Terlahir Kembali Sosok Pendekar Iblis dengan Hati yang bersih dan bijak sana,Berusaha menjadi Raja demi kedamaian.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sana Situ Gaming, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chap 23. Patahnya Pedang Shirey.
Pedang Panglima Kitame bertambah kuat, aura coklat dari pedang nya semakin membara.
''Baiklah akan ku bunuh kau secepat nya.'' Ucap panglima Kitame yang sudah bersungguh sungguh.
''Aku harus lebih waspada sekarang, aura orang itu semakin dahsyat keluar dari tubuh dan pedang nya.'' Ucap Shirey memegang pedangnya sambil melihat ke arah Panglima Kitame.
*SEP*
Panglima Kitame berlari sangat cepat ke arah Shirey, Shirey yang menunggu serangan dari panglima Kitame tidak menyangka kecepatan berlari Kitame bisa bertambah sangat cepat.
Dengan kecepatan nya panglima Kitame segera tiba di hadapan Shirey.
Shirey mencoba menahan serangan dari panglima Kitame tersebut, ternyata ia masih bisa menahan serangan panglima Kitame walau harus mengeluarkan semua kekuatan nya.
Pedang panglima Kitame terus di tebaskan ke arah tubuh Shirey, aura coklat dari pedang Kitame sangat membara sekali.
Tebasan demi tebasan segera di tahan oleh pedang Shirey dengan semua kekuatan nya.
*TRANK TRANK TRANK TRANK TRANK*
Tebasan pedang Kitame yang terus menerus di tangkis oleh pedang Shirey nampak nya semakin kuat.
Pedang Shirey berasa bergetar saat terus beradu dengan pedang Kitame yang sudah diselimuti aura coklat yang sangat membara.
Tidak hanya itu, tubuh Shirey pun merasa ada dorongan saat menahan Pedang panglima Kitame.
Kaki Shirey menahan dorongan tersebut sembari beradu pedang.
Panglima Kitame tidak merubah serangannya, pedang itu masih beradu dengan pedang Shirey.
Lama kelamaan tubuh Shirey tidak kuat menahan aura pedang panglima Kitame yang sedang di tahan oleh pedang dan dirinya.
Panglima Kitame sedikit menambahkan dorongan kepada pedangnya, alhasil Shirey yang sedang menahan pedang Kitame tidak kuat lagi dan terseret mundur.
Setelah Shirey terseret mundur kebelakang oleh pedang Kitame, kitame segera menyerang kembali namun kebagian tubuh yang berbeda.
Serangan Panglima Kitame pun berhasil di tahan oleh Shirey namun kembali Shirey harus terseret kebelang setelah menahan serangan tersebut.
Panglima Kitame terus menerus melakukan serangan pedang nya kepada Shirey yang membuat Shirey terus menerus terseret ke belakang.
Shirey yang terseret kebelakang akibat menahan serangan tersebut mulai berfikir bagaimana bisa menahan serangan panglima Kitame dengan sempurna.
Sembari menahan serangan panglima Kitame, Shirey mulai menyelimuti aura hitam kepada pedangnya.
Sedikit demi sedikit pedang Shirey yang sedang menahan pedang panglima kitame mulai diselimuti aura hitam.
Kitame yang sedang menyerang sedikit terkejut melihat pedang Shirey yang mulai di selimuti aura hitam.
Dorongan pedang panglima kitame sedikit demi sedikit berkurang berkat aura hitam yang menyelimuti pedang Shirey.
Disaat pedang Shirey sudah benar benar diselimuti aura hitam, Shirey pun mencoba menahan dengan sempurna serangan pedang panglima Kitame.
Ia menahan pedang Kitame dengan sempurna pedang nya sudah tidak bergetar lagi, ia segera menyerang balik panglima Kitame.
Shirey pun berhasil menahan pedang panglima Kitame, pedang Shirey pun sudah tidak terdorong dan bergetar, setelah itu ia segera menendang bagian perut depan panglima Kitame dengan kaki nya.
*WHUS*
Serangan kaki nya masih bisa di hindari oleh panglima Kitame, namun karena Kitame menghindar dari tendangan Shirey, ia pun melepas aduan pedang nya.
Setelah itu Shirey segera menyerang Kitame yang sudah melepaskan aduan pedangnya.
*BHUSSS*
Sabetan pedang yang di arah kan kepada panglima Kitame sangat kuat karena sudah di selimuti aura hitam.
*TRANK*
Serangan nya masih bisa ditahan oleh Kitame namun karena serangan tersebut panglima Kitame terseret mundur.
Panglima Kitame kaget karena Shirey bisa membuat pedangnya sangat kuat, sehingga dirinya bisa terseret mundur.
Namun setelah serangan itu pedang Shirey mulai retak.
Sepertinya pedang shirey tidak kuat menahan aura hitam yang di salurkan oleh Shirey.
