NovelToon NovelToon
Key And Bian

Key And Bian

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:12.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: LaSheira

Selamat Membaca kisah Key And Bian 💖💖

Takdir masa lalu Presdir Adiguna Group dan seorang model bernama Jesika, telah membuat sebuah benang kusut untuk kehidupan anak-anak mereka.

Key dan Bian dua manusia yang mengenal arti cinta dengan cara berbeda. Semua terasa sederhana jikalau itu hanya tentang rasa mereka berdua. Tentang cinta berbeda status, tentang orang ketiga. Namun takdir masa lalu orangtua telah menyeret mereka dalam hubungan rumit tentang penghianatan, tentang ibu yang tersakiti, tentang kebencian yang diwariskan.


Dan bagaimana kalau takdir masa lalu itu memunculkan seseorang, anak yang tak diketahui. Dari situlah rumitnya takdir masa lalu itu akan terurai.

Akankan cinta Key dan Bian bersatu menuju perayaan?

Akan ada banyak tawa dan bahagia, namun juga akan ada airmata.

selamat membaca 🤗🤗

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon LaSheira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pesta (Part 5)

Pintu ruangan VVIP tempat Yuna

menunggu terbuka. Semua anggota keluarga sudah hadir. Adiguna Sanjaya muncul

dengan wajah berwibawa, dan tanpa alasan yang jelas wajah itu terlihat bahagia.

Yuna Selendra menggandeng tangan anaknya dengan penuh percaya diri. Bian

berdiri dengan wajah datar. Ia selalu menunjukan raut seperti ini pada

orang-orang di dekatnya. Ia memberi salam pada ayahnya  yang baru masuk tanpa ekspresi.

“ Apa ibu terlihat cantik hari ini.” Tanyanya pada Bian. Masih melingkarkan tangan dilengan putranya.

Menunjukan pada suaminya, betapa dekatnya ia dengan putra semata wayang

Adiguna. Putra satu-satunya yang diakui dunia.

“ Ibu selalu cantik di mataku.

Benarkan yah?” dia bertanya pada ayahnya. Adiguna sudah duduk. Bian memancing

keadaan. Paman Haryo, sekertaris ayahnya yang sekaligus ayah Anjas mendekat.

“ Paman yakin, kamu sudah sangat

paham pentingnya acara ini bagi  perusahaan, jadi paman harapkan semuanya bisa terlaksana sesuai rencana. Apa kamu juga berfikir demikian Bian?”

Bian tersenyum. “ Aku tahu Paman.

Silahkan umumkan pertunanganku hari ini, aku tidak perduli.”

“ Apa! Pertunangan?” sekarang

ibunya Bian yang terkejut. Dia yang sudah duduk berdiri dan mendekat ke arah

suaminya. “Kenapa tidak mengatakannya kepadaku? “

“ Apa? Tentang pertunangan? Ini

masalah perusahaan, sebaiknya tidak perlu ikut campur.” Kata Adiguna dengan

datar.

“ Apa! Perusahaan! Ini pertunangan

anakku, bagaimana bisa kamu mengatakannya sebagai bagian dari pekerjaan.” Dia

meledak. Bian adalah senjata satu-satunya yang ia miliki untuk mengalahkan

keangkuhan suaminya.

“ Sudahlah Bu, ayah benar,

pertunangan ini hanya bagian dari pekerjaan. Kenapa diributkan.” Bian melerai

santai. Dia tahu, sebenarnya ini salahnya juga, dia tidak bertanya atau memberi

tahu ibunya. Karena dia berfikir bahwa ibunya tahu, karena dia sangat menyukai

Amanda. Tapi Bian  tidak menduganya,

bahwa ibunya sama sekali tidak teribat dalam pertunangan ini.

“ Diam bi. Jadi kalian sama sekali

tidak menganggapku.” Yuna lebih gusar ketika Bian dengan entengnya mengatakan

itu.

“ Nyonya, tolong tenanglah.” Paman

Haryo berusaha berbicara dengan penuh wibawa, namun sia-sia, wanita itu

tersulut amarahnya.

