NovelToon NovelToon
Relung Langit

Relung Langit

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Tamat
Popularitas:729.7k
Nilai: 4.8
Nama Author: Dhebay Mahendra

Tak semua yang kita inginkan harus sesuai yang kita mau. Mencintai tak harus memiliki, membenci tak harus membunuh. Seperti Itik buruk rupa yang menjadi angsa cantik.

Kekayaan bukan segalanya. Kekuasaan tak harus dipamerkan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dhebay Mahendra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 25

"Lepasin bro." Zoan mencoba melepaskan pelukan Gibran kepadaku.

"Biarin gue meluk dia sedikit lebih lama, An. Gue kangen sama dia, kemarin gue nggak bisa peluk dia." ujarnya dengan suara parau.

"Nggak bisa gitu, Bran. Dia bukan Priya yang lo tinggalin, dia seorang istri dari lelaki bernama Zeyden Thamrin. Dia klien lo, lo nggak bisa asal peluk gitu." ujar Zoan menyadarkan Gibran.

"Maaf.. Maafkan aku, Ka. Maafkan aku, my princess.. Sorry, sudah membuat kamu terluka." ujarnya sambil berlutut di hadapanku dan kemudian mencium kakiku.

"Bangun.." pintaku dengan lembut, tapi dia masih bersujud di kakiku.

"Bro, dia udah minta lo bangun, jangan sampe gue turun tangan." ancam Zoan dan kemudian dia bersimpuh di kakiku.

"Duduk dibangku Bran. Jangan bikin kita malu sama kelakuan lo." pinta Anyelir sambil membangunkannya.

Gibran pun bangun dari sujudnya dan duduk tepat dihadapanku. Air mataku rasanya ingin mengkhianatiku lagi, perlahan menetes. Segera kuseka saat Anyelir menatapku dengan tajam. Aku tidak tahu harus bagaimana menghadapi situasi ini. Ingin rasanya aku mengakhiri diriku sendiri.

Gibran masih terdiam dan menunduk. Kami bertiga jadi bingung harus bersikap apa. Kesunyian terasa semakin mencekam, aku takut sesuatu akan terjadi. Aku takut jika suamiku atau keluargaku melihat keadaanku saat ini.

Terlalu lama diam membuat aku bosan dan langsung mengajak kedua sahabatku untuk pulang. Baru berdiri dari bangku, tanganku sudah dipegangnya dengan erat. Aku mencoba menepisnya tapi terlalu kuat. Zoan yang melihat aku meringis kesakitan segara bertindak. Setelah cengkeraman itu terlepas, Zoan langsung merangkulku dan meninggalkannya sendirian.

***

Aku melewatkan makan malam bersama, di ruang keluarga. Aku tak melihat suamiku, segera aku masuk menuju kamarku. Disana aku melihat wajah suamiku agak merah, saat kudekati badannya cukup panas. Aku kaget mendapati suamiku sakit. Saat hendak keluar untuk mengambil air dan obat, aku ditarik kedalam pelukannya.

Sikap suamiku sangat aneh malam ini. Dia menerjangku sampai aku tak bisa berkutik. Seperti orang kesetanan, dia mencumbuku dengan sangat kasar. Aku meronta tapi apa dayaku, karena lelah aku hanya pasrah pada nasibku. Aku menangis dan ia tidak peduli dengan suara tangisku.

Malam itu aku resmi menjadi milik Zeyden seutuhnya, walau bukan berdasarkan kemauan hati kamj berdua. Aku menangis sepanjang malam dan suamiku terlelap disampingku. Aku hanya bingung ada apa dengan suamiku semalam. Kenapa dia bisa sampai seperti itu.

Kini aku terlelap setelah sholat subuh tadi. Suamiku mengecup keningku, sebelum dia pergi kerja. Aku bingung kenapa semua terjadi padaku. Kenapa Zeyden tega merampas keperawananku disaat aku belum siap.

***

"Pagi, Bun." ucap Anyelir saat memasuki ruang makan.

"Pagi sayang." balas Bundaku sambil mencium pipi sahabatku.

"Princess kita mana Bun? Kok nggak keliatan." tanya sahabatku bingung karena aku tidak ada diantara mereka.

"Masih tidur." sahut suamiku yang baru tiba disana.

"What? Si nyonya itu masih tidur? Sedangkan suaminya sudah siap mau berangkat." gerutunya dengan muka masam.

"Eh, nggak apa-apa deh dia masih tidur. Gue ada perlu sama lo, Kak Zey. Bisa ngobrol di depan sebentar?" ucapnya dengan santai.

"Baiklah, sekarang aja ya." ujarnya meninggalkan ruangan itu.

***

Zeyden dan Anyelir sudah berada di dekat kolam renang. Mereka duduk di bangku dan sempat diam.

"Gue mau bantuin kalian urus resepsi. Gimana kalo gue aja yang berhubungan dengan WOnya. Biar kalian nggak usah repot?" ujar Anyelir dengan senyum tipis.

"Hm.. Kenapa?" tanya Zeyden sedikit penasaran.

"Kalo lo berdua yang urus, kapan gue dapet ponakan. Jadi lo duduk santai, gue handle semuanya. Lo berdua tinggal dateng pas fitting baju atau liat dekor. Makanan gue yang cobain juga. Oke." Ujarnya dengan semangat dan Zeyden hanya menganggukkan kepala.

Anyelirpun bahagia mendapat persetujuan dari Zeyden. Usaha dia buat menjauhkan Gibran dan Priyanka bisa berhasil. Dia tidak mau kalau aku kembali dekat dengan Gibran.

Anyelir sudah muak dengan kelakuan Gibran terdahulu.

1
Resi
tamat nya kok nanggung amat. trus nasib anak2 yg mau di tolong rakha gmn.
T.N
ceritanya menarik yu lanjut
Ninuk Wahyu Widayati
Lho.. Kok banyak mantan nya, memang cinta mati nya ke berapa orang.. Kok jadi agak aneh priyanka nya
Resi
kapan up lg kak udh lama lho gak ada sambungan crta nya.
Nani Kurniati
jadi pengen punya kakak
DewiSee
ih...maruk amat pengen dua"nya
udah tinggalin aja cowok kayak gitu mah
#gemes deh
DewiSee
awal yg menarik
like 👍 & go to fav ❤
Resi
kapan Up kok mlh end.
Zulianik Anik
kangen lho thor
Dhebay Mahendra: aq juga kngen. maaf ya lama gak nongol
total 1 replies
EmmaQu££n
di kasih obat sama papa dan kakak kembar biar cpt gol 😂
EmmaQu££n
ga kuat bacanya
EmmaQu££n
dih... no komen lah, mungkin masalah ini baru sebesar batu kali.... ga tau masalah batu gunung nya kaya apa
EmmaQu££n
dih.. jgn bilang ujung2 nya balikan lagi sama Aidan ya... ga rela aku tuh, udh klop ama Zayden.
EmmaQu££n
dan ya benar... di jodohkan 😂
EmmaQu££n
di jodohin??
EmmaQu££n
iyuihh... jijay nih cowo. tp bagus juga sih, ketahuan sebelum menikah, dan Priyanka ga rugi2 amat ninggalin nih cowo.
rieka
kakak lanjut donk
Dhebay Mahendra: ditunggu ya gaes
total 1 replies
Silvy mawon
ada apa dengan duwika, kok di tarik ke jalan yang benar
hafizh ikhwansyah
seneng kyny punya kakak laki2☺️
Realme Sintang
lebay nangis mulu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!