NovelToon NovelToon
Noda Di Balik Jilbabku

Noda Di Balik Jilbabku

Status: tamat
Genre:Teen / Fantasi / Perjodohan / Tamat
Popularitas:217k
Nilai: 5
Nama Author: Amallia

Namaku Khoirunnisa, aku anak dari sepasang suami istri yang sholeh dan merupakan ustad dan ustadzah. namun aku bukanlah seorang wanita yang sholehah. aku selalu membuka auratku jika bepergian. aku tak mendengarkan nasihat kedua orang tuaku. hingga malam kelam itu terjadi. aku di nodai oleh orang yang tidak ku kenal. sejak saat itu aku memilih untuk menutup auratku dan tinggal di pesantren sambil meneruskan kuliahku.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Amallia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Melepas Rindu

Nisa dan Alvin larut dalam kegiatan mereka. mereka tersadar saat ada yang mengetuk kaca mobilnya dari luar. memang Alvin yang lupa menutup rapat kaca mobilnya. saat ini kaca mobilnya kebuka sedikit sehingga kelihatan dari luar.

"Ada apa?" tanya Avin kepada lelaki itu. sedangkan Nisa sibuk membenarkan penampilannya. karena sekarang dia terlihat sedikit acak-acakan. dan juga resleting gamis yang dia pakai sudah terbuka oleh Alvin. namun lelaki itu tak melihatnya. lelaki itu hanya melihat Alvin sedang duduk memangku Nisa.

"Kalau mau me*sum jangan di pinggir jalan dong. untung saya yang lewat. kalau anak-anak yang lewat itu bahaya loh." ucap lelaki itu.

"Maaf Mas, kami ini suami Istri."

"Mainnya di kamar, jangan di mobil. kalau ada anak-anak lewat terus lihat mobil bergoyang malah akan repot." ucapnya lagi

"Maaf Mas" ucap Alvin kepada orang itu. sedangkan Nisa sudah tampak malu-malu.

Nisa segera turun dari pangkuan suaminya.

Alvin buru-buru mengemudikan mobilnya menjauh dari tempat itu.

"Mas, kamu sih tidak bisa menahan sampai rumah." ucap Nisa kepada suaminya.

"Maaf sayang, Mas sudah kangen sekali sih sama kamu." jawab Alvin sambil menatap sekilas ke arah Istrinya. lalu dia kembali fokus mengemudi.

Tak terasa Alvin sudah mengemudikan mobilnya cukup lama. kini keduanya sudah sampai di kediaman Alvin. mereka segera turun dari mobil setelah mobil itu berhenti di halaman rumah.

"Ayo sayang" ucap Alvin sambil memeluk pinggang Istrinya.

"Mas malu" ucap Nisa sambil menoleh ke samping menatap suaminya.

"Jangan malu-malu, lagian kita tidak pernah sedekat ini sebelumnya." kata Alvin sambil tersenyum.

Keduanya sudah ada di depan pintu masuk.

"Assalamu'alaikum" ucap Nisa

Alvin segera membuka pintu yang tidak terkunci itu.

"Waalaikum'salam, selamat datang sayang." Bu Hilya berjalan menghampiri anak dan menantunya.

Nisa dan Bu Hilya saling berpelukan. namun Alvin masih saja tidak melepaskan tangannya dari pinggang Istrinya. itu membuat Bu Hilya susah untuk memeluk Nisa.

"Al, kamu itu nempel terus sih ke Istrimu? lepasin bentaran ngapa, Mamah mau peluk Nisa nih." ucap Bu Hilya kepada anaknya.

"Hehe, kalau Alvin lepas nanti Mamah ajak ngobrol. Alvin juga mau ajak Nisa loh." kata Alvin

"Kemana?"

"Ke kamar Mah, memangnya kemana lagi." jawab Alvin

"Ya sudah iya Mamah ngalah. sekarang kalian puas-puasin saja di kamarnya." kata Bu Hilya

Alvin dan Nisa segera melangkah menuju ke kamar setelah selesai mengobrol.

Nisa melihat suaminya yang sedang mengunci pintu kamar.

"Mas, ngapain di kunci?" tanya Nisa

"Biar tidak ada yang masuk." jawab Alvin

"Kayak mau ngapain saja pakai di kunci segala."

"Hehe, memangnya Mas tidak boleh ngapa-ngapain kamu nih." ucap Alvin sambil mendekati Istrinya.

"Jangan sekarang Mas, keburu maghrib."

"Ya sudah, berarti nanti malam mau?"

Nisa hanya mengangguk dengan wajah malu-malunya.

°°°

Malam harinya Alvin dan keluarganya asyik mengobrol santai. Alvin menunggu Nisa selesai mengobrol dengan Ibunya. namun ternyata mereka malah semakin lama.

"Nis, ayo kita ke kamar!" bisik Alvin di telinga Istrinya. kebetulan mereka duduk bersebelahan.

"Nanti Mas, masih jam segini loh. masa kita langsung masuk kamar saja sih." ucap Nisa yang juga berbisik di telinga suaminya.

