NovelToon NovelToon
SISTEM PILIHAN ANGKA

SISTEM PILIHAN ANGKA

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Mengubah Takdir / Action
Popularitas:15.1k
Nilai: 5
Nama Author: less22

Angka bukan sembarangan Angka, Angka yang di pilih semuanya menunjukkan hadiah besar kecilnya yang di dapat.

Tapi jika kamu beruntung, kau akan mendapatkan hadiah besar.

Dan itulah yang di alami oleh Alneo setelah ia mendapatkan penyiksanya oleh ayah jika ia tidak mendapat uang.

Bukan hanya itu, yang membuatnya murka adalah Adik perempuan ingin di jual ayahnya pada rentenir untuk membayar hutang, saat ia mencoba menghalangi, ia malah mendapatkan pukulan berat oleh ayahnya hingga pingsan.

Dan saat itulah, ia mendapatkan sebuah sistem misterius yang mengubah hidupnya.

Ia memenjarakan ayahnya karena sang ayah agar tidak menganggu kehidupan mereka lagi.

Dengan sistem pilihan angka, ia bagaikan menemukan jetpot di hidupnya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon less22, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

14

"Mau pindah, Pak. Malam ini juga," jawab Alneo singkat sambil tersenyum sopan.

"Kok cepat banget pindahnya, memangnya ada apa? Biasanya kan kalau pindahan siang hari, Mas. Ini sudah mau tengah malam, lho. Apa ndak ngeri di jalan?" tanya Pak Penjaga lagi, matanya menyelidik, merasa heran dengan perubahan drastis gaya berpakaian dua bersaudara itu.

Alneo memutar otak dengan cepat. Ia tidak mungkin mengatakan bahwa ia baru saja mendapat rumah mewah gratis dari sistem misterius yang mendadak muncul di otaknya.

"Maaf Pak, saya baru ingat sebaiknya kami pulang ke rumah kami sendiri. Kebetulan urusan warisan keluarga baru selesai dibalik nama. Nggak baik kalau kami terus-terusan ngontrak begini, mumpung ada kesempatan," kata Alneo beralasan agar kebohongannya tidak ketahuan.

Pak Penjaga mangut-mangut, wajah curiganya berubah menjadi senyuman maklum.

 "Oh, syukurlah kalau begitu. Iya, jika kalian punya rumah sendiri lebih baik kembali, ngapain ngekos lama-lama di sini," katanya percaya.

 "Iya Pak, Anda benar. Kalau begitu saya permisi dulu. Terima kasih sudah menjaga adik saya tadi," kata Alneo.

"Sama-sama. Hati-hati di jalan!" seru Pak Penjaga.

Alneo langsung menggandeng tangan Riani, setengah menyeretnya untuk segera pergi dari area kosan tersebut sebelum bapak kos mengajukan pertanyaan yang lebih rumit.

Suasana jalanan kota sangat ramai. Angin malam berembus cukup kencang saat mereka berdiri di pinggir jalan raya yang hanya diterangi lampu jalan kekuningan.

"Kak, dingin... apa kita pergi jauh?" keluh Riani sambil mengeratkan bajunya.

"Sabar, kita naik taksi aja ya." Alneo mengangkat tangannya saat melihat sorot lampu dari kejauhan.

 "Taksi!" panggil Alneo lantang.

Sebuah taksi berwarna kuning pun berhenti tepat di depan mereka. Alneo dengan cepat memasukkan tas ke dalam mobil, lalu menyuruh Riani masuk terlebih dahulu sebelum ia menyusul di jok belakang.

"Selamat malam, Dek. Mau ke mana malam-malam begini?" tanya supir taksi itu, seorang pria tua bertopi yang ramah, sambil melirik mereka dari spion tengah.

Alneo tidak langsung menjawab. Ia memeriksa aplikasi peta, membaca petunjuk koordinat dari sistemnya.

[Sistem Notification: Target lokasi. Jalan Bunga Melati Nomor 20.]

"Ke Jalan Bunga Melati nomor 20, Pak. Tolong agak cepat ya, Pak, sebelum jam dua belas kalau bisa," kata Alneo tegas.

Supir taksi itu tertegun sejenak, matanya membelalak lewat kaca spion.

