NovelToon NovelToon
Terjebak Cinta Brondong

Terjebak Cinta Brondong

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Tamat
Popularitas:521.6k
Nilai: 5
Nama Author: bintun arief

"Cinta bisa membuat sesorang menjadi lebih baik dalam hidupnya. Namun juga sebaliknya cinta dapat membuat seseorang menjadi lebih buruk dan berdampak negatif bagi dirinya juga bagi orang yang dicintainya." (Plato)

Cinta adalah anugrah dari yang kuasa, tak ada yang bisa menghindar dari kehendak-Nya. Tuhan tidak pernah keliru memberikan anugerah cinta kepada hamba-Nya, karena sebuah cinta yang datang itu pasti ada makna dan alasannya.

"Cinta sejati itu memandang kelemahan, lalu dijadikan kelebihan untuk saling mencintai." (BJ. Habibie)

Sangat banyak kata-kata bijak tentang cinta, tapi tak satupun membuat gadis ini percaya tentang cinta. Keretakan rumah tangga orang tuanya membuatnya tak percaya dengan cinta. Perceraian orang tuanya membuatnya takut untuk jatuh cinta.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon bintun arief, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

24

Adzka kembali membuka aplikasi yang dilihatnya tadi. Tak tampak lagi pesawat dengan nomor penerbangan yang dia amati. Bersamaan dengan itu announcement menandakan yang dinanti telah tiba. Ia bersiap-siap menunggu pujaannya .

"Aku akan menjewer kupingnya. Seenaknya saja dia memblokir nomorku." gumamnya. Senyuman tak pernah lepas dari bibir tipisnya. Beberapa orang telah melewati Adzka yang setia berdiri menunggu kedatangan Juna.

Senyumannya seketika hilang saat melihat Juna berjalan dengan seorang laki-laki dan terlihat sangat akrab. Juna tampak tertawa sangat lepas. Mereka tampak seperti pasangan serasi.

"Siapa laki-laki itu. Tak mungkin Juna baru mengenalnya. Juna tak akan mau seakrab itu dengan seseorang yang baru dikenalnya." gumam Adzka, tangannya mengepal kecemburuannya tak dapat disembunyikannya.

Juna dan laki-laki yang bersamanya tampak sangat asik mengobrol, tanpa Juna sadari ia telah sampai ketempat Adzka berdiri menunggunya.

"Dokter! sedang apa disini?" Juna tampak dangat terkejut.

"Gawat! kenapa aku merasa seperti sedang ketangkap basah berselingkuh ya." gumamnya dalam hati.

"Om gak bisa jemput! jadi minta tolong aku yang menjemputmu. Zuan juga tengah sibuk mempersiapkan pernikahannya." ketus Adzka.

"Oh, ya sudah kalau begitu Juna biar aku yang antar, dokter!" Marchel tersenyum ramah kepada Adzka, tapi tidaj kepada Juna.

"Apa dia dokter yang di maksud?" ucap Marchel dalam hati.

"Tak perlu. Aku sudah menunggunya disini selama dua jam. Masak iya aku harus pulang sendiri!" Juna yang mendengarnya merasa iba.

"Apa? dua jam dia menungguku? buat apa? kan aku sudah mengirimkan boardingpass ku ke Papa, seharusnya dia tau aku sampai Medan jam berapa!" dalam hati Juna terus berkata-kata.

"Ya sudah kalau begitu. Aku pulang bersama dokter saja. Maaf aku duluan, Chel. Titip salam buat mama." ucap Juna mengulurkan tangannya. Marchel menyambut uluran tangan itu.

"Kau berhutang penjelasan padaku. Siapa dia? apa dia orang yang spesial? sehingga rela menunggumu selama dua jam disini! tunggu dulu, dia itu spesial atau bodoh. Kan sudah tau jadwal keberangkatan pesawat. Apa dia gaptek? hahaha." Marchel dan Juna tampak saling berbisik membuat rahang Adzka mengeras, matanya tampak merah. Dia memilih pergi meninggalkan Juna dan laki-laki itu.

"Aku ambil mobil!" ucap Adzka, disusul anggukan Juna dipandanginya punggung laki-laki yang menggunakan baju batik dan celana bahan itu. Ketampanannya semakin terpancar dengan stelan khas Indonesia.

Cetak!

