NovelToon NovelToon
HANTU CANTIK Dan GADIS INTROVERT

HANTU CANTIK Dan GADIS INTROVERT

Status: sedang berlangsung
Genre:Idola sekolah / Hantu / Fantasi
Popularitas:5.4k
Nilai: 5
Nama Author: Lisa

Hidup Lylac yang datar tapi penuh perjuangan karena orangtuanya yang miskin, berubah total ketika tak sengaja ia bertemu hantu cantik Mika, di gudang sekolah saat ia ingin sendiri.

Mika terus merengek pada Lylac untuk mendekati Evan, Anak basket yang populer. Itu idolanya dulu saat masih hidup. ini membuat Lylac harus berhadapan dengan Angel geng cewek cantik dan populer yang merasa kesal melihat Lylac ada disekitar Evan dan Evan meresponnya. Padahal Lylac hanya disuruh Mika, hantu cantik itu.

Baca dan lihat bagaimana Lylac yang malas mengurusi orang malah bertemu dengan geng cowok dan cewek paling populer itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 25 Kabar menyebar

"Minta tolong ke kamu? tapi memintamu untuk mengantar surat ke Evan itu agak aneh. Kamu tidak punya banyak teman. Mungkin bahkan hanya aku," jelas Riri masih syok.

Suaranya terdengar agak keras karena dia benar-benar bingung dengan jalan pikiran orang yang meminta tolong tersebut. Di sekolah ini, semua orang tahu kalau Lylac adalah murid yang sangat tertutup dan tidak suka bergaul.

"Yahh ... memang agak aneh sih. Temanku memang kamu doang soalnya." Lylac menanggapi itu dengan senyum paham. Dia mengangguk pelan mengakui fakta yang diucapkan oleh Riri. Memang kenyataannya dia tidak memiliki teman lain di kelas maupun di luar kelas selain Riri.

Riri menggelengkan kepalanya. "Lalu soal seseorang yang minta tolong ini?" tanya Riri lagi. Dia ingin tahu siapa orang nekat yang berani menyuruh Lylac untuk mendekati Evan di lapangan basket.

Lylac menggaruk hidungnya. Dia bingung mau menjelaskan. Karena memang ini bukan seseorang, tapi makhluk tak kasat mata.

***

Beberapa waktu yang lalu.

"Kasih surat cinta?!" seru Lylac beberapa waktu yang lalu. Karena benar-benar syok mendengar ide gila yang mendadak keluar dari mulut hantu di depannya itu.

"Kenapa kaget gitu, sih?" Mika menutup kedua telinganya dengan kedua jarinya. Dia memajukan bibirnya, merasa terganggu dengan reaksi Lylac yang terlalu berlebihan padahal permintaannya terdengar sangat sederhana di telinganya sendiri.

"Gimana enggak kaget. Kamu nyuruh aku kasih surat cinta ke Evan?" Lylac gusar. Dia mengusap wajahnya kasar, mondar-mandir di dalam kamar saking bingungnya memikirkan bagaimana caranya menaruh gengsi di depan cowok sepopuler Evan demi sebuah surat merah muda.

"Yang aku inginkan cuma itu. Dan itu belum kesampaian," kata Mika dengan mimik sedih. Sepasang matanya yang indah tampak meredup sengaja dibuat memelas agar Lylac merasa iba dan luluh pada permintaannya kali ini.

"Kamu mempermainkan aku karena pembicaraan kita tadi malam ya?" desak Lylac. Dia menunjuk Mika dengan tatapan penuh curiga, mengira hantu centil ini sengaja memanfaatkan rasa cemasnya semalam tentang cahaya tubuh Mika yang memudar untuk menjebaknya dalam situasi konyol ini.

"Bukan, tapi iya juga. Tapi keinginanku kan emang itu. Kamunya yang enggak mau ngelakuinnya." Mika memutar badannya di udara dengan santai, menjawab dengan nada tanpa dosa yang membuat Lylac semakin gemas.

"Gimana aku mau ngelakuin. Itu gila." Mata Lylac mendelik. Membayangkan dirinya menyodorkan surat ke tangan Evan di tengah koridor sekolah yang ramai saja sudah sukses membuat bulu kuduknya merinding karena malu.

"Gimana dong ... Biasanya yang diinginkan hantu kan bikin dia damai. Kamu enggak mau bantu aku ya." Mika mulai menggunakan taktik andalannya, membawa-bawa status arwah penasaran miliknya agar Lylac merasa bersalah karena telah mengabaikan misi darurat ini.

"Aku mau, tapi jangan itu." Lylac menyahut cepat, menegaskan batas toleransinya yang masih waras sebagai anak sekolah normal.

Nyatanya, Lylac tetap melakukan itu demi memenuhi keinginan hantu cantik itu.

***

Kembali ke lapangan basket.

Evan masih terheran-heran dengan kemunculan Lylac dan kepergiannya yang mendadak. Dia berdiri mematung di tempatnya sambil memandangi kertas merah muda di tangannya, masih tidak habis pikir dengan sikap Lylac yang memberikan benda itu lalu langsung berjalan pergi begitu saja tanpa penjelasan.

​"Bukannya tadi itu semacam amplop ya?" tanya Jay jeli. Matanya yang tajam sempat menangkap detail barang yang disodorkan Lylac sebelum cewek itu berbalik badan.

​"Surat cinta?" tanya Niki yang jadi mendekat karena penasaran. Dia langsung menghentikan kegiatannya memantulkan bola basket dan ikut nimbrung ke dalam lingkaran obrolan karena tertarik dengan topik ini.

​"Benar juga. Biasanya kan emang banyak cewek yang kasih surat cinta ke dia." Nuno paham. Nuno mengangguk-angguk karena hal seperti ini bukan pertama kalinya terjadi pada Evan yang merupakan kapten tim sekolah.

