Arhan si tukang panggul harus menelan pahitnya hidup, rumahnya terbakar, ia mengalami luka bakar, anaknya pincang karena tertimpa kayu dan istrinya menceraikannya.
Naasnya ia mati di lindas 3 mobil sekaligus. Tapi siapa sangka jika hidupnya berubah saat ia mendapat sistem.
Sistem mengubah hidupnya dan membuat mantan istrinya menyesal.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon less22, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
25
...⛹️♀️⛹️♀️⛹️♀️⛹️♀️⛹️♀️⛹️♀️⛹️♀️⛹️♀️⛹️♀️⛹️♀️⛹️♀️⛹️♀️...
...Happy Reading...
...⛹️♀️⛹️♀️⛹️♀️⛹️♀️⛹️♀️⛹️♀️⛹️♀️⛹️♀️⛹️♀️⛹️♀️⛹️♀️⛹️♀️...
"Baiklah, kalau begitu kita gunakan ramuan ini agar Papa dan kamu terlihat lebih segar," kata Arhan lembut.
Ia lalu membuka tutup botol ramuan lainnya. Cairan berwarna keemasan itu terlihat sangat berharga.
Dengan hati-hati, Arhan menuangkan sedikit cairan itu ke telapak tangannya, lalu mengusapkannya merata ke seluruh wajah dan lehernya.
Seketika...
Zwuuttt!
Terjadi perubahan yang luar biasa! Wajah yang tadinya terlihat biasa saja, seketika berubah menjadi sangat tampan dan memukau.
Kulitnya yang semula terlihat dewasa kini berubah menjadi putih bersih, halus, dan lembut layaknya kulit bayi baru lahir.
Padahal usia Arhan sudah menginjak angka 30 tahun, namun setelah menggunakan ramuan itu, penampilannya seolah diputar kembali. Ia kini terlihat sangat muda, persis seperti pemuda berusia 20 tahunan yang penuh energi dan ketampanan.
"Eh... Wajah Papa jadi ganteng banget! Arka mau juga Pa!" seru Arka dengan mata berbinar-binar.
Anak kecil itu langsung meraih tangan Papanya, meminta diolesi ramuan ajaib itu juga.
Arhan tersenyum, lalu mengambil sedikit cairan tersebut dan mengusapkannya dengan lembut ke wajah dan lengan Arka.
Dug!
Perubahan terjadi seketika. Kulit Arka yang tadinya agak gelap dan menghitam karena sering bermain di bawah terik matahari, kini perlahan berubah menjadi cerah, putih bersih, dan sangat sehat. Tidak ada lagi noda atau kotoran yang menempel.
"Pa! Lihat deh!" teriak Arka kegirangan.
Ia segera berlari menghampiri cermin besar yang menempel di lemari pakaian. Ia berdiri mematung di depan cermin, matanya tak berkedip melihat bayangannya sendiri.
"Wah... Aku jadi putih dan bersih banget sekarang! Kayak pangeran!" ucapnya penuh suka cita, tangannya memegang pipinya sendiri tak percaya.
Arhan mendekat, ia pun menatap pantulan dirinya di cermin. Ia memiringkan kepala ke kiri dan ke kanan, memamerkan rahangnya yang kini terlihat lebih tegas namun tetap awet muda.
"Ya ampun... Padahal umur Papa sudah nggak muda lagi, masa malah jadi kayak bocah gini," keluhnya tapi dengan nada bercanda.
"Nanti bahaya lho... Siapa tahu malah diculik sama Tante-tante cantik di jalan," tambahnya sambil terkekeh pelan, menikmati perubahan ajaib itu.
"Diculik Tante-tante? Maksudnya gimana Pa?" tanya Arka polos, mengerutkan kening bingung.
"Ah, itu rahasia orang dewasa. Anak kecil nggak perlu tahu, fokus saja belajar dan sekolah," jawab Arhan sambil mengacak rambut anaknya.
Tiba-tiba wajah Arhan berubah menjadi lebih serius. Ia menatap tajam ke mata Arka, namun tetap lembut.
"Arka, dengarkan Papa baik-baik. Ingat satu hal penting..."
"Kekuatan yang luar biasa yang kita miliki sekarang... jangan pernah kamu gunakan untuk menyakiti orang lain, dan jangan juga kamu gunakan untuk pamer atau sombong."
Arhan menunjuk dada anaknya.
"Kekuatan ini ada untuk melindungi diri sendiri dan melindungi orang-orang yang lemah. Jika Papa tahu kamu menggunakan kekuatan ini untuk main-main, membual, atau menyakiti orang yang tidak bersalah... Papa akan ambil kembali kekuatan itu! Biar kamu dipukul orang lain dan nggak bisa melawan!" tegas Arhan.
Sebenarnya, itu hanyalah gertakan saja. Arhan sendiri pun sebenarnya tidak tahu cara mencabut atau menghilangkan kekuatan yang sudah diberikan oleh Sistem itu ke tubuh anaknya. Tapi ia harus membuat Arka takut dan paham akan tanggung jawab.
"Iya Pa... Arka janji," jawab Arka patuh sambil menganggukkan kepalanya kuat-kuat.
Setelah selesai dengan wajah, mereka pun mengoleskan sisa cairan ajaib itu ke seluruh tubuh mereka. Seketika, seluruh kulit mereka berubah menjadi putih bersih, glowing, dan terlihat sangat sehat dan mahal.
"Sudah cantik dan gantengnya. Ayo sekarang mandi, bersih-bersih, kita siap-siap berangkat ke sekolah!" perintah Arhan.
"Oke Pa!" jawab Arka penuh semangat. Ia tidak sabar ingin menjalani hari pertamanya di sekolah dengan penampilan dan kekuatan baru yang luar biasa ini.