Pria itu benar-benar tidak menyangka jika satu malam itu berhasil membuat Vior mengandung anaknya.
Pernikahan yang didasari atas kesalahan apakah akan bertahan lama?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ding-dong, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Sepupu Prince!
Prince baru saja selesai rapat, dengan perasaan lelah dan kondisi tubuhnya juga lelah, asisten Prince memberikan sebotol air mineral ketika Prince baru saja duduk di kursi kerja.
"Apa ada jadwal yang harus aku temui lagi setelah rapat hari ini?" tanya Prince pada asistennya, sangat berharap jika pekerjaannya segera berkurang agar dia bisa segera menemui Vior lagi.
Seorang lelaki bernama Bian membuka layar iPad menggeser layarnya untuk mencari daftar pekerjaan Prince selanjutnya.
"Pukul tiga sore ada pertemuan yang harus anda datangi dari perusahaan media merdeka," jawab Bian.
Prince menghela nafas, menutup botol air mineral yang sudah dia teguk seperempat dari isinya, meletakkan botol tersebut ke meja sebelum menatap Bian yang usianya empat tahun lebih dewasa dari Prince.
"Kamu udah nikah?" tanya Prince.
Sejenak Bian mengernyitkan kening, tapi kemudian mengangguk.
"Kamu juga punya anak?" tanya Prince lagi.
Bian semakin dibuat tidak mengerti, tapi dia mengangguk.
"Anak saya usianya baru dua tahun, dia perempuan yang cantik seperti ibunya," jawab Bian pada akhirnya.
Prince duduk tegak, mempersilahkan Bian duduk, asistennya itu pun duduk di sofa.
"Waktu istri kamu hamil apakah kamu merasa kangen banget buat nemenin istri kamu kapanpun, padahal kamu saat itu lagi jauh dari istri kamu?" tanya Prince.
Bian tambah bingung, tapi dia lantas sadar sesuatu jika saat ini bosnya memang sedang dalam proses menjadi calon ayah, dia lantas tersenyum menyadari posisi Prince juga pernah dialami semasa istrinya sedang hamil.
"Pak Prince kangen sama istri yah? wajar sih Pak kalau suami khawatir sama istri, apalagi istri di rumah lagi hamil, saya pernah berada di posisi Pak Prince tapi bersyukur banget akhirnya sekarang saya bisa jadi ayah dan suami untuk keluarga kecil saya," jawab Bian.
"Jadi yang saya rasain ini sudah wajar?" tanya Prince memastikan.
Bian mengangguk.
"Jadwal saya besok apa?" tanya Prince lagi dan Bian pun dengan cepat membuka ipad-nya untuk melihat jadwal.
############
Vior berjalan di taman belakang melihat beberapa bunga-bunga cantik yang sengaja ditanam di sana, hari ini Rara sedang tidak di rumah, Vior merasa sendirian dan dia pun akhirnya memutuskan keluar dari rumah untuk sekedar berjalan-jalan di pekarangan rumah besar Prince.
Sudah lima hari, dua hari lagi Prince akan pulang dan Vior tidak sabar untuk bertemu Prince langsung, saat Vior asik dengan tanaman yang ditanam, telinganya mendengar suara mobil berhenti dan Vior pun lantas berjalan ke depan.
Ada sepasang suami istri dan seorang anak laki-laki yang tidur digendongkan seorang laki-laki, wanita yang datang dengan keluarganya itu menghampiri Vior.
"Tante Rara ada di rumah?" tanyanya.
Vior menggeleng.
"Mama lagi keluar, kalian ayo masuk dulu," jawab Vior.
Wanita tadi dan suami serta anaknya masuk.
"Kamu istrinya Prince yah?" tanya laki-laki yang sedang menggendong anak yang Vior kira usianya sekitar dua tahun.
Vior mengangguk pelan masih menatap bingung pada keluarga yang datang berkunjung ke rumah Prince, lelaki yang menggendong anaknya itu mengulurkan satu tangan.
"Aku Revan sepupunya Prince, ini istri aku Sila," ucap Revan memperkenalkan diri dan istrinya.
Vior mengangguk pelan.
"Aku Vior," jawab Vior setelah jabatan tangan mereka terlepas.
Revan akan membaringkan anaknya di sofa, tapi Vior segera menahan.
"Jangan di sofa nanti dia bisa jatuh, bawa ke kamar sini," Vior mengarahkan Revan ke kamar tamu di lantai satu, lelaki itu pun mengikuti Vior dan membaringkan putranya dengan hati-hati.
makan tuu cinta, mamposss sekalian sorry thor aq kesel sama si prince
next Thor,,,