NovelToon NovelToon
AFFAIR

AFFAIR

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Cintapertama / Cintamanis / Perjodohan
Popularitas:418.3k
Nilai: 4.9
Nama Author: Priska

⚠️Mature Content (Harap bijak memilih bacaan)
Bryan Adams (24th) & Patricia Robert (26th).
Sebuah kesalahan dimasa lalu yang tak pernah mereka sesali terjadi.

Ternyata tidak mampu, membuat Pat tetap bertahan dengannya. Pada akhirnya takdir membawa Patricia hidup bersama pria lain pilihan dari Diana, ibunya.

Namun lagi-lagi takdir mempertemukan Bryan dan Patricia, meski dengan status yang berbeda. Akankah cinta itu tumbuh lagi?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Priska, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

A 23

Malam harinya, sesuatu yang tak terduga datang begitu saja. Saat Kornel sedang menghabiskan waktu bersama Clara. Patricia malah datang ke kantor Kornel untuk membawakan suaminya itu makan malam. Tapi sayangnya Kornel memang tidak ada disana, dan semua Karyawan sudah sangat memahami bagaimana cara untuk melindungi Tuan Besar sekaligus Bos mereka itu.

“Apa Kornel sedang sibuk?.” Tanya Pat.

“Nyonya !.” Hormat semua orang.

“Dimana suamiku ?.” Tanya Pat lagi.

“Tuan Kornel sedang keluar sekarang. Dia ada janji... Iya...Janji...Sebuah janji nyonya...” Ucap Resepsionis itu seperti menutupi sesuatu.

“Janji ? Aku pikir suami ku akan lembur malam ini. Janji dengan siapa ? Dan dimana dia sekarang ?.”

“Itu...dengan...Tuan...Tuan...Dengan Tuan Bryan. Ya Tuan Bryan.” Serunya lagi.

“Apa kalian yakin?.” Tanya Pat ragu, karena siang tadi, ia baru saja bertemu dengan Bryan dan kekasihnya. Lalu malam ini Bryan dan Kornel mendadak bertemu. Patricia benar-benar curiga, tapi ia tidak bisa memastikan apa-apa.

“Ya...” Jawab nya lagi.

“Baiklah. Jika suamiku kembali, berikan ini padanya. Aku kembali sekarang.” Pamit Pat, kemudian meninggalkan kantor suaminya itu.

“Kornel bersama Bryan ? Tapi apa yang mereka lakukan. Ku pikir perjanjian kerja sama sudah selesai. Jikapun ada yang mau di bahas, ku kira tidak akan secepat ini !.” Patricia mencoba menerka-nerka.

📍Dwang Ji Apartemen.

Pat baru saja tiba di Apartemennya. Baru saja ia ingin masuk. Niat nya terhenti, ia ingin tahu apakah Bryan benar-benar pergi dengan Kornel atau seperti firasatnya orang-orang sedang menutupi sesuatu darinya.

Dengan langkah ragu, tetapi dengan sebuah tekad yang bulat Pat memberanikan diri memencet bel milik tetangganya itu.

Ting...Tong...

Ting...Tong...

Ting...Tong...

“Baiklah...sepertinya Kornel dan Bryan memang sedang bertemu sekarang.” Pikir Pat. Setelah mencoba beberapa kali membunyikan bel, dan tidak ada jawaban.

Krek. Pintu terbuka perlahan.

“Ada apa?.”

“Bryan !.” Seru Pat berbalik.

“Ada apa Pat? Apa terjadi sesuatu ?.” Tanya Bryan, mencoba untuk tetap biasa saja.

“Apa kau habis dari suatu tempat?.”

“Kau sendiri tahu dari mana saja aku seharian ini. Apa itu tidak jelas.” Seru Bryan.

“Tidak bukan itu. Maksud ku setelah dari sana.” Ujar Pat lagi.

“Mengantar kekasih ku pulang---Kau pikir apa lagi yang akan ku lakukan. Kenapa kau bertanya Pat, apa sekarang kau----.”

“Tidak lupakan saja.” Sambar Pat.

“Lupakan saja. Terima kasih sudah menjawab ku.” Pamit Pat kemudian pergi.

“Pat... Aku tahu kau sedang memastikan sesuatu. Apa kau mencari suami mu? .”

“Tidak...” Jawab Pat.

“Dan kau juga tidak mungkin mencari ku kan ? Apa suami mu itu sedang beralasan lagi sekarang ?.”

“Bryan cukup !!.” Cegah Pat.

“Sttttsss... Setau ku kau cukup cerdas untuk ini. Aku tahu kau bukan tidak tahu, hanya saja kau takut dengan kenyataanya !.”

“Apapun itu aku tidak akan mempercayaimu.”

