NovelToon NovelToon
Pernikahan Tanpa Cinta

Pernikahan Tanpa Cinta

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:20.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: _Ecyy_

Berjuang mendapat hati sang suami, meski terluka fisik dan batin. Dia tetap bertahan ... dalam kesakitan yang di rasakan dalam pernikahannya. Dia selalu yakin dengan rencana besar Allah yang di berikan padanya suatu hari kelak.

Ketabahan dan kesabarannya tidak usah di ragukan lagi dari sosok Famira Az-zahra wanita shalihah yang sangat tegar dalam menghadapi ujian demi ujian yang di berikan Allah kepadanya dalam pernikahannya.

Bagaimana akhir pernikahan yang tidak didasari cinta?


SELAMAT MEMBACA!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon _Ecyy_, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

25

━━━━━━━⊰✿✿⊱•━━━━━━━

Perempuan itu sama seperti bunga. Mereka harus di perlakukan dengan lembut, baik, dan penuh kasih sayang.

━━━━━━━⊰✿✿⊱•━━━━━━━

Perdebatan sengit antara Bara dan Vina di ruang tamu masih terjadi. Keduanya tetap keukeh mempertahankan argumen mereka masing-masing.

"Mas, aku berani sumpah atas nama Tuhan anak yang di dalam kandungan Vina adalah anak mas." kata Vina dengan derai air matanya.

Bara berdecih. "Air matamu, palsu Vin! kamu kira aku tidak tahu rencana licikmu, hah?!"

"Maksud mas, apa? Vina sudah jujur dan tidak berbohong!"

Bara bertepuk tangan melihat akting Vina, menatap sinis perempuan yang bersimpuh lutut di hadapannya sekarang.

"Semua keluarga Anderson memiliki otak licik dan busuk dan termasuk kamu Shofia Vina Imeldah Anderson! kamu kira, aku lelaki bodoh. Semua rencana licikmu, sudah aku ketahui."

"Apa yang mas omongin, Vina benar-benar enggak ngerti."

"Jangan berpura-pura bodoh!" geram Bara. "Pergi dari sini, sebelum aku mengusirmu dengan paksaan!"

"Vina tidak akan pergi, mas harus tanggung jawab." Vina masih keukeh, Ia menangis sesenggukan di hadapan Bara. Berharap Bara akan luluh dengannya.

"Aku tidak akan pernah tanggung jawab! suruh sekretaris kepercayaan ayahmu yang bertanggung jawab. Bukankah anak itu, anak dari sekretaris kepercayaan keluarga Anderson?"

Skakmat!

Vina langsung diam seribu bahasa. Mulutnya keluh untuk menjawab pertanyaan Bara.

'Bagaimana Bara bisa mengetahuinya?'

Pertanyaan itu, berputar di pikiran Vina sekarang.

"Perlu bukti?" tawar Bara tersenyum miring.

Vina masih bungkam.

"Aku menyesal pernah mencintaimu Vin, aku kira kamu tulus mencintaiku selama ini. Ternyata di balik semuanya terselubung rencana licik darimu untuk menjatuhkan keluarga Wijaya."

Bara menghembus nafas panjang, mengatur nafasnya yang tidak beraturan. Aura Bara sangat mencengangkan.

"Dan aku ingatkan lagi, aku tidak akan sudi mendapat barang bekas dari orang lain! bagaimana reaksi publik bila mengetahui Nona muda Anderson grup di hamili oleh sekretaris kepercayaan ayahnya sendiri. Berita yang akan viral." Bara terkekeh iba melihat raut ketakutan di wajah Vina.

Itulah salah satu alasan Bara mengakhiri hubungannya dengan Vina. Selama ini Bara sudah memantau Vina, Ia tercengang kaget setelah melihat kejadian yang tidak senonoh antara Vina dan sekretaris kepercayaan keluarga Anderson di salah satu hotel. Di bantu oleh Rendi, Bara mendapatkan berbagai informasi mengenai rencana licik Vina. Bara menyimpan berbagai bukti termasuk foto-foto tidak senonoh Vina.

Bara sempat di jebak oleh Vina pada saat Famira masuk rumah sakit bulan lalu gara-gara perbuatannya, Vina menggoda Bara untuk melakukan hubungan intim dengannya. Tetapi saat melakukan hubungan intim dengan Vina dan ingin meraih puncak kenikmatan. Tiba-tiba Bara teringat dengan Famira yang sedang terbaring sakit. Bara langsung bangkit dari tubuh Vina, Ia segera pergi ke luar dari kamarnya dan meninggalkan Vina yang kecewa. Sejak menikah dengan Famira, Bara mulai tidak tertarik dengan Vina. Hanya saja Bara terlalu gengsi mengakui bahwa Ia sudah mencintai Famira. Ia sudah termakan dengan perkataan sendiri.

