dewasa itu bukan kita bisa melakukan semuanya tapi dewasa adalah ketika kita bisa membedakan yg mana yg salah dan yg mana yg benar
kita tidak melakukan yg salah dan berusaha melakukan yg benar walau itu sulit tapi itulah dewasa
masa masa yg talah berakhir
kisah cinta yg tidak akan pernah terlupakan orang orang punya kisahnya sendiri
kenangan terindah yg pernah aku lalui adalah katika aku bermimpi panjang yg sangat indah dan aku berharap dunia yg kelam ini tidak ada lagi saat aku bangun
tapi ternyata aku salah
hidup tetaplah hidup
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon saljung, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
episode 25
harii sudah semakin malem sangat indah ada bintang dan bulan dingin dan juga hangat saling menyelimuti mereka
"di sana itu aku yg akan menjadi bintang dan kamu bulannya"
"kenapa kamu yg jadi bintang aturan kamu yg jadi bulan bukan"
"aku gk mau seperti bulan kalau tidak ada bintang pasti dia merasa kesepian dan ditinggal mulu"
"berarti aku dong ngerasain itu aku gk mau aku pengen sama kamu mulu"
"tapi gk bisa kita itu banyak bedannya dari kalo kita jodoh tuhan pasti bakal nyatuin kita kok tenang aja"
"tapi aku gk mau kita berpisah"
"aku akan mencoba untuk meminta izin sama orangtua aku sekali lagi semoga mereka bisa menerimannya"
"tapi jangan durhaka kalau kamu gk diizinin"
"iya" diapun tersenyum
di saat mengingat itupun tersenyum rasannya seperti kembali lagi tapi ingatlah kembali semuannya
"***kalo kaya gini aku mendingan pisah aja sama kamu dari pada kamu harus durhaka sama ibu kamu"
"tapi syah aku cinta sama kamu"
orang itupun tetap pergi berlari pergi sambil meneteskan air matannya setiap ia berlari
"KESYYAH" ucap seseoarang yg berlari mengerjar orang yg menangis karnannya
*syah aku mohon aku ingin bersamamu tuhan aku ingat hal yg paling beruk didunia adalah mengharap kepada manusia dan itu sangat menyakitkan tuhan tolong aku* gumannya sambil mengejar orang yg dia sayang sebelum kehilangan jejak
*jika aku bukan jodohmu pergilah mungkin aku bukan orang yg baik jujur aku sangat mencintaimu tapi takdir berkata lain mungkin kalau aku bisa mengubahnnya aku ingin senantiasa bersamamu aku selalu mencoba melupakanmu dari pikiranku tapi aku selalu tidak bisa..... banyak momen momen dan janji janji yg kita buat sehingga menjadi kenangan di hatiku sakit rasannya* ucapnnya dalam hati sambil menghapus kasar air matannya dan terus berlari tanpa melihat arah belakang seseorang yg sedang mengejarnnya
BRUUKKK.....
ia pun berhenti mendengar itu
"selamat tinggal maaf" guman seseorang yg sudah tau sebentar lagi ajalnnya menjemputnnya
"HAH huuf huuff hiskk" seseorang itupun berhenti lalu berbalik diapun terkejut dan menggeleng gelengkan kepalannya sambil menutup mulutnnya tidak percaya
.............
"pergi kamu dari sini kamu memang anak pembawa sial yg selalu bikin anakku terluka sono.... mending kamu pergi dan jangan pernah bertemu dengan anakku lagi" ucap seseorang yg mendorongnnya untuk pergi dari sini
"maaf maaf" orang itupun hanya bisa berguman menguxapkan kata maaf lalu duduk dan merenung.......
