NovelToon NovelToon
The Fake Legend

The Fake Legend

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Action / Fantasi / Petualangan / Contest / System / Isekai / Dunia Lain / Barat / Tamat
Popularitas:157.6k
Nilai: 4.8
Nama Author: Rafi Rama Saputra

Genre : Fantasi, Isekai, Adventure, Action, Drama, Magic, Romance, Zero to Hero.

Arc 1 : Queen of the Death (chp.1 - 38)
Arc 2 : String of Distance (chp.39 - 61)
Arc 3 : Lore of GoldWar (chp.62 - 92)
Arc 4 : Spear and Angel (chp.97 - ??)

Sinopsis :
Izuru adalah seorang Nolep yang mati dengan mengenaskan memilih untuk hidup kembali di dunia fantasi untuk menjadi pahlawan, tapi itu tidak mudah karena takdir tidak terlalu memihak nya.

Walau begitu ini bukan hanya cerita tentang zero to hero, tapi juga cerita tentang pelajaran hidup banyak orang.

*Gambar cover dan beberapa yang di selipkan di dalam novel bukan milik author, yang mungkin akan hilang kalau artis tahu.
*Tindakan plagiat akan author atasi dengan tegas, tanpa bicara akan langsung author laporkan ke pihak noveltoon, jadi jangan macam-macam. (kalian bisa bantu author jika menemukan novel plagiat.)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rafi Rama Saputra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 24 - Sang Pahlawan dan Kehilangan

"apa!? Tidak mungkin..." Kata Izuru terkejut saat mengintip ke dalam lubang kunci kamar Iona. "Tunggu mereka hanya duduk dan bicara, tidak melakukan apapun yang aneh." Sambung Izuru.

"Ahahaha... Soalnya aku bohong." Kata Rin tertawa di belakang.

"Sialan kau, ini serius!" Kata Izuru sambil menarik bagian atas handuk baju yang sedang di pakai Rin.

"Ayolah, jangan anggap ini terlalu serius. Mereka paling hanya bicara antar teman saja." Kata Rin, lalu Izuru melepaskan pegangannya.

"Tidak bisa, posisiku sebagai ketua party ini terancam!"

"Ehe... Sepertinya kami sangat berharga." Goda Rin.

"Bukan seperti itu, ini namanya bersyukur! Syukuri apa yang ada, hidup adalah anugrah. Itulah yang aku maksud, aku harus terus mengawasi mereka berdua!" Kata Izuru lalu kembali mengintip ke dalam lubang kunci.

"Iya, semoga beruntung." Kata Rin pergi ke kamarnya meninggalkan Izuru di sana.

Sementara di dalam, Iona dan Shun sedang membicarakan sesuatu yang penting. "Pedang ini terus bersinar, aku sampai silau saat membawanya kemari." Kata Shun.

"Silau? Bukannya aku membawanya di belakang?" Tanya Iona.

"Iya, benar juga ya?" Jawab Shun tampak gugup. "Sial, lawakkanmu garing!" Kata Shun dalam hati.

"Kalau saja bukan karena pedang legendaris itu, aku pasti sudah mengusirnya sekarang." Kata Iona dalam hati. "Oh ya, sepertinya pedang ini bercahaya karena lonjakan energi sihir yang besar. Bisa di bilang, saat pedang ini menyala maka itu adalah saat-saat terkuat pedang legendaris ini." Jelas Iona.

"Owhh... Jadi ini bukan karena bermasalah?"

"Nggak bisa ngelawak diem aja lu!" Kata Izuru sambil terus mengintip ke dalam lubang kunci. Rin keluar dari kamarnya sudah memakai baju tidur, lalu memperhatikan Izuru yang masih di depan pintu.

"Hoy... Mengintip itu boleh-boleh saja, tapi setidaknya mandi dulu sana!" Kata Rin menyindir Izuru.

"Shhhh...! Jangan keras-keras, mereka nanti tahu!" Kata Izuru pelan.

"Kau sudah berapa hari tidak mandi?" Tanya Rin.

"Yah, sebenarnya setelah aku belum pernah mandi." Jawab Izuru.

"Hah... Yang benar saja? Berhenti bercanda dan cepat mandi sana! Bau mu membuat hidungku sakit." Kata Rin lalu pergi kebawah.

Di jalan kota di malam hari yang masih ramai seseorang berlari dengan wajah panik. Ia berlari menuju rumah IRI, ingat? Izuru, Rin, Iona (IRI!)

Ia mengetuk pintu dengan terengah-engah. "Permisi! Tolong buka pintunya!"

Rin lalu datang dan membukakan pintu. Di sana ternyata adalah salah satu anggota party Shun. "Ada apa? Kenapa kau terlihat panik?" Tanya Rin.