“ Paman, apa Paman tidak mengerti

juga bagaimana perasaanku saat ini. Anakku akan bertunangan, dan suamiku

mengatakan bahwa ini bukan urusanku, bahwa ini hanyalah urusan perusahaan.

Lantas, siapa yang tidak boleh marah.” Lebih keras lagi dia mendebat, menuding

wajah suaminya. Sebagai ibunya seharusnya dialah yang paling tahu, seharusnya

dia menjadi orang yang paling bahagia dan bangga sekarang. Tapi apa, dia malah

merasa sehina ini.

“ Lalu apa yang kamu mau sekarang?”

Saat Adiguna mengatakan itu,

mulutnya terkunci. Dia tidak tahu apa yang dia inginkan saat ini. Dia hanya

merasa jika, dia marah, dia menang, dia bisa merasa puas. Itu saja. Wajah

tenang suaminya selalu membuatnya kesal. Itu yang menyulut emosinya sebenarnya.

“ Sudahlah Bu, duduklah, kamu tidak

akan menang bicara dengannya.” Bian menunjuk ayahnya dengan ekor matanya.

Akhirnya Yuna memilih duduk,

sekarang dia duduk agak menjauh, memandang anaknya dengan kesal.

“ Jangan menatapku seperti itu Bu, aku pikir

ayah sudah memberitahumu. Aku juga tidak perduli dengan pertunangan ini.” Bian

punya kambing hitam untuk menyelamatkan dirinya. Yuna menatap suaminya dengan

penuh kebencian. Bagaimana mungkin laki-laki itu melakukan semua ini, dia

benar-benar tidak mengangap dirinya sama sekali. Dalam ingatannya berkelebat

sebuah senyum, senyum yang sangat ia benci. Namun tak lama wajahnya berubah

pias, jika mengingat senyum itu, ada warna darah yang juga secara jelas muncul

setelah menghilangnya bayangan Jesika di pelupuk matanya..

“ Ibu  masih marah?” Bian mendekat. Duduk di hadapan

ibunya.

“ Tentu saja.”

“ Aku tidak perduli dengan pertunangan

ini Bu, bukankah Ibu tahu hubunganku dengan Amanda seperti apa. Biarkan saja

semua berjalan sesuai dengan rencana perusahaan, toh memang itu yang

semestinya kan.”

Yuna melihat wajah putranya iba,

bagaimanapun ia merasa kasihan dengan nasib Bian selanjutnya. Anaknya memang

selalu bisa tersenyum dan bersikap biasa di hadapan orang lain. Namun sebagai

seorang ibu, ia bisa tahu, ada apa di hatinya yang sebenarnya. Karena

sebenarnya dialah yang menyumbang poin paling besar dalam pertumbuhan Bian. Dialah

yang sudah membuat Bian seperti sekarang ini.

Hidup dengan kepalsuan dan kebencian.

BERSAMBUNG................

1
Nurma Sadiah
cie yang seneng di posesif🤣
Abizar Alfarizki
hadeeh bian 🫩
Nurma Sadiah
wow ternyata bian dan basma adik kakak😄
Nurma Sadiah
mau bakso🤤 apalagi makannya bareng orang kaya bian
Septi Msi Yogyakarta
halo kak author
aku rindu dgn krya2 mu
Nurma Sadiah
amanda sama anjas aja, cocok👍
Nurma Sadiah
ih sakit banget sih klo jadi manda/Sob/
Nurma Sadiah
happy ending😍
Mahendra Sari Anwar
kak,,ko blm ada lg cerita yg baru?
aku selalu tgu lohhh cerita nya🔥🔥🫶
love love love berkobon² nanas kan🫶
Mahendra Sari Anwar
maui lagiii🔥🫶
Maryam Husain
luar biasa
Putriani
izin mampir yah😍
☠Arin_
aku suka final ending yg bahagia gini
☠Arin_
the end🙏
☠Arin_
waaaah mau pamer🤣🤣🤣
☠Arin_
Senengnya🤣🤣🤣
☠Arin_
Sedih aja
☠Arin_
plong
☠Arin_
wah kena deh🤣🤣🤣
☠Arin_
😭😭😭😭masih berlanjot
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!