NovelToon NovelToon
Inilah Aku

Inilah Aku

Status: tamat
Genre:Cintapertama / CEO / Romansa / Tamat
Popularitas:63.8k
Nilai: 5
Nama Author: St.Maryam

Kenapa aku masih mencintaimu yang tak pernah menganggap ku ada, sampai aku buta tak melihat ketulusan cintanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon St.Maryam, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kepergok...

Assalamualaikum, teman-teman 🤗

maaf telat update dikarenakan lagi ada kesibukan di real yang tidak bisa ditinggalkan.

terima kasih buat kalian yang sudah mampir dan memberi dukungan nya 😍.

Kita lanjut ya BESTie 🤗

Happy reading 😍

"Apa yang kalian lakukan disini???

"Jangan-jangan kalian mau berbuat mesum???

Aryo dan Siti tidak sadar bahwa ada beberapa warga desa yang sudah menghampiri mereka.

"Tidak pak, kami tidak melakukan hal seperti itu, " bantah Siti yang tidak terima atas tuduhan salah satu warga kepadanya.

"Alaaah, jangan bohong kamu, ini dibukit, mau apa kalian malam hari berada di sini, berduaan lagi," ucap salah satu warga yang tidak percaya ucapan Siti.

"Benar Pak, kita tidak melakukan hal yang bapak-bapak katakan, dia hanya menolong saya," Aryo ikut berbicara melihat semua warga malah tidak percaya pada Siti.

"Menolong apa," salah satu warga masih tidak percaya dengan ucapan Aryo.

"Tolong percaya sama saya Pak, tadi ada penjahat yang mau membunuh teman saya pak, dan saya datang untuk menolongnya Pak," ucap Siti kepada warga yang terlihat marah melihat Aryo dan Siti.

"Sekarang mana penjahat yang kamu sebutkan tadi haaah...," ucap salah satu warga lainnya sambil melihat daerah sekitar yang sepi,

"Jangan cari-cari alasan kalian, cepat bawa saja ke kades biar mereka mendapat hukuman atas perbuatannya," Salah satu warga langsung menarik tangan Siti dan Aryo, mereka akan dibawa ke kepala desa, sesuai peraturan di desa itu, akan ada hukuman buat seseorang yang melakukan perbuatan tidak senonoh.

"Jangan Pak, saya tidak mauuuu,"Siti memberontak saat melihat warga akan membawanya ke kepala desa, dia sudah tahu apa yang akan terjadi bila kepala desa tahu semua ini, bisa-bisa dia dan Aryo akan...

"Lepaskan diaaa," Aryo merasa geram melihat Siti yang sudah menangis akibat perlakuan warga terhadapnya.

Aryo pun kini memberontak dan hampir memukul salah satu warga yang memegang tangannya, namun...

"Hentiiikaaan, apa yang kalian lakukan," Kang Supri datang bersama ibu Nilam, langsung melerai warga yang bertindak seenaknya.

"Mereka sudah berbuat mesum kang," ucap warga yang masih memegangi tangan Siti.

"Yaaa... mereka harus dihukum," timpal warga lainnya.

"Setujuuuuu," beberapa warga malah menambah panas suasana.

"Mohon tenang dulu saudara-saudara, kita bisa bicarakan secara baik-baik," Kang Supri mencoba menenangkan warga yang tersulut emosi.

"Sekarang lepaskan mereka dulu, mereka tanggung jawab saya," ucap Kang Supri melihat keduanya masih di di tangan warga.

Warga pun menuruti perintah kang Supri Karena kang Supri adalah sesepuh desa, mereka pun menghormati setiap keputusan kang Supri.

Setelah Aryo dan Siti terlepas, Siti langsung memeluk ibunya, sedangkan Aryo menghampiri kang Supri dan berada di sisinya.

"Buuuu... mereka salah paham Bu, aku tak melakukan hal itu ," Ucap Siti mengadu kepada ibu Nilam yang memperhatikan wajah nya.

"Iya nak, ibu tahuuu," Ibu Nilam percaya kalau anaknya tidak mungkin melakukan hal itu sebelum menikah.

