NovelToon NovelToon
My Crazy Husband

My Crazy Husband

Status: tamat
Genre:Teen Angst / Obsesi / Pengganti / Pernikahan Kilat / One Night Stand / Cintapertama / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: aulina alfiana

"Kenapa lo melakukan ini pada gue? apa lo lupa jika gue adalah calon tunangan kakak Lo?"


Diego meraih tubuh Aruna yang saat ini masih tertutup hanya selimut saja..dan berusaha untuk memeluk Aruna dan menenangkan Aruna.


"Karena gue cinta sama lo, dan gue tidak mau lo jadi tunangan kakak gue."

Ya, sudah lama Diego mencintai Aruna tapi sayang sekali, Aruna tidak ada rasa dengan Diego yang mana malahan menanggap Diego sebagai musuh bebuyutan nya, dan seperti setan yang tiba tiba berada di samping nya tanpa ia minta.

Tetapi kenyataan berkata lain, bahwa ia harus mendengar sendiri jika Aruna yang dijodohkan dengan Kakak kandung Diego, hingga membuat Diego kehilangan akal dan memperkosa Aruna.. supaya pertunangan Aruna dengan sang Kakak batal.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon aulina alfiana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ancaman Digo

Setelah membeli apa yang diperlukan, Aruna keluar dari apotek, ia juga tidak lupa membeli air minum dalam kemasan.

Aruna kembali masuk ke taksi dan setelah taksi itu kembali berjalan ia langsung saja membuka botol kemasan dan juga meminum pil penunda kehamilan karena Aruna tidak mau jika sampai telat nantinya yang akan membuat dirinya hamil, karena Aruna tau kalau saat ini ia dalam masa subur dan sudah dapat dipastikan jika benih itu akan tumbuh di dalam rahimnya.

Setelah melakukan semuanya itu, Aruna memejamkan matanya, ia sebenarnya tidak ingin mengingat kejadian kemarin dan semalam bersama dengan Digo namun entah mengapa pikiran Aruna saat ini hanya tertuju di mana ia sudah menghabiskan malam panas bersama dengan musuh bebuyutannya dan Aruna tidak tahu lagi bagaimana dengan masa depannya nanti.

Di satu sisi Aruna juga memikirkan bagaimana ia mengatakan kepada Nathan dan mau tidak mau Aruna harus membatalkan pertunangan yang akan dilakukan lusa, karena tidak mungkin juga ia akan menerima Nathan untuk menjadi suaminya yang mana Aruna sendiri tidak sempurna sebagai seorang perempuan, ia sudah ternoda dan yang melakukannya adalah adik kandung dari Nathan sendiri.

Ya Aruna sudah memutuskan besok ia akan berbicara semua ini kepada Nathan dan meminta Nathan untuk membatalkannya meskipun ia tahu laki-laki itu pasti akan kecewa namun lebih kecewa lagi jika Aruna menerima pertunangan dengan Nathan hingga akhirnya menikah.

Tidak beberapa lama taksi yang ditumpangi oleh Aruna sudah sampai di depan rumah, Aruna segera membayar taksi itu kemudian ia menghapus air mata yang menetes di pipinya dan merapikan rambutnya supaya orang di rumah tidak curiga.

Aruna keluar dari taksi, ia juga memposisikan dirinya seperti biasanya meskipun ada rasa ngilu dan sakit di bagian bawahnya namun Aruna mencoba untuk berjalan seperti biasanya supaya orang tuanya tidak curiga telah terjadi sesuatu padanya.

Dan Aruna juga sudah mempersiapkan jawaban yang mungkin ditanyakan oleh kedua orang tuanya mengenai dirinya yang semalam tidak pulang ke rumah.

Ceklek..

Aruna masuk ke dalam rumah namun di rumah tampak sepi meskipun ini adalah hari Minggu di mana biasanya kedua orang tuanya ada di rumah namun kenapa tidak ada sama sekali hingga ia menemukan asisten rumah tangga yang saat ini sedang membersihkan ruangan keluarga.

"Mbok, mama dan papa ke mana, kenapa sepi?"

"Tuan dan nyonya pergi ke luar kota sejak kemarin sore dan beliau berpesan kalau non Aruna ditinggal dulu di rumah dan Tuan dan Nyonya akan pulang nanti malam."

