NovelToon NovelToon
1000 HOURS WITH YOU

1000 HOURS WITH YOU

Status: tamat
Genre:CEO / Cinta Seiring Waktu / Romansa / PSK / Tamat
Popularitas:4.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: lena linol

🏆JUARA 2 (EVENT CINTA YANG TAK DIRESTUI-SEASON 3)

Kecelakaan 2 tahun yang lalu membuat rumah tangga Aslan hancur. Bagaimana tidak? Akibat kecelakaan itu dia mengalami difungsi ereksi atau impoten. Bahkan ia rela dan pasrah saat istrinya meninggalkannya dan menikah dengan pria lain. Di saat sedang terpuruk dia bertemu dengan seorang wanita malam yang bersedia membantu mengatasi masalahnya.

“Aku akan membayarmu 1 Miliyar jika kamu berhasil menyembuhkan penyakitku,” tegas Aslan.

“Berikan aku waktu 1000 jam untuk menyembukanmu!” balas Irina.


Lalu bagaimana kisah mereka selanjutnya? Simak terus kelanjutannya ya!
Jangan lupa subcribe dan beri bintang ⭐⭐⭐⭐⭐

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lena linol, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Lepaskan aku, Aslan!

Wanita, jika memiliki 2 laki-laki di dalam hatinya, maka laki-laki pertama di pertahankan karena status, sedangkan laki-laki yang kedua akan menjadi pemenang dalam hatinya meski sulit untuk bersama.

Kalimat di atas menggambarkan perasaan Irina saat ini. Hanya saja Irina belum menyadari bahwa nama Aslan mulai bertahta di dalam hatinya. Yang dia rasakan kepada Aslan saat ini adalah sebuah rasa nyaman.

"Bila ragamu di sini akan tetapi jiwamu melayang di tempat lain, lebih baik kamu pergi dari sini!" seruan Yoga menyadarkan Irina dari lamunannya.

Wanita tersebut menoleh, menatap suaminya dengan tatapan yang sulit untuk dijabarkan.

Yoga merasa jengah dan emosi, karena istrinya seharian hanya bengong di dalam kamar inapnya. Padahal dirinya juga membutuhkan perhatian, namun Irina seolah tidak memedulikannya.

Bu Nining melerai putranya dengan lembut agar tidak memarahi Irina. Wanita paruh baya itu merasa sebal juga pada putranya yang terlalu berlebihan, hingga membuatnya merasa tidak enak hati kepada Irina.

"Apakah kehadiranku menganggumu, Mas? Jika iya, aku akan pergi," ucap Irina dengan lirih, menatap suaminya dengan nanar.

Yoga diam tidak menjawab, dia mengalihkan pandangannya ke arah tembok, malas menatap wajah istrinya, karena bayang-bayang mimpi buruknya itu terus saja berputar di kepalanya, membuatnya selalu emosi saat mengingatnya.

"Sudah, Rin. Jangan dengarkan ucapan Yoga, emosinya sedang tidak stabil," ucap Bu Nining menghampiri menantunya yang duduk di kursi.

"Sejauh ini aku berusaha kuat dan bertahan, semua sudah aku korbankan demi kesembuhannya, akan tetapi dia sama sekali tidak menatapku atau pun menghargai perjuanganku! Aku capek, Bu, aku ingin berhenti tapi aku tidak bisa, Mas Yoga masih butuh pengobatan dan perawatan medis, dan pastinya biayanya sangat mahal." Irina mencurahkan segala rasa yang dia pendam selama ini. Rasa yang begitu menyesakkan dada dan membuatnya terjebak pada dua pilihan yang begitu rumit. Air mata itu menetes deras di pipi, dia menangis di dalam pelukan ibu mertuanya yang selama ini sangat baik kepadanya. Di sela tangisnya yang begitu memilukan, dia menghembuskan nafasnya berulang kali, berharap dadanya yang terasa sesak sedikit melonggar, akan tetapi usahanya itu sia-sia. Rasa sesak di dalam dada kian menjerat hingga membuatnya kesulitan bernafas.

Yoga yang mendengarkan curahan hati istrinya ikut meneteskan air mata. Dia menatap Irina yang sedang di peluk oleh ibunya. Ingin rasanya dia mengatakan 'sudah jangan menangis lagi' akan tetapi kata-kata yang tersusun rapi itu seolah tertahan di ujung lidahnya yang terasa kelu. Yoga yang terbaring di atas tempat tidur, berusaha keras untuk bangun dan mendudukkan diri, akan tetapi entah kenapa hari ini dia tidak memiliki tenaga sama sekali. Tubuhnya terasa lemas, dan seluruh badannya sakit, akhirnya dia mengurungkan niatnya untuk duduk. Dia menatap istrinya dari kejauhan yang masih menangis di pelukan ibunya.