"Kalian ngapain bisik-bisik?" tanya Bu Hilya

"Ini Mah, Mas alvin ngajakin Nisa ke kamar." jawab Nisa

"Dasar Alvin, kayak Papahmu saat muda. persis sekali seperti itu. ngajaknya ke kamar terus." kata Bu Hilya kepada anak lelakinya.

"Hehe, namanya juga pengantin baru Mah." ucap Alvin

Alvin dan Nisa berpamitan untuk ke kamar terlebih dulu.

"Pah, lihat tuh anakmu."

"Sudah biarkan saja Mah, biar cepat jadi." ucap Pak Alex

"Astaga, Papah ngomongnya."

"Mamah paham betul kayaknya." ucap Pak Alex kepada Istrinya.

"Paham dong Pah" jawab Bu Hilya

Keduanya masih asyik mengobrol walaupun anak dan menantunya sudah tidak berada disana.

Alvin dan Nisa sudah ada di dalam kamar. Nisa segera melepas pakaian yang dia pakai dan menggantinya dengan piyama pendek.

Alvin terus menatap Istrinya yang begitu cantik dan terlihat sangat sempurna.

Jika saja aku di jodohkannya bukan sama kamu, mungkin aku belum bisa jatuh cinta. siapa coba yang tidak mau dengan wanita secantik kamu." batin Alvin sambil memandangi Istrinya.

"Mas Alvin, kenapa lihatin Nisa terus?" tanya Nisa

"Memangnya tidak boleh lihatin Istri sendiri." ucap Alvin yang masih fokus dengan arah pandangnya.

"Nisa malu loh di pandang seperti itu."

"Tidak usah malu-malu sayang. lagian cuma di pandang saja." ucap Alvin lalu dia menghampiri Istrinya yang sedang memoleskan skin care di wajahnya di depan meja rias. Alvin memeluk Istrinya dari belakang.

"Cantik sekali sih sayang, wangi juga loh." Alvin menghirup aroma rambut Nisa.

"Mas berlebihan memujinya."

"Tidak kok sayang, kamu memang cantik loh." kata Alvin memuji Istrinya.

Nisa membalikan badannya. dia dan Alvin saling tatap. Alvin mulai mendekatkan wajahnya ke istrinya hingga tak ada jarak sama sekali. Nisa hanya menurut saja yang di lakukan oleh suaminya. hingga Alvin menggiring Nisa ke tempat tidur dan merebahkannya disana.

Keduanya menghabiskan malam ini dengan memadu kasih. Alvin begitu merindukan saat-saat seperti ini. saat dia bisa sepuasnya bermesraan dengan Istrinya.

°°°

1
Rummi Vie_
💪
SEPTi
apakah Roy mau ngerjain Nisa??? oh No
Mamah zaki
salah nulis
Yuni Rahma
aldo atau Alvin sih namanya?
Sulati Cus
suami plinplan nurut si boleh tp soal rt y urusan mu ortu g boleh ikut campur
Dede Dewi
keren thor... diawal cerita udah disuguhi cerita yg bikin nyesek...moga entar endingnya bikin haru...hehe
Helen Apriyanti
yhhhh kok tamat.. kirain msih .. sukses trz dg krya" nya yh kk author...
Helen Apriyanti: iya nnti mmpir..
bca ny marathon lg hee
total 2 replies
Helen Apriyanti
km hrs puasa vin.. krn ibu mlhir kn msa nifas 40 hri .. hrs sbar vin hee
Helen Apriyanti
nisa kontraksi.. mau lhiran ntu
Helen Apriyanti
author sll slh mnyebutkn nma hee
Helen Apriyanti
hahaa yaa bgitu mood ibu hamil ..lagian alvin knp jg d mkn sate bumil hihiii
Helen Apriyanti
dasarr jalang anita mulai mnunjkan sifay aslinya mnjadi seoarg pelakorrr
Helen Apriyanti
bru nyadr bu hilya stelh mnyesal.. mmng pnyesln dtg ny blkngn ...
Helen Apriyanti
rasain. loh bu hilya makanya jd org tuch hrs sabar lh

emng nya org hamil gmpang kn trgntung d kasih nya sm Allah swt .
Helen Apriyanti
bu hilya trllu tergesa" gak sabaran ...emng org hamil sprti mkn cabe apa..
nyatanya nisa hamil.. tapi... jgn" trlnjur nikah sama c nita lg hadehhhhh hncur hatiku kata nisa .. ikut sedih aku thorr mrskn hti ny nisa
Helen Apriyanti
nisa hamil... jgn trlmbt donk ... sblm trjdi prnikhn dg c nita
Helen Apriyanti
wahhh nisa hmil
Helen Apriyanti
huhh dasarr bu hilya.. buat nisa hamil aj thorr jgn jd nilah sm c nita
Helen Apriyanti
jgn mau d madu nisha.. lbih baik cere aj
Helen Apriyanti
lagian ga tau malu bgt sih c anita .. mskipun d suruh bu hilya .. nolak kek dkit .. ga pny hrga diri.. dsarrrr plakor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!