NovelToon NovelToon
Si Gendut Kesayangan CEO

Si Gendut Kesayangan CEO

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen
Popularitas:286.8k
Nilai: 5
Nama Author: Dedels

"Aku tidak memperdulikan tentang fisikmu, aku harap kamu mencintai dirimu sendiri seperti aku mencintaimu" ucap CEO itu.

Hai semuanya, terimakasih sudah mampir ke novelku, aku harap kalian suka dengan novel pertamaku ini yang berkisah tentang kisah cinta rumit antara dua sejoli Maudy dan Aditya. Selain menghibur, novel ini juga banyak terdapat pesan moral dan motivasi untuk para pembaca.

Jika berkenan saya ingin meminta dukungan sahabat sekalian, dengan cara like, komentar, dan vote novel ini, agar saya terus bersemangat dalam melanjutkan alur ceritanya.

Pesanku:
"Dont be Insecurity, Wanita akan diperlakukan seperti ratu, jika bertemu lelaki yang tepat"

Selamat membaca~

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dedels, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

EPS. 25

Maudy naik ke mobil, dengan perasaan takut, gelisah, senang, semua jadi satu. Ditambah lagi keberadaan bunga yang membuatnya semakin tidak nyaman.

Melihat ekspresi wajah maudy yang panik, aditya tersenyum kecil. Tapi disisi lain dia juga merasa iba, tak tega melihat wanita kesayangannya bersedih. Semua dilakukan aditya demi kebaikan maudy, agar maudy lebih bisa menghargai waktu, tidak ceroboh terus, dia ingin maudy tau, bahwa dunia kerja ini adalah dunia yang kejam, apalagi dunia bisnis.

"Kenapa kamu bisa terlambat? Bangun jam berapa kamu?" tanya bunga.

Maudy tak menjawab pertanyaan bunga, dia hanya menundukkan kepalanya.

"Kamu punya mulut kan? jawab pertanyaan saya!" tegas bunga.

"Mm-ma-maaf, kak" ucap maudy.

"Saya ini bertanya ya, bukannya jawab. Huhh, susah dibilangin kamu ini, lain kali jangan ulangi lagi!" ujar bunga.

"Iya kak" ucap maudy.

"Mau di apain anak satu ini pak aditya? Badan aja yang gede-." Aditya memotong pembicaraan bunga. "Sudah, cukup!" ucapnya

Suasana di dalam mobil menjadi sangat canggung, bahkan untuk bernafas saja rasanya menjadi sangat menakutkan, apalagi untuk melakukan pergerakan. Setiap hal yang dilakukan maudy, selalu saja salah di mata bunga.

"Pak, kalau ada tempat makan tolong berhenti, saya ingin sarapan" ucap Aditya kepada supir nya.

"Tapi pak, bukannya tadi dikantor-." ucap bunga. Aditya memotong pembicaraan bunga. "Ibu bunga, jangan banyak bertanya" tegas aditya.

Mendengar perkataan aditya, bunga merasa sedikit kesal. "Hemm, pasti dia ngelakuin ini semua, demi si gendut ini! jelas-jelas di kantor tadi aku lihat dia sudah makan. Nyebelin, liat aja ntar!" gumam Bunga dalam hati.

"Wah, alhamdulillah deh, kebetulan nih, belum sarapan, malah perut udah mau krucuk-krucuk dari tadi. Tapi ... bersama mereka--" gumam maudy dalam hati. Sambil memegang perutnya.

Mereka pun, sampai di salah satu tempat makan, lokasinya tidak terlalu jauh dari mess karyawan. Lalu mereka memesan makanan, dan menyantapnya. "Kamu yakin cuma minum air mineral saja?" tanya aditya pada bunga.

"Iya pak, saya sudah makan tadi pagi. Ntar gendut lagi kalau makan kebanyakan" ucap bunga. Sambil menatap maudy, dengan mimik wajah mengejek.

Maudy hanya terdiam, dia tak menanggapi ucapan bunga. Dia tetap melahap makanannya, walaupun sebenarnya dalam hati dia merasa sangat tersakiti dan malu, di rendahkan di hadapan orang yang dicintainya.

Aditya menyadari perubahan sikap maudy. "Kamu kenapa?" tanya aditya.

"tidak apa-apa pak" jawab maudy.

Setelah selesai makan maudy pergi ke toilet, sesampainya di toilet, dia berkaca, sambil memandangi tubuhnya yang gendut dan berisi, berputar didepan kaca, mencubit lipatan lemak yang ada di perutnya, dan mengempiskan pipinya. Tak lama kemudian ada seseorang yang masuk kedalam toilet, lalu dia tertawa melihat maudy yang sedang asik memandangi dirinya dari dalam kaca.

