NovelToon NovelToon
Dewa Di Dunia Lain

Dewa Di Dunia Lain

Status: sedang berlangsung
Genre:Pendekar / Petualangan Fantasi-Fantasi Timur / Identitas Tersembunyi / Barat
Popularitas:36.2k
Nilai: 5
Nama Author: Arisky wa

Di dunia ini hanya yang kuatlah yang berkuasa dan yang lemah hanya menjadi pion, oleh sebab itu aku harus menjadi yang terkuat agar bisa membuat seluruh dunia berada di bawah kendali ku

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arisky wa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps 24. Perpisahan

Feng Ying pun akhirnya berlatih tanding dengan pendekar Cakar Naga itu, Feng Ying tidak mengeluarkan kemampuan terbaiknya karena memang ia hanya ingin menggerakkan sedikit tubuhnya.

Meskipun begitu ia tidak mau kalah, ia menyerang pendekar itu dengan cepat agar pendekar itu tidak bisa membuat serangan balik.

Pendekar Cakar Naga yang menjadi lawan Feng Ying hanya bisa menangkis setiap serangan Feng Ying meskipun ada beberapa serangan yang tidak bisa ia tangkis dan mengenainya.

Armor yang mereka gunakan adalah armor khusus untuk latihan dan senjatanya pun juga sama, ketika pedang mengenai tubuh, maka armor yang di gunakan akan merespon dan membatasi pergerakan seperti terkena luka sungguhan.

Jika salah satu dari mereka terkena serangan yang mematikan, maka armor akan mengunci seluruh pergerakan, yang menandakan sang pengguna armor telah kalah.

Tak butuh waktu lama bagi Feng Ying untuk mengalahkan lawan latihannya itu,Feng Ying menggunakan sedikit kekuatan jiwanya untuk membuat tiga serangan pedang secara hampir bersaman.

Pendekar itu tidak mampu menghindari serangan Feng Ying, ia hanya bisa melihat satu tebasan saja dan itu pun ia tidak sanggup merespon.

Ketika tiga tebasan dari tiga sisi itu mengenai tubuh lawan Feng Ying, pendekar itu terjatuh dan tubuhnya tidak bisa bergerak yang menandakan ia sudah kalah.

Para pendekar yang menyaksikan itu terkagum kagum karena Feng Ying yang masih berusia dua belas tahun mampu mengalahkan seorang pendekar Master tingkat enam.

Feng Ying pun membantu melepas armor pendekar yang baru saja menjadi lawan latihannya itu.

Menurutnya pendekar pendekar ini memiliki bakat yang biasa di Cakar Naga, Shi Tian saja sudah mencapai tingkat ini di usia muda, namun para pendekar ini tidak memiliki tingkat yang cukup tinggi di usia mereka yang sekarang.

"kenapa kelompok pendekar yang berlatih di sini jauh berbeda dengan yang lain?"

Tanya Feng Ying kepada pendekar di hadapannya itu.

Pendekar itu segera mengetahui maksud Feng Ying dan mulai menjelaskan tentang kelompok mereka.

"Kelompok kami hanya pembantu para tentara keluarga Naga, tugas kami menghadapi pendekar musuh yang mencoba menyerang tentara biasa keluarga Naga saat di medan perang"

Ucap pendekar itu mencoba menjelaskan.

Feng Ying pun mengangguk kan kepala, menurutnya itu strategi yang bagus, namun ia merasa kasihan kepada mereka karena pergerakan mereka seperti di batasi.

Pendekar itu pun tertawa kecil dan memberi tahu Feng Ying bahwa mereka memilih tugas ini karena kemauan mereka sendiri.

Mendengar itu Feng Ying tidak lagi meneruskan pembicaraan ia kemudian berpamitan untuk kembali ke kediaman Long Fei.

Kini ia di antar oleh para pendekar karena mereka merasa tidak enak jika melihat tuan muda mereka berjalan sendirian.

Sebelumnya Feng Ying memang mencoba menolak namun mereka memaksa Feng Ying, Feng Ying pun akhirnya menerima permintaan mereka.

Hanya butuh beberapa saat untuk mereka sampai di kediaman Long Fei, Feng Ying langsung masuk ke dalam kediaman setelah para pendekar yang mengantarnya pergi.

Di dalam rumah, Feng Ying hanya bertemu beberapa pelayan yang sedang duduk beristirahat, melihat Feng Ying masuk kedalam rumah membuat mereka bergegas menghampiri Feng Ying.

Feng Ying memberi tanda agar mereka kembali beristirahat karena beberapa pelayan wanita ini terlihat lelah.

"Lanjutkan saja istirahat kalian, kalian pasti lelah"

Ucap Feng Ying dengan nada lembut dan meninggalkan mereka.

Para pelayan itu pun memberi hormatnya dan menunggu Feng Ying pergi dahulu sebelum kembali duduk beristirahat.

"Tuan muda Feng sungguh baik"

"Benar, ia juga sangat tampan di usianya yang muda"

"Andai sudah dewasa, aku mau membantunya mandi jika ia memintanya"

Bisik para pelayan itu membicarakan Feng Ying.

