Novel Aku dapat merasakannya kembali update nih dari Hiatus panjang nya, yuk mampir para pencinta genre horor Religi
kisah yang berawal dari seorang wanita biasa yang hidup dengan banyak hutang Budi oleh seorang kakek yang sudah menyelamatkan hidup nya dan mengorbankan nyawa anak nya
masa kecil yang hancur dan mengerikan membuat nya tidak semangat menjalani setiap hari-hari nya.
hanya rasa syukur dan hutang Budi yang ingin dia balas untuk seorang kakek yang menyelamatkan nya lah yang membuat dia bertahan pada hidup nya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nani na, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Trio penakluk jin (FAV)
mereka pun pulang dengan mobil Viyon dan pergi kerumah masing-masing
di saat itu Felix sedang sibuk mengurus barang-barang apa saja yang harus ada di dalam tempat persembunyian mereka
sama halnya dengan Viyon yang sedang mencari sebuah bangunan bagus untuk mereka, lewat sebuah online di laptop nya
hari semakin malam tapi Viyon belum tidur karna masih melihat-lihat bangunan yang bagus lewat laptop nya tersebut tapi tidak ada satupun yang menurutnya bagus untuk gayanya
namanya juga seorang pria yang terlahir kaya seperti Viyon tidak mungkin mengambil tempat yang tidak sesuai dengan seleranya, sampai akhirnya jarinya berhenti menggeser pada salah satu rumah yang lumayan bagus tepat di samping sebuah Restoran yang juga dekat dengan sekolah mereka
tidak fikir panjang dan tidak memperdulikan harga tersebut, Viyon langsung membelinya pada hari itu juga
di lain sisi Athis yang berada di kamarnya merasakan hal aneh pada rumahnya, seperti ada seseorang yang terus mengawasinya membuat nya was-was...Athis pun berfikir untuk membacakan Doa rukyah di setiap sudut rumah dan jendelanya
saat sedang asik membaca doa di depan jendela yang tertutup dengan gorden besar, Athis malah penasaran untuk melihat keluar karna jendela tersebut tepat mengarah kesamping rumah yang hanya ada pohon dan tanaman saat Athis membuka gorden tersebut
dia melihat ke arah sekeliling penjuru penglihatan nya yang berada di luar jendela tapi tidak ada apa-apa, sampai akhirnya Athis ingin menutup gordennya tapi tiba-tiba Indra perasa pada tubuhnya yang bisa merasakan hal gaib itu berulah lagi
Athis mulai merasakan sesak pada dadanya dan matanya mulai tertuju pada pohon besar di depan jendela dan fikiran nya mulai mengatakan bahwa ada yang mengawasimu hingga menunggu saat yang tepat untuk menghancurkan mu
Athis yang mulai kesal karna jin yang terus mengganggu nya tersebut mulai membaca doa dan menatap tajam dan penuh ancaman kearah pohon tersebut
saat sedang fokus membaca doa tiba-tiba saja Athis di kejutkan dengan sosok menyeramkan yang langsung muncul dan menempel di jendela dengan suara yang berat dan menyeramkan itu meminta maaf pada Athis dan memohon untuk dibebaskan
ni
"AHHHHHHHHHHH.....PANASS......TOLONG JANGAN HANCURKAN AKU MANUSIA.....AKU DIUTUS UNTUK TERUS MENGAWASIMU JANGAN HANCURKAN AKU..AHHHH PANAS..... LEPASKAN" jin
" AKU....AKU TIDAK AKAN MENGGANGGU MU LAGI..... LEPASKAN AKU...JANGAN BACA DOA ITU LAGI....AHHHHH PANAS" jin
"karna kau jin kafir, maka sampai kapanpun aku tidak akan melepaskan mu wahai jin" Athis
"AKU BERJANJI TIDAK AKAN MENGGANGGU MU LAGI KU MOHON JANGAN HANCURKAN AKU, LEPASKAN AKU KU MOHONNNNNNNNN" teriakan kesakitan dari jin itu membuat Athis melepaskan nya dengan syarat
"aku akan melepaskan mu, tapi jika aku melihat mu lagi berkeliling di rumah ku, maka atas izin Allah aku akan menghancurkan mu,..... pergilah sampaikan pada tuan dan Raja iblis mu itu bahwa akan ada hamba Allah yang akan menghancurkan mereka atas izin Allah" Athis
jin itupun seketika menghilang, dan Athis pun pergi untuk tidur
_________&$_____________
paginya Athis bersiap pergi sekolah, setelah makan Athis di tanya oleh kakek
"Athis nak, kamu mau di antar?" kakek
"engak deh kek, Athis jalan kaki aja kan masih pagi sempat kok sampe Sekolah ini" Athis
"emang dimana sepeda kamu?" kakek
"Rusak kek, kemaren Athis nolongin nenek-nenek yang hampir ketabrak pas mau nyebrang jalan jadi Athis gak sengaja ngelempar sepeda Athis karna reflek jadi yah gituh rusak" Athis jujur