Ada rasa senang namun juga sedih, senang karena ia tidak harus menjelaskan tentang dirinya yang kemarin tidak pulang ke rumah namun sedih juga karena sepertinya orang tuanya masih sibuk dengan urusan pribadi mereka masing-masing sehingga tidak memperdulikan Aruna bahkan lusa Aruna akan bertunangan dengan laki-laki yang dijodohkan oleh mereka, mereka pun masih sibuk.

Aruna menuju ke kamarnya di lantai atas tentu saja ia masih lelah dan ingin beristirahat saja mumpung kedua orang tuanya tidak berada di rumah jadi ia tidak harus berbahasa-basi untuk turun ataupun ngapain yang setiap libur Aruna lakukan.

Sesampai di kamar, perempuan cantik itu langsung saja menuju ke kamar mandi, ia harus membersihkan diri dan menghilangkan jejak-jejak yang ditinggalkan oleh Digo di tubuhnya meskipun tadi sempat Aruna sedikit menggosok-gosokkan tanda cinta yang ada di tubuhnya itu namun rasanya masih tetap menempel terlebih lagi bagian bawah Aruna yang sepertinya masih menempel ular piton milik Digo.

"Hiks .. hiks .."

Kembali lagi, perempuan cantik itu menangis ketika melihat dirinya yang sudah banyak tanda cinta dan mengingat betapa ganasnya perlakuan Digo padanya, menyesal...tentu saja iya, andai saja Aruna bisa menolak untuk tidak mau dinobatkan sebagai sekretaris OSIS pastinya kejadian kemarin itu tidak akan terjadi.

"Apa yang harus gue lakukan?"

Aruna mengguyur tubuhnya, ia ingin berada di kamar mandi lama dengan merendamkan tubuhnya yang membuat Aruna itu akan menghilangkan bekas-bekas yang ada di tubuhnya dari semua yang sudah dilakukan oleh Digo.

Sedangkan Digo, laki-laki itu khawatir..ia sebenarnya ingin menuju ke rumah Aruna namun ia ingat dengan perkataan Aruna jika dirinya nekat, maka Aruna juga pasti tidak segan-segan untuk melakukan ancaman yang sudah diberikan kepada nya dan Digo tidak mau jika kehilangan Aruna.

Sudah sedari tadi laki-laki itu menghubungi Aruna namun sayang sekali ponsel Aruna masih tidak aktif dan Digo sendiri menjadi frustasi, ia takut jika terjadi apa-apa dengan Aruna karena Digo melihat jika Aruna sangat kecewa dengan perbuatannya.

"Maafkan aku sayank, maafkan aku..."

Hingga akhirnya Digo memilih untuk pulang ke rumahnya saja dan berencana akan mengatakan semuanya ini kepada kedua orang tuanya nanti.

Beberapa jam kemudian..

Dirasa sudah cukup berendamnya, Aruna keluar dari kamar mandi ... ia langsung saja memakai pakaiannya dan hari ini tidak berniat untuk kemana-mana meskipun Aruna ingat jika hari ini Vina ingin mengajaknya jalan-jalan.

Hingga akhirnya, Aruna mengambil ponselnya...ia tahu jika ponsel itu baterainya habis maka Aruna mencharge lebih dulu....

Ting

Ting

Dan benar, beberapa saat setelah baterai terisi Aruna menghidupkan ponselnya perempuan itu melototkan matanya ketika melihat banyaknya pesan yang dikirimkan oleh Nathan tentunya dan Aruna melihat waktunya dan itu dikirimkan Nathan sejak kemarin, saat ia berada di apartemen Digo.

"Digo brengseekk!!"

Kembali lagi Aruna mengumpat Digo, perempuan itu tidak menyangka jika semua pesan yang dikirimkan oleh Nathan kemarin, yang membalasnya adalah Digo, dan Digo juga mengirimkan pesan kepada Papahnya yang mengatakan jika kemarin Aruna menginap di rumahnya Vina dan tentu saja Aruna menggelengkan kepalanya melihat apa yang sudah dilakukan oleh Digo, yang sepertinya ini memang sengaja direncanakan oleh laki-laki itu.

Hingga ponsel Aruna berbunyi kembali dan ia melihat siapa yang menelponnya...

Aruna tidak mau mengangkat teleponnya karena ia tahu yang meneleponnya adalah Digo meskipun Aruna tidak menyimpan nomornya namun ia yakin sekali jika yang menelpon puluhan kali adalah Digo, laki-laki yang ia benci

Ting...