_________________
_________________
________________
air mata itupun jatuh dari mata kiri lalu kanan sangat kejam masa lalu itu melihat langit bagaikan mengingat masa lalu yg kelam air mata pun terus berjatuhan sambil melihat bintang dan mengingat masa lalu
"rai" vina yg duduk di sebalah raisyah melihat raisyah menjatuhkan air matannya sambil terus melihat ke langit vina tau apa yg di pikirkan raisyah
"rai yg sabar ya gua tau lu terteken banget pokoknnya kita harus berhasil biar dia kembali" ucap vina memeluk raisyah mencoba menenangkannya
"hiskk..... hiskk..... sakit vin sakit rasannya sangat sakit gua terus nginget itu mulu" guman raisyah pelan hanya bisa dengan suara lirihnnya itu
"rai udah" ucap vina yg memeluk raisyah semakin erat
"kenapa sama raisyah" ucap para lelaki bersamaan
"gk tau gua juga gk tau raisyah langsung nangis rai lu kenapa" tanya khalisa dan bilqis semuannya pun melihat raisyah
sementara vin dan juga vero hanya melihatnnya saja
"udah udah gk papa raisyah nangis cuma gara gara kangen kok udah ini udah mau jam 12 kan mendingan kita nungguin kan mau jatuh bintangnnya" ucap vina
"eh bintangnnya jatuh waw..... indah banget jujur gua baru ngeliat yg satu ini dan indah banget" ucap naura
"mana mana" ucap adang dan kevin
"itu elu sih kagak liat kan cepet banget jatohnnya" ucap bilqis
"udah rai tuh yuk kita buat permintaan jangan sedih lagi" ucap vina
raisyah pun mengahapus air matannya mencoba tersenyum diapun dan mereka bersama sama melihat bintang jatuh dan membuat keinginan di dalam hati
.................................
.................................
.................................
keesokan harinnya...........
mereka semua sudah pada bangun dari tenda dan sudah mandi tentu saja di hutan ini ada danau jadi mereka bisa ngambil air dan mandi air di danau itu sangat bersih
"eh kalian bawa pop mie kan nih airnnya lagi di rebus nanti kita seduh mie" ucap kenzo
"bawa lah kan disuruh biar gk kelaperan" jawab bilqis
"ya iya walaupun nanti kesakitan" ucap kenzo
"ya bodo amat lah yg penting kenyang nih perut" ucap bilqis
"eh..... lu mha.... makan mulu tapi badan tetep ceking kurus kerenting" ucap kenzo
"aaabodo amat...." ucap bilqis
merekapun bersama sama menyeduh mie
dan makan bersama sama
"uaaa... panas eh nanti abis keluar dari gua ini kita mau langsung ke tantangan seterusnnya apa istirahat dulu" ucap kevin
"is..... eh jangan kita langsung aja ke babak selanjutnnya biar urusnanya cepet selesai" ucap vina vina yg tau raisyah ingin cepat cepat bertemu dengan kekasihnnya itu diapun tidak mau istirahat dan ingin membahagiakan sahbatnnya
"loh kok gk istirahat sih" ucap mereka kecuali raisyah vero dan Vin
"ih kok vin kita istirahat dulu lah biar ada tenagannya buat ngelewatin yg selanjutnnya" ucap khalisa
"iya nih kita cape ke hutan kehutan....... jalan jalan dari pagi sampe malem..... udab cape...." ucap ojam
"em em" ucap yg lain hanya menganggukan kepala
"iya vin kasian mereka" ucap raisyah
"enggak rai udah pokoknnya kita gk ada istirahat istirahattan inikan juga istirahat kalo kalian gk mau cape gk mau ikut yaudah sono biar gua sama raisyah aja" ucap vina
"eh jangan gitu ya udah kita ikut dah ngalah" ucap Vin
"iya dah kita ikut pasrah aja" ucap naura merekapun jadi tidak semangat tapi hanya sebentar semua pun kembali lagi seperti semula
setelah makan akhirnnya mereka
memberekan semuannya tenda pun sudah di berekan beristirahat sebentar setelah istirahat merekapun lanjut berjalan
........
.........
.........
.........
...........
"et dah jalan lagi jalan lagi hutan lagi hutan lagi udah malahan cape"
"iya ya tuhan sumpah ini cape banget abis ini gua pokoknnya mau liburan kemanapun istirahat cape banget sumpah"
"iya ini arahnnya sebenernya kemana sih kita kok gk nemu nemu mulu ini perasaan udah beberapa jam loh kita jalan tapi gk ketemu juga tuh jalan keluar"
itulah yg mereka keluhkan
"eh iya yah apa jangan jangan emang mereka yg masuk hutan ini bisa kabur dari kakek kakek itu tapi bisa aja mereka tersesat kaya kita gini" ucap khalisa
"iya sih bener juga ah pokonknya kita harus nemuin jalan keluar gua gk mau menua dan mati di sini" ucap kenzo
"iya dikira lu doang kita juga gk mau kali" ucap bilqis
tak beberapa lama mereka berjalan memang sudah ber jam jam akhirnnya mereka..........
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
bersambung........
aku sentiasa menunggu