NovelToon NovelToon
Naksir Berat Bos Ganteng, Yang Sakit Asma

Naksir Berat Bos Ganteng, Yang Sakit Asma

Status: tamat
Genre:Duda / Anak Genius / Cerai / Diam-Diam Cinta / Tamat
Popularitas:143.3k
Nilai: 5
Nama Author: Deyulia

Season 1
Season 2( on going)

Bagi sesama Author yang mampir silahkan like doang Ok, baca n like, Alhamdulillah. Hadiah, apalagi senang banget. Bagi pembaca, like n baca wajib ya Cuy, biar sama-sama ngeunah endol takendol-kendol. Kali ini nama pemerannya yang agak nyeleneh, gak mau yg bagus2 biar sdkt humor.

Dicegat saat bawa motor kala pergi bekerja, membuat Sensi Vera (23) mengerem mendadak motor matiknya sampai hampir standing. Sensi, begitu dia dipanggil terkejut dan penasaran siapakah yang telah mencegatnya.

Saat Sensi mendekat, rupanya orang itu mengalami sakit asma. Sensi terkejut setelah menyadari ternyata yang mencegat adalah Bos di kantornya. "Pak Rangka!" kejutnya.

Rangka Baja (35), seorang Bos di perusahaan kertas ternama di kotanya, mengalami sesak nafas saat dia masih di jalan menuju kantornya. Rangka meminta tolong pada orang yang berhasil dicegatnya untuk membelikan obat ke apotek terdekat. Tanpa Rangka sadari, rupanya orang yang dia cegat adalah s

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Deyulia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 24 Mengusir Hantu Kamar Hotel

Aku masuk ke dalam kamar hotelku dengan terpaksa. Pak Rangka benar-benar tega dan sangat kejam kali ini. Dalam kamar aku tidak kuasa menahan rasa sedihku karena sikapnya. Aku menangis dan tidak peduli lagi akan makhluk gaib yang selalu menghantuiku ketika aku berada di kamar ini.

"Hiks, hiks, hiks ... Pak Rangka tega, kenapa Bapak membiarkan aku di dalam kamar berhantu ini? Bapak benar-benar tega, awas saja jika nanti Bapak mengungkapkan cintanya pada saya, maka saya tidak akan menerima cinta Bapak," ujarku di balik tangis.

Aku benar-benar tidak kuasa dengan perlakuan Pak Rangka kali ini sehingga aku menangis semakin keras. Rasa sedih itu menyatu dengan rasa marah. Cuma ketahuan duduk dan minum dengan seorang lelaki saja Pak Rangka sudah marah. Ada apa dengan Pak Rangka, apakah Pak Rangka cemburu padaku?

"Hiks, hiks, hiks...." tangisanku makin keras, akan tetapi suara tangisanku sepertinya menggema, seolah berulang-ulang dan seperti ada yang mengikuti. Aku tiba-tiba diam menghentikan isakanku. Dan tangisan yang mengikutiku juga diam. Aneh dan ini benar-benar membuat rasa kesalku pada Pak Rangka malah semakin menjadi.

Aku kembali terisak menumpahkan sisa kesedihanku, dan kini kembali isakanku diikuti lagi seseorang yang entah di mana keberadaannya. Dengan sisa rasa marah yang masih ada, aku bangkit kemudian mengambil sapu hotel yang kebetulan ada di sudut sana. Perlahan aku berjalan mencari di mana asal suara, sembari memegang sapu dan siap menghantam siapa pelaku yang mengikutiku.

Tangisanku kini kutahan dan hanya sedu sedannya yang masih terdengar. Dan aneh suara isakan tangisanku yang tadi diikuti makhluk yang tidak nampak wujudnya, kini hilang juga entah kemana. Tiba-tiba saja emosiku kian menyeruak dan rasa berani sepersekian detik muncul begitu saja.

Aku kembali terisak, mencoba memancing suara itu datang dan benar saja suara itu datang kembali. Emosiku yang menyeruak dan masih menahan kesel yang tadi masih ada. Perlahan namun pasti ku dekati pintu kamar mandi, lalu kubuka dengan kasar.

"Brakkkkk, kuprak, kuprak, siapa kau setannnn, gua nangis elu ikut nangis, gua isak elu ikut isak, dasar kau setannnn!" ucapku sembari memukul-mukul sapu ijuk ke dalam kamar mandi yang tidak ada siapa-siapa. Kemudian aku masuk dan menyemprot air keran shower yang aku cabut dari sangkutannya.

Aku ngamuk dan aku basahi semua kamar mandi dan bak mandi dengan air shower sambil. berkata-kata. "Pergi kau setannnn, jangan kau ganggu hidup gue, jangan kau takuti gue, elo pikir gue takut? Ayo bertarung sama gue, nih gue punya sapu, gue obrak abrik elo sampai kabur, pergiiii." Amukanku tidak tentu arah sampai kamar mandi itu berubah seperti kapal pecah.

Setelah merasa puas lalu aku beranjak menuju kamar dan menutup rapat-rapat pintu kamar mandi sambil berkata-kata. "Gue cape dan lelah, jadi gue harap elu setannn tidak ganggu gue saat tidur. Kalau nggak, maka gue lapor sama Pak Rangka," celetukku masih dikuasai emosi, dan anehnya pake bawa-bawa nama Pak Rangka segala.

