NovelToon NovelToon
Pernikahan Terhangat

Pernikahan Terhangat

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Action / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:503.5k
Nilai: 4.7
Nama Author: Miss Black Lotus Ice

Gadis 19 tahun, yang dijual sang Ibu tiri kepada pria asing. Pria itu mengakui dirinya adalah suami dari, Alena Grazia, gadis 19 tahun yang menikah tanpa sepengetahuannya. Hubungan satu malam terjadi, panas. Dendam pada sang ibu tiri dan kakak tirinya yang telah membuatnya menjadi tidak suci, bahkan diusir oleh ayahnya, membara. Dendam itu membutakan matanya, Alena bertekad untuk merebut kembali aset perusahaan sang ibu, yang meninggal ketika dirinya masih sangat kecil, dan mencari tahu, apa penyebab kematian sang Ibu yang mendadak itu.

Alena harus membesarkan kedua anaknya tanpa seorang suami. Dia membesarkan buah hatinya di negeri orang. Alena kembali, dengan dendam. Dia berusaha mendekati orang terkaya se-Asia. Arga Wilson, pria beristri. Identitas nya sangat tertutup, bahkan sang istri lebih misterius dari dirinya. Alena bertekad, mendekati Arga Wilson, untuk membantunya mengambil alih perusahaan sang Ibu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Miss Black Lotus Ice, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 25. -Rencana si Licik-

Chapter 25. -Rencana si Licik-

#Assalamualaikum semua. Saya author dari cerita Aku Pelakor Suamiku, mohon di mengerti jika saya tidak update setiap hari karena saya juga sibuk dengan tugas sekolah. Saya hanya berharap dukungan kalian terhadap karya saya. Mohon maaf jika banyak typo atau kurang jelas alurnya, saya masih pemula. Dan satu hal lagi, saya mau merevisi ulang chapter chapter sebelumnya, mohon maaf jika ada yang berubah dari alunya. Selamat menikmati karya recehan dari Author yang masih amatir🙏.#

Siangnya, Alena sudah bersiap untuk menunjukkan dirinya ke depan publik dan bersandiwara tentang semua yang telah di susun oleh ayahnya itu.

"Alena, biarkan aku menjadi asisten mu. Aku bisa melindungi mu jika terjadi sesuatu."

Ucapnya X yang tiba tiba menyahut dari arah pintu kamar Alena.

"Oh, X kamu boleh ikut, asalkan jangan menunjukkan identitas yang sebenarnya. Bagaimana?"

Sarannya Alena yang masih terpokus pada cermin di depannya.

"Tak masalah. Aku pasti akan melindungi mu, asalkan aku tak berpakaian seperti ala CEO. Aku tak mau memakai ja ataupun kemeja."

Ucapnya X seraya melipat tangannya.

"Ya udah nggak usah ikut."

Balasnya Alena tak peduli. X terdiam dan memikirkan apa yang di ucapkan oleh Alena.

X mendengus sebal.

"Baiklah, baiklah..., Aku akan berpakaian formal. Senang?"

Ketus nya X berlalu pergi, Alena terkekeh melihat kelakuan X yang sehari harinya dingin kenapa malah jadi cerewet!?

"Em... Kayaknya udah pas deh. Tapi apa aku benar benar yakin bahwa akan menang jika aku tiba tiba muncul di depan publik?"

Gumamnya Alena dengan wajah agak cemas.

"Kau pasti bisa."

Sahut seseorang, sontak Alena menoleh.

"Arnon, kamu, sedang apa di sini?"

Tanyanya Alena yang mengalihkan pandangannya lagi. Dia melihat dirinya dari pantulan cermin dan masih merapikan semua yang kurang bagus menurutnya.

"Kakak sudah cantik. Jangan terlalu di sempurnakan, bisa bisa semua dunia melirikmu kak."

Ucapnya Arnon setengah bercanda, Alena terkekeh.

"Bisa aja..., Arnon, kakak mau tahu kapan kamu menikah?"

Guraunya Alena, seketika wajah Arnon menjadi muram dan pergi meninggalkan Alena begitu saja.

