Persahabatan antara Icha dan Azkara harus kandas ditengah jalan? dengan satu kesalahan yang Icha buat hingga membuat hubungan mereka renggang.
Icha memendam rasa sayang dan cinta kepada sang sahabat tapi dia tidak berani mengatakannya itu? dia sadar siapa dirinya dan siapa azkara.
akankan Icha berhasil mengungkapkannya kepada sang sahabat?
akankah Icha akan mundur dan merelakan sang sahabat bahagia! dengan seorang wanita yang menjadi kekasihnya saat ini.
saksikan terus kisah cinta Icha kepada Azkara dan jangan lupa like,coment and subscribe ya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Marwah ( AliMar ), isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 24
sang bunda yang,mendengar ucapan putrinya itu!! lengkap dengan wajah cemberutnya,hanya bisa tertawa kecil melihat wajah putrinya,yang selalu mengemaskan itu!! bak anak kecil yang merajuk,tak dibelikan balon.
sang jauh berbeda dengan sang ayah pun,sama dengan dengan sang istri yang juga tertawa cikikan melihat tingkah absurd putrinya itu!! di pagi hari gini,ada saja drama picisan yang putrinya buat.
" hehehe!!! ok,maaf? bukan kami tak ingin kasih tahu kamu!! kami kira kamu udah tahu duluan? tanpa kami kasih tahu lagi,tanpa ternyata oh ternyata!!! kamu sendiri pun lupa dengan hari istimewamu itu." ucap sang ayah kepada putrinya itu,yang merasa lucu merasa wajah merajuknya,dengan bibir yang manyun itu.
" ck!!! aish? ya,sudahlah!! toh semau juga udah terjadi dan gak bisa dibalikin lagi!!! oh sungguh ngenesnya diriku ini,ya tuhan!! di lupakan begitu saja sama semua orang?? di hari ulang tahunku ini!!!! ooohhhh..." jawab Icha melankolis dan jangan lupa dengan nyanyian merdu,yang bikin semua orang tertawa melihat tingkah absurdnya itu.
Bunda dan ayah,yang mendengarnya!!! tak tahan menahan tawanya,mereka akhirnya tertawa terbahak bahak!!! melihat tingkah konyol dan absurd yang putrinya buat pagi ini.
" hahaha!!! aduh perut bunda sakit? udah cukup,ok sayang!!! maafin kami berdua ya,yang tidak mengingatkan dirimu? akan hari istimewamu itu,nak" ucap sang bunda yang berbicara kepada putrinya,setelah menghentikan tawanya itu terlebih dahulu.
" baiklah,kalau begitu!!! untuk hari ini Icha maafin? berhubung hari ini tengah baik dan lagi berbahagia juga." jawab Icha yang sok bijaknya itu.
sang ayah yang mendengar ucapan sang putri,masih saja tertawa!!! walaupun tidak keras seperti tadi.demi menetralkan kembali keadaan,sang ayah berdehem demi mencairkan suasana kembali.
" Barakallah Fii Barakallah,Fii Umriik,Fii Rizky,Fii Dunya." ucap bunda dan ayah berbarengan memberikan selamat kepada putri,yang hari tepat berusia 17 tahun atau bisa di sebut sweet seventeen.
Icha yang mendengar ucapan selamat dari kedua orang tuanya,langsung menangis haru.
" hiks hiks hiks!!! ayah bunda makasih banyak atas ucapan dan doanya yang kalian berikan kepada Icha?? dengan penuh keikhlasan dan kasih sayang,yang tidak ada batas dan akhirnya itu.icha sayang kalian berdua,sehat selalu untuk ayah dan bunda." jawab Icha dengan dibarengi isakan tangis bahagianya itu.
ayah dan bunda yang mendengar ucapan sang putri yang sambil menangis itu,mereka bergegas menghampiri putrinya dan merangkul tubuh ringkih putrinya,yang sedang menangis haru itu.
" sudah sudah,jangan menangis lagi!!! masa masih cengeng sih udah besar gini? malu dong sama calon mantu ayah nanti." ucap sang ayah menenangkan. putrinya sambil meledeknya dirinya diakhir kalimatnya itu.
" ish!!! ayah gak asik ah? bunda lihat ayah,meledek chacha yang cantik dan imut ini." jawab Icha,mengadu kepada sang bunda dengan kata kata pdnya itu memuji dirinya diakhir kalimat.
sang bunda yang mendengar ucapan sang putri hanya bisa mengelus punggung belakangnya itu,disertai dengan senyumannya.
