Bijak lah dalam memilih bacaan. Ada beberapa adegan yang berhubungan dengn Sugar Baby.
Harta tidak menjamin Kebahagiaan.
Justru membuat Mirany salah Jalan.
Saksikan kisah perjalanan Mirany
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wulan Setya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Tak Percaya
Saat menikmati sarapan pagi kebetulan semua Anggota keluarga lengkap tengah makan di sana.
" Mir.. Sepertinya Papi sama Mami akan ke Luar Negri agak lama" Ucap Papi sambil mengunyah nasi.
" Kamu nggak papa kan dii tinggal sendiri?". Sambung Mami,meyakin kan Mira
" Udah Biasa Mi..." jawab Mira datar. Lalu meminum Air di gelas.
" Berapa lama Pi??" tanya Candra.
" Belum tahu Ndra.. Mungkin satu bulan bahkan bisa lebih".
" Lama juga Ya Pi..." sela Melisa.
" Ada Project baru disana Lis.." sahut Mami
" Di sana kan baru buka Cabang Perusahaan Properti kita Lis.. Ada beberapa Project yang belum selesai jadi Papi Mami sama Nusa yang akan tinggal di Singapura untuk sementara Waktu. "
" Serius Pi.." tanya Lisa lagi.
" Apa??? kak Nusa ikut Papi?? Uhuk! uhuk! Uhuk!" Mira kaget mendengar penjalasan Papi sampai membuat nya tersedak.
" Kenapa emang Dek??? beneran lho.. Kakak ikut Papi nanti.." jawab Nusa.
"Jangan khawatir!! Biar Ferdinan dan Candra yang disini menemani kamu .. Papi harus turun tangan langsung! untuk menarik para investor agar mau bergabung dengan Purnomo Group!". jelas Papi.
" Lisa sih setuju setuju aja Pi.." ucap Lisa.
" Sepertinya nanti kamu akan lebih sibuk Lisa.. Kamu akan di bantu Candra dan Ferdinan untuk menghandle semua pekerjaan di Jakarta. Kamu Siap kan??" tanya Papi.
" Siap Pi..". jawab Lisa.
" Kamu gimana Ndra??" tanya Papi pada Candra.
" Candra Juga siap Pi.."
" Papi harap kalian bertiga bisa bekerja sama dengan baik. Dikantor kalian bukan Suami Istri tapi Rekan kerja? Paham kan Maksud Papi." pesan Papi
Melisa dan Candra mengangguk patuh atas perintah Papi.
" Sayang.. kamu jaga diri baik baik ya selama Papi dan Mami di Singapura. Kakak mu Lisa dan Kakak mu Candra pastinya akan lebih sibuk di kantor.." ucap Mami.
" Iya Mi..Tenang aja". jawab Mira.
" Ingat pesan Mami mu kan Mir?" jelas Papi.
" Iya Pi.."
Hari berganti dan waktu berlalu Papi sudah berada di Singapura bersama Mami dan Nusa.Sedangkan Melisa jarang pulang kerumah karena sibuk dengan pekerjaan nya. Mira kini lebih bebas untuk pergi dan berbuat sesuka hati nya.
Mira adalah gadis yang sedikit pendiam namun pintar. Saat Mira Asik membeli jajan di depan Sekolah saat pulang sekolah. Ia di kejutkan dengan kedatangan Adam yang menarik tangan nya dengan tiba tiba saat Mira sedang Antri membeli jajanan kesukaan nya.
" Mbak Mira!".
" Aduh Mas Adam! ngagetin Aja! aku kira siapa?".
" Ayo Mbak kita sudah di tunggu Pak Dewa". Dengan terus menarik tangan nya sampai memasuki mobil.
" Mas Adam ini Lah! Nunggu bentar apa nggak bisa. Aku kan sedang beli jajan?".
" Apa Mbak Mira Lupa ini Hari Apa??".
" Kenapa Emang ??".
" Coba di ingat??"
" Selasa.. Ada apa dengan hari ini Mas??" tanya Mira tak mengerti.
" Bukan kah ini hari Bahagia Mbak Mira?".
" Maksud nya?? Aku???" menunjuk muka nya sendiri dengan bingung.
" Hari pernikahan Mbak Mira dengan Pak Dewa".
Gleeekk Seperti tenggorokan nya tercekik .Ia tak mampu berkata kata lagi. Sungguh tak percaya jikalau hari ini Diri nya akan benar benar menikah tanpa Sepengetahuan Orang Tua nya.
Pernikahan yang seharusnya di laksanakan sesuai impian bukan seperti nya saat ini.
" Kenapa Diam Mbak??" Tanya Adam Dingin.
Mirany masih terdiam membayangkan apa yang kan terjadi setelah pernikahan nya terjadi.
" Jangan coba coba menghianati perjanijian dengan Pak Dewa Mbak.. atau mencoba untuk kabur!! Pak Dewa itu lebih dari Raja tega bahkan bisa lebih Kejam lagi kalau sudah marah". jelas Adam dengan wajah yang sangat dingin, Fokus menyetir mobil.
" Bahkan Beliau tidak segan untuk berbuat Kriminal" imbuh nya lagi dengan nada mengancam.
nunggu dewa nyadar tentang latar belakang mira 😁