Fb : Wulandari
Ig : mommy_mikayla
Annabella yang tidak punya pilihan lain lagi dengan terpaksa menggantikan Angel sahabat dekatnya yang kabur di saat hari pernikahan Angel dan Arseen. Bella yang awalnya diam-diam menaruh hati kepada Arseen. Namun, Bella mengalah demi Angel sahabatnya.
Gimana nasib Bella kala dirinya menjadi Istri Pengganti untuk Arseen demi Angel sahabatnya. Laki-laki yang sama sekali tidak mencintainya. Laki-laki yang begitu sangat mencintai Angel.
Di saat Angel kembali, Bella malah menawarkan Arseen untuk menikahi Angel tanpa harus bercerai dengannya. Bella rela di madu.
Di saat hati Bella mulai kosong dan rapuh, karena Arseen selalu mengutamakan Angel di bandingkan dirinya. Hadirlah sosok Arysa yang mengisi hari-hari Bella.
Apakah Arsella itu Arseen dan Bella atau Arsya dan Bella 😁
Hanya di Arsella
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wulandari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
ARSELLA (24)
Bella kini memikirkan matang-matang apa yang tadi di katakan Tante Amara padanya. Kenapa Bella masih bertahan dengan Arseen yang jelas-jelas hanya mencintai Angel. Bella kini sudah berada di ruang kerjanya, sedangkan Arseen masih di rumah menunggu Angel pulang.
"Tante Amara benar. Ini saatnya aku mundur dari pernikahan ini. Aku hanya istri pengganti dan selamanya pasti statusku akan seperti itu. Asrseen membutuhkan ku kala Angel tidak ada. Aku emang mencintai Mas Arseen, tapi aku tidak harus bodoh juga kan?" Bella kini mulai berfikir. Perkataan Tante Amara yang tadi menasehati Bella, membuat Bella sadar dan bisa berfikir jernih.
Sermentara Angel masih menunggu Ryan di kamar Club, katanya Ryan akan datang. Angel sudah memakai pakaiannya. Angel ingin mengetahui kejadian yang semalam antara dirinya dengan Ryan.
"Kenapa Ryan lama sekali sih." Angel sangat resah dan gelisah. Angel belum berani menghidupkan ponselnya. Angel takut jika nanti Arseen menghubunginya.
Arsya juga di tempat kerjanya menjadi kuli bangunan jadi tidak semangat kerja. Arsya kepikiran soal percakapan antara Bella dengan wanita paruh baya.
"Jadi Bella itu tadinya hanya istri pengganti, karena wanita yang Arseen cintai itu pergi di saat hari pernikahan. Lalu setelah Bella dan Arseen menikah, wanita itu hadir kembali. Kasian Bella. Semoga Bella mendengarkan apa kata nasehat wanita itu, di saat itu aku akan masuk kedalam kehidupan Bella." Arsya sangat berharap lebih kalau Bella dan Arseen bisa secepatnya berpisah.
*******
Ryan sudah berada di kamar Club di mana di dalam kamar itu ada Angel yang sedang terpuruk.
"Kenapa kau bersedih seperti itu Angel?" tanya Ryan kepada Angel.
"Ryan apa yang terjadi semalam antara kita. Ryan kau tahu-kan kalau aku ini baru saja menikah. Apa yang aku katakan jika suamiku melihat tanda-tanda atas ulah mu ini. Ryan kenapa kau begitu jahat padaku," lirih Angel bercampur dengan tangisannya.
"Apa? Jadi kau sudah menikah?" Ryan begitu terkejut mendengar Angel yang sudah menikah. Ryan benar-benar tidak mengetahuinya.
"Iya Ryan! Aku sudah menikah," pekik Angel.
Ryan mengusap wajahnya secara kasar. Ryan merasa menyesal atas perbuatannya. "Angel maafkan aku! Aku tidak tahu kalau kau sudah menikah," lirih Ryan meminta maaf kepada angel.
Tiba-tiba saja Angel tersenyum dengan seringai liciknya. Angel mempunyai rencana bagaimana baiknya. Angel yakin sekali kalau Arseen akan mempercayainya.
"Kenapa Angel? Kenapa kamu tiba-tiba saja tersenyum seperti itu," kata Ryan yang merasa aneh dengan tingkah Angel.
"Ryan, aku sudah punya solusinya," seru Angel.
Angel pun kini memutuskan untuk pulang ke rumah. Angel akan membuat drama queen kenapa semalaman Angel tidak pulang. Angel sangat yakin sekali dengan rencananya itu.
Arseen begitu setianya menunggu kepulangan Angel. Arseen sama sekali tidak ada semangat kerja jika Angel belum pulang.
"Angel sayang, kamu kemana sih." Arseen semakin tidak tenang. Arseen mondar-mandir bagaikan bak istrikaan di ruang tengah.
"Mas Arseen!"
Arseen mengenali suara itu yang memanggil namanya. Arseen menoleh ke arah di mana suara itu berada.
"Angel!"
Angel berlarian kecil menghampiri Arseen, setelah mendekat Angel langsung saja memeluk tubuh Arseen.
"Mas," lirih Angel yang seketika langsung mengeluarkan air mata buaya nya.
"Kenapa sayang?" tanya Arseen.
"Aku sangat takut Mas," lirih Angel.
"Takut kenapa?" tanya Arseen.