NovelToon NovelToon
Perfect Hubby

Perfect Hubby

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen / Perjodohan / Nikahmuda
Popularitas:7.2k
Nilai: 5
Nama Author: Możhe

Angan Kaina hancur ketika sosok Zidan muncul dan masuk ke kehidupannya. Imajinasi indah yang selama ini ia dambakan, hancur seketika.

Takdir mempermainkan perasaannya dengan kejam. Ia harus hidup dalam pernikahan yang tak diinginkan. Tidur satu ranjang dan berbaring bersama dengan laki-laki asing.

Setelah ia mulai bisa menerima situasinya, sekali lagi—takdir mempermainkannya. Hati nya dipatahkan, rasa percayanya dikhianati oleh orang yang selama ini ia sukai.

Sosok suami yang tak dicintai selalu ada, memberi dukungan, menyalurkan rasa aman dan nyaman. Perlahan Kaina sadar, Zidan adalah takdir dari Tuhan yang seharusnya ia cintai sepenuh hati.

Jalan hidup tak selalu mulus, seringkali lubang yang sangat dalam menyapamu di depan.

Lubang apa yang akan menyapa Kaina di masa depan?

Siapa yang akan bersama Kaina pada akhirnya?

Joshua?

Zidan?

Ataukah Hanif?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Możhe, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Obrolan Sebelum Tidur

Jam digital yang ada dikamar telah menunjukkan pukul 21:30 malam. Baik Kaina maupun Zidan sama-sama tidak menunjukkan tanda-tanda mengantuk ataupun bersiap untuk tidur.

Kaina berbaring sembari bermain sosial media dengan arah kepala yang berlawanan dengan kepala ranjang, berbeda dengan Zidan yang duduk bersandar di kepala ranjang sembari membaca buku dengan kaki lurus yang disilangkan.

"Ini sudah malam, kamu tidak tidur?" tanya Zidan, matanya masih menatap fokus buku bacaannya.

"Tidak, malam minggu tidur terlambat bukan masalah. Bapak sendiri kenapa tidak tidur?" begitupun Kaina, menjawab dan balik bertanya tanpa melihat lawannya.

"Saya menunggu kamu."

"Kenapa harus menunggu saya?" tanya Kaina.

"Hanya ingin."

"Saya senang melihat wajah damai kamu saat tidur."

"Dasar tidak sopan." cebik Kaina.

Zidan menutup buku bacaannya, kemudian menggeser duduknya ketengah ranjang.

Berbaring dengan posisi miring sejajar dan searah dengan Kaina. Dengan tangan yang menumpu kepala sebagai pengganti bantal. Laki-laki itu dengan terang-terangan menatap Kaina.

"Mata kamu nga sakit ya main ponsel terus?" tanya Zidan.

"Engga. Mata saya sakit kalo kelamaan natap komputer, jadi Bapak kalo kasih kerjaan ke karyawan jangan banyak-banyak."

"Kamu protes saja sama Hanif, dia yang bertanggung jawab."

"Orang seganteng Pak Hanif mana boleh dimarahi." ucap Kaina.

Zidan menggeser tubuhnya lebih dekat dengan posisi Kaina.

"Memangnya saya tidak ganteng?" bisik laki-laki itu.

"Ganteng." jawab Kaina spontan yang membuat dirinya terdiam beberapa saat karena terkejut dengan apa yang baru saja dia katakan.

"Ah, ternyata sudah malam.. Saatnya tidur." ucap Kaina tiba-tiba. Ia meletakkan ponselnya di nakas.

"Kenapa tiba-tiba? Kamu malu karena baru saja mengatakan saya ganteng?"

"Hah? Engga."

"Saya memang sudah mengantuk." ia membenarkan posisi tidurnya. Menata bantal dan meletakkan guling di tengah sebagai pembatas, meski pada akhirnya pembatas yang dibuatnya itu akan hilang ketika bangun di pagi hari, Kaina tetap melakukannya setiap kali akan tidur.

"Jadi Bapak jangan berisik, karena itu sangat mengganggu!"

Kaina memejamkan mata rapat, berusaha untuk tidur disaat matanya masih segar dan belum mengantuk.

"Kamu kenapa?" tanya Zidan setelah puas memperhatikan mata terpejam Kaina yang berkedip-kedip cepat.

"Bapak memperhatikan saya lagi?!!" ketus Kaina kesal.

"Mata kamu berkedip-kedip." godanya.

"Mata saya memang seperti ini!" beritahu Kaina dengan suara agak keras.

Zidan menahan tawanya. Ekspresi wajah kesal Kaina selalu berhasil membuat laki-laki itu tertawa.

"Mau lihat bintang di balkon nga?" Zidan menawari Kaina untuk menyaksikan langit di malam minggu ini dari balkon rumah.

Gadis itu langsung membuka mata lebar, beranjak dari tempat tidur dan berjalan menuju pintu balkon tanpa menjawab ajakan dari Zidan.