Panglima Kitame yang menyadari pedang Shirey mulai retak akibat mengeluarkan serangan tersebut berdiam terlebih dahulu.
''Jujur aku salut kepada dirimu karena dirimu bisa terus bertambah kuat, namun sepertinya memang tidak akan mudah menguasai kekuatan yang kuat seperti itu dalam waktu yang sangat singkat.'' Ucap panglima Kitame menatap Shirey.
Setelah itu panglima Kitame segera menyerang kembali.
Disisi lain Hisame akhirnya bisa membuat luka di tubuh anak buah Kitame.
Samurai Hisame sangat panas, api yang menyelimuti samurai nya itu membara bara, Hisame ingin segera menghabisi anak buah Kitame.
Hisame pun segera mengeluarkan jurus nya.
*Lilitan Samurai Api*
*WHUS*
Anak buah Kitame yang sudah terluka tidak bisa bergerak dengan cepat untuk menghindari jurus Hisame.
Samurai Hisame yang sangat panas memanjang dan segera melilit tangan anak buah Kitame.
''aaaAAAAAA''
Suara jeritan nya sangat keras, anak buah kitame kesakitan karena terkena jurus Hisame.
Hisame pun segera mengakhiri pertarungan nya ia segera menarik kembali samurai nya yang sudah melilit di bagian tangan anak buah Kitame.
*PLUK*
Seketika tangan anak buah Kitame putus setelah samurai Hisame di tarik kembali.
Anak buah Kitame pun tersungkur tidak ada suara lagi.
Tobari yang barusan sudah mengungguli anak buah kitame yang satunya, agak sedikit kewalahan karena anak buah kitame baru mengeluarkan kemampuan yang sesungguhnya.
Tobari pun menaikan level tingkatan api yang menyelimuti tombak besi nya.
''Dengan ini ku sudahi pertarungan kita.'' Ucap Tobari kepada anak buah Kitame.
''Sudah jangan banyak bicara kau.'' Saut anak buah Kitame.
Tombak Tobari yang sudah di selimuti dengan api yang sangat panas segera meluncur ke tubuh anak buah Kitame.
*Tusukan Tombak Seribu*
Tobari mengeluarkan jurus nya, tombak Tobari menusuk nusuk ke arah tubuh anak buah Kitame.
Anak buah Kitame bisa menghindari serangan tersebut dengan kecepatan nya.
Namun tusukan itu terus menerus menyerang, anak buah kitame yang menghindari serangan tersebut mulai merasakan panas dari aura api tombak besi Tobari.
Anak buah Kitame pun berusaha menjauh dari serangan tersebut, namun tombak Tobari terus mengikutinya.
Lama kelamaan tubuh anak buah Kitame mulai terbakar karena panas nya aura tombak Kitame.
Tobari pun mengakhiri tusukan tombak nya.
Nampak nya anak buah Kitame terbakar oleh panasnya tombak Hisame, ia pun mulai tersungkur dan tidak bergerak kembali.
Hisame dan Tobari yang sudah memenangi pertarungan nya masing masing segera menuju ke arah Shirey.
Sedangkan itu Shirey yang sudah menyelimuti pedang nya menggunakan aura hitam, beradu pedang dengan panglima Kitame.
Namun Shirey merasa aneh, lama kelamaan setelah beradu pedang dengan Kitame aura yang menyelimuti pedang Shirey mulai meredup.
Rasa dari pedang nya pun sangat berbeda.
*KENTRENK*
Aduan pedang yang sangat kuat terjadi, pedang Shirey pun patah akibat aduan pedang tersebut.
Shirey yang mengetahui pedang nya patah segera menjauh dari panglima Kitame.
''HaHaHa akhirnya pedang mu patah juga, mulai dari tadi aku memang berniat membuat pedang mu patah. Ucap panglima Kitame.
Shirey sudah tidak bisa apa apa karena pedangnya yang patah, ia pun tiba tiba kehabisan tenaga.
''Dengan ini habis sudah riwayat mu.'' Ucap panglima Kitame mengeluarkan sabetan aura coklatnya.
Sabetan aura coklat itu mengarah kepada Shirey dengan cepat, Hisame dan Tobari yang barusan menuju Shirey melihat serangan itu, ia berusaha menghalau serangan tersebut namun tidak akan sempat karena serangan sabetan aura Kitame yang sangat cepat.
''Mungkin aku memang harus mati disini.'' Ucap Shirey yang sudah kehabisan tenaganya dan tidak bisa menghindar dari serangan tersebut.
*DOARR*
Tiba Tiba ada sabetan api menahan sabetan aura coklat Kitame.
Saya akan berusaha memperbaiki nya segera.
Jangan bosen bosen untuk like comen dan vote nya terima kasih 🤗
kan saayang karya bagus di biarkan thor...