"Di mana tuan Shun!? Ini gawat, aku harus segera menemuinya!" Kata Gadis itu menerobos masuk. "Tuan Shun!" Panggil gadis itu, lalu pergi ke atas dan berpapasan dengan Izuru. "Permisi!" Kata Gadis itu menerobos Izuru yang sedang turun dari tangga.

Izuru hampir saja jatuh. "Siapa itu? Apa di dunia ini tidak ada etika bertamu?" Tanya Izuru.

"Sepertinya ini serius, ayo lihat!" Kata Rin naik ke atas melewati Izuru. Izuru lalu ikut ke atas.

"Ada apa Sayaka?" Tanya Shun sudah berada di luar kamar bersama Iona.

"Gawat, desa di dekat anda mencabut pedang legendaris itu di serang!" Kata Sayaka.

"Apa!? Bagaimana bisa, bukankah ada pelindung di desa itu?" Tanya Shun terkejut.

"Ternyata pelindung itu berasal dari energi pedang legendaris itu, jadi saat anda berhasil mencabutnya dan membawanya ke kota ini, pelindung yang melindungi kota dari monster hilang. Sekarang para monster mulai menyerang desa!" Jelas Sayaka.

"Apa, itu artinya ini kesalahanku?" Tanya Shun.

"Itu benar! Satu desa bisa hancur, bahkan semua warga yang tidak bersalah bisa meninggal karena mu!" Kata Izuru menyalahkan Shun.

"Kenapa kau malah jadi ikut-ikutan?" Tanya Rin.

"Itu benar, semuanya kerena aku." Kata Shun menyalahkan dirinya sendiri. "Aku harus menyelamatkan desa itu, ayo Iona!" Kata Shun lalu menggandeng tangan Iona, kemudian berjalan ke arah tangga.

"Ehh!? Apa-apaan kau membawa orang seenaknya!?" Tanya Izuru mengehentikan mereka.

"Kau tidak mengerti! Hanya Iona yang bisa menghentikan kekuatan pedang ini jika lepas kendali." Jelas Shun.

"Tapi kau tidak bisa membawanya! Sebagai ketua party nya aku tidak mengijinkannya!" Kata Izuru keras kepala.

"Aku tidak masalah, jika ini demi semua orang di desa." Kata Iona.

"Biarkan dia urus masalahnya sendiri! Itu kesalahannya, kita tidak ada hubungannya dengan itu!"

"Party kita berakhir sampai di sini." Kata Iona menundukkan wajahnya, sampai semua orang di sana terkejut dengan perkataan Iona. Dan di penglihatan Izuru terdapat sebuah tulisan, "Iona keluar dari party"

"Apa? Kau bercanda kan? Kau lebih memilih dia, aku orang yang bisa kau percaya, tapi kenapa kau memilih orang asing..!?" Tanya Izuru marah.

"Keegoisan mu itu sudah di luar batas, Izuru!" Teriak Iona. Seketika Izuru terdiam. "Maafkan aku Izuru, ini memang tugasku. Ini sebabnya aku datang ke kota ini, awalnya kukira kau adalah orang yang ditakdirkan itu, kerena ramalan itu mengatakan bahwa orang yang ditakdirkan untuk memiliki kekuatan pedang legendaris itu akan berada di kota. Tapi ternyata aku salah." Jelas Iona kembali mengangkat wajahnya dan memberitahu tujuan sebenarnya datang ke kota ini.

"Lalu kenapa...? Kenapa kau tidak keluar dari party ku sejak awal!?" Tanya Izuru.

"Karena bersama kalian, aku merasakan kenyamanan. Karena itulah aku bertahan di party, maafkan aku." Kata Iona sambil tersenyum ke arah Izuru.

Izuru hanya hanya terdiam. Ia tidak mampu mengeluarkan kata-kata lagi. "Jadi, kau akan meninggalkan kami?" Tanya Izuru sambil menundukkan wajahnya.

"Maaf Izuru. Aku juga akan pergi." Kata Rin. Izuru menoleh ke arah Rin dengan tatapan tidak percaya. "Aku tidak bisa melupakan impianku untuk menjadi seorang pahlawan. Aku akan pergi jika itu artinya impianku bisa jadi kenyataan." Kata Rin. Di penglihatan Izuru muncul lagi sebuah tulisan, "Rin keluar dari Party. Anda tidak lagi dalam party."

"Apa, kalian akan meninggalkan aku sendiri?" Tanya Izuru.

"Ayo kita pergi." Kata Rin, lalu mereka pergi meninggalkan Izuru di sana. Mereka berlari keluar dari rumah.

"Jadi, kalian lebih memilih orang itu?" Izuru berlari keluar ke arah Shun sambil mengeluarkan pedang pendeknya. "Jika begitu! Aku akan mengambil pedang itu, aku akan menjadi orang yang ditakdirkan..!" Teriak Izuru dan bersiap menyerang Shun. Mereka semua berbalik melihat ke arah Izuru yang tengah berlari.