"Segitu terpesonanya. Aku juga tampan!" Marchel mendaratkan sentilannya di telinga Juna.

"Aw, apaan sih Chel. Tu tangan jahil amat!" Juna mengusap-usap daun telinganya yang merah.

"Pacarmu?"

"Bukan!"

"Terus siapa dia?"

"Dia itu dokter dirumah sakit tempat aku kerja. Masih muda gitu dokter spesialis loh. Enak aja bilang dia bodoh!"

"Wah, hebat ya. Bisa dijemput dokter. Gak kerja tu dia! ini kan masih hari kerja."

"Tau ah. Kepo."

"Hm ... katanya udah jadi adek gue. Ya abangmu ini harus tau dong, adeknya pulang sama siapa. Keselamatan adik itu nomor satu!" dengan gaya super songongnya Marchel meyakinkan Juna.

"Iya iya, percaya abang yang ketemu gede!"

Flashback On

"Apa tidak ada kesempatan lagi, Jun?" ucap Marchel saat menepikan mobilnya.

"Tidak Chel."

"Apa sudah ada yang lain?"

"Bukan urusanmu!"

"Baiklah. Aku akan melamarmu."

"Dasar playboy gila!"

"Aku tidak gila. Aku tampan!"

"Ueek, ayo antar kan aku. Nanti aku ketinggalan pesawat!" Juna seperti mau muntah mendengar ocehan laki-laki yang mengaku tampan itu.

Marchel melihat jam dipergelangan tangannya. Benar saja jam sudah menunjukkan waktu yang sangat mepet dengan waktu untuk check in.

"Oh, iya. Aku juga tak mau ketinggalan pesawat." ucapnya pula kemudian kembali memacu kendaraannya membelah kota.

"Sebenarnya kau mau kemana?" tanya Juna menyelidiki kebenaran akan ucapan Marchel.

"Ke Medan!"

"Serius, Marchel!"

"Dua rius, Juna."

Juna yang mendengarnya memilih membuang mukanya. Ia menatap gedung-gedung tinggi yang dilewatinya dari balik kaca mobil.

"Mama sedang ada urusan di Medan. Tadinya aku mau ikut, tapi karena mama Lia memberitau ku kalau kau sedang di Makassar, jadi aku membatalkannya. Dan sekarang aku akan menyusul mama. Apa kau tak merindukannya?" Marchel menjelaskan.

"Mama? aku sangat rindu. Mama dikota mana, Chel? urusan hotel kah?"

"Iya, mama membuka hotel di sebelah pusat perbelanjaan terbesar di Medan katanya. Mama kesana untuk peresmian tiga hari yang lalu."

"Temuilah mamaku. Dia sangat merindukanmu. Kau pulang tanpa berpamitan padanya. Jun ... kalau kita tak berjodoh, mau kah kau menjadi adikku? aku ingin persahabatan kita terjalin lagi. Aku ingin kau tetap menganggap mamaku itu adalah mamamu juga." mencoba meraih tangan Juna. Juna menampiknya.

"Dont touch me."

"Ok, im sorry!" Marchel paham, prinsip perempuan yang bersamanya saat ini memang benar-benar kuat.

"Kapan pulang ke Makassar?"

"Mungkin dua hari lagi!"

"Baiklah, abang. Aku akan menemui mama nanti." ucap Juna menatap Marchel dengan tatapan haru.

"Ini takdir kita. Chel. Mama aku rindu!" ucap Juna dalam hatinya.

Flashback End.

Marchel merampas benda pipih yang dipegang Juna, persisi saat pertama kali mereka bertemu lagi waktu itu.

"Ini nomorku!" Marchel memberikan lagi ponsel itu kepada pemiliknya.

"Abang tampanku!" Juna membaca nama kontak yang batu saja tersimpan dalam ponselnya.

"Hahah ... paksa kali ya, abang tamvan!" Juna menertawakan kelakuan laki-laki itu.

Notifikasi ponselnya berdering, pesan singkat dari Adzka.

"Masih lama kangen-kangenannya? kan tadi satu pesawat. Masih kurang?" tulisnya dalam pesan itu.

"Ini aku jalan kesana!" balas Juna

"Aku sudah ditunggu, Chel. Duluan ya!" Juna meninggalkan Marchel, berlari kecil berharap secepatnya sampai menemui Adzka.

