NovelToon NovelToon
Pengorbanan Seorang Sahabat

Pengorbanan Seorang Sahabat

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Tamat
Popularitas:289.4k
Nilai: 4.9
Nama Author: muliyana setia reza

Kania Tamara seorang gadis yang cantik anak dari Saras Dan Rudi wijaya.
mempunyai seorang sahabat bernama Fahira Orlando. apakah persahabatan mereka tetap utuh saat mereka mencintai seorang pria yang sama?
akankah keegoisan mereka mengalahkan persahabatan yang telah mereka lalui sejak masih kecil?
silahkan klik untuk membaca ..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon muliyana setia reza, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bertemu lagi

Fahira berjalan kaki menuju toko yang menjual berbagai macam aksesoris, Ia ingin membeli beberapa aksesoris dan hadiah kecil untuk Clarissa sahabat barunya.

Fahira tertuju dengan anting cantik bermotif bunga, Ia lalu mengambil anting itu. Namun ada sebuah tangan yang mengambil anting itu juga.

"Ini milikku" Ucap Fahira lalu menoleh ke arah orang itu pemilik tangan.

"Kamu!!" Ucap mereka kompak.

"Hai kita ketemu lagi" Sapa Fahira sambil melambaikan tangan.

"Iya" Balas Afdhal.

"Kamu ingin anting ini?" Tanya Fahira sambil menunjukkan anting yang digenggamnya.

"Tidak jadi, buat kamu saja" Ucap Afdhal.

"Selain tampan ternyata kamu sangat perhatian" Puji Fahira.

Afdhal memutar matanya yang jengah, lagi-lagi harus bertemu wanita model Fahira begini.

"Maaf Mbak, saya buru-buru" Ucap Afdhal yang ingin bergegas namun tangannya ditahan oleh Fahira.

"Buru-buru kenapa Mas? Ini buat mas saja antingnya, Buat pacarnya ya?" Tanya Fahira Penasaran.

"Bukan, Mbak ambil saja. Saya buru-buru" Ucap Afdhal yang benar-benar ingin menjauh sejauh mungkin dari Fahira.

Fahira melompat kegirangan, rupanya Pria tampan itu tidak memiliki pacar.

Sementara Afdhal dibuat kesal dengan Fahira, Ia sangat tidak suka wanita yang agresif seperti itu.

Kring.. kring..

"Hallo Afdhal, kamu dimana?" Tanya Kania.

"Sebentar ya sayang, aku sedang dijalan" Ucap Afdhal.

"Ya sudah kamu hati-hati ya sayang, aku tunggu di rumah" Balas Afdhal.

Sementara di sisi lain.

Fahira sedari tadi senyum-senyum sendiri, Ia tidak perduli apa kata orang yang melihat tingkah lakunya.

Dua kali Ia bertemu dengan Afdhal, bahkan Ia sangat berharap bahwa mereka akan dipertemukan untuk ketiga kalinya.

"Dua kali bertemu denganmu, ketiga kalinya aku yakin kita berjodoh. Oh pujaan hati pria idamanku, I Love you so much" Pikir Fahira dalam hatinya.

Fahira lalu membayar anting bermotif bunga itu, Ia sangat senang karena anting itu bekas sentuhan Afdhal.

"Terima kasih Mbak" Ucap Fahira lalu mengambil barang belanjaannya, tak lupa Ia membeli hadiah kecil untuk Clarissa.

Afdhal telah sampai di kediaman Rudi Wijaya.

Ia membawa seikat bunga mawar untuk Calon Istrinya itu.

"Assalamualaikum" Ucap Afdhal.

"Waalaikumsalam" Balas Saras.

"Ayo nak Afdhal silahkan masuk!!" Ajak Saras.

"Kania dimana Ma?" Tanya Afdhal.

Semenjak mereka bertunangan, Afdhal memanggil Orang tua Kania dengan sebutan Mama dan Papa.

"Ada di kamar, kamu ke kamar saja Afdhal. Mama masih ada urusan di dapur, biasa wanita setelah menikah kerjaannya pasti di dapur" Ucap Saras.

"Baik Ma, kalau begitu Afdhal ke kamar dulu".

Afdhal menapaki anak tangga, Ia berjalan dengan sangat pelan agar tak bersuara.

Ia membuka kamar Kania pelan, rupanya Kania sedang berhias diri.

Afdhal masuk dengan cara mengendap-endap tak lupa Ia menutup pintu kamar dengan perlahan agar tak bersuara.

"Sayang!!" Panggil Afdhal mesra sambil memeluk tubuh Kania dari belakang.

Kania yang sedang berhias diri, sampai terperanjat kaget karena kelakuan Calon suaminya itu.

"Afdhal, kamu buat aku jantungan" Ucap Kania yang menyentuh dadanya.