Kaina mendongakkan kepalanya ke atas, dengan jeli mata bulatnya mencari keberadaan bintang yang ada di langit.

"Nga ada tuh bintangnya!!!" seru Kaina.

"Masa sih?" tanya Zidan yang baru saja keluar dengan membawa selimut agar Kaina tidak kedinginan nantinya.

"Kamu kurang teliti lihatnya, mungkin?"

"Coba dilihat lagi dengan teliti."

Kaina kembali mendongak, dan tak lama ia menemukan bintang yang ada di atas kepalanya, meski tidak begitu terang setidaknya ia berhasil menemukan satu.

Lelah melihat bintang dengan berdiri, Kaina memutuskan untuk berbaring di kursi balkon. Semakin di perhatikan, semakin banyak bintang yang ia temukan.

Akan lebih indah jika dilihat ketika terjadi pemadaman listrik secara serentak, taburan bintang akan terlihat dengan jelas karena berkurangnya cahaya yang ada di bumi.

Zidan juga ikut berbaring di kursi balkon, bedanya laki-laki itu lebih memilih untuk memperhatikan istrinya dibanding memperhatikan bintang yang ada di langit.

Perlahan rasa kantuk menghampiri Kaina, pelan tapi pasti mata gadis gadis itu mulai terpejam. Tak butuh waktu lama, ia terlelap. Tidur di bawah atap langit yang bertabur bintang dan bercahayakan rembulan.

Melihat istrinya sudah tertidur nyenyak, Zidan menghampiri dan ikut berbaring di sebelahnya. Kursi sempit itu membuat tubuh keduanya saling berhimpitan. Zidan memeluk tubuh Kaina di balik selimut tebal yang dibawanya tadi.

Malam ini menjadi malam pertama keduanya tidur saling berdekatan, berhimpitan dan berpelukan serta berada dibawah selimut yang sama.

Rasanya hangat dan nyaman untuk Zidan.

1
MouthofMexico
waaah... makin seru aja nih... like for u...
pisces
itulah yg dirasakan Zidan na..sakit..apalagi kamu BKN hanya pacar tp seorang istri..sakitnya lebih2
pisces
dah tau kebusukan Joshua..yg halal gak pantas utk ditunggu
pisces
kok diulang??
Hoffen: Hii, pisces~~ maaf untuk ketidaknyamanannya, part revisi sudah author up sedang proses review 🤗 have a nice day 🖤🖤
total 1 replies
Cinta Misnaming
SERUU.....BUET CERITANYA
pisces
masih ketus aja ma suami..kualat lho
pisces: iya nih Thor..Zidan suruh belanja sabar yg banyak buat stock biar gak habis sabarnya..suami idaman
semangat trs Thor 💪🏻💪🏻
total 2 replies
sunshinegyspy
si ceritanya sangat menarik dan bagus, semoga banyak yang lihat dan like, tetap semangat ya author
Hoffen: Hii, terimakasih.. GBU 🖤
total 1 replies
BeautyBabe
thooorr.he authorrr up lge dong thorr. yg bnyakk昨沽 smangattt thorrr
Hoffen: Hiii, sabar ya 😄 terimakasih untuk dukungannya.. GBU 🖤
total 1 replies
Nightingale Soakage
Lanjut dong Thor! Aku mah nangis kalau cerita ini gak lanjut :(
Hoffen: Sabar ya 🥰
total 1 replies
monsoonblooms
Jangan lupa minum air putih biar bisa fokus lanjut next bab thor! Aku nungguin banget up bab baru soalnya nih!
pisces
benar2 tdk menghargai pernikahan dan suami
pisces: aku maafin..kan aku orgnya pemaaf..tp dirubah ya sikapnya biar rmh tangganya ada banyak manis2nya 😍
total 2 replies
SnowySecret
Maaf ya thor kalau kita teriakin buat up bab terus pdhl author yg mikir.. soalnya emg aku nunggu bgt lanjutannya
Hoffen: Haii, terimakasih ya sudah menunggu dengan excited updatean dari author 😊 Teriakan kalian, seruan kaliann adalah semangat untuk author 🖤🖤 GBU
total 1 replies
Eli Usada
thor sehat-sehat ya supaya terus berkarya
Hoffen: Hallo Eli Usada, terimakasih untuk doa baiknya
GBU 🖤🖤🖤
total 1 replies
pisces
apa akan trs jd istri yg gak punya hati???
Hoffen: Mungkinn :(
Untuk mengetahui jawaban pastinya, jangan lewatkan setiap update ceritanya ya 🖤🖤🖤
total 1 replies
pat_pat
boomlike ❤️

mampir juga yuk ke karyaku Human's Adventure & Preman Cantik 🤗
Syabil_aw
Ceritanya bagus thor👍,semangattttt
mampir juga yuk di Kisah Cinta Syakila
aku tunggu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!