Arnon tak memiliki pacar ataupun gebetan. Setiap ada wanita yang mendekatinya wajahnya yang tadinya cute menjadi cool dan galak. Dia meninggalkan Alena dengan begitu saja karena Arnon tahu jika dia meladeni pertanyaan Alena soal pernikahan, maka tak akan selesai dalam satu abad, Alena akan merembet kemana-mana padahal hanya sedang membicarakan soal pernikahan Arnon.

"Pffttt!! Masih seperti dulu. Tak ada yang berubah. Aku menunggu kau dewasa baru aku bisa tenang."

Gumamnya Alena tertawa pelan.

"Menertawakan apa?"

Sahut seseorang yang tak asing di telinga Alena.

"Tak apa apa. Mari kita berangkat, mungkin semua sudah menunggu kehadiran kita. Dunia bisnis akan di gemparkan oleh kabar ini."

Seringai Alena licik, dia berlalu pergi dan X hanya mengikuti dari belakang.

Saat di dalam mobil, Alena tak henti henti berbicara dengan X soal mempermasalahkan bisnis yang sedang di urusnya. Alena merogoh kantong sakunya dan mengambil ponselnya.

Dia menelepon seseorang.

"Ya hallo?"

Jawab pria itu membuka pembicaraan.

"Sean, bisa kau urus bisnis di kota C? Aku ada urusan di kota A. Mungkin 1 atau 2 hari lagi aku akan pulang."

Jelasnya Alena pada pria yang ada di telepon itu. Sean sudah mengerti.

"Baik nona,,,"

Jawab Sean sopan, Alena langsung mematikan teleponnya dan beralih lagi menatap X.

Tak lama dari itu, X mengambil ponselnya dan membuka WeChat untuk memberitahu seseorang. Alena tak hanya kepo namun dia juga berusaha untuk mengetahui pesan apa yang di kirim oleh X, sayangnya usahanya gagal karena X tegas dan dingin.

"Uruslah sesuai permintaan Putri, aku akan mengurus putri di sini. Urus sampai selesai!"

X langsung menekan tombol kirim lalu pesan terkirim ke Sean, secepat kilat Sean langsung membaca pesan itu dan membalasnya.

"Baik tuan, percayakan pada saya. Saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk menjalankan bisnis putri."

Jawabnya Sean tapi X me-read pesan Sean dan mematikan ponselnya itu.

Alena yang kepo sedari tadi hanya bisa duduk diam setelah X mempelototi dirinya dengan tatapan tajam sebelum X mengirim pesan kepada Sean tadi.

"Siapa itu?"

Tanya Alena masih penasaran. X menghela nafas panjang.

"Bawahanku, kau bisa diam sekarang, jika tidak mulutmu akan ku sumpal dengan kaos kaki."

Balasnya X ketus, Alena tertegun dan kembali lagi ke posisi diamnya itu.

"Galak banget jadi orang. Ntar nggak laku ****** Luh!"

Umpatnya Alena dalam hati dengan kesal. X terkekeh kecil melihat tingkah gemas adiknya.

Akhirnya mereka sampai di depan lobby perusahaan itu, banyak wartawan yang meliputi langsung tentang keberadaan keluarga Sanjaya. Mereka semua membicarakan keburukan keluarga itu. Tapi jika di perhatikan lebih teliti lagi, tak ada tanda tanda dari keluarga itu sedikit pun. Mata Alena teralihkan ke tiga orang yang berada di pojok ruangan dengan memakai masker, topi, dan pakaian yang menutupi seluruh tubuhnya.

Mulutnya tersenyum Smirk.

"X, aku punya rencana. Kau___ (membisikan) bagaimana?"

Tanyanya Alena setelah menjelaskan secara detail rencana yang ada di pikirannya.

"Itu tak masalah, hanya hal kecil. Aku akan mengurusnya dengan cepat, kau tenang saja."

Jawabnya X dan berlalu pergi, Alena melangkahkan kakinya mendekati ketiga orang yang mencurigakan itu. Ketiga orang itu terlihat sangat ketakutan.

"Ah..., Hay, apa kalian adalah Paparazi yang sedang menyamar untuk masuk ke dalam? Ahaha, mereka sangat bodoh! Bahkan hanya menyingkirkan masalah ini pun mereka tak bisa! Hahahaha! Sangat menyenangkan mengetahui itu!"