"Maaf sayang, ini untuk kamu!!" Balas Afdhal yang masih memeluk Kania dan memberikan Seikat bunga mawar.

"Terima kasih sayang, kamu kenapa bisa disini. Nanti Mama lihat kita" Ucap Kania yang takut ketahuan karena mereka sedang bermesraan.

"Mama lagi di dapur sayang, aku kangen kamu" Sahut Afdhal lalu membalikkan tubuh Kania.

Afdhal memberikan senyum manisnya, terbesit dihatinya untuk bermesraan dengan Kania.

"Sayang!!" Panggil Afdhal mesra.

"Apa!!" Balas Kania.

"Aku ingin ini" Ucap Afdhal sambil menyentuh bibir Kania.

Kania tak menjawab, Ia menoleh ke arah pintu. Ia takut nanti Ibunya akan datang memergoki mereka.

"Nanti ada Mama" Ucap Kania lirih.

Afdhal yang tak sabaran langsung ******* bibir Kania dengan tak sabaran, Kania bahkan dibuat sulit bernafas.

Afdhal terus mencium bibir Kania, saat Kania membuka mulutnya Afdhal semakin ganas menciumi bibir sexy Kania.

Kania lalu memukul dada Afdhal sedikit keras karena sikap Afdhal yang tak sabaran.

"Aww" Rintih Afdhal lalu menyudahi ciuman mereka.

"Kamu kenapa mukul aku sayang?" Tanya Afdhal yang masih menyentuh dadanya yang sakit.

"Rasain, habisnya kamu cium aku seperti orang yang takut direbut. Bisa tidak pelan-pelan" Ucap Kania sebal.

"Ya Maaf sayang, aku benaran tidak tahan kalau melihat bibir kamu yang sexy itu" Sahut Afdhal sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.

"Udahlah, aku sebal sama kamu. Sekarang kita turun!" Ucap Kania.

"Lanjutin sebentar lagi dong sayang, 1 menit lagi" Pinta Afdhal dengan wajah memelas.

"Tidak" Balas Kania singkat lalu pergi dengan cepat meninggalkan Afdhal.

Afdhal memijat keningnya yang tidak pusing, Ia sungguh diluar kendali jika bersama Calon Istrinya itu.

Kania menuruni anak tangga, Saras yang melihat anaknya turun tangga langsung memanggil Kania.

"Kania!! Sini nak" Panggil Saras di meja makan.

"Iya Ma" Sahut Kania yang menghampiri Ibunya.

"Dimana Afdhal? ajak dia makan siang!" Ucap Saras.

"Afdhal disini Ma" Sahut Afdhal yang berjalan menghampiri mereka.

"Ya sudah, ayo kita makan bersama. Bukankah kalian habis ini ingin pergi jalan-jalan" Ajak Saras.

Kania hanya tersenyum kecut, Ia benar-benar kesal dengan perlakuan Afdhal tadi. Sementara Afdhal bersikap biasa.

"Iya Ma, masakan Mama pasti enak" Puji Afdhal.

Mereka makan siang bersama, Afdhal sangat pintar memuji masakan Calon ibu mertuanya.

1
ayu cantik
suka
aliya
bagus...singkat ceritanya..jadi gx bosen...
Arie Chrisdiana
palingan juga si mega ngamuk di cafenya afdhal....
Sundari Sekariputi
bgs ceritanya thor 👍👍👍
re
Semangat berkarya
Nur rahmayana
persahabatan yg luar biasa .... jgn sampai persahabatan mereka retak hanya karena kesalahpahamana
Nur rahmayana
hadeeh ..... Clarisa,Fahira vs Kania
Nur rahmayana
entar Clarisa jadi pelakor awas aja aku bejek bejek jadi rengginang 😠😠😠😠
Nur rahmayana
nah mulai dah ada bentrok dalam persahabatan
Nur rahmayana
co cweeet 🥰🥰🥰🥰🥰😘😘😘😘
Nur rahmayana
huahaahaha pagi pagi udah ada ulet bulu oi
Nur rahmayana
good jobs...lanjut like and komen dulu gifnya nyusul tapi
Nur rahmayana
hohoho so sweet🥰🥰🥰🥰😘😘😘😘
~R@tryChayankNov4n~
kania....knp gk lgsg blg c klo cwo yg di mobil it calon suaminya😤😤😤
greget gw mah😶😶😶😶
~R@tryChayankNov4n~
ap ini pengorbanan bwt cle ya.....gw kira konfliknya bkl sama fahira/sahira ya😅😅😅😅😅(smp lupa sma sohibnya kania yg lama gk mncul🤭)
re
Mungkin sebagai sahabat dekat hrs nya pas tunangan dikenalkan dgn fahira
re
Tdk tau yg diomongin orang yg sama
re
Ketemu
re
Dasar Afdhal hehe
Rafiah Islamiyah
Seneng kl baca novel cepat tamat😊
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!