langsung di baca saja ya...🙏🙏
ini cerita sedikit menguras emosi karena banyak nya pelakor di dalam cerita ini....
Rania mendapati suaminya menghamili wanita lain saat dia masih dalam masa nifas sesudah melahirkan bayi mereka,akan kah Rania memilih bertahan atau malah bercerai???
ikuti kisahnya dalam novel ku Hasrat suamiku,jangan lupa tinggalkan jejak nya...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zian hafiz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 24
" Abi di mana istriku?" bentak Fajar masuk kedalam ruangan Abi
" kamu bisa sopan nggak mas" ucap Abi marah
" aku tanya sekali lagi di mana istriku kau sembunyikan?" tekan Fajar
" istri mu yang mana? Alya atau Laila aku lupa kau banyak istri" sindir Abi
" jangan bermain-main dengan ku bi,aku bisa saja menghancurkan mu" ancam Fajar
" coba saja kalau bisa,aku ingin melihat seberapa besar kekuatan mu" tantang Abi
Fajar mencengkram kuat kerah baju Abi
" mas... apa-apa kamu" pekik Alya melihat Fajar akan menghajar Abi
" kamu jangan ikut campur Al,aku tau sejak awal kamu menyukai Rania,tetapi dia memilih ku,kamu harus bersaing sehat Bi jangan seperti pahlawan begini "bentak Fajar
" apa...mas Abi menyukai Rania,kenapa Rania banyak di sukai lelaki sementara aku,hanya menjadi pemuas nafsu lelaki" batin Alya
" aku tidak pernah merasa menjadi pahlawan,aku ada untuk Rania itu semua juga karena kau yang tidak peka terhadap nya,saat ini kau punya Alya dan Laila jadi kau urus mereka jangan lagi cari Rania" tegas Abi hendak keluar meninggalkan ruangan nya
" Rania istri ku bi,aku lebih berhak atas dirinya dari pada kamu,kami akan kembali bersama" pekik Fajar
" mas siapa lagi Laila,,ada hubungan apa kamu dengan nya?" tanya Alya
" kamu bukan siapa-siapa ku,jadi jangan terlalu ikut campur urusan pribadi ku" ingat Fajar
" aku calon istri mu mas" pekik Alya
" iya...calon istri dalam mimpi" ucap Fajar sinis lalu ikut keluar dari ruangan Abi
" mas......mas...." pekik Alya tapi tak di hiraukan Fajar
" aarrrrggg.... brengsek kamu Fajar siapa lagi Perempuan bernama Laila,aku pikir.setelah mbak Rania pergi kamu akan utuh menjadi milik ku" gumam Alya kesal
***
Rania Bekerja mengawasi semua karyawan kafe,ada beberapa karyawan yang mengunjungi nya karena baru bekerja sudah mendapatkan posisi yang enak....
Abi datang untuk melihat Rania
" bi.. kenapa kemari?" tanya Rania heran
" mau makan,di kantor tidak ada kerjaan" alasan Abi padahal setelah bertengkar dengan Fajar tadi dia kepikiran terus dengan Rania
Rania meminta pelayanan menyiapkan makanan untuk Abi dan dirinya
" makan dulu sini bi" ajak Rania setelah makan di hidangkan
" Raziq sedang apa?" tanya Abi
" dia bobok, semalam agak sedikit rewel" jawab Rania menyuap makanan nya
" Ran...tadi mas Fajar mencari mu" ucap abi pelan
" untuk apa dia mencari ku,dia sudah punya dua selir yang harus di hidupkan nya,dan sebentar lagi akan punya anak" ujar Rania ketus
" kalau mas Fajar tidak mau bercerai dari mu dan meminta kalian bersama lagi bagaimana Ran?" tanya Abi
" belum aku pikirkan,saat ini aku ingin fokus pada Raziq "jawab Rania cepat
" kenapa tidak kamu tolak Ran,apa kamu masih berharap untuk bisa kembali pada mas Fajar" batin Abi menatap Rania
selesai makan Abi kembali lagi ke kantor,mood nya sudah membaik karena bertemu Rania
***
" aku harus bisa minta mas Fajar menikahi ku" batin Laila
"perutku akan semakin membesar apa kata orang aku tinggal bersama tiga lelaki tanpa menikah" lanjut nya
malam ini Fajar pulang dengan raut wajah kesal,dia masih belum mengetahui Rania dan anak nya ada di mana
" mas ini di minum" ucap Laila memberikan teh hangat pada Fajar
" kamu ingin menyogok ku?" ucap Fajar sinis
" mas,,aku ingin bicara baik-baik pada mu?"ucap Laila menampakkan wajah sedihnya
" apa?"
" perutku akan semakin membesar mas,tolong nikahi aku, meskipun hanya nikah siri tidak masalah,aku malu mas jika anak ini lahir tanpa ayah,apa lagi aku tinggal di sini bersama tiga pria,apa kata orang" ucap Laila menangis
Fajar tampak berpikir sejenak
" baiklah aku akan menikahi mu,tapi kau tidak boleh menuntut apa pun dari ku,jangan pernah mengatur hidupku,kau aku nikahi hanya karena anak itu,, tidak ada rasa cinta" tegas Fajar
Laila awalnya sedikit terluka dengan ucapan Fajar tetapi dia menyanggupi perkataan Fajar, Laila ingin mengambil hati Fajar agar dia bisa menguasai Fajar dan harta nya
" tidak masalah mas,tapi aku juga punya permintaan,biarkan aku melayani mu layak nya seorang istri " pinta Laila memohon
" baiklah,tetapi aku peringatkan jangan mencampuri urusan pribadi ku" ingat Fajar lagi
Laila juga hamil pasti ulah fajar
emang sih , dari awal gak ada wanita muslimahnya disini
apa Abi beneran gak tau kelakuan abangnya ya ...
kasian kamu Rania
istrinya lagi hamil tapi genjot juga wanita lain , zina lagi ...
pas Rania pulang dari kampung kerumah suaminya , eh ada Laila lagi hamil ...
ini si mertua mungkin tau kebejatan anak sulungnya...
semoga bangkrut beneran ....
ayo Aby beri perhatian terus untuk Rania ...
mau melahirkan normal ataupun SC sama aja , tergantung mengurus bayinya nanti ....
tapi pas negbaca kurang berasa ...
ini si Fajar selingkuh ...
saat Abi tau mungkin bakal di rebut kakak iparnya...