" udah,kamu gak usah dengerin apa kata ayah barusan !!! biar nanti bunda yang akan jewer telinga ayah? jika berani menggoda chacha yang manis nan imut anak bunda ini." ucap sang bunda yang menghibur putrinya sambil diselingi candaan diakhir kalimatnya itu.
ayah mendengar suara merajuk putrinya itu,hanya tersenyum! sudah lama sekali,putrinya tidak menyebutkan nama masa kecilnya lagi.tapi hari ini dia kembali memanggil dirinya dengan sebutan itu.
akhirnya setelah melewati banyak drama,Icha dan kedua orang tuanya!! akhirnya melanjutkan acara makan pagi mereka setelah drama sedikit tadi,tidak ada acara tiup lilin atau kue saat ini,yang ada hanya nasi biasa saja,sebab keluarga Icha tidak pernah merayakan ulang tahun dengan kue diatasnya ada lilin tertancap? tapi mereka akan mengadakan syukuran kecil mengundang anak anak yatim piatu dan anak anak pengajian yang ada disekitar rumah mereka.
setelah selesai sarapan,sang ayah mencoba bercanda kepada putrinya itu.
" jadi!!! hadiah apa yang kamu minta dari kami." ucap sang ayah.
Icha yang mendengar ucapan sang ayah,menaikkan alisnya.
" Hem!!!! Icha tidak ingin hadiah apa pun saat ini,yah?." jawab Icha kepada sang ayah.
kedua orang tua Icha yang mendengar,jawaban dari putrinya itu menjadi lesu!! kenapa putrinya itu tidak pernah meminta apa pun kepada mereka.
" ada,apa!! dengan wajah ayah dan bunda itu? kenapa terlihat lesu sekali!! apa ada yang salah dengan kata kata chacha barusan." ucap Icha merasa tak enak hati,melihat wajah tak bersemangat dari kedua orang tuanya.
kedua orang tua Icha,yang mendengar ucapan dari putrinya itu!!! hanya menggelengkan kepalanya saja.
" kenapa?." jawab sang ayah lesu.
" apanya,yang apa!!! ayah?." ucap Icha bingung.
" maksud,ayah tuh!!! kenapa kamu tak ingin,meminta hadiah apa pun dari kami berdua." jawab sang bunda menjelaskan maksud suaminya itu.
" oh!?." ucap Icha hanya ber'oh ria saja.
" kok!!! cuma oh saja." jawab sang bunda tidak paham.
" hah!!! chacha tak butuh hadiah apa pun? dari ayah dan bunda,karena hadiah yang chacha mau!!! udah chacha dapatkan selama ini." ucap Icha mendesah lelah,sambil menjelaskan maksudnya itu.
" emangnya!!! hadiah apa? yang udah kami kasih selama ini buat kamu,perasaan bunda belum ada deh!! yah." jawab sang bunda bingung,dengan penjelasan putrinya itu.
" ada,malahan banyak sekali!!! bahkan tidak terhitung nilainya." ucap Icha memberitahu.
" apa itu!!! sayang? kalau ayah boleh tau." jawab sang ayah penasaran dan antusias
" itu!!! cinta dan kasih sayang? yang selama ini kalian kasih buat chacha." ucap icha dengan wajah polosnya itu.
kedua orang tua Icha yang mendengar ucapan dari putrinya,hanya melongo tidak percaya.
" aish!!! kamu ini? ada ada saja,sih." ucap sang bunda gemes,sambil mencubit pipi sang putri.
Icha yang mendengar itu,hanya cikikan saja,merasa senang karena sudah mengerjai mereka berdua.
" ehm!!! jadi apa yang di inginkan? ayah dan bunda dari ChaCha saat ini." jawab Icha kepada kedua orang tuanya.
" kami ingin!!! kamu meminta sesuatu seperti mobil kek,motor kek,atau holiday keluar kota? semacam Travelling ketempat yang kamu inginkan gitu." ucap sang ayah begitu antusias,menyebutkan satu persatu.
Icha yang mendengar tawaran sang ayah,termenung memikirkan semua itu.
" hmz!!! mobil,motor atau holiday gtu? yah." ucap Icha memastikan kembali.
" iya,jadi!!! kamu pilih yang mana." jawab sang ayah bersemangat.
" kalau Chacha!!! pilih motor gimana." ucap Icha memilih salah satu dari 3 hadiah itu.
kedua orang tua Icha,yang mendengar ucapan sang putri!! tersenyum senang.
" ok,deal!!! motor ya." ucap sang ayah bersemangat.
Icha hanya menganggukkan kepalanya saja,mendengar ucapan sang ayah itu!! Icha tersenyum melihat wajah ceria kedua orang tuanya itu,binar bahagia tercetak jelas,di wajah mereka berdua saat ini.
aku sengaja gak buat,selalu berfokus ke Icha dan azkara,tapi kesemuanya.
para kelima Anak demit,raja dan ratu Kunti demit dan kisah cinta antara Icha dan pak rangga,agar sedikit berbeda aja