangkap kamu di waktu yang tepat"

Ujar lelaki itu.

"Terima kasih pak, sudah menolong saya"

"Badan kamu panas, kamu demam,, tidak cocok untuk mendaki, kenapa di paksakan? Untung saja kamu masih di beri umur panjang. Lain kali jangan di ulangi lagi"

"Iya pak, sekali lagi terima kasih sudah menolong saya"

Bapak itu hanya diam, dia memberi satu bungkus roti untuk ku, dia juga memberi ku jamu agar tubuh ku lebih sehat.

"Minum itu, kamu bisa langsung pulang, kasihan istri kamu menunggu di rumah sendirian"

'Deg'

Aku terkejut karena bapak itu bisa tahu kalau aku punya istri.

"Hidup itu cuma sekali nak, usia orang tidak ada yang tahu, semua sudah suratan takdir, jadi jangan menyalahkan orang lain saat kamu tahu itu adalah takdir tuhan"

Aku menunduk, kata-kata bapak ini hampir sama dengan mimpiku tadi, Papa juga meminta ku agar tidak mendendam itu artinya aku tidak boleh menyalahkan orang lain atas apa yang sudah di takdir kan. Apa ini berhubungan dengan Arin? pasti tidak. Pasti ini hanya kebetulan saja. Pasti bapak-bapak di depan ku hanya asal bicara saja.

Begitu aku menghabiskan roti ku, aku segera berpamitan, aku sempat ingin memberi bapak itu uang, namun dia menolak. Hingga putranya datang.

Aku berkenan dan langsung berpamitan padanya, aku juga meminta nomor telfon anak bapak itu. Agar jika mereka kesulitan aku bisa membantu.

aku segera pulang, meski hari sudah mulai petang.

Setelah minum jamu dari bapak tadi, tubuhku memang lebih hangat, rasanya badan ini kembali segar. Jika ada waktu aku ingin sekali kembali dan meminta racikan jamu tadi. Aku juga ingin ibu meminumnya, pasti ibu juga senang.

Sampai di rumah perut ini sangat lapar, aku menatap jam sudah jam dua belas lebih. Aku langsung ke dapur mencari makanan, namun tidak aku temukan sama sekali.

"Tumben Arin tidak masak"

Akhirnya aku hanya minum susu saja, aku bergegas ke kamar, menaruh tas ku yang penuh lumpur karena terjatuh tadi. Aku juga menghela nafas berat saat tidak ada baju tidur di ranjang. Biasanya Arin selalu menyiapkan nya untukku. Dengan sedikit kesal aku terpaksa mencari baju ku sendiri. Aku kesal karena tak kunjung menemukan nya

"Apa se bergantungan itu aku dengan Arin? Ibu juga sama, apa bisa aku hidup tanpa dia nanti? ah masa bodoh, dia tetap Arin yang membuat papa tiada"

setelah aku mendapatkan baju tidurku, aku memasukkan lagi baju yang ku jatuhkan dengan asal. Aku segera ke kamar mandi karena tubuhku sudah sangat kotor. Begitu mandi aku menatap Arin, dia tidur pulas sekali, hingga tidak menyadari kedatangan ku, padahal jika dia bangun, aku ingin minta di masakkan nasi goreng. Perut ini sagat lapar, aku ingin bangunkan dia tapi gengsi, jadi aku memilih menahan lapar ini.

Hingga lagi menjelang, Arin tetap diam, sepertinya dia marah padaku, biasanya lagi begini dia sudah membutakan susu jahe kesukaan ku. Tapi pagi ini susu itu tidak ada. Aku cuek saja, mungkin dia marah karena ban sepeda motor nya aku kempes kan.

Aku ingin ke kamar mandi, tapi mendadak tubuh ku oleng, mungkin karena aku masih demam dan telat makan. Suara tubuhku terjatuh begitu keras hingga Arin langsung menghampiri ku di kamar mandi. Dia menopang tubuhku, aku tidak menyangka dia kuat juga.

"Mas sakit, tapi masih maksa mendaki. Sekarang panas kan?" untuk pertama kalinya dia mengomel padaku. Aku hanya diam, karena memang tubuh ini kembali panas. Arin mengompres dan memintaku minum obat, namun panas di tubuh ku tak juga kunjung turun.

Arin memutuskan untuk membawa ku ke rumah sakit. Aku pun di bawa ke IGD, namun dia sempat keluar lama, aku juga melihatnya bicara dengan seorang lelaki. Tanganku mengepal kesal, apa dia punya selingkuhan di luar sana? Mendadak hatiku panas. Aku kesal pada dia, aku sedang sakit, tapi dia justru asyik pacaran.

