Cerita ini menceritakan tentang kedua remaja yang selalu bertengkar di sekolahnya,mereka berdua tidak pernah tau kalau sudah dijodohkan sejak bayii,karena orang tuanya yang sudah bersahabat mulai kecil,dan mereka berjanji akan menjodohkan anak anaknya.
Seyla Wijaya
Anak kedua dari keluarga wijaya,ayahnya bernama Putra Bimo Wijaya seorang pengusaha sukses di kota X dan bundanya bernama Putri Sofya seorang desainer terkenal dikotanya,dan terahir kakaknya yang bernama Candra Putra Wijaya seorang lulusan dari universitas terbaik di kota X.
Nathan Prawira
Anak pertama dari keluarga prawira,papinya bernama Putu Dirga Prawira seorang seorang pebisnis terkenal,maminya bernama Cindy Kurnia Dewi seorang ibu rumah tangga,dan ada adiknya bernama Bagus Prawira seorang siswa SD yang melanjutkan sekolahnya di luar negri.
Semoga kalian suka ceritanya,penasaran kelanjutannya?baca dan ikuti novelku yaa:D
Karya ini diterbitkan atas izin noveltoon Berliana CM,isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya,tidak mewakili noveltoon sendiri
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Berliana CM, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 25
Jam menunjukkan pukul 07.00 wib,yang artinya sudah pagi hari,seperti biasa seyla bangun terlebih dulu,ia segera menuju dapur untuk memasak sarapan,pagi ini ia ingin membuat sarapan sayur sop daging dan ikan gurami goreng,ia mulai memakai celemeknya,dan mengutak atik alat dan bahan masakan
Natan yang dari kamar sudah mencium bau masakan yang enak,ia segera bangun,mengumpulkan nyawa dan mengucek ucek matanya,ia segera turun dari tempat tidur,berjalan perlahan lahan menuju dapur dan tangannya memegangi tembok
Kini natan dibelakang seyla,ia melihat seyla yang memasak sarapan untuknya,dan keringat seyla yang menetes sekujur tubuhnya,kini ia mulai merasa kepanasan,natan yang melihat seyla seperti itu,ia dengan cepat langsung mengambil tisu,dan kini natan mengelap wajah seyla dengan penuh keringatnya
Beberapa detik mereka saling pandang,dan akhirnya mereka langsung tersadar
"kok udah bangun?" tanya seyla sambil lanjut memasak
"emmm....aku mencium aroma masakan yang enak" jawab natan sambil melihat lihat masakan seyla
"apa kamu kepanasan?" tanya natan
"aku kedinginan!" ketus seyla
"kenapa keringatmu banyak sekali kalau kamu kedinginan?" tanya natan lagi
"yaallahhh.....gustii....kenapa suami hamba makin lama makin blo'on gini...." gumam seyla
"kamu nih blo'on apa gimana sii,udah tau keringetan ya pasti kepanasan lah" gerutu seyla kesal
Natan langsung berlari menuju kamar ia mengambil kipas angin yang menggunakan batrai,dan langsung kembali lagi di dapur dengan cepat
"biar gak kepanasan" kata natan sambil memegangi kipas supaya seyla tidak kepanasan,seyla hanya mengiyakan saja
"apa kamu sudah mandi?" tanya seyla
"belum" singkat natan
"cepetan mandi dulu,abis ini langsung sarapan,dan anterin aku ke mall" pinta seyla
"yasudah aku mandi dulu" jawab natan sambil berjalan menuju kamar mandi
Setelah semua masakan sudah siap seyla segera menata dengan rapi dimeja makan,natan yang sudah mandi langsung turun dan duduk dimeja makan
"aku mandi dulu ya" pamit seyla kepada natan
"cepetan! aku sudah lapar sekali" pinta natan
"kalo lapar makan duluan saja" jawab seyla sambil berlari menuju kamar mandi
30 menit sudah seyla mandi,ia segera turun dari kamarnya menuju meja makan
"kok belum makan?kata tadi laper" kata seyla sambil menarik kursi untuk ia duduk
"aku menunggumu,supaya kita makan bareng,kalo makan sendiri gak asik" jawab natan santai
Setelah makan seyla kembali ke kamarnya ia bersiap siap untuk ke mall,sedangkan natan menunggunya didepan tv sambil melihat berita hari ini
"yuk,aku udah siap" kata seyla dengan semangat
"ayukk,aku ambil kunci mobil dulu dikamar" saut natan dengan bergegas mengambil kunci mobilnya
Seyla menunggu natan sambil ia memakai sepatunya,natan turun dan langsung memakai sepatunya juga,mereka berjalan beriringan sampai berada di parkiran mobil,seyla dan natan segera masuk kedalam mobil,dalam perjalanan tidak ada yang ingin memulai bicara,seyla fokus dengan suasana jalanan,natab juga fokus dengan kemudinya
"sebenernya kita ke mall mau ngapain sih?" tanya natan memecah keheningan
"emm...mau beli perlengkapan sekolah,kan besok kita sudah mulai sekolah" jawab seyla santai
"HAHH...!!!! besok sekolah??" natan terkejut
"emang kenapa?" tanya seyla
"aku lupa kalau besok masuk sekolah" jawab natan
"dasar aki aki tua,masuk sekolah saja sampai lupa" gerutu seyla