Ucapnya Alena memanas manasi keadaan. Ketiga orang itu mengepalkan tangannya erat erat. Senyum smirk Alena terlihat saat melihat kepalan tangan itu. Sangat bagus! Umpat Alena dalam hati.

"Mereka sangat bodoh! Sangat amat bodoh! Apalagi wanita yang bernama Rika itu, dia sangat pintar, sangat amat pintar."

Tambah Alena membuat salah satu dari tiga orang itu mengepalkan tangannya lebih erat lagi.

Phakk!!

Bahu Alena di pukul seseorang, Alena menoleh dan ternyata itu adalah X yang memang sudah menyelesaikan tugasnya.

"Woah, kau cepat juga datangnya asisten ku. Apa kau sudah menyelesaikan semuanya?"

Tanya Alena dengan wajah santai, ketiga orang itu mengerutkan keningnya.

"Siap."

Jawab X dingin.

"Baiklah..., Aku ak___"

Ucapnya Alena terpotong.

"Nyonya Riani sangat pandai apa? Aku bisa menambahkan ini ke dalam berita yang akan ku serahkan pada atasanku."

Ucapnya Rara menahan amarahnya, Ny. Rika terlihat berkeringat dingin.

"Oh..., Apa nona ini tak tahu. Rika sangat pandai dalam membohongi putrinya. Rara, ya dia, dia selalu di manfaat olehnya. Tap___"

Penjelasan Alena terpotong oleh satu wanita yang sedang menyamar itu, dia adalah ny.rika.

"Apa yang kau bicarakan!?"

Sentaknya Ny.Rika dengan mata mempelototi Alena, jika dilihat lihat, mata itu hampir keluar :v.

"Oh? Berpura pura tak tahu? Adu dombaku akan di mulai, bersiaplah..."

Batin Alena tersenyum Smirk. Mereka bertiga tak tahu jika sudah masuk ke dalam perangkap yang Alena siapkan.

Tangan Alena merogoh kantong sakunya dan mengambil sesuatu benda, dan benda itu adalah...

Penasaran? Kalian bisa baca di eps berikutnya 😘 Jangan lupa like vote komen and rate nya ya. Biar rank karya author bisa naik😄 kalian mau kan membantu author?🙏

...----------------...

1
Sonia pramita
hai Thor aq mampir ya 😁😁😁
roni brebes
semangat Thor
LeoRani
anjay cantiik
Masliyani Dewi
nfnrvd
shinta girl
smgt kk. lanjuut
akhirnya up
Jell'R
akhirnya setelah sekian purnama up juga 😁🙂🙂👍
Kolor Fir'aun: Maaf bund... Hehe:v
total 1 replies
Zia Qu Chayank
maaf ya Thor kok sy nggak ngerti jln ceritanya.kayaknya agak sdkit amburadul ya,,,,pada hal sdh sampai bab ini kok sy msh linglung mikirnya.
ig:zaay.86
mungkin author nya lupa kalau alena bisa masak
Angrani
next thor
Glastor Roy
up
Umisah Asther
semangat up thor
Lucki RM
ohh berarti bapaknya anaknya Alena adalah Arga. tapi Alena tidak tau kalau di jual ibu tirinya pada Arga.
uciha sasuke
crazy up, tetep semngat 💪🙏
Juanita Musila
Gak salahkan tn Arga wilson orang terkaya se Asia...kok semua urusannya bertele2 yaa
Juanita Musila
makin gk jelas ceritanya..alena minta tolong mau ambil hak ibunya sama arga wilson..tpi karakternya kyak benci sama arga...
kemana arah ceritanya
Ina Yulfiana
next kk semngt kk upnya...
Jell'R
bikin penasaran deh...
ceritanya terlalu banyak rahasia...
next thor...
Kolor Fir'aun
Hayo... Itu siapa foto lelaki yang sama ny. Natalia dan siapa anak lelaki itu...
Jell'R
the first comment 😀
next....
Kolor Fir'aun: makasih🙏
total 1 replies
Siti Komariyah
nyesek jadi ara berharap disayang keluarga malah kakak dan ibunya pilih kasih semoga kehadiran zung liang dapat mengob@ti luka hatinya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!