NovelToon NovelToon
Terbukanya Mata Batin Nathan

Terbukanya Mata Batin Nathan

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Mata Batin / Hantu
Popularitas:4k
Nilai: 5
Nama Author: Selya

Nathan Dwi herlangga atau yang biasa dipanggil Nathan adalah anak dari sepasang suami istri Ibu Dewi dan Pak Rama yang tinggal di gubuk sederhana.Semenjak Nathan lahir tidak ada tanda-tanda menunjukan kalau dirinya punya mata batin.Namun seiring berjalan nya waktu Mata batin Nathan terbuka saat ia menginjak usia 7 tahun.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Selya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Nabila Melihat penampakan

 Keesokan harinya,sepulang sekolah.Nabila akan pergi bersama Nathan ke rumahnya.Seperti yang di janjikan kemarin.Mereka berdua menaiki motor Nathan untuk pergi ke rumah Nathan.Dikala siang hari melewati hutan yang rimbun memang tidak begitu menakutkan,malah takjub akan pemandangan pepohonan yang indah.Sayangnya dikala malam hari malah begitu menyeramkan.

Hari ini pertama kali Nabila menginjakan kaki di desa Nathan.Motor Nathan melaju melewati jalan tepi hutan yang katanya angker itu.Hari itu tepat hari kamis malam Jumat.Tepat warga kampung akan mengirim sesajen didekat hutan itu.Awalnya memang terlihat biasa saja melewati jalan tepi hutan itu,tidak ada yang aneh sama sekali karena jam menunjukan pukul 2 siang.Matahari masih sangat terik,sehingga tidak ada seram-seramnya sama sekali.

"Ini yah yang katanya angker itu"ucap Nabila sembari memegang erat baju Nathan.

"udah gak apa-apa, siang-siang gini kok takut.Mana ada hantu siang bolong begini"ujar Nathan berusaha menenangkan pikiran Nabila.

Nabila hanya terdiam melihat pemandangan sekitar.Mungkin pikirannya saja yang takut akan cerita mistis yang ia dengar,lagipula itu pertama kalinya ia akan pergi ke desa itu.Matanya tertuju pada gubuk yang terlihat dari jalanan.Seperti ada sosok yang duduk menangis di depan gubuk.

"Nathan stop !!!!"Teriak Nabila.Nabila menoleh ke arah gubuk tadi namun tidak ada siapa-siapa.

"kenapa sih Nabila.Mendadak minta berhenti"Ujar Nathan kesal.

"Kayaknya tadi ada wanita menangis di gubuk sana"sambil menunjuk ke arah gubuk.

Glekkk.Nathan menelan air liurnya.Nabila tidak sengaja melihat arwah Sari yang sering menampakan diri pada orang baru terlihat di desanya.Nathan pun mengalihkan pembicaraan seolah itu hanya halusinasi Nabila saja.

"Aneh banget, jelas-jelas tadi ada kok.Malah menghilang ih merinding"ucap Nabila yang semakin erat memegang baju Nathan.

 Selang beberapa menit,Nabila dan Nathan sampai dirumah Nathan.Siapa sangka rumah paling megah yang terlihat dari kejauhan ternyata rumah nya Nathan.Mata Nabila melotot seakan tidak percaya,selama ini Nathan tidak pernah cerita kalau dia anak orang kaya.

"i-ini rumah kamu Nathan"Sambil menganga melihat rumah Nathan .

"iya,kenapa kamu kaget ya.Ayo masuk ibuku pasti senang aku punya teman perempuan"Nathan menarik tangan Nabila.

"bu-ibu.Nathan pulang !!!!!!"Teriak Nathan.

"iya Nak(kreeeeekkkk)"Ibu Dewi membukakan pintu.

"eh siapa ini cantik sekali ?"Sambil bersalaman dengan Nabila.

"Tante,kenalin aku Nabila.Teman sekelas Nathan"sambil tersenyum malu-malu.

Nabila semakin menganga melihat isi dalam rumah Nathan yang semuanya barang mewah .Dalam hatinya itu berbeda 100% dengan rumahnya yang di seberang desa yang hanya rumah biasa.

Ibu Dewi mengambilkan minum untuk tamunya.Dan Nathan memulai pembicaraan ketika ibunya mengantarkan minuman.

"Begini Bu,Nabila mau belajar menanam padi katanya"ujar Nathan.

"apaan sih.Nathan yang mengajak Nabila kesini Nabila cuma penasaran bagaimana rasanya Tante"sambil mencubit pinggul Nathan.

"Ya sudah boleh kok,Nabila ini rumahnya dimana?"Tanya Dewi.

"diseberang desa Tante"Jawab Nabila.

"Nathan juga dulu punya teman akrab.Abril namanya tapi sudah pindah sekolah dikota"ujar Dewi sambil meninggalkan mereka berdua.

.

 Mereka berdua jalan kaki menuju sawah.Sambil menikmati pemandangan.Ternyata menurut cerita orang-orang yang katanya Desa ini serem,banyak yang akhirnya pindah ke luar kota.Namun,pemandangan alam nya masih sangat terjaga.

Kaki mereka melangkah melewati depan rumah tua yang nampaknya sudah lama kosong tak berpenghuni,Ya dulu itu rumah Mbak Sari.Budhe nya Nathan.

Mata Nabila tertuju pada rumah kosong itu.

"ah penampakan hantu itu lagi"ucapnya dalam hati sambil menelan ludah.

Nathan yang menyadari kalau Nabila melihat hantu budhe nya itu segera mencepatkan langkah kakinya.Jantung Nabila berdetak kencang.Badan nya seketika menjadi dingin.Tak bisa menyangkal,dia memang sedang ketakutan.Namun ketakutan itu dibayar oleh keindahan pemandangan di sawah Nathan yang sangat dekat dengan pegunungan.Gunungnya pun terlihat sangat jelas.

"Huhhhhhhhhh" Nabila menghela nafas panjang.

"eh mas Nathan tumben kesini"Tanya Seno.

"iya mas Seno,ini saya dan temen mau sedikit belajar menanam padi sambil seru-seruan"celetuk Nathan.

Tak butuh waktu lama mereka berdua turun ke sawah,rasanya seru.Belajar menanam padi sambil main becek-becekan di sawah. Keduanya tertawa lepas seakan lupa akan beban.

Tak dirasa adzan ashar berkumandang.Mereka berdua pun naik dan duduk di pinggir sawah.

"Tak terasa ya Nathan,hari udah mulai sore aja"ujar Nabila.

"kalau kamu takut pulang,mending nginep dirumahku aja Toh besok hari Minggu.Nanti pagi-pagi aku antar pulang"ujar Nathan .

Nabila masih saja terngiang akan penampakan di gubuk tadi dan di rumah kosong itu.Sama wajahnya,apa mungkin itu yang di bilang budhe nya Nathan.Mungkin dia hanya menampakan diri tapi tidak menganggu.Nabila pun bermalam di rumah Nathan.Karena tak mungkin ia pulang.Hawa ketika menjelang magrib saja sudah menyeramkan apalagi kalau malam hari melewati jalan hutan itu.Tak dapat terbayangkan oleh Nabila betapa menyeramkan nya.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!