NovelToon NovelToon
My Beautiful Witch

My Beautiful Witch

Status: tamat
Genre:Fantasi / Supernatural / Chicklit / Tamat
Popularitas:112.9k
Nilai: 5
Nama Author: nath_e

Elijah Wood bertahun tahun menyembunyikan identitas aslinya sebagai penyihir dengan menjadi seorang Bakers pemilik The Magic Cakes.

Pengkhianatan kekasihnya Felix mengantarkan Elijah Wood pada Black Alliance, klan penyihir yang memburunya sejak kecil. Belum lagi Kutukan dewa Apollo semakin memperumit keadaannya.

Dia dihadapkan oleh situasi rumit menyelamatkan keluarganya dari ancaman Black Alliance, mematahkan kutukan Apollo dan menyelamatkan cintanya sendiri.

Akankah Elijah Wood bisa mengatasi semua permasalahan yang menghadang ataukah harus mengakui kalah dan harus tunduk pada takdir leluhurnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nath_e, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Another Lesson

Sesuatu yang hangat seolah memasuki dadaku. Membuatku nyaman. Aku bisa merasakan sebuah pelukan yang menopang tubuhku sempurna. Perlahan aku mencoba membuka mataku. Aku terkejut,

Kabut....kenapa banyak kabut disekitar ku...

Sebuah tangan telah melingkar di pinggangku merengkuh ku dalam pelukannya. My savior...

Akhirnya dia datang tapi dengan penampilan berbeda rambutnya yang hitam legam dan panjang terurai dengan lembutnya tertiup angin.

Tunggu dulu....angin...darimana angin ini datang...

Aku berusaha melihat lagi dengan jelas. Tempat dimana aku duduk berbulu. Aku melihat tali kekang yang dipegang Arion dengan kencang. Tatapan Arion lurus ke depan tanpa memperhatikan aku yang telah tersadar.

Sesaat kemudian aku baru menyadari kami sedang mengendarai sesuatu yang berbulu. Seekor pegasus berwarna putih.

Look at me...save by my savior...dan sedang terbang bersama pegasus seperti dalam dongeng saja...

Aku sedikit ngeri melihat ke bawah, membayangkan jika aku terjatuh dari ketinggian. Pegasus membawa kami terbang menuju suatu tempat dengan cepat seolah kami sedang berburu dengan waktu.

Arion mendaratkan pegasus di sebuah Savana hijau dengan bunga warna warni liar yang bermekaran. Aku masih dalam dekapannya ketika Arion menurunkan ku dengan perlahan.

" Kau bisa berjalan..?" tanyanya dengan lembut

" Tentu saja..."

Arion membimbingku perlahan menuju ke sebuah bukit batu. Aku ingat tempat ini. Tempat dimana aku bertemu Ariana dalam mimpiku. Dan benar saja sayup-sayup aku mendengar suara petikan harpa milik Ariana.

Kami mendapatinya tengah duduk diantara bebungaan liar nan indah. Bak negeri dongeng Ariana memetik harpanya begitu indah menghipnotis para hewan untuk berhenti dan mengelilinginya.

Ini seperti dalam buku dongeng....

" Kau datang...." sapa Ariana dengan masih memetik harpanya

" Kau memainkannya dengan indah Ariana..." kataku menikmati setiap alunan harpanya.

" Duduklah disini...Ariana akan menyembuhkan mu..." perintah Arion padaku

" Menyembuhkan ....dengan apa...?"

Arion memberikan isyarat dengan telunjuk nya meminta ku untuk diam dan mendengarkan petikan harpanya.

Aku menurut dan beralih menatap Ariana yang semakin asyik memainkan harpa. Semakin lama alunannya semakin intens dan mengeluarkan nada-nada tinggi tapi kemudian melembut dengan sempurna.

Ariana menatap ke padaku dengan tatapan berbeda. Jemarinya masih memetik harpa namun kali ini nada yang dihasilkan sungguh berbeda. Awalnya aku menikmatinya Namun lama kelamaan rasanya seperti membiusku dalam hipnotis.

Aku terkulai lemas hanya merasakan sengatan listrik kecil menggelitik bagaikan semut disekujur tubuhku. Sengatan itu kemudian berubah menjadi sebuah energi dingin yang menyelimuti diriku. Sensasi yang luar biasa.

Aku ditidurkan dalam waktu yang cukup lama oleh Ariana. Mungkin untuk memberikan tubuhku waktu menyesuaikan energi penyembuhan.

" Mikhaela....bangunlah..."

Aku mendengar suara Arion, perlahan aku pun membuka mataku. Arion tersenyum dan membantuku untuk duduk.

" Apa aku tidur cukup lama...?"

" Setidaknya cukup untuk memulihkan dirimu..."

jawab Arion tersenyum.

Melihat senyuman darinya membuatku seolah memiliki energi baru.

" Arion....kenapa aku selemah ini...dua kali aku kalah dari penyihir hitam...dan dua kali pula kau menyelamatkan aku..."

" Apa betul aku lah sang pemimpin...sepertinya ramalan itu salah Arion..."

" Karena kau ragu pada kemampuanmu sendiri...alasanmu tidak kuat untuk menggunakan kekuatanmu..." jawabnya

" Maksudmu...?"

" Kau masih berada dalam bayang-bayang musuh mu sendiri...secara otomatis alam bawah sadar mu memilih untuk berada dibawah level kemampuan musuh...itu yang membuatmu lemah..."

" Rasa tidak percaya dirimu membuat kekuatan sihir memudar....jangan meragukan takdir...jadikan takdirmu kekuatan untuk mu..."

