NovelToon NovelToon
Cinta Rasa COVID-19

Cinta Rasa COVID-19

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Tamat
Popularitas:2.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: ruby kejora

Elias merupakan sosok lelaki idola di kampus, dan ia adalah seorang playboy.
Cyara adalah mahasiswi baru di UI Kediri. Mereka bertemu saat Masa Orientasi Siswa baru. Cyara jatuh hati pada Elias.

Elias menjadikan Cyara kekasihnya, namun tidak lama kemudian putus setelah Cyara mengetahui bahwa semuanya adalah settingan.

Setelah putus dari Cyara, Elias baru menyadari jika dia menyukai Cyara yang juga masih memendam rasa untuknya. Mereka bertemu lagi di Rumah Sakit karena Elias terinfeksi corona virus. Akankah Elias sembuh, dan apakah dia menyadari kesalahannya di masa lalu, bisakah ia menaklukkan kembali hati Cyara dan bersaing dengan Fandy untuk mendapatkan hatinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ruby kejora, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps.24 Perusahaan Milik Elias

Fandy membantu Andre memadamkan api unggun dan membereskan sisa-sisa ranting.

"Pengurus yang lain ke mana ?"

"Pengurus cowok nya yang masih terjaga tinggal kita berdua, pengurus ceweknya aku kasih kompensasi, biar mereka istirahat."

Cyara berjalan menyusul Andre dan Fandy. Andre melihat Cyara yang datang.

"Kenapa ikutan ke sini Cyara ?"

"Aku akan membantu kalian, bukankah jika di kerjakan banyak orang akan lebih cepat selesai, dan kita bisa istirahat setelah nya." kata Cyara ikut membantu menyingkirkan ranting dan membersihkan sampah serta kotoran lainnya.

"Aku akui, loyalitasmu memang tinggi pada klub, tapi kau istirahat saja. Biar aku yang membereskan dengan Fandy."

"Kau kembali ke tenda saja Cyara." kata Fandy menarik tangan Cyara dan memintanya kembali.

"Kalian ini cerewet ya, harusnya senang dapat bantuan." kata Cyara melepas tangan Fandy dan berbalik ikut membantu lagi.

"Terserah padamu saja lah." kata Andre sambil mengangkat bahu melihat Cyara.

Mereka bertiga selesai membersihan area untuk api unggun dan kembali ke tenda.

"Apa Fan uang ingin kau sampai kan pada ku ?"

"Kita ke tenda saja, aku jelaskan."

"Ehm... ehm...kau mau ke mana, Fandy," kata andre menarik Fandy, "kau mau tidur satu tenda dengan Cyara ? kau tidur saja dengan ku."

"Lepaskan aku, apa sih Andre... siapa juga yang mau tidur satu tenda, kita cuma mau ngobrol saja." kata Fandy menarik tangan nya dan segera pergi dari hadapan Andre lalu menarik tangan Cyara berjalan ke tenda Cyara.

Cyara dan Fandy sampai di depan tenda, mereka duduk bersandar pada pohon.

"Kau bisa mulai bicara sekarang... "

"Cyara sebenarnya aku..."

Cyara menunggu kata selanjutnya dan melihat wajah Fandy berubah serius.

"Aku tidak ingin ada orang lain yang mendengarnya," kata Fandy kemudian berbisik di telinga Cyara, "Cyara aku sebenarnya menyukaimu."

Cyara merasa bagai tersambar petir mendengar pernyataan cinta Fandy, ini membuatnya teringat kembali saat moment Elias menyatakan cinta pada nya. Keringat dingin keluar dari dahinya, dan tanpa sadar ia menjawab.

"Aku tidak bisa menerimamu kembali El..." kata Cyara bergumam dan ketakutan karena melihat wajah Elias di depannya.

"Cyara... apa maksudmu, katakan dengan jelas. Jika kau tidak siap menjawabnya sekarang, aku akan menunggunya." kata Fandy memegang bahu Cyara.

"Fandy...Fan..." kata Cyara kembali tersadar dan melihat wajah Fandy kembali.

"Kau kenapa seperti ketakutan melihat ku ?"

"Oh maaf..." kata Cyara kembali menata nafasnya karena berdebar teringat pada Elias, "aku... aku belum siap menjalani hubungan dengan siapapun. Kau lelaki yang baik dan selalu ada bagiku, dan aku merasa nyaman di dekatmu, karena aku menganggapmu sebagai sahabatku."

"Kenapa kau belum siap menjalani suatu hubungan ?"

"Aku ingin menjalin hubungan dengan komitmen, aku tidak mau sakit hati lagi saat putus hubungan."

"Maksud mu kau ingin mengajakku menikah sekarang ? Aku belum siap jika kau mengajakku menikah saat ini, karena aku belum bekerja."

"Tentu saja tidak, aku ingin fokus kuliah saja Fan..."