Marchel terus menatap sampai wanita yang pernah mengisi hari-harinya itu hilang dari pandangannya.

"Lelakinya sepertinya posesif! semoga kau bahagia, Jun!" ucapnya. Ia pun berjalan keluar, menemui sopir ibunya yang sudah menunggu.

\=\=\=\=

Mobil putih milik sang dokter melesat dengan kecepatan sedang. Sunyi, keadaan dalam mobil itu benar-benar sunyi. Juna tak berani bertanya apapun, karena wajah dokter yang ada disebelahnya saat ini tampak beda dari biasanya.

Sekalipun Juna tak pernah melihat wajah Adzka yang seperti ini. Dia terlihat seperti orang yang sedang menahan amarah. Setir mobil dia genggam begitu keras, sehingga urat-urat tangannya tampak begitu kelihatan.

Klakson mobil dia bunyikan secara membabi buta. Walau tak ada kendaraan yang akan di salipnya.

"Ada apa, Dok?" Juna memberanikan diri untuj bertanya.

"Itu tadi siapa?"

"Yang mana, Dok?"

"Laki-laki yang bersamamu tadi lah, siapa lagi!" Adzka membentak. Membuat Juna terperanjat.

"Namanya Marchel, dulu satu kampus denganku. Dia kesini mau nyusul Mamanya. Kebetulan mamanya sedang ada urusan di Medan." Juna menundukkan pandangannya, dia sangat terkejut, dia tak habis pikir, Adzka yang begitu lembut membentaknya.

Airmatanya jatuh, semakin deras. Sebisa mungkin suara tangisnya dia sembunyikan.

"Jadi ini jawaban kenapa nomorku di blokir? maaf kalau aku mengganggu." Emosi Adzka sedikit berkurang, kini ada rasa bersalah dalam hatinya. Kenapa aku membentaknya! gumamnya pula.

