NovelToon NovelToon
Takdir Cinta

Takdir Cinta

Status: tamat
Genre:Cerai
Popularitas:27.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Alvi Barta Jadul

Lima tahun yang lalu dia mengubah identitasnya, membuang jauh masa lalunya karna rasa kecewa pada suaminya.

Dan kini di saat dua buah hatinya menanyakan sang ayah, apakah yang akan di lakukan ALEA, akankah dia berkompromi pada hatinya demi kebahagian buah hati tercinta. Atau dia mengabaikan demi gengsi dan harga dirinya walau sebenarnya dia masih sangat mencintai pria tersebut.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alvi Barta Jadul, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Semut berkepala hitam

Hai hai, maaf ya Ay baru bisa Up.

Soalnya kalau weekend Ay harus turun lapangan langsung bantuin usaha si Embeb. Alhasil Ay ga sempet nulis kalau Weekend. Tapi sekarang sedang Ay usahakan setiap hari bisa up 2 episode, Ay mohon doanya ya.. Doa'in Ay sehat terus ya, jadi nulisnya bisa lancar. Sekarang kita lanjut lagi yu bacanya 😁.

___________________________________________

Setelah mendapat libur dari Ziga, pagi pagi Erik berangkat ke rumah sakit untuk menjenguk Nenek Mila. Tak lupa dia membeli sarapan untuk Mia.

Di rumah sakit Mia sedang menyuapi Nenek Kamila saat Erik datang.

"Nenek perkenalkan ini Uncle Erik teman Aunty Leea"ucap Mia memperkenalkan Erik kepada Neneknya.

"Uncle Erik lah yang membantu Mia membawa Nenek ke rumah sakit" tambah Mia.

"Oh anak muda terima kasih atas pertolonganmu" ucap Nenek Mila ramah.

"Jika tidak ada engkau mungkin Nenek tua ini hanya tinggal nama" tambah Nenek Mila.

"Nenek jangan bicara seperti itu" ucap Mia kesal.

"Tidak perlu berterima kasih Nyonya, saya hanya melakukan apa yang seharusnya saya lakukan" ucap Erik merendah.

"Kau anak muda yang baik dan juga tampan" puji Nenek Mila.

"Beruntung sekali aku mendapatkan cucu menantu sepertimu" ucapnya lagi yang membuat Mia merasa malu kepada Erik atas ucapan Neneknya tersebut.

"Nenek jangan bicara sembarangan, Uncle Erik bukanlah cucu menantu Nenek. Kami baru saja bertemu dan kenal, jadi Nenek jangan berfikir macam macam" ucap Mia sedikit keras karena dia merasa tidak enak pada Erik.

Mendengar ucapan Mia membuat raut wajah Nenek Mila menjadi sedih.

"Nenek hanya merasa bahagia jika akhirnya ada seseorang yang dapat menjagamu" ucap Nenek Mila lemah.

"Nenek sudah tua, entah berapa lama lagi Nenek bisa bertahan untuk menjagamu. Jika kau memiliki kekasih bahkan mungkin jika kau dapat segera menikah Nenek akan tenang seandainya suatu saat Nenek harus meninggalkan dunia ini" ucap Nenek Mila dengan sedih.

Mia pun menangis kemudian memeluk Nenek Mila setelah mendengar ucapannya.

"Nenek jangan bicara seperti itu, tidak akan ada yang terjadi pada Nenek" ucap Mia di sela tangisnya.

"Nenek akan terus sehat hingga nanti aku menikah dan punya anak, Nenek bisa bermain dengan cicit Nenek nanti" tambah Mia isakannya semakin keras.

"Hei gadis cengeng, maka dari itu cepatlah menikah dan beri aku seorang cicit agar aku bisa tenang" ucap Nenek Mila sembari mencubit pipi Mia cucu kesayangannya tersebut.

"Ah Nenek, aku baru berusia 18 tahun dan baru saja lulus SMA" elak Mia.

"Bagaimana mungkin Nenek bisa menyuruhku menikah di usia yang semuda ini" ucap Mia sedikit merajuk.