"Gendut, sadar kan, kalau lu itu, gendut dan jelek, tak pantas berharap dengan sosok sempurna, seperti aditya. Sadar diri dong, tu lihat kaca didepan mata lu, kira-kira siapa yang pantas mendampingi aditya?" ucap bunga. Lalu dia meninggalkan maudy dengan rasa sedihnya.

"Apa salah aku mengagumi seseorang? apa orang gendut gak boleh jatuh cinta dan bahagia? apa salahnya punya tubuh gendut? Tapi ... sepertinya, apa yang dikatakan kak bunga memang benar, apa pantas seseorang seperti aditya, pantas, didampingi seseorang seperti ku?" gumam maudy dalam hati. Dengan perasaan sedih, menatap pada pantulan dirinya, di dalam kaca.

*krinngg ... kringg ... kringg*

Handphonenya berdering, maudy segera mengambilnya dari dalam tas. Ternyata itu adalah panggilan dari aditya.

"Haloo"

"Kamu mau ditinggal? ke mobil sekarang!" tegas aditya.

Telponnya terputus, maudy menghapus air mata dan mengatur nafasnya, untuk menyembunyikan perasaan sedih di hatinya. Setelah memastikan semua baik-baik saja, maudy bergegas keluar dari toilet menuju parkiran, kembali melanjutkan perjalanan ke kebun kopi.

Disepanjang jalan, maudy di suguhi pemandangan yang sangat menyebalkan. Karena bunga selalu berusaha mencari perhatian aditya, bahkan di pertengahan jalan, dia tertidur dan kepalanya bersandar di pundak aditya. Walaupun aditya terlihat risih dan tidak merespon sikap bunga, tapi, tetap saja, pemandangan ini semakin membakar hatinya, dia berfikir bunga dan aditya adalah pasangan serasi. Aditya merupakan sosok yang tampan, sukses, dan mandiri. Dan Bunga juga sama, dia cantik, tubuhnya ideal, berasal dari keluarga kaya.

"Hmm, kenapa dunia begitu tak adil. Keberuntungan selalu berpihak pada mereka yang memiliki kelebihan, seperti wajah yang cantik, harta yang banyak, tapi tak berpihak pada orang sepertiku, wanita dengan kelebihan berat badan" gumam maudy dalam hati.

1
Yaffa Rahmadany
bagus banget ceritanya
Chi-Chi Heriyati
ceritanya sangat menarik
Wiliam Zero
Novelnya bagus
Jasmin Melor
Luar biasa
Sulistiowati
up lgi thor
Salwa Fauziah
gak ada lanjutan
Prolice Sadarita
haaaaaaa maudy tak kuat godaan,
Prolice Sadarita
ada penyakit apa maudy pingan terus lemah. sekali sebel
Prolice Sadarita
thor klu lain kali buat cerita wanitanya yg stong, tipe pemberani dan tegar walau byk masalah yaa ,biar greget gitu loh, ini bagus tapi kurang greget aja
Ade Bungsu
lama amat up cerita thor
Prolice Sadarita
kk seneng dg ceritamu bagus tapi maudy itu terlalu lemah jadi bahan bullyan deh, lain kali buatlah cerita wanita yg smart dan stong dong, tetap semangat thor,
Prolice Sadarita
kenapa maudy tak melawan klu di bully, lawan dooong, kesel deh penakut sekali dan lemah, dikit 2 pingsan
Prolice Sadarita
akupun gemuk, apa i ya ada pemuda ganteng, tajiir yg mau sama org gendut ya, kk gendut karena sdh menikah dan mempunyai anak, karena kb jadi gemdut, tapi alhamdulillah kk sdh 35 tahun menikah suami tetap setia, gendut tidak masalah katanya yg penting sehat, mudah2 pernikahan kami berakhir sampai maut memisahkan kami dan tetap sll setia selamanya aaamiiin
Kitty Kawaii
kapan up lagi kak?
Mrs. Alo
masuk akal koq cukup masuk akal,. kalo cwo yg merasa pnya tanggung jwab dy pasti usahain dulu tujuan utama dy , krna apa yg dy lakukan saat inipun ttp utk wnta yg dicintainy agar bs membuat dy bahagia bukan,. ya memang butuh pengorbanan besar utk mencapai tujuan terbaik☺
Ahmad Haidir
kapan ne Thor up lagi
sumardani yati ori
setau saya orang gendut seperti saya ga on...on...bingit🤨tapi suka2 yang nulis dah mungkin pernah nemu sdm big body seperti maudy
sumardani yati ori
maaf .....saya gendut tapi ga stupid jadi cewek gendut bukan harus nahan marah dan mau di hina smart B4.....behavior,beauty,brain and big.....body...heart but not STUPID
Ahmad Haidir
lanjut Thor....
fatmanakiki
upp..yg banyak dong thor...sudah sekian purnama menanti kelanjutan kisah maudy dan aditya😥😥
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!