[Sayank, angkat telpon nya, atau aku akan datang ke rumah sekarang juga dan mengatakan semuanya pada orang tuamu]

Tidak diangkat teleponnya tetapi Digo tidak menyerah, laki-laki itu mengirimkan pesan kepada Aruna yang tentu saja selain khawatir, Digo juga kangen dan ingin mendengar suara Aruna.

Lagi lagi Aruna tidak menggubrisnya, terlebih lagi kedua orang tuanya juga tidak ada di rumah apalagi yang mau dikatakan oleh Digo kalau ia ke sini sedangkan kedua orang tuanya sedang berada di luar kota.

Ting

[Oke, kalau kamu tidak mau angkat, aku akan katakan semuanya pada Bang Nathan, kalau kita sudah menghabiskan malam yang panas berdua]

"Brengseekk!!"

1
Elizabeth Zulfa
klo gak enak sama Natan za mending tinggal dirumah ortunya Aruna kn bisa... jdi Natan tetep bisa tinggal sama mami papimu Diego
Qaisaa Nazarudin
Menurut ku Nathan itu bukannya CINTA,TAPI OBSESI..
Qaisaa Nazarudin
Lha kenapa gak nanya ke Nathan?? Kenapa nyalahin Digo,Digo seperti itu juga karena ingin mempertahankan HARGA DIRINYA,Dan juga Aruna..Harusnya NANTHAN TUH SURUH DIA MOVE ON,KAYAK GAK ADA CEWEK LAIN AJA..🙄🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Duuhh makin bingung dengan typo nya..🤦🤦
Qaisaa Nazarudin
MENEMUI BINATANG SIANG INI..🤦🤦🤦
Qaisaa Nazarudin
Typo bertebaran..
Qaisaa Nazarudin
Novel yg terlalu banyak bab sampai ratusan,mengandungi banyak komplik,Dan Alurnya makin bertele-tele,Padahal Alurnya bagus,Harusnya to the point aja,Gak perlu drama kayak ikan terbang..🙏🙏🙏
Qaisaa Nazarudin
Udah sejauh bab ini,masih aja Jalang ini di sekeliling Digo..Heran deh kenapa Digo g pernah Tegas ke nih Jalang..ckk
Qaisaa Nazarudin
Suami Siaga..
Qaisaa Nazarudin
Kalo dunia nyata itu bukannya hanya bengkak dan merah doang,udah robek dan lecet2 malah..
Qaisaa Nazarudin
PERTANYAAN BODOH,UDAH BERAPA KALI DIGO NGOMONG,KAYAKNYA NIH CEWEK AMNESIA KALI YA..
Qaisaa Nazarudin
Sosok Cewek yg paling munafik dlm sejarah pernovelan yg aku baca..
Qaisaa Nazarudin
Astaga niat banget Digo mau malam pertama..🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
Tidak mandi tapi cuman membersihkan diri..maksudnya apa?? Cuman cuci muka dan gosok gigi doang? Jorok banget..🤦
Qaisaa Nazarudin
Aku baca ulang2 novel ini karena Baper dgn sikap dan perhatian Digo ke pasangan nya,Kalo Aruna mah aku rasa Eneg dan Jengkel,Karena soknjual mahal dan keras kepalanya,Dengan cowok lain ganjen,tapi dengan Digo yg berkorban dan tulus padanya malah soknjual mahal,Yah walaupun Digo caranya salah utk mendapatkan Aruna,Tapi alasannya masuk akal,Gak kayak Aruna yg hipokrit..
Qaisaa Nazarudin
Udah Nathan sama Bina aja sahabatnya Aruna..
Qaisaa Nazarudin: #Vina
total 1 replies
Qaisaa Nazarudin
Makanya jadi cowok harus gercep kayak Digo,Harusnya gak perlu ada pertunangan,gak wajib juga,Yang wajib itu ijab qabulnya seperti Digo..
Qaisaa Nazarudin
Berusaha tuh bukan hanya dengan niat doang Run,Tapi disertai dengan perbuatan..Katanya pengen jadi isteri baik,Tapi tetap juga masih ganjen dengan Nathan dan gak bisa nersikap Tegas ma kakak ipar sendiri..ckk
Qaisaa Nazarudin
Kalo Digo gak fokus ijab qabulnya,Ganti aja dengan Nathan om,Pasti Nathan suka banget tuh..🤣
Qaisaa Nazarudin
Karena Digo tau gimana keras kepalanya kamu,yg suka menunda-nunda,Makanya Digo paling gercep,.😂👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!