"Maafkan aku, Rin," gumam Yoga, yang terlalu pengecut untuk mengucapkan kata maaf kepada istrinya. Keegoisannya mulai menyerang kala mimpi yang terlihat nyata itu menari-nari di kepalanya.

Yoga yakin kalau mimpi itu bukanlah sekedar mimpi akan tetapi sebuah petunjuk untuknya.

Selama 10 menit menangis, menumpahkan semua beban yang ada di dalam dadanya akhirnya Irina mulai merasa tenang. Wanita cantik itu beranjak dari duduknya sambil mengambil tasnya yang tergeletak di atas meja kecil. Dia berpamitan kepada ibu mertuanya, tapi tidak dengan suaminya.

Dia kembali ke rumah Aslan menggunakan taxi. Satu jam perjalanan akhirnya dia sampai di rumah mewah Aslan. Waktu sudah menunjukkan jam 5 sore, ternyata Aslan sudah pulang kini pria tersebut menyambut kedatangan Irina.

"Ada apa? Kenapa wajahmu sembab?" tanya Aslan seraya menaikan ujung dagu Irina, menatap lekat kedua mata indah itu yang terlihat memerah.

"Aku tidak apa-apa," jawab Irina seraya menepis pelan tangan Aslan. Dia sedang malas berbicara, dan tidak ingin diganggu.

"Apakah pria penyakitan itu melukaimu?!" tanya Aslan mengeraskan rahangnya, kedua matanya semakin menajam dan terlihat sangat mengerikan.

"Dia suamiku! Kamu tidak punya hak mengatainya seperti itu!" tegas Irina menatap tajam Aslan, akan tetapi tatapan tajamnya itu berubah sendu, dan tidak berselang lama air matanya kembali menetes di pipi.

"Kamu mulai berani melawanku, Rin!" geram Aslan.

"Aku lelah, jangan mengajakku berdebat!" balas Irina tanpa rasa takut sedikitpun pada pria yang ada di hadapannya itu.

"Irina!!" Aslan semakin emosi saat wanitanya berani melawannya.

Irina mengusap wajahnya dengan kasar sekaligus menyusut air matanya yang mengalir di pipi.

"4 hari lagi genap 1000 jam. Aku ingin mengakhiri semua ini! Lepaskan aku, Aslan," ucap Irina dengan suara yang bergetar. Sejujurnya dia merasa sangat berat saat mengambil keputusan tersebut, tapi mau bagaimana lagi, dia harus mengorbankan salah satu di antara dua pria yang bertahta di dalam hatinya.

Aslan membatu ketika mendengar permintaan Irina.

1
Yuli Yanti
semejak baca cerita douglas sma bintang aq jdi suka sma cerita mu
Hariyanti
ga tau terima kasih si yoga.tau gitu mending mati aja ga usah operasi 😤
Hariyanti
apa mungkin setelah operasi berhasil,yoga akan dipaksa cerai dgn Irina oleh Aslan 🤔
Rezqhi Amalia: permisi kak, siapa tahu kakak minat mampir dikaryaku yang berjudul 'Dipaksa Menikahi Suami Sahabatku'

terimakasih sebelumnya 🤗💐
total 1 replies
Hariyanti
sombong banget yaaaa 🤔 pantas dikasih cobaan jadi impoten sama author 😤
Hariyanti
seandainya suamimu dan ibu mertuamu tau apa yg kau kerjakan 🤔
Hariyanti
mampir
Caca Tina: namanya siapa
total 2 replies
𝓛𝖊𝖊𝖈𝖍𝖞𝖗𝖆
see u next time thor
Yuliati
irina tetep salah sih, menjual tubuh demi pengobatan suami
Nia
apa bedanya sopi sm irina sama2 selingkuh dari suaminyam..yg membedakanny cuma tujuanny z...sopi krna ingin sex dn irina krna duit
Dewi Ink: Hallo ka, ijin sharing🙏 karya Novelku yang berjudul:
180 Hari Menjalani Wasiat Perjodohan.
Siapa tahu suka, terimakasih😊
total 1 replies
RieNda EvZie
/Good//Good//Good//Good//Good/
Aurell And Friends
Luar biasa
Aurell And Friends
Lumayan
Sumarni Mmh alfatih
Ouh anaknya gery dan alegra yg kembar tiga aslan Arkan arabella ..baru enggeuh
Nining Chili
yeaaiii tengkyu thor 🥰🥰
Anonim
Good Good Good⛈🔥🔥🔥
Anonim
Agus Thor….emosi jiwa❤️❤️❤️
Nur Adam
smgt untuk kryau tjoor
Jamayah Tambi
Adakah Aslan harus merebut bini Yoga.Aslan jd pembinor
Jamayah Tambi
Cinta itu memang aneh ya/Sob//Sob/
Jamayah Tambi
Biasanya lelaki itu pantang dicuit.Terus terbang burungnya.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!