"Keluar dari rumah ini secepatnya!" gertak Bara.

"Vina sangat mencintai mas, Vina minta maaf mas karena sudah mengkhianati hubungan kita selama ini, Vina menyesal mas. Vina cuman ingin mas yang menjadi suami dan ayah di kandungan Vina."

"Ck, kamu sungguh wanita yang menjijikkan dan tidak tahu malu. Wanita murahan, pergi dari sini cepat!"

Bara memanggil anak buahnya untuk menyeret Vina agar keluar dari rumahnya.

Vina memberontak, Ia tidak ingin melepaskan Bara. Vina menyesali perbuatannya.

"Jangan biarkan wanita ini, menginjakkan kakinya di rumah ini lagi, kalian mengerti!" kata Bara dengan emosi yang memuncak.

"Baik Bos!" jawab anak buah Bara, mereka segera menyeret Vina.

Bara mengatur mengambil nafas dalam-dalam, lalu mengucap istighfar dalam hatinya.

Bara berlari kecil, menaiki anak tangga. Menyusul Famira yang berlari ke dalam kamar. Ia takut Famira salah paham, dengan semua ini.

Cklek ...

Bara membuka pintu kamar. Di lihatnya wanita yang sangat Ia cintai duduk menenggelamkan wajahnya di kedua lututnya. Isak tangis dapat di dengarkan oleh Bara.

Hati Bara sakit sekali melihatnya, Ia kembali membuat Famira menangis.

Famira mendongakkan kepalanya, menatap netra coklat milik Bara. Tetapi tatapannya segera Ia tepis. Famira belum siap menerima semua ini.

"Sayang, ini tidak seburuk apa yang kamu lihat." Bara berjongkok lalu menarik tubuh Famira ke dalam dekapannya.

Famira mencoba melepaskan pelukan Bara. "Jangan menyentuh Famira mas. Mas jahat, pergi dari hadapan Famira sekarang." isak Famira dengan derai air matanya.

"Itu bukan anak mas, Ra! wanita itu licik, Ia hanya ingin menghancurkan pernikahan kita." Bara mengeratkan pelukannya, mengusap punggung Famira.

Famira memukul dada bidang Bara, meluapkan emosinya. Bara tidak memberontak, Ia dapat memahami Famira sedang sakit hati mendengar penuturan Vina.

"Mas jahat!" Famira memukul dada bidang Bara. Pukulan itu semakin lama semakin melemah, dan tersisa hanya isak tangis dari Famira.

"Ra ...," Bara mencakup pipi Famira.

Famira membuang pandangannya ke arah lain, enggan untuk menatap Bara.

"Pergilah mas, tinggalkan Famira sendiri. Famira ingin menenangkan diri dulu." Famira segera bangkit, tanpa mempedulikan Bara.

Famira berjalan ke balkon kamar. Hatinya masih sakit.

"Ra, tolong dengarkan penjelasan mas terlebih dahulu." Bara langsung memeluk tubuh Famira.

Famira hanya diam.

"Mas, pergilah! Famira ingin sendiri saat ini."

"Ra, jangan bersikap seperti ini. Mas tidak akan kuat."

"Terserah mas!" Famira melepaskan pelukan Bara lalu keluar dari kamar.

Bara hanya pasrah, Ia membiarkan Famira pergi.

"Gara-gara wanita sialan itu, Famira jadi salah paham. Tunggu saja pembalasanku!" monolog Bara.

Yakinlah masalah yang menimpamu saat ini merupakan cara Allah untuk mengingatkanmu agar lebih dekat dengan Allah.

1
Dedeh Rokayah
Luar biasa
Dedeh Rokayah
Lumayan
pena_sf:)
si iblis akting
pena_sf:)
ah si bara setan
pena_sf:)
psikopat kali
pena_sf:)
perlu di matiin laki2 kayak begini
pena_sf:)
laki - laki gila
Alam Pratama
sedih bnget ceritanya smpai mewek AQ...😭😭
Olly O Krisen
👌😍
Lala 89: simpan dulu ah nanti kesini mampir lagi buat baca kaya nya seru
total 1 replies
Kak Jum
hari tu bilang cerai
Yulihar Bayanti
ok
Dewi Sri
knp Rendi hrs meninggal sih thor jd gk seru dech
Umriyah Purnawati Sholikhah
kaos navy wrn hitam..?maksudnya
juni
👍👍
juni
👍👍
juni
👍👍👍
juni
bara cepet sekali berubah🤔
Raynafsir Nafsir
Famisa cekalkan hati mu jadi lah wanita yang tegas dan pemberani. jangan jadikan diri kamu sebagai wanita penurut.
Mut Mainna
kalau aku pux laki kaya bara aku isi dalam karung terus aku buwang kelautan
Siti Mujimah
aq klik koq gk ad kakak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!