1
Lies Atikah
kadang kamu terlalu angkuh so iye serasa di butuh kan jtuh nya nyebelin merasa paling cantik meuni geuleuh
Lies Atikah
suka thor lanjuuuùuuut
Sulaiman Efendy
BERARTI 11-12,, MAKANYA JODOH, CMA JUNA TRLALU GENGSI MNGATAKN CINTA MA ADZKA, HNY DITUNJUKIN LEWAT CEMBURUNYA, SDGKN ADZKA TERANG2N MNGATAKN CINTANYA, DN SIFAT POSSESIFNYA
Bintun Arief: perempuan kan gitu, Pak. gengsi gengsi 🤣🤣
makasi sudah baca ya pak 🙏
total 1 replies
Sulaiman Efendy
UNBOXING JUGA AKHIRNYA...
KNP SIH JUNA MSH GK PERCAYA CINTANYA ADZKA MA DY...
SECARA DY SNDIRI SDH TAU HNY KPD DY CINTA PERTAMA ADZKA , DN ADZKA TDK PRNH MNGISI HATINYA BUAT WANITA LAIN, KCUALI DY, JDI KNP MSH RAGU, HINGGA GK MAU DISENTUH SUAMI HINGGA NGAKU SDG HAID..
SAAT U TINGGALKN ADZKA, LO MSH BSA DKT MA MARCHELL MNTAN LO, SDGKN ADZKA TTP SETIA MNCINTAI LO, BETAPA SAKITNYA PERJUANGN ADZKA MNCINTAI LO, MAKANYA DY WAJAR POSSESIF.. KRN DY TAKUT KHILANGAN LO..
Bintun Arief: untuk anak yg brokenhome pasti akan sulit memoercayai cinta, Pak. bahkan walau bukti nyata sudah didepan mata 😁
total 2 replies
Sulaiman Efendy
SKRG BNYAKIN EPISODE JUNA & ADZKA THOR...
Sulaiman Efendy
GITU CELL... JGN MNCINTAI WANITA YG HATINYA MSH TRPAUT DN TRIKAT DGN SSEORANG... BUAT APA HNY BSA MMILIKI TUBUH SESEORANG, TPI TK BSA MMILIKI HATINYA..
Sulaiman Efendy
UDH HMPIR STENGAH EPISODE, HNY BBRP EPISODE YG CERITAKN ADZKA & JUNA, PALIG MALAS BCA JUNA & MARCELL,, BLM LGI SI INDAH...
Sulaiman Efendy
KLO INDAH & ADZKA MNIKAH APA ADA JAMINAN KLO INDAH TDK AKAN MNJALIN HUBUNGN DGN PRAMONO,, INDAH INI TYPE2 WANITA SERAKAH.. TYPE2 TUKANG SELIKGKUH
Sulaiman Efendy
SEMOGA KETAUAN SI FATMA BODOH TTG INDAH YG UDH TUNANGAN MA PRAMONO, SMOGA KTAUANNYA PAS PELUK2N
Sulaiman Efendy
UDH TUNANGAN, MSH SJA MAU DPETIN ADZKA, NAMA INDAH, TPI KLAKUAN GK SPRTI NAMA
Bintun Arief: sabar pak sabar 😁
total 1 replies
Sulaiman Efendy
AHHHH KNP JUNA MLH MSU TRIMA LAMARAN NARCHEL, TK ADAKH SDIKITPUN ADZKA DI HATINYA, BARU SAJA ADZKA PULANG
Sulaiman Efendy
IKUT NYERI ATIKU BACA KATA2 ADZKA,, CINTANYA GK KSAMPAIAN KRN KE EGOISAN MAMANYA, ISMI SDH BAHAGIA, DGN PILIHANNYA, ZUAN JG DGN DEWI SDH MNIKAH. GILIRAN CINTA TRHADANG ONAK & DURI..
Sulaiman Efendy
LAMA SEKALI CERITANYA MNUJU ADZKA & JUNA...
Sulaiman Efendy
TERLALU LAMBAN CERITA JUNA MA ADZKA,, CERITA GK SESUAI JUDUL, KPN JUNA NYA AKN TRPERANGKAP CINTA BRONDONG, TRUS TOKOH ADZKA LMAH, KYK GK ADA SMANGAT MMPRJUANGKN CINTANYA MA JUNA.. GK BRANI BRONTAK KE IBUNYA
Bintun Arief: kalau ceritanya cepat mungkin bkn novel namanya, Pak. Tapi cerpen 🙏 mungkin karya saya saja yg nggak nyampek seratus episode lebih, yg lain2 ada bahkan yg sampai 400an tpi tetap menarik.
terimakasih ktitiknya, Pak. Saya masih terus belajar agar bisa membuat karya yang lebih baik 😊🙏
total 1 replies
Sulaiman Efendy
PARAH JG NI DOKTER FATMA..
GK MIKIR KBHAGIAAN ANAK..
Sulaiman Efendy
BISA BALIKAN KE MARCEL YG BEDA AGAMA NI SI JUNA..
Bintun Arief: enggak, Pak. Marchel nggak beda agama kok. hanya saya nggak cerita kesana karna nggak terlalu religius keluarganya 🙏
total 1 replies
Sulaiman Efendy
BAGUS LH JUN, LO KAN MUSLIMAH , JGNKN CIUMAN. PACARAN SJA DI HARAMKN SEBELUM MNIKAH, YG HALAL ITU PACARAN STELAH MNIKAH..
APALAGI MARCEL DISEBUTKN TURUNAN MANADO DN TIONG HOA, GK DIJELASKN OTHOR KYAKINANNYA APA....
DN LO SBAGAI MUSLIMAH. JGN LH BRHUBUMGN BEDA KYAKINAN DGN LO..
Bintun Arief: iya, pak. aman pak 😊
total 1 replies
Sulaiman Efendy
DEWI2, NGAPAIN LO NGARAPIN ADZKA YG GK ADA RESPECT MA LO, TU ADA BG ZUAN POLISI MUDA YG GAGAH DN JUGA GANTENG..
Bintun Arief: buta dia pak, namanya cinta heheh
terimakasih sudah baca dan like 😊🙏
total 1 replies
Humanoid
Aduhh.. kirain yang putih2 itu karena ada "penampakan" di rumah baru mereka..
Bintun Arief: wkwkwkwkw, juna masih nggak kenal mukena bali ini, masih polosan putih
total 1 replies
🌹🪴eiv🪴🌹
saya syukak

terimakasih untuk tulisan indah mu thor 💜💜🌹🌹🌹🌹🌹🌹
🌹🪴eiv🪴🌹: saya sih pasukan baca yg udah end,, SE viral apapun kalo belom end belom tak baca 🤣🤣🤣🤣

nggak kuat kalo nunggu up yg lagi on going maaf ya thor 💜
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!