" Termasuk takdir yang disebabkan kutukan Apollo...?" tanya ku dengan nada sinis

Arion berhenti bicara dan menatapku,

" Kutukan dan takdir itu berbeda Mikhaela....kau bisa mematahkan kutukan tapi kau tidak bisa mengubah takdir mu....kecuali dewa berkata lain..."

Aku menatap Arion....aku rasa benar apa yang dia katakan..

" Jangan terpancing oleh provokasi Dominic Mikhaela...dia membuat dirimu percaya bahwa kau berada dilevel yang lebih rendah darinya..."

Ariana yang sedari tadi hanya memperhatikan kami bicara, mendekati ku. Ia memilih duduk di sampingku dan mengenggam tanganku erat,

" Mikhaela...suatu hal dapat dikatakan nyata jika satu satunya dasar untuk dapat mempercayainya adalah tidak ada yang membuktikan hal itu tidak ada..."

Aku terdiam dan berusaha memahami perkataan Ariana. Rasanya sulit untuk dapat memahaminya tapi aku yakin ada makna dibalik perkataan itu.

" Singkirkan ketakutan mu akan Dominic....rasa takut pada sebuah nama hanya akan meningkatkan rasa takutmu akan hal itu sendiri...dibutuhkan keberanian besar untuk melawan musuh mu....Mikhaela...." kata Arion menambahkan nasehat dari Ariana padaku

" Baiklah...aku akan mencobanya..."

Sejujurnya aku masih tidak yakin bahwa aku bisa melakukannya...

" Sudah waktunya kita pulang...kau harus beristirahat..." kata Arion

" Apa kita akan menaiki pegasus lagi...?" tanyaku dengan hati senang

Arion tertawa kecil, " Kau menyukainya...?"

" Aku sangat menyukainya....seperti dalam dongeng...boleh aku menaiki pegasus lagi...?" pintaku seperti anak kecil di depan my savior

" Lihat siapa yang bicara...bukankah kau tadi sangat ketakutan saat diatas sana...?"

" Aaah....kau melihatnya...kenapa kau tidak menenangkan ku tadi...malah asyik mengendalikan pegasus..." protes ku pada Arion

" Karena aku suka menggoda mu...melihatmu ketakutan itu menyenangkan..." sahut Arion enteng

" Iiish....dewa macam apa kau ini...teganya pada kekasih hati mu sendiri..."

" Kekasih....jadi kau sekarang mengakui ku sebagai kekasihmu..."

Arion mengerlingkan matanya padaku membuatku tersipu...uups...I'm blushing...

Ariana tertawa melihatku, ia beranjak pergi meninggalkan kami berdua

" Hhm...kalian bertingkah seolah tidak ada aku disini...membuatku merindukan Hermes...baiklah....aku pergi...jaga dirimu baik-baik Mikhaela dan ingat perkataan ku tadi..."

Ariana berlalu dan menghilang begitu saja dari pandanganku. Arion hanya tertawa melihat kembarannya berlalu.

" Ayo kita pulang..." ajaknya

Kami pun berjalan beriringan menuju kembali ke Savana tempat pegasus dilepaskan tadi. Arion bersiul memanggil pegasus dan ia pun muncul tak lama setelah tuan nya memanggil.

Arion memelukku sejenak sebelum menaiki pegasus. Ia melepaskan pelukannya dan menaikkan dagu ku, memberiku ciuman lembut di bibir yang begitu manis. Membuatku merasakan kehangatan cintanya.

" Jangan takut aku tetap mendukung dan melindungi mu...dengan caraku..."

Aku menatapnya dan berusaha untuk mempercayainya selalu. Dia memang selalu ada untukku dan menjagaku dengan cara yang tidak aku duga.

Dialah pelindungku...kekasih hatiku..

I love you....my savior...

1
Riezki Arifinsyah
Luar biasa
Riezki Arifinsyah
keren Thor serasa nonton Harry Potter
pelukis_senja: makasih ka🤗
total 1 replies
ya sudahlah .. sebenarnya aku agak bingung karena alur novel bergerak keluar dari tema awal yang dibangun.

jadi siapa pemegang tongkat Merlin selanjutnya ?
Astaroth mati tapi iblis lain masih banyak. keputusan yang gegabah, Mikhaela
apakah sosok Astaroth ini mirip dengan iblis Baphomet ?
kelemahan Strigoi seingatku ada di hatinya.
berarti di sini Mikhaela masuk dalam fase sulit membedakan mana yang baik dan mana yang buruk.
bukankah mereka memang bermusuhan ? 🤔
Kenneth was die ?
are you crying ?
ada kemungkinan Arion akan berubah menjadi manusia biasa.
kenapa Mikhaela tidak menggunakan strategi ini dari awal ?
he bites me
nah kalau ternyata tinggal tulang belulangnya saja bagaimana ?
setahu aku solomonari itu adalah lulusan terbaik dari scolomance dan juga menjual jiwanya pada Iblis.
jadi ingat adegan ketika Gandalf ditarik oleh cambuk apinya Balrog di Bridge of Khazad Dum
he needs you
bukankah tadi Mikhaela mengatakan akan menarik Fellix agar terpisah dari Mammon. kenapa sekarang malah jadi ga tau bagaimana caranya ?
pelukis_senja: 😅🤭🙏iya yaa...sy mpe lupa, harap maklum yaa🤭fantasi pertama yg kacau balau ini
total 3 replies
takutnya saat Mikhaela pingsan, proses penyempurnaannya disusupi oleh iblis.
kalau ngajak nikahnya mendadak begitu, sudah pasti ceweknya bakalan syok. Hahaha.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!