"Izuru berhenti!" Kata Iona.

"Tidak akan pernah! Akulah yang seharusnya menjadi seorang legenda..! Hiyaaaaaa...!" Izuru menyerang Shun. Tapi dengan cepat Shun menarik pedangnya dan menebas pedang Izuru. Izuru terpental kebelakang dan jatuh di tahan, pedangnya patah menjadi dua dan jatuh tepat di depannya.

"Tolong, aku tidak mau menyakitimu!" Kata Shun.

Lalu Izuru mengingat saat Rin dan Iona memberikan pedang itu padanya. Izuru menggertakkan giginya dan melihat ke arah pedangnya yang sudah rusak itu. "Aku tidak butuh pedang yang utuh untuk mengalahkan mu...!" Teriak Izuru bangun lagi lalu berlari dengan pedangnya yang sudah terpotong setengah.

"Kumohon dengarkan aku!" Kata Shun lalu menendang perut Izuru sampai Izuru tersungkur kesakitan di tanah. "Aku harus menyelamatkan semua orang! Ayo kita pergi!" Kata Shun lalu pergi meninggalkan Izuru di sana.

Izuru masih kesakitan di sana, tidak ada siapapun yang menolongnya. Orang-orang yang melihat kejadian itu juga tidak menolong Izuru. "Kenapa? Kupikir Reinkarnasi akan mengubah hidupku. Tapi ini bahkan lebih buruk dari yang sebelumnya. Kenapa?"

Bersambung...

1
kaerxS
kapan update
kaerxS
kak lanjutin lagi pliss, kak aku suka banget ceritanya
Arkmist: sekarang author sudah pindah jadi tukang nggambar
total 1 replies
Wahyu Hidayattripoetra
gimana ini😮‍💨 thor di baca ulang sebelum di upload setiap tulisan di Chapternya
Arkmist: malas🙏
total 1 replies
Ezzara
Sungguh menyenangkan, ga bosen, menarik
Arkmist: makasih komennya, semoga betah baca sampai akhir
total 1 replies
Freaking Scary Bread
Izuru : saya kan mc nya, nanti juga pasti sakti :v
Arkmist: alasan mc isekai sering di kasih cobaan, soalnya klo gk gitu ngga bakal mau gerak wkwk
total 1 replies
Freaking Scary Bread
New Quest Discovered:
Look out for the mysterious guy on the 2nd floor of the Inn

sangat klise dan merepotkan :v
Freaking Scary Bread
hmmm mungkin bagusan kalok mau ngomong dalam hati itu pakek
'...'

kalok ngomong baru pakek
"..."

soalnya kan biasanya kan ngasik detail dia ngapain kan kek gini
"blablablabla" katanya
"blablablabla" batinnya

orang-orang bakal ngira kalok dia ngomong jadi nya :)
Freaking Scary Bread
jatuh dari kursi :v
Freaking Scary Bread
jeng jeng
I'm back, ternyata udh 7 bulan aku ga ada baca ini cerita o_o
tumben waktu senggang soalnya, nugas, nugas, lomba, nugas, akhirnya free time pakek baca novel
Arkmist: kaget lah, udh berapa kali ngilang
total 5 replies
Surya Putra
semangat😂🔥
Arkmist: agar bisa ngasah skill gambar juga bakal bikin ilust per eps
total 1 replies
⍣⃝⃞🌈ᶫᵒᵛᵉᵧₒᵤ★᭄᭄R⃟нǟᰔᩚянǟ☯︎⃟࿐❥
┻┳|―-∩ 💥🎉 tarraaaa ...
┳┻| ヽ ✾ 🆁‏‏‏🄷🅰✿🆁‏‏‏🄷🅰
┻┳| ● | hadir laghiiiii ....
┳┻|▼) _ノ kuy crazy up thooorr ...
┻┳| ̄ ) 🦎💮💦🍡🗯🐥🎼🎉
┳ミ( ̄ / salam maniizt ⭕🤭🤭⭕
┻┳T ̄| ✰᭄᭄ꦿ🦃⃝⃡Quͥeeͣnͫ🦉R⃟ʜᴀ✯⃟ྂ❦᭄᭄
Zeed Sparda
halo, makin banyak updatenya terakhir kesini heheh..
Arkmist: iya semoga nanti bisa selesai
total 1 replies
@apah 😒
ku mampir kak semangat
IG: Saya_Muchu
Next
Yukity
ikut tegang🤔
Yukity
oh tidak😱😱
Dinar22
done kak, Syfa hadir bawah like komen dan fav, salam dari Aku di Antara Mereka, di tunggu kehadirannya 🙏
XMYZLX
semangat thor
Yukity
semangaat🆙😍
viernn
JEJAK DULU, BACA STLH UJIAN SELESAI 👉🏻👈🏻
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!