Aku ingin menelfon dia,namun dia sudah muncul, aku kembali sinis padanya. Aku bahkan meminta Rahma datang dan berpura-pura lagi menjadi selingkuhan ku. Biar dia sakit hati lagi. Aku bahkan sengaja tidak makan saat dia menyuapi ku, Hingga Rahma datang, dia menunjukkan cincin yang di berikan pacarnya pada teman-teman ku. Aku bahkan mengatakan pada teman-teman ku kalau Arin hanyalah adik angkat. Wajahnya langsung merah, dia sepertinya ingin pergi, namun kawan-kawan ku merayunya, aku tentu kesal, dan bilang kalau dia sudah punya calon suami.

Mereka pun berhenti menggoda, aku jadi lega.

Tapi aku heran pada diriku sendiri, kenapa aku kesal saat Arin di goda lelaki lain? Kenapa aku tidak suka saat Arin terlihat berbicara pada laki-laki lain?

Apa aku.......?

Tidak...aku tidak mungkin menyukainya.

1
sutiasih kasih
lnjutkan thor
D_wiwied
part si Aga yg lg cari pembenaran 🤭
D_wiwied: masih nunggu hidayah keknya tuh kak 😁
total 2 replies
sutiasih kasih
up bnyak" thorrrr...
ku kirim ☕☕ biar semangat...
sutiasih kasih
lnjut up thor.... g sabar ada apa gerangan yg mmbuat otak aga mndadak waras layaknya suami..
krna slm ini aga brusaha keras untuk mmbuat arin prgi dri hidupnya... krna arin istri yg sangat" dia benci...
Ibah Ibah: kalau mau detail sabar dulu, POV nya masih 2 bab an kakak 😄😄
total 1 replies
D_wiwied
pov nya lama banget mau sampe berapa bab, alurnya lambat kenapa ga up bbrp bab sekalian thor
D_wiwied
hidup dlm kesalah pahaman aja terus Ga, dan bila saat nya nanti Arin benar2 pergi darimu siap2 aja kamu menyesal
D_wiwied
gpp Rin, aku jg masih meragu koq sm si Aga, aneh aja koq tiba-tiba bs berubah
Ma Em
Arin jgn bodoh kamu untuk apa kamu bertahan dgn lelaki yg tdk mencintaimu Arin bahkan Aga sdh punya kekasih , untuk apa Arin menyiksa diri sendiri yg hrs nya berterima kasih dan berhutang budi itu hrs nya Aga pada Arin karena sdh dua kali Arin menyelamatkan hdp nya Aga bkn Arin yg berkorban .
D_wiwied
dahlah Rin tinggalin aja si Aga, males aku ngliat air mata mu 😆🤭
D_wiwied
lanjut
D_wiwied
ini kamu ucapkan langsung ke Aga apa cm kamu batin dlm hati Rin, koq kek ga ada respon dr si agar agar
D_wiwied: perlu digaplok pake bakiak keknya ya, biar cepet sadar 🤭🤭🤣
total 2 replies
D_wiwied
stop jd orang bodoh Rin, sebelum kamu tambah sakit mending lepaskan saja si Aga toh dia jg ga cinta kan sama kamu, buat apa buang2 waktu, tenaga dan pikiran mu
D_wiwied
ga usah di susulin Rin, ga usah peduli jg pasti dia udah janjian sm pacarnya tuh yg ada kalo kamu nekat ngusulin dia kamu mlh sakit hati ngeliatnya
D_wiwied
ada ya suami yg bodoh kek si Aga
D_wiwied
ternyata masih sepupuan Aga Dewa, yook kejar cinta mu Wa
D_wiwied
duh Wa, ga pake pembukaan dulu lgs main todong ya jelas Arin nya kaget dong 😆🤣🤣
D_wiwied
heh itu kamu Rin yg dimaksud, iyaa kamu.. dasar ga peka anak satu ini 🤭😆
D_wiwied: suaminya antara bego dan gengsi, dikasih istri spek bidadari sholehah mlh dianggurin 😆
total 4 replies
D_wiwied
aki sumpahin kamu yg pd akhirnya akan jatuh sejatuh2 nya sm Arin, jd letnan bucin 🤣🤣😆
D_wiwied: duuuh.. iya deh iya😁😆
total 4 replies
D_wiwied
jahatnya kamu Aga, jangan smpe kamu nyesel ya.. biasanya stlh orangnya ga ada baru akan terasa kehilangan dan saat kamu menyadari rasa kehilangan org yg kamu cintai tp sudah terlambat 😆🤭🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!