Bagaimana jika seorang pria tampan, kaya tapi polos, yang tidak pernah menyentuh wanita harus dituntut untuk segera menikah ?
Kenzio arkana putra dituntut keluarganya untuk segera menikah. Kenzio menggunakan berbagai cara agar terhindar dari perjodohan yang di siapkan orang tuanya.
Hingga suatu hari mobilnya tidak sengaja menabrak seorang wanita hingga wanita itu amensia.
Kayla anatasya,gadis cantik berwajah campuran.Tanpa sengaja tertabrak mobil Lucas hingga mengalami amensia.
Tiba-tiba terbesit ide gila.Kenzio memanfaatkan amesia kayla agar terhindar dari perjodohan itu.
Kenzio mengaku kalau Kayla pacarnya !
Akankan rencana Kenzio berhasil ?
Bagaimana kalau kayla sudah mengingat semua ?
Bagaimana kenzio akan menjelaskan pada Kayla ?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon shinken, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Lupa Tujuan 2
" Bisakah kita bicara setelah makan ?" Tanya Kayla tiba-tiba, disela makan malam itu.
Bicara ? Waktu yang tepat, aku juga mau bicara denganmu.
" Aku juga mau bicara sama kamu, Kita bicara di Balkon." Jawab Kenzio singkat, menaruh sendok dan garpu ditangannya di atas piring.
" Kamu udah selesai makannya ?" Tanya Kayla, dia merasa tidak enak, karena Kenzio langsung menyudahi makannya saat dia ingin bicara.
" Aku udah kenyang."Jawab Kenzio,piring di depannya sudah kosong.Pria itu makan dengan lahap masakan Kayla.
" Kamu ke balkon dulu, aku mau beresin meja dulu." Suruh Kayal.Tanpa menunggu lama Kenzio beranjak menuju balkon, duduk santai di atas kursi, 2 Kursi tertata rapi di balkon apartemennya.Pemandangan malam hari yang indah, Gedung-gedung pencakar langit yang menyala bagaikan bintang di depan mata.Angin yang yang berhembus menambah kesegaran di malam hari.
" Ini teh buat kamu." Kayla tiba-tiba datang, meletakkan secangkir tej di atas meja diantara 2 kursi itu.
" Terima kasih." Ucap Kenzio.
" Kamu mau bicara apa ?" Tanya Kayla pada Kenzio, gadis itu penasaran, apa yang ingin Kenzio bicarakan padanya.
" Kamu duluan ." Suruh Kenzio, pria itu ingin merangkai kata terlebih dahulu sebelum bicara jujur pada Kayla.
" Baiklah, Bukan hal penting yang mau aku bicarakan, aku cuma mau ngobrol dengan mu, aku ingin mendengar tentang kita dulu sebelum aku hilang ingatan, kamu bilang kita pacaran, dan aku merasa kita belum dekat, aku ingin mengingat kenangan kita dulu, awal kita ketemu, hingga kita memutuskan untuk pacaran. Di sini aku cuma mengenalmu dan keluargamu, jujur aku merindukan keluargaku, siapa mereka, bagaimana wajah mereka, aku tidak mengingatnya,aku merasa di dunia ini sendiri, tidak mengenal siapa-siapa, yang aku tahu hanya kamu" Ucap Kayla,cairan bening menetes di ujung matanya, dia menangis,
Deg, Kenzio bingung harus menjawab bagaimana,sudah berniat menyudahi kebohongan ini. Tapi melihat kondisi Kayla saat ini dia mengurungkan niatnya, entah kenapa dia tidak suka melihat wanita yang duduk disebelahnya itu bersedih apalagi menangis.Dengan spontan dia menyapu air mata Kayla dengan tangannya dengan lembut.
" Aku tidak tahu harus bicara dari mana, jangan memaksakan diri untuk mengingat semua, semua kenangan dan ingatan kamu akan kembali pada waktu nya, ikuti alur ini, jalani apa yang ada saat ini, cuma satu hal yang harus kamu ingat, di sini kamu punya aku, aku akan selalu ada untukmu, Kamu percaya aku kan ?" Tanya Kenzio, sambil menyapu pelan air mata Kayla dengan tangannya, di pandang dalam-dalam wajah Kayla, terlihat polos tanpa dosa, Kecantikannya tidak luntur walau air mata membasahi pipinya.
Kayla mengangguk pelan, mengisyaratkan dia percaya pada sosok pria yang saat ini memegang pipi nya dengan lembut itu.
" Soal orang tua mu, aku sudah mengubungi mereka, kamu tahu kan saat ini sedang pandemi, sangat sulit untuk melakukan perjalanan ke luar negeri." Ucap Kenzio, pria itu semakin ahli dalam kebohongannya.
Dan Lagi Kayla menganggukkan kepalanya, mengisyaratkan kalau dia mengerti.Gadis itu percaya dengan apa yang Kenzio katakan.
" Tadi kamu bilang ada yang mau di bicarakan, sekarang gantian kamu, aku akan mendengarkan mu." Ucap Kayla mengingatkan Kenzio pada tujuan awal dia saat ini, dengan cepat Kenzio menyingkirkan tangannya dari pipi Kayla, sedikit salah tingkah, membuang nafas berat, berpikir sejanak dalam diam.
Mendengar kegundahan hati Kayla, melihat wajah polosnya yang bercerita, melihat air mata nya, Kenzio seakan lupa dengan tujuan awalnya.
Pria itu mengurungkan niatnya, dia belum siap membuat Kayla terluka dan kecewa dengan ke jujurannya.
Nanti aku akan jujur padamu, tidak sekarang. Maaf
kasian kenzioku
memangfaatkan.
ganti jd memanfaatkan dong thor
tanpa huruf "g"