"Kita jalani hubungan kita, aku akan menunggumu sampai kau siap menjalin hubungan denganku, dan aku janji tidak akan mengecewakanmu."

"Aku tidak bisa Fan... kau seperti Kakak bagiku, yang senantiasa membantu dan menjagaku."

"Kau menginginkanku pergi dari hadapan mu ?"

Cyara menatap Fandy dan menggeleng.

"Setidaknya kau mengizinkanku berada di sampingmu, sampai saatnya tiba, kau sudah bisa membuka hatimu untukku."

"Sudah larut malam Fan... aku mau tidur dulu." kata Cyara masuk ke tenda dan merebahkan badannya, memikirkan ucapan Fandy barusan.

Ia tidak merasakan getaran saat bersama nya, "aku sudah menolaknya, tapi dia bersi keras, aku harus bagai mana...''

Cyara tidak bisa berpikir, matanya terasa berat dan ia menutup kelopak matanya dengan tenang.

Fandy pergi meninggalkan Cyara dan masuk ke tenda Andre, kemudian mereka tertidur.

Empat jam kemudian pagi datang. Andre dan Fandy bangun duluan kemudian membangunkan yang lain dan meminta untuk berkumpul.

"Perhatian bagi semua anggota Klub Pecinta Alam, di harapkan sekarang bersiap-siap. Satu jam ke depan kita keluar dari area Gunung kelud ini. Sekarang bubar dan silahkan berkemas." kata Andre mengakhiri pengarahan singkatnya kemudian ikut berkemas, dan mulai membereskan tenda.

Semua anggota klub saling bantu membereskan tenda dan lainnya. Area yang tadi penuh tenda, sekarang kembali kosong dan bersih seperti awalnya.

Satu jam kemudian mereka menaiki motor beramai-ramai kembali menuju ke kampus dan menuju ke ruang Klub Pecinta Alam.

"Karena acara mendaki sudah selesai, acara selanjutnya nya free. Yang mau pulang silahkan, yang mau tetap di klub silahkan." kata Andre membuka lebar pintu ruangan klub.

Mayoritas anggota klub pulang dan hanya sebagian yang di markas.

"Cyara kau tidak tinggal di sini ?" tanya Fandy berdiri di depan pintu.

"Aku menumpuk cucian di rumah, jika aku tidak segera mencucinya, Ibuku akan mengirim bajuku ke laundry. Aku balik dulu." kata Cyara meninggalkan Fandy dan berjalan menuju ke tempat parkir dan menaiki motornya.

"Kau memang cewek mandiri, itu yang kusuka darimu." kata Fandy kemudian masuk ke markas.

Cyara melaju motor berjalan pulang. Ia merasa lapar. Kemudian ia terpikir untuk mengisi perutnya.

"Oh iya... ada cafe baru di buka di Jalan Thamrin, aku ke sana saja sebentar. Jika enak menunya, aku akan sering ke sana." kata Cyara melaju motor ke Jalan Thamrin.

Sepuluh menit kemudian dia tiba di cafe Raja Pedas, lalu ia memarkir motornya, kemudian duduk menghadap ke jalan sambil membaca daftar menu.

Ia sudah menemukan apa yang ingin ia makan.

"Pak, udang saos tiram satu porsi level satu pedas nya ya." kata Cyara berjalan ke pramusaji cafe kemudian kembali duduk.

Ia melihat perusahaan baru persis di depan cafe, "aku baru tahu perusahaan itu ya, sebelumnya aku tidak pernah tahu, East Ekspres." Cyara membaca nama perusahaan itu.

Kemudian ia teringat cerita Kakak El sebelum nya tentang perusahaan Elias.

Pramusaji datang menaruh pesanan Cyara di meja.

"Terima kasih, Pak. Maaf saya mau bertanya. Perusahaan di seberang itu apa baru ya, saya baru melihatnya, lama tidak lewat sini."

"Iya Non...itu perusahaan ekspor impor, baru satu tahunan beroperasi."

"Bapak tahu siapa pemiliknya ?"

"Itu punya Den Elias, Non. Ada apa, apa mengenalnya ?"

"Ah tidak apa-apa, Pak... apakah dia...masih seperti yang dulu...maksud saya apa kah dia membawa banyak gadis ke kantornya ?"

"Maksudnya gimana Non...kalau Den Elias saya perhatikan tidak pernah membawa satu gadis pun ke kantornya, kalau pelanggan cewek banyak, Non."

"Terima kasih, Pak."

Pramusaji meninggalkan meja Cyara. Cyara menghabiskan makan nya, karena kelaparan. Ia mengeluarkan botol air minum dari tas ransel nya. Kemudian meneguknya sampai habis. Cyara teringat pada cucian nya, kemudian dia pulang terburu-buru sehingga lupa memasukan botol minumnya.

Cyara membayar ke kasir lalu segera pulang. Satu menit setelah Cyara pergi, Elias datang ke cafe Raja Pedas dan memesan udang saus tiram.