"astaghfirullah.... untung kamu baik-baik saja, bagaimana nenek itu?" kakek
"entahlah kek, nenek itu tiba-tiba menghilang bikin bingung saja" Athis
"aneh..."kakek
"gak usah di fikirin deh kek, Athis pergi dulu yah, bye bye kakek" Athis yang mencium tangan kakeknya lalu pergi
saat sedang di perjalanan, tiba-tiba saja Athis merasakan hal aneh seperti ada yang mengikuti nya, Athis mencoba menyangkal hal itu dan berlari kecil agar segera sampai di sekolah
saat sampai di gerbang sekolah tiba-tiba saja ada mobil yang melewatinya dengan kencang dan hampir menyerempet nya,
Athis terkejut tapi mobil itu tiba-tiba saja menjadi pelan berjalan seperti menunggu Athis
"siapa si....gak hati-hati banget" Athis
"kamu tidak papa nak?" seorang pria tua yang berbicara dari dalam mobil
"saya tidak papa" Athis
"mau ikut masuk, saya antar sampai depan kelas kamu" pria tua
"tidak perlu pak, silahkan duluan, saya sekalian menunggu teman" Athis yang menolak dengan sopan
akhirnya pria tersebut meninggalkan nya
tapi Athis masih terpaku diam di tempat, ternyata Athis tau itu adalah direktur utama yang jarang menampakan dirinya di depan publik sekolah
Athis tau karna fikiran nya yang mengatakan nya, Athis juga merasa kalau Raja iblis juga ada bersama pria tua itu
tiba-tiba saja ada mobil dari belakang yang mengklakson Athis membuat Athis terkejut
lagi-lagi itu Felix dan Viyon yang datang bersama menggunakan mobil Viyon
"Athis......." Felix dengan nada biasa memanggil Athis
"emmmm" singkat Athis karna belum terlalu ngeh dengan mereka
"ATHISTA MAULANA" teriak Viyon
"apaan si Yon" saut Athis ketus
"lu conge yah di panggil tuh nyaut yang bener" Felix
"udah nyaut gue tadi tuh" jawab Athis lalu berjalan pergi meninggalkan mereka yang berada di dalam mobil
segera saja Felix dan Viyon keluar untuk mengikuti Athis
"thiss tungguin wehhh" Felix
"gak perduli..." teriak Athis ketus
ternyata setiap pergerakan mereka di lihat oleh direktur utama yang masih berada di mobilnya...bahkan bukan hanya direktur utama melainkan ada sekelompok murid wanita yang terdiri 3 orang sedang memperhatikan Athis dengan tatapan benci dan iri
sampai di kelas Athis terus saja duduk tanpa menghiraukan Felix dan Viyon, jarak meja belajar Athis dengan Felix dan Viyon pun terbilang cukup jauh karna itu Felix dan Viyon sedikit sulit jika ingin bicara dengan Athis
karna jam masuk pelajaran belum di mulai akhirnya Felix dan Viyon memutuskan untuk pergi kemeja Athis
"Thiss lu kenapa si dari tadi datang diam Mulu" Viyon
"Yon....Lix gue tadi di sapa sama pak direktur" Athis yang mendekatkan wajahnya dan seraya berbisik di depan wajah Felix dan Viyon yang duduk di depan meja Athis
"APAAAAA" teriak Felix dan Viyon membuat seisi kelas yang sedang ribut dengan tingkah murid lain seketika diam memperhatikan mereka
"lu bedua emang...b*gonya Ampe DNA, kagak bisa apa santay aja gituh nanggapinnya" kesal Athis
"yah sorry namanya juga khilaf" Viyon
"sorry...sorry lanjutin aja kalian" Felix yang membubarkan pandangan murid lain yang mengarah pada mereka
tapi tidak dengan 3 murid wanita yang ternyata satu kelas dengan Athis Dkk, tatapan 3 wanita itu masih sama seperti tadi, sinis, iri dan benci terhadap Athis
tapi tentu saja Athis dkk masih tidak menyadari hal itu
"jadi tu direktur bilang apa?" tanya Felix
"entar aja kita cerita lah...males gue sama kalian berisik" Athis
"Iyah dah" Viyon
"Lix...Yon...kok punggung gue udah gak berasa yah sakitnya, kan pas baru pulang dari rumah sakit setelah kita dari gunung itu masih parah banget, kok sekarang udah engak yah" tanya Athis bingung pada Felix dan Viyon
"kemarin kan lu rasa aja udah gpp" Viyon
"nah itu dia, cepet banget kan" Athis
"lu udah coba liat sendiri punggung lu pake cermin" Felix
"belum..." Athis
"lu sii kemaren pas kita ketemu kak Lisa lu kagak tanya langsung kedia" Viyon
"udahlah pulang ini kita ngumpul sama kak Lisa" Felix
"Iyah dah..." Athis + Viyon
sampai sini dulu maaf karna jarang up kemarin
semoga tetap suka dengan cerita aku
mohon dukungan nya
jangan lupa LIKE 👍 VOTE 😉 RATE ⭐ KOMEN 🥰
SEE YOU NEXT TIME 🍒
HAPPY READING ALL 🌹
👻👻👻👻
💐💐💐💐💐💐
👏👏👏👏👏👏
⭐⭐⭐⭐⭐
💐💐💐💐💐💐
🌹🌹🌹🌹🌹