Entah karena saking lelah dan ngantuk, akhirnya aku terlelap dengan tangan masih memegangi sapu ijuk yang tadi dipakai gebuk-gebukin kamar mandi yang ada setannya.

Dalam tidurku yang lelap itu tiba-tiba aku didatangi seseorang berperawakan perempuan, setengah tua, tertawa menyeringai memperlihatkan giginya yang hitam seraya berkata 'aku menyerah anak muda, aku kalah, aku pamit, hihihi', lalu tidak lama dari itu wanita setengah tua itu pergi dari hadapanku sembari melambai.

Selang beberapa menit, mimpiku berubah dengan kedatangan Pak Rangka yang tersenyum padaku lalu memelukku. Alangkah senangnya aku di dalam mimpi itu, ternyata Pak Rangka masih perhatian padaku sambil menepuk-nepuk pundakku.

"Pak, Pak Rangka, I love you," ujarku dalam mimpi itu seakan nyata sambil mencium pipinya yang mulus.

"Sen, Sensi, bangun, ini sudah siang. Apakah kamu tidak akan pulang ke Jakarta? Sensi?" Wahhhh, Jakarta?? Akhirnya aku terbangun dari tidurku dan mimpi indahku. Saat aku bangun alangkah terkejutnya aku, rupanya Pak Rangka benar-benar ada dan membangunkanku.

Akhirnya aku bangun dengan sapu yang masih melekat di tanganku. Pak Rangka melihat keadaan kamar dan kamar mandiku yang seperti kapal pecah. Pak Rangka tidak tahu bahwa semalam aku sedang mengusir hantu yang selalu mengganggu.

"Kamar ini kenapa?" tanyanya terkejut.

"Anu, Pak, semalam saya mengusir hantu yang ganggu saya. Dan saya berhasil mengusirnya karena hantu itu datang dalam mimpi saya dan berpamitan pada saya," jawabku jujur sesuai dengan mimpiku. Pak Rangka geleng-geleng kepala tidak percaya sambil melihat seisi ruangan yang mirip kapal pecah.

1
Bo-bo
keren ni Thor👍
Bo-bo
aku mampir di karyamu Thor..semoga sukses selalu 🤲🤲
Lina Zascia Amandia: Mksh byk Kak...
total 4 replies
Pa Muhsid
seperti di toko matrial
Lina Zascia Amandia: Wkwkkwkwk.... iya Bang, saya sengaja cari nama bahan bangunan atau istilah dlm pembangunan gedung. Biar agak lain, soalnya nama2 yg keren udah sering dipakai penulis2 Femez. Semoga suka ya Bang.... mendukung karya ini, supaya rame soalnya pembacanya msh minim.... mksh udah hadir...
total 1 replies
Erny Kurniawati
tokohnya dari bangunan semua
Lina Zascia Amandia: Hehhee iya Kak.... sengaja Kak, nama2 pemeran yg keren udah byk yg make sm penulis2 lain... smg suka ya Kak, mohon dukungannya ya, cerita bahan bangunan dan bunga Sansevera ini.... wkwkwkkwkwkw
total 1 replies
Juragan Jengqol
bagus, ringan, enak dibaca....
Lina Zascia Amandia: Kak ke mana aja blm mampir lagi di karya saya yg lain.
total 1 replies
Juragan Jengqol
ayo cakar, semangat 💪🏻💪🏻💪🏻
Juragan Jengqol
suruh kursus aja di luar, bos
Lina Zascia Amandia: Iya daripada dimarahin ya?
total 1 replies
Juragan Jengqol
minta maap teroooz, tapi diulangi lagi....
Lina Zascia Amandia: 🤦‍♀️🤦‍♀️😌😌😌😌
total 1 replies
Juragan Jengqol
siapa tau jodoh sama cakar
Lina Zascia Amandia: Hehehheeh..... ✅✅✅
total 1 replies
Juragan Jengqol
salah satu kunci berumah tangga adalah SALING PERCAYA
Juragan Jengqol
a r o g a n
Juragan Jengqol
kamu juga salah, sen. sudah nikah harus bisa jaga diri, jaga hati, jaga kehormatan suami
Juragan Jengqol
maksudmu benar, tapi caramu salah. harusnya kasih tau dulu baik2, kalau belum berubah baru teguran, kalau belum berubah baru teguran keras. ini langsung marah keras.

di perusahaan aja sp1 dulu, ga ujug2 sp3.
Juragan Jengqol
kamu ga bisa jagain hati suami
Juragan Jengqol
salah sasaran tuh marahnya
Juragan Jengqol
kalau kata Sayyidina Ali, sabar itu pada kesempatan pertama. dan kamu sudah gagal sabar di kesempatan pertama, bos
Juragan Jengqol
kalau ga dikasih tau, gimana bisa tau bos? paling sebel sama orang yg suka bikin teka teki.
Juragan Jengqol
delana orang sunda bukan thor? kalo sunda bisa dipanggil teh lana atau ceu lana...
Juragan Jengqol
dian ga ikut rombongan?
Juragan Jengqol
ga usah melongo, bos. kan situ yang bikin sensi jadi bete.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!