Gadis keturunan Rusia yang harus Pindah kuliah karena kedua orang tuanya yang harus kembali ke Indonesia mengharuskannya kembali beradaptasi dengan lingkungan sekitar.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Encha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 23
" паги мам "Sapa Keyla mencium pipi wanita paruh baya yang masih sibuk menyiapkan sarapan di meja makan.
" Morning Honey " Balas Karin tersenyum.
Keyla duduk di kursi dan menatap makanan di meja , walau mereka tinggal di Rusia namun mereka tetap saja selalu makan makanan Indonesia.
" Pagi " Ucap Radit berjalan mendekat membuat mereka menoleh dan tersenyum.
" Mau Makan apa Dad,, Biar Key ambilin "
" Serius,, Bisa mau siapin " Goda Radit
" Ya,, "
Keyla langsung mengambil kan Nasi goreng di piring Radit dan mereka tampak menikmati nya.
" Maaf Non,, Di depan sudah ada Den Daniel " Ucap Salah satu Pelayan rumah
" Kak Daniel " Ucap Keyla beranjak dan langsung berjalan keluar terlihat Daniel yang sudah menunggunya di ruang tamu.
" Morning Sayang " Ucap Daniel beranjak namun Keyla malah langsung memeluk nya..
Daniel kaget namun dia tersenyum dan mengusap rambut panjang kekasihnya.
" Ehem " Deheman Radit membuat Daniel melepaskan pelukannya dan segera mendekat untuk mencium punggung tangan Radit.
" Pagi Om " Sapanya dan Radit tersenyum.
" Jemput Keyla ?"
Daniel menatap Keyla sekalian,,
" Iya Om,, Apa boleh mulai hari ini Saya yang akan menjemput dan mengantar Keyla ke Kampus "
Radit tersenyum,,
Daniel memang laki laki yang baik dan sopan bahkan di saat anak seusianya yang selalu bertingkah seenaknya saja berbeda dengan Daniel yang malah menghormati orang yang lebih tua darinya.
" Daddy,, " Ucap Keyla karena Radit hanya terdiam.
" Tanpa kamu meminta ijin Om sudah mengijinkan nya tapi dengan syarat agak putri saya ini tidak lecet sedikit pun " Ucap Radit membuat Keyla mencebikan kan bibirnya.
" Pasti Om,, Saya akan menjaga Keyla "
Keyla tersenyum,,
Mereka pun berpamitan dan menuju ke dalam mobil.
Daniel sesekali melirik kekasihnya yang tampak sangat cantik, Keyla menatap jalanan yang mulai ramai dengan kendaraan.
" Sayang "
" Hem,, "
Daniel menggeleng selalu saja Keyla semakin lucu di saat seperti ini.
" Gimana Perut kamu masih sakit ?"
Keyla menggeleng,,
" Udah tidak,, Itu hanya di hari pertama saja Kak "
Daniel mengangguk sebenarnya dia pun sempat mencari tau tentang hal itu karena rasa khawatirnya terhadap Keyla.
Beberapa mata langsung menatap datangnya mobil sport keluaran terbaru dan bukan hanya mobil yang mereka liat namun juga sang pemilik mobil yang tidak lain adalah Daniel Mahesa laki laki tampan idola kampus mereka.
Biasanya para mahasiswi memang sengaja berada di parkiran hanya untuk bisa melihat kedatangan Idola mereka.
Dan dalam hitungan detik mata mereka dibuat tidak berkedip dengan keluarnya sosok tampan yang sudah mereka tunggu.
Daniel keluar dengan aura ketampanan nya namun mata mereka dibuat membulat saat Daniel malah berjalan memutar saat seseorang yang juga keluar dari mobil yang sama.
Keyla dan Bukan Kania,, dia lah yang keluar bersamaan dengan Daniel yang langsung menggenggam dan mengandeng nya.
Tidak lama Mobil Kania sampai dan terparkir tepat di samping Mobil Daniel,,
dengan senyumannya dia turun tapi baru saja akan melangkah telinganya sudah mendengar beberapa mahasiswi yang membicarakan Daniel bersama Keyla.