 "Jalan Bunga Melati Nomor 20? Wah... Dek, tidak salah alamat?" tanya pa supir memastikan.

Riani yang duduk di sebelah Alneo langsung menoleh. "Memangnya kenapa, Pak? Alamatnya aneh, ya?"

"Bukan aneh, Neng," sahut supir taksi itu sambil mulai menginjak gas, melaju di jalanan kota yang ramai.

"Jalan Bunga Melati itu kan kawasan perumahan elite The Royal Residence. Isinya rumah-rumah menteri, pengusaha kaya, dan selebriti papan atas. Setahu saya, nomor 20 itu mansion paling besar yang sudah kosong bertahun-tahun karena harganya ratusan miliar. Kalian... mau ke sana?"

Riani langsung menatap kakaknya dengan mata bulat, meminta penjelasan.

Sementara Alneo hanya bisa tertegun menyadari bahwa hidupnya dan sang adik benar-benar berubah total malam ini.

Riani mencengkeram lengan Alneo dengan sangat kuat. Matanya melotot, meminta penjelasan yang masuk akal dari sang kakak yang saat ini justru berpura-pura tenang, meski keringat dingin mulai membasahi pelipisnya.

"Kak! Demi apa? Mansion ratusan miliar?!" bisik Riani berusaha agar suaranya tidak terdengar terlalu jelas oleh supir taksi di depan.

"Kakak main saham apa sampai bisa beli rumah di kawasan menteri? Kakak tidak sedang terlibat sindikat pencucian uang, kan?!" tanyanya menginterogasi.

1
Ambu Rinddiany Thea
duuuh ikut degdegan, ka less berasa nonton depan mata ini teh 🤭
less22: anggap aja beneran lihat🤣🤣🤣
total 1 replies
Ambu Rinddiany Thea
bakal seru lagi kalo pas d restoran ada manusia oleng lagi yg ngehina s alneo 🤣biiih seru lah
irena
lanjut thor
Wega Luna
bisa nyewa ruko buat food court beli tas 30 juta GK bisa 🤣🤣🤣🤣🤣, dasarnya si Roni itu pelit 🤭🤭🤭🤭,,takut duitnya habis diporotin ,
irena
lanjut thor
Ambu Rinddiany Thea
sekarang ambu yg balik ketawa paling keras ya roni Hahahahahaha, tuh di food court mba d bawah ,🤣🤣🤣🤣
irena
lanjut thor
Ambu Rinddiany Thea
alneooo tunggu ambuu ikut 🤭
Ambu Rinddiany Thea: hooh ih bt kan 😤😩
total 2 replies
Ambu Rinddiany Thea
makan tuh jabatan supervisor Kevin,🤣🤣🤣
Wega Luna
adiknya ini terlalu kepo , jadi GK suka aku 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣,
Ambu Rinddiany Thea: /Shhh//Shhh/
total 3 replies
irena
lanjut thor..
irena
banyakin upnya thor.. tak kasih vote nanti
Ambu Rinddiany Thea
gasss pooool ka lessss . makanan nya kan belum d makan masa udh pulng aja itu mana mahal2 iih sayang kaan😩
Ambu Rinddiany Thea
lanjuuut ka leeeessss
Ambu Rinddiany Thea
borong riani borong , awas bawain ambu ya steak nya 😆
Ambu Rinddiany Thea: bialin haratis ini ath ka leesss 😆😆 mumpung ada yg bayalin 🤭
total 2 replies
Night Watcher
heleh Less... kebanyakan cerita yg digarap, jd upnya irit bin pelit wal sakndulittt...🤭🤭
Ambu Rinddiany Thea
hadeeeeeh dasar hama
Ambu Rinddiany Thea
beliin buat ambu juga alneo 1 aja ya , ada ga ukuran jumbo 😩🤣
Ambu Rinddiany Thea: /Grievance/
total 2 replies
irena
iya.. setelah dilunasi peringatkan untuk tidak meminjamkannya lagi.. krn setelah itu sudah bukan urusannya alneo klo ternyata dikasih pinjam lagi.. alneo harus tegas
irena
lanjut thor
less22: siapppp
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!