Setelah Feng Ying berada di kamarnya, Feng Ying langsung tiduran karena ia merasa sedikit lelah, sebelum ia tidur ia melihat foto keluarganya, ia tersenyum bahagia melihat wajah keluarganya yang terlihat bahagia.

Feng Ying langsung tertidur setelah meletakkan foto keluarganya dan berbaring di kasurnya.

Keesokan harinya Feng Ying terbangun ketika mendengar ketukan pintu kamarnya, ia segera membuka pintunya dan menemukan Long Ai yang sudah berdandan rapi.

"Apakah hari ini kita akan pergi ke suatu tempat?"

Tanya Feng Ying kepada adiknya.

"Tidak, aku akan pergi ke Gunung Naga"

Jawab Long Ai membuat Feng Ying terkejut.

Mereka berdua kemudian pergi keluar rumah, di depan pintu masuk kediaman Long Fei, sebuah helikopter sudah bersiap untuk pergi.

"Ayah apakah Ai'er harus pergi sekarang?.. bukankah terlalu mendadak"

Tanya Feng Ying kepada Long Fei.

"Sebenarnya tidak, hanya aku yang lupa jadwal pembukaan Gunung Naga"

Jawab Long Fei sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.

Karena tidak ingin Long Ai telat, mereka langsung menyuruh Long Ai untuk berangkat setelah berpamitan kepada keluarganya.

"Jangan lupakan aku kakak"

Ucap Long Ai kemudian pergi setelah memberikan sebuah liontin yang merupakan benda berharga kesukaan Long Ai.

Tak sempat Feng Ying berkata-kata, Long Ai sudah pergi menaiki helikopter bersama salah satu Tetua yang menjaga Gunung Naga.

Melihat helikopter mulai pergi meninggal kediaman, membuat Feng Ying sedih namun ia menahan kesedihan itu.

"Apakah kita tidak bisa ikut mengantarnya?"

Tanya Feng Ying kepada Long Fei.

"Tidak, dia harus mulai belajar mandiri, kita juga hanya bisa menghubungi Gunung Naga jika ada yang penting"

Jawab Long Fei sambil menunjukkan ponsel Long Ai yang ada di tangannya.

"Hmmm bukankan Gunung Naga terlihat ketinggalan zaman"

Ucap Feng Ying kemudian pergi kembali ke kamarnya.

Long Fei dan Feng Jia Li bisa merasakan kesedihan Feng Ying namun mereka hanya bisa tertawa kecil karena pertama kalinya melihat Feng Ying seperti itu.

Saat berada di kamarnya, ia mengumpat karena takdir memisahkannya dengan adiknya, ia kemudian memukuli bantal di kasurnya.

"Tuan bukankan kalian hanya berpisah selama sepuluh tahun"

Ucap Naga Hitam lewat telepati.

"Kau memang benar, namun aku akan merindukan adikku yang manis"

Jawab Feng Ying sambil melihat keluar jendelanya.

"Hahaha sama sepertiku yang merindukan saudara kita yang lain"

Ucap Naga Hitam membuat Feng Ying teringat rekan rekannya di kehidupan pertamanya.

"Suatu saat kita akan berkumpul dengan mereka lagi"

Jawab Feng Ying dengan nada yang halus.

"Maksud Tuan?"

Tanya Naga Hitam.

"Sekuat apapun kita, suatu saat pasti akan mati juga"

Jawab Feng Ying yang membuat Naga Hitam terdiam sejenak.

"Kau benar Tuan, namun kali ini aku ingin mati bersama mu"

Jawab Naga Hitam.

"Yah mari kita menjalani kehidupan kita ini terlebih dahulu"

Ucap Feng Ying kemudian memainkan ponselnya.

"Tuan aku juga bermain game moba kenapa kita tidak main bersama"

Ucap Naga Hitam membuat Feng Ying terkejut.

"Kau... bukannya kau selalu tertidur? kau juga tidak punya ponsel bukan? "

Tanya Feng Ying dengan heran.

"Hahaha... sebenarnya aku sering bertukar tubuh dengan kloning ku, aku berkeliling dan menjadi manusia biasa untuk menikmati kehidupan manusia"

Jawab Naga Hitam dengan nada malu.

"Kau pasti bukan Naga yang aku kenal dulu"

Ucap Feng Ying sambil becanda gurau.

1
Ardian Tunasmobil
lama gak update thorr
Ardian Tunasmobil
mantabzz
Buang Sengketa
aku gak lanjut ya kk author....gak enak kali bacanya mc n gengnya lebih jahat dr penjahat..hehehe....
Buang Sengketa
baru ini baca tokoh utamanya dan kelompoknya jadi penggerak penjahat membantai manusia biasa..
Ardian Tunasmobil
lanjutt thor... josss
Si paling OP: baik senior
total 1 replies
Si paling OP
untung di ingetin:v
P Febrian
jir anal😅😂
Envoy
keren
Ardian Tunasmobil
josss
Arga Wijaya
up
Handi Adi
ngopi Thor biar dpt ide bagus
Handi Adi
up thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!