" *Kak Daniel bareng Keyla ke kampus dan mereka bergandengan,, Apa mereka jadian ?"
" Waw,, ini benar benar sangat menakjubkan tapi mereka sangat serasi* "
Kania langsung menatap mereka,,
yang terus membicarakan keduanya telinganya panas dan tangannya mengepal.
Daniel mengantar Keyla hingga di depan Kelas,,
" Belajar yang benar ya " Ucap Daniel mengusap wajah Ayu Keyla yang tampak tersenyum.
" Iya,, Kakak juga "
Daniel mengangguk dan menatap Keyla yang melangkah maju dia pun berjalan menuju kelasnya.
Namun langkahnya terhenti saat dia berpapasan dengan Wisnu yang juga baru datang, mata mereka saling bertemu..
Wisnu hanya mengangguk dan berjalan masuk di susul Daniel karena mereka memang satu Kelas.
" Daniel tunggu " Ucap Kania membuat Daniel menghela napasnya.
" Kita perlu bicara "
" Bicaralah " Ucap Daniel duduk di kursinya.
" Apa maksud Lo dengan semua ini "
Daniel menautkan alisnya bingung,, dia sama sekali tidak tau maksud ucapan Kania.
" Keyla,, Kalian sengaja pamer untuk hubungan kalian "
Wisnu yang berada di dalam pun terus mendengar ucapan Kania yang terus menyalahkan Keyla.
" Semua tidak ada hubungan nya dengan Keyla"
" Semua karena dia, Harusnya dia tidak usah datang ke Jakarta karena sudah membuat kamu berubah menjauh dari gue "
Daniel menghela napasnya,,
kali ini Kania sudah keterlaluan,,
" Jangan pernah Lo nyalahin Keyla "
" Memang dia penyebab semuanya "
" KANIA " bentak Daniel yang sudah tidak bisa menahan emosinya.
" Lo denger baik baik Diantara kita tidak ada hubungan apapun dan Gue hanya mengganggap Lo temen gue, sedangkan Keyla dia wanita yang gue cinta jadi jangan pernah lagi Lo salahin Keyla " Ucap Daniel berjalan keluar.
Sementara semua yang berada di dalam tidak percaya dengan apa yang baru saja mereka dengar, Daniel menyukai Keyla dan itu sukses membuat patah hati para mahasiswi di sana.
Kania menatap sekeliling yang saling berbisik, dia pun langsung kembali duduk di kursinya dengan sangat menahan emosinya.
" Udah berapa kali gue bilang ikatan Cinta Daniel dan Keyla itu sangat besar jadi Lo gak usah mimpi bisa misahin mereka " Ucap Wisnu menatap Kania yang terlihat semakin emosi.
" Minggir " Ucap Kania mendorong tubuh Wisnu dan berjalan keluar.
Daniel keluar dari dalam toilet,,
dia tidak menyangka dengan sikap Kania yang semakin egois.
" Itu Daniel kan " Ucap Danu dan Panji mengangguk.
" Daniel " Panggil Panji membuat si empunya nama menoleh.
" Kalian " Ucap Daniel
" Kenapa muka Lo kesel gitu, Gak mungkin marahan kan sama Keyla " Goda Danu
" Hahahaha,, Ya kali Mereka ribut Daniel segitu bucinnya sama Keyla " Lanjut Panji membuat Daniel hanya menatapnya.
" Bener banget Lo Ji,, Gue juga liat Jika Daniel lah yang sangat mencintai Keyla "
" Kalian udah selesai ngomong nya ?? " Ucap Daniel menatap kedua temannya .
" Iye,,Udah Gitu aja sewot Lo Dan "
Daniel hanya menggeleng dan berjalan di ikuti Kedua temannya.
Sedangkan Kania mendengar semua percakapan mereka, Dia pun mengepalkan tangannya.
u itu ke dr jiwa perlu diobati