Elias duduk di kursi bekas Cyara duduk dan masih terasa hangat. Ia melihat ada botol minum kosong berwarna merah muda di sebelah tangannya. Ia mengambil dan melihat memutar pada botol itu.

"Cyara... " kata Elias membaca nama yang tertulis di leher botol.

Pramusaji menaruh pesanan Elias di meja dan mengisi tisu yang habis.

"Pak, bagai mana ciri-ciri gadis yang barusan makan di sini, dia meninggalkan botolnya. Sepertinya aku mengenalnya."

"Gadis itu cantik berkulit putih, rambut panjang sebahu lebih dan membawa ransel besar dan barang bawaan lainnya, seperti nya dia habis berkemah, Aden kenal ?"

"Iya... aku mengenalnya. Boleh kubawa botolnya Pak, nanti aku kembalikan ke dia."

"Ya bawa saja Den. Tadi gadis itu juga bertanya pada saya, sepertinya dia baru mengetahui kantor baru milik Aden, dan sempat bertanya apakah Aden membawa banyak gadis ke kantor." kata pramusaji meninggalkan meja Elias.

Elias memegang botol air minum dan melihat nya, " Ini memang milikmu Cyara... ternyata kau masih peduli pada ku." kata Elias menghabiskan udang di depannya.

Elias kembali ke kantor dan membawa botol merah muda Cyara dan menaruh di meja kerjanya.

1
©heezyyy ®ich
/Heart/
©heezyyy ®ich
Go!go!🔥
©heezyyy ®ich
semangat!
©heezyyy ®ich
/Good/
©heezyyy ®ich
/Drool/
©heezyyy ®ich
/Heart//Heart/
Mat Grobak
👍👍👍
𝐬𝐚𝐟𝐫𝐢𝐚𝐭𝐢
gak Rela Tamat neh cerita.
kok Elyas sama Cyara blom sampai pelaminan
🌻Ruby Kejora: Siap kk... Terima kasih dukungannya kak😘😘
total 5 replies
𝐬𝐚𝐟𝐫𝐢𝐚𝐭𝐢
wah kyak,y Author nulis sambil nyanyi neh🤓🤭
🌻Ruby Kejora: Tahu z kk.... Klo sambil nyanyi🤭
total 1 replies
𝐬𝐚𝐟𝐫𝐢𝐚𝐭𝐢
Tasya perusak cerita Novel🤭eh salah
maksud,y hubungan orang.
cerita,y keren 👍 semakin menegangkan
🌻Ruby Kejora: Makasii kaka saf...❤️❤️
total 1 replies
𝐬𝐚𝐟𝐫𝐢𝐚𝐭𝐢
Banyak kata tertulis d sini
Penuh arti dan juga makna
Semua karyaMu kan kagumi
Jika memberi kesan sempurna
🌻Ruby Kejora: Makasii banyak kk... ❤️❤️❤️
total 1 replies
𝐬𝐚𝐟𝐫𝐢𝐚𝐭𝐢
gk kerasa udah ikutin Cerita lewat suara Pimoy, ampe episode ini pengen baca tp, entar hilang rasa penasranku. jd baca sambil tunggu suara si imut deh👍.

maaf ya Author cerita,y ku suka dan pengen kejutan. biar berasa nyata.
𝐬𝐚𝐟𝐫𝐢𝐚𝐭𝐢: entar nunggu yg satu ini kelar dulu.✌️😉
total 2 replies
mialika
mampir thor
🌻Ruby Kejora: Makasii kk❤️❤️
total 1 replies
𝐬𝐚𝐟𝐫𝐢𝐚𝐭𝐢
ciuuu cweeet bingit seh
gemessss😁
𝐬𝐚𝐟𝐫𝐢𝐚𝐭𝐢
kyak,y ak udah kena virus covid 19 neh, dan terisolasi tepat pd Novel ini.
👍
Lilis Afrini
kakak aku mampir...
𝐬𝐚𝐟𝐫𝐢𝐚𝐭𝐢
waktuku habis, tepat pd titik rasa penasaran yg tinggi.
_ _ _
🌻Ruby Kejora: Iya kak... Semoga hilang penasaran nya tar

.
total 1 replies
𝐬𝐚𝐟𝐫𝐢𝐚𝐭𝐢
Author, kau membawa
pikiran ku terhantut.
𝐬𝐚𝐟𝐫𝐢𝐚𝐭𝐢
Fandy bkn cinta hanya ter'Obsesi semata.😔
hrus,y kn klo cinta bahagia mlihat seseorang yg d cintai,y bahagia.
_ _
ak aj bahagia pdahal ak salah satu mantan Elyas🤫
𝐬𝐚𝐟𝐫𝐢𝐚𝐭𝐢
penasaran buatku tk sabar nunggu Pimoy Up d Ab.
🤫
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!