"Nenek saja menikah waktu seusiamu dulu" ucap Nenek Mila tak mau kalah.

"Itu kan dulu Nek" bantah Mia.

Nenek Mila menggelengkan kepala mendengar ucapan cucunya tersebut.

"Anak muda kemarilah" ucap Nenek Mila pada Erik.

Erik pun menghampiri Nenek Mila,

"Ada yang bisa saya bantu Nyonya?" tanya Erik.

"Tidak usah terlalu formal, panggil saja Nenek" ucap Nenek Mila yang merasa bicara Erik terlalu kaku.

"Baiklah Nek" ucap Erik pada akhirnya.

Nenek Mila pun tersenyum mendengarnya.

"Jika aku tidak ada, tolong kau jaga cucuku ini. Dia sudah tidak memiliki siapa siapa lagi" ucap Nenek Mila sedih.

"Nenek" potong Mia, dia tidak ingin Neneknya bicara macam macam pada Erik.

"Nenek jangan khawatir, saya akan selalu menjaga Mia" janji Erik.

Nenek Mila pun tersenyum lebar mendengar janji Erik. Saat ini tidak ada yang di khawatirkannya selain Mia cucunya tersayang.

"Pasien harus banyak istirahat" ucap dokter yang saat itu akan memeriksa keadaan Nenek Mila.

Mia pun pamit kepada Neneknya untuk pulang ke rumah. Dia juga membawa Erik keluar dari kamar Neneknya tersebut.

"Uncle, maaf mungkin Nenek membuat Uncle tidak nyaman dengan perkataannya" ucap Mia, dia tak enak hati dengan apa yang di ucapkan Neneknya pada Erik.

"Tidak masalah" ucap Erik

"Sekarang kau sarapan dulu" ujar Erik sambil memberikan sebuah kantong berisi roti pada Mia.

"Terima kasih Uncle" jawab Mia

"Tapi aku harus pulang ke rumah untuk mengambil beberapa barang" ucap Mia lagi.

"Ayo aku antar" ucap Erik.

"Apa tidak merepotkan ?" tanya Mia

Bukannya menjawab Erik malah menggandeng tangan Mia.

Kontan Mia merasa terkejut mendapat perlakuan seperti itu. Wajahnya pun memerah, dia berusaha menarik tangannya dari genggaman Erik, tapi pria itu malah menggenggamnya erat.

Di rumah Leea terbangun dengan senyum. yang menghias wajahnya. Dia memandang Ziga yang masih terlelap di atas sofa. Dia tidak menyangka setelah lima tahun akhirnya dia dapat bertemu kembali dengan pria yang kini berada di hadapannya.

"Apa kau sudah puas memandangi wajahku?" tanya Ziga yang tiba tiba membuka matanya.

Seketika Leea pun merasa gugup, dia langsung salah tingkah karna telah ketahuan tengah memandangi wajah Ziga.

"Aku, aku akan membuat sarapan" ujar Leea terbata bata karna merasa gugup.

Saat Leea hendak bangkit Ziga menarik tangannya sehingga Leea pun terjatuh ke dalam pelukan Ziga. Kemudian Ziga mencium sekilas bibir Leea.

"Morning kiss sayang" ucap Ziga sambil tersenyum penuh kemenangan.

Wajah Leea memerah, dia berusaha untuk bangkit dan berdiri, tapi Ziga malah mempererat pelukannya. Dia bangun dari tidurnya kemudian mendudukkan Leea di atas pangkuannya.

Ziga meraih tengkuk Leea kemudian kembali menanamkan ciuman ke bibir Leea. Kali ini bukan hanya kecupan singkat, tapi ciuman mendalam yang penuh dengan hasrat kerinduan. Leea yang juga merasakan kerinduan yang sama besarnya dengan Ziga membalas ciuman tersebut. Menerima balasan dari Leea membuat Ziga semakin bersemangat, lidahnya menelusuri setiap ruang di mulut Leea. Ziga memiringkan kepalanya ke kiri dan kanan agar lebih banyak menguasai bibir Leea. Leea pun tak kalah senangat membalasnya dia mengalungkan tangannya di leher Ziga, yang membuat Ziga semakin berapi api seolah hendak menelan seluruh bibir Leea.