"Apa ada saksi yang melihat mereka melakukan hal yang kalian tuduhkan??? tanya Kang Supri kepada semua warga yang dari tadi menyudutkan Aryo dan Siti.

"Saya melihat mereka berpelukan kang, itu sudah kesalahan besar kang," ucap salah satu warga yang melihat kejadian itu.

"Saya juga kang, mereka pantas mendapatkan hukuman yang berlaku di desa kita kang," timpal warga yang lainnya.

"Sudah cukup, biarkan mereka mengganti pakaian dulu, kasihan mereka basah kuyup seperti itu," Ucap kang Supri melihat keduanya tampak kedinginan akibat tingkah warga desa.

" Baik kang, kita tunggu besok pagi di tempat kepala desa kang, mereka harus datang, jangan sampai kabur," Ancam warga lainnya sambil meninggalkan tempat itu di susul warga lainnya.

Setelah semua warga menghilang dari tempat itu, kini tinggal kang Supri, dan Aryo juga Bu Nilam dan Siti.

Semua terdiam sejenak, kang Supri pun tampak memikirkan bagaimana hari esok untuk kedua nya.

"Sebaiknya kita pulang dulu, dan istirahat," Akhirnya kang Supri berbicara sambil berlalu meninggalkan mereka bertiga.

"Maafin aku Sit...," Aryo Merasa bersalah kepada Siti,semua ini Aryo yang salah, seandainya bisa lebih bersabar...

Bu Nilam tak berbicara, dia pun meninggalkan Aryo dan membawa Siti...

Happy reading 😍

1
Dehan
aryo dan siti kan belum sah ya thor.. ditunggu thor part aryo dan siti duhhhh gemes deh...
Dehan
wkwkwk lucu nikahnya imam yakk.. selamat imam dan gesya
Dehan
MasyaAllah baiknya pak heru.. andainya semua org kaya seperti pak heru.. duhhh
ah au ah gelapppp
Dehan
wkwkw gercep banget babang alex, gak mau kalau tangannya disentuh imam
Dehan
yahhh dewi kok masih idup sihhh
Dehan
gift sudah mendarat
Dehan
Babang aryo kayaknya kesemsem banget sama siti
Dehan
Barusan wkwkw
barusan kok udah ahli banget ya
Dehan
dukungan dari iklan sudah mendarat
semangat thor
Dehan
❤❤❤
Dehan
❤❤
Dehan
tamat riwayat dewi ya
Dehan
penjahit cantik mapir
🦋⃟ℛ💞DINI💞🦋ᴬ∙ᴴ࿐ 🦂🦂
Setelah ini, giliran kamu sama mommy mu Dewi yg masuk hotel prodeo.
🦋⃟ℛ💞DINI💞🦋ᴬ∙ᴴ࿐ 🦂🦂
Hadehh.. Dewi-Dewi, ntar kalau dah ketangkap mohon " minta dilepaskan dan mengaku khilaf. 🤦‍♀️🤦‍♀️
🦋⃟ℛ💞DINI💞🦋ᴬ∙ᴴ࿐ 🦂🦂
Karya yang bagus dan enak untuk dibaca
🦋⃟ℛ💞DINI💞🦋ᴬ∙ᴴ࿐ 🦂🦂
Semoga strategi Aryo dan Imam berhasil, biar sekalian Dewi dan ibunya bisa ikut ditangkap
🦋⃟ℛ💞DINI💞🦋ᴬ∙ᴴ࿐ 🦂🦂
Sepertinya Syifa mau dibarter dengan kebebasan Akex
🦋⃟ℛ💞DINI💞🦋ᴬ∙ᴴ࿐ 🦂🦂
Dewi dan mommy nya sangat pintar memanfaatkan keadaan.
Tapi bisa jadi justru mereka yang akan dimanfaatkan oleh anak buah Alex.
🦋⃟ℛ💞DINI💞🦋ᴬ∙ᴴ࿐ 🦂🦂
mana mungkin imam menolak dinikahkan dg syifa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!