​"Jadi cewek aneh itu kasih surat cinta ke Evan? Jadul banget. Zaman hape begini." Jay berkomentar heran. Dia merasa heran karena di saat murid lain memakai aplikasi pesan singkat untuk mendekati seseorang, Lylac justru memilih metode lama yang sudah jarang digunakan anak sekolah zaman sekarang.

Karena sebenarnya surat itu memang buatan Mika. Lylac hanya menjadi perantara fisik karena hantu cantik itu tidak bisa menyentuh benda-benda di dunia nyata untuk menyerahkannya langsung kepada Evan.

Surat cinta? Lylac? Evan ragu. Dia tidak yakin cewek secuek Lylac punya keberanian atau ketertarikan untuk menulis surat seperti ini kepadanya. Tapi dia memilih kembali mendribble bola. "Sudah ayo, main!" seru Evan keras untuk menghentikan spekulasi teman-temannya agar mereka tidak terus membahas masalah tersebut.

Akhirnya yang lain juga bubar. Kembali fokus main. Mereka kembali berlari ke posisi masing-masing di lapangan basket dan melanjutkan sisa latihan.

Evan tersenyum membayangkan akan membuka surat itu segera di rumah. Dia merasa tidak sabar untuk membaca apa yang tertulis di dalam kertas merah muda tersebut setelah jam sekolah usai.

Mata Angel terus memperhatikan mereka saat muncul Lylac tadi. Dari pinggir lapangan, dia tidak melepaskan pandangannya sedikit pun dari interaksi singkat antara Lylac dan Evan, mengamati setiap gerak-gerik mereka dengan ekspresi wajah yang tidak senang.

"Kasih surat? Jadi cewek aneh itu naksir Evan? Enggak tahu diri Banget," ujar salah satu anak yang menjadi anggota geng Angel. Anak itu melipat kedua tangannya di dada sambil menatap sinis ke arah koridor tempat Lylac baru saja pergi menghilang.

"Evan memang pantas jadi idola," ujar Angel menenangkan dirinya. Dia menarik napas dalam-dalam dan berusaha menjaga suaranya tetap tenang di depan teman-temannya agar tidak terlihat terlalu cemas atau terganggu oleh tindakan Lylac.

"Kamu enggak kesal? Dia menggoda Evan, lho." tanya temannya lagi, mencoba memprovokasi karena tahu selama ini Angel sangat menjaga jarak antara Evan dan cewek-cewek lain di sekolah.

"Kesal, tapi aku tahu Evan enggak tertarik." Angel menjawab dengan tegas. Dia meyakinkan dirinya sendiri bahwa Evan yang populer tidak akan mungkin membalas perasaan atau memedulikan surat dari siswi biasa yang terkesan aneh seperti Lylac.

***

Kabar Lylac kasih surat cinta ke Evan tersebar. Berita itu menjadi konsumsi publik hampir di setiap sudut sekolah. Mulai dari kelas, kantin, hingga area parkir belakang.

Sebenarnya mereka sudah biasa mendengar ada cewek nembak Evan. Tapi karena itu Lylac yang aneh mereka makin semangat menggoreng kabar itu hingga matang.

Murid-murid sengaja membesar-besarkan cerita tersebut karena Lylac dikenal sebagai siswi yang disebut cewek hantu. sehingga kombinasi antara cowok terpopuler dan cewek hantu di sekolah menjadi bahan gosip yang sangat menarik bagi mereka.

Ini makin membuat Angel tidak tahan untuk tidak melabrak. Angel yang awalnya berusaha menahan diri di depan teman-temannya kini merasa harga dirinya mulai terusik karena omongan orang-orang semakin liar. Dia tidak bisa lagi tinggal diam melihat nama Evan terus-menerus disandingkan dengan Lylac di setiap obrolan koridor. Dia memutuskan harus segera memberi pelajaran kepada cewek itu.

1
viellia
evan kenal mika ga ya,kasian mika😭
viellia
Ly kasian mika kenapa ga jujur aja si,mika udah ga lama lg akan balik ke alamnya😭😘
viellia
coba aja angel bisa liat mika pasti mukanya pucet dan ga gangu liylac lg🤭
viellia
lanjut kakak...
LisA: Terima kasih sudah mampir dan baca😊
total 1 replies
Jumi Saddah
pengen deh mika masuk ke raga liylac,,trus mukul angel🤭🤭
Jumi Saddah
klo lylac ju2r apa riri percaya,,,
Jumi Saddah
moga evan percaya klo lylac bisa melihat yg orang tidak lihat,,
Jumi Saddah
sering up donk,,soal nya seru ini cerita nya,,
LisA: Siap. Terima kasih sudah membaca.
total 1 replies
Inah Ilham
astaga gemes ih pingin nguncir bibirnya si Mika
Inah Ilham
dicueki salah.... ditanggapi makin salah lagi, piye to wis jan angel...angel...
LisA: 😅😅😅😅😅
total 1 replies
Inah Ilham
🤣🤣🤣🤣🤣
Prines
bagus cerita nya lanjutin lg yaa
Prines
Thor mana kelanjutannya aku tunggu loh
LisA: Terima kasih sudah baca😊
total 1 replies
Suci Lestari
Thor,, kok novel kencan buta, udah gk ada lagi??
LisA: Iya😅🙏
total 1 replies
Kasandra Kasandra
crita shana sm pak regas katanya mau ada extra part nya kak.. sy tunggu2 ndak muncul2😞
Qaisaa Nazarudin
waaahhh kayaknya kereeennn nih..Nabung dulu ah,nunggu babnya banyak,biar bisa marathon bacanya 🙏🙏😁😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!