"Mom bangun" teriak Zeline dari luar kamar.

Mendengar teriakan Zeline, Leea pun berusaha melepaskan ciuman Ziga. Tapi pria itu nampak tak peduli dia menahan tengkuk Leea dan semakin memperdalam ciumannya.

"Mom, ayo cepat. Kita buat sarapan untuk Daddy" teriak Zeline lagi, kali ini dengan tambahan menggedor gedor pintu kamar Leea dengan keras.

Akhirnya Ziga pun mengakhiri ciuman panas mereka dengan tak rela karna Zeline tak henti hentinya menggedor pintu kamar Leea.

Dia melepaskan Leea kemudian tersenyum melihat bibir Leea yang kini telah bengkak akibat ulahnya.

Sementara Leea segera bangkit untuk menemui Zeline sebelum putri kecilnya tersebut menangis karna tak menerima respon dari ibunya

"Pagi sayang, ayo kita buat sarapan untuk Daddy" ajak Leea pada Zeline yang kini telah berada di hadapannya.

"Bibir Mom kenapa?" tanya Zeline polos ketika melihat bibir ibunya yang kini membengkak.

Leea segera menyentuh bibirnya, dia baru menyadari akibat dari sesi ciuman pagi mereka.

"Oh, tadi ada semut berkepala hitam yang menggigit Mom" jawab Leea asal.

Ziga yang mendengar jawaban Leea tertawa terbahak bahak, kemudian dia segera menyusul ke arah pintu.

"Zel, mau buat sarapan untuk Daddy?* tanya Ziga pada putri kecilnya tersebut

Zeline pun menganggukkan kepalanya.

Ziga kemudian meraih Zeline ke dalam gendongannya, lalu membawa bocah kecil tersebut turun meninggalkan Leea yang masih kesal karena Ziga mentertawakannya.

1
Salma Suku
Apakah Mi Rae bersekongkol dengan seseorang, untuk mengahancurkan rumah tangganya Aiden ama So Ah?
Salma Suku
Kenapa nda ngomong aja So Ah bikin dongkol kyk org bisu...
Salma Suku
Pastilah disetujui udah hamidun😁
Salma Suku
Hadeeeuw, nanti salah paham lagi, Aiden nda jelaskan yg sebenarnya bahwa So Ah yg akan dia nikahi...
Salma Suku
Apakah Mi Rae sepupuan dengan So ah?
Salma Suku
Pasti Delon melihat Aiden dan So ah berciuman makanya dia jatuh sampai kepalanya berdarah...
Salma Suku
Thor, Aiden akan bertemu dengan si gadis kecil yg punya gantungan...
Salma Suku
Thor tinggal tunggu So ah hamil, karena mlm pns di lobang😁
Salma Suku
Tempat uhuy2nya nda cocok thor masa ditempat seperti itu😁pasti hamil lagi setelah ini...
Salma Suku
Aiden jgn ngomong begitu, biasanya nanti akan terjangkit kau akan menikah muda jg...
Salma Suku
Thor apakah Mika anaknya Demyan?
Salma Suku
Waktu fello ama Jesi ambil Fabian sebagai anak angkat barang kali seumuran dengan Zeline...
Salma Suku
Kalo aku sih visualnya Aiden kurang pas...
Salma Suku
Woow bakal seruuu...
Salma Suku
Astaga Juan...tapi aku salut padamu demi kebahagiaan kakakmu👍👍
Salma Suku
Untung aja Louis gerak cpt untuk menelpon ama Zeline...
Salma Suku
Cinta yg tulus dan pengorbananmu semoga berbuah manis...
Salma Suku
Apakah itu Sera?
Salma Suku
Thor suka banget bikin org jantungan😁
Salma Suku
Via, hamil anak ke 3
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!