“Ya... Teruslah mengeraskan hati mu itu. Kau pikir aku peduli.” Remeh Bryan.

“Aku juga tidak butuh simpati darimu !.” Sambung Pat ketus. Lalu benar-benar pergi dari hadapan pria itu.

“Kau memang keras kepala Pat, tapi aku tahu kau tidak selemah itu. Hari ini kau sendiri yang mencarinya. Hanya ada dua hal yang membuat seorang Patricia melakukan hal seperti ini, pertama karena dia adalah suami mu, kedua karena kau meragukannya.” Batin Bryan.

Sementara itu di rumah Cherry sedang memandangi ponsel nya. Ia hanya berharap Bryan akan menghubunginya atau mengirimkan pesan untuk sekedar mengabarinya.

Tapi selama ia menunggu, selama itu juga ia tidak mendapatkan apa-apa.

Dret...Dret...Dret...

Hampir saja Cherry merasa putus asa, ponselnya mendadak berdering. Dan itu adalah panggilan dari Bryan.

📞Bryan memanggil....

“Tuan Pacar....” Jawab Cherry.

“Hai.” Seru Bryan dari sana.

“Apa yang sedang kau lakukan? Apa kau sudah makan?.”

“Ya sudah... Apa kau sudah?.” Tanya Cherry lagi. Terdengar sekali bahwa ia bersemangat sekali menjawab panggilan Bryan.

“Ya. Kau belum menjawab semua pertanyaan ku. Kau sedang dimana Cherry?.” Tanya Bryan. Ia hanya ingin memastikan satu hal. bahwa gadis ini tidak bersama Kornel lagi sekarang.

“Aku di rumah Tuan pacar.”

“Kau tidak keluar ?.”

“Kemana? Apa kau pikir aku akan keluar malam ini? Kau pikir aku sedang mengencani pria lain? Atau kau sedang berpikir aku tidur dengan salah satu dari mereka lagi malam ini ?.” Singgung Cherry. Membuat Bryan menyesal bertanya hal itu padanya.

“Cherry. Kau salah paham...”

“Tidak, aku tidak salah paham. Aku mengerti mengapa kau berpikir seperti itu.” Jawab Cherry.

“Jangan seperti itu. Kau gadis yang baik Cherry.” Ujar Bryan.

“Kenapa kau menelpon ku? Kau merindukan ku ya...” Goda gadis kecil itu.

Tentu saja alasan Bryan menelpon Cherry untuk memastikan bahwa Kornelius tidak bersama gadis itu. Tapi sekarang tanda tanya besar mulai muncul di kepala Bryan. Jika pria brengsek itu tidak bersama Cherry, lalu bersama siapa lagi pria itu sekarang ?

“Bryan kenapa kau diam saja? Kau merindukanku kan?.” Seru nya lagi.

“Ya.. Aku merindukanmu--.” Jawab Bryan hanya untuk tidak melukai hati Cherry.

“Maaf Cherry, aku hanya mengkhawatirkan Patricia untuk saat ini. Tapi aku cukup lega kau tidak bersama pria itu lagi. Dan aku tahu kau tidak berbohong untuk itu.” Kata hati Bryan.

“Jika kau merindukanku kenapa menyuruhku pulang. Aku bisa menemanimu disana.”

“Aku juga berpikir begitu !.” Jawab Bryan.

“Aku bisa kesana sekarang.”

“Tidak perlu seperti itu. Tidurlah sekarang !.” Titah Bryan.

“Tapi....”

“Besok kau akan sekolah kan? Kau akan terlambat jika tidak tidur sekarang. Aku sudah melakukan semuanya untuk mu, jadi jangan mengecewakan ku.”

“Baiklah, aku tidur sekarang. Tapi besok kau akan menjemput ku kan.” Tanya Cherry.

“Besok ada sesuatu yang harus ku lakukan. Jadi mungkin tidak bisa mengantar mu. Tapi aku janji setelah ada waktu, aku akan menemui mu.”

“Baiklah. Aku akan menunggu mu, itu tidak masalah Bryan.” Jawab Cherry, meskipun ia sedikit sedih, karena tidak dapat berharap lebih untuk melihat Bryan besok.

“Ya. Aku tutup sekarang. Selamat tidur...”

“Tuan Pacar !.” Seru Cherry lagi, sebelum Bryan mengakhiri panggilan mereka.

“Ada apa?.”

“AKU MENCINTAI MU TUAN PACAR.” Ungkap Cherry.

“Ya... ” Jawab Bryan.

“ Lalu Kau, apa kau mencintaiku?.”

Hening... Tentu saja tidak ada jawaban yang tepat untuk menjawab pertanyaan Cherry. Dan Bryan juga tidak ingin mengatakan kalimat itu hanya untuk menyenangkan wanita yang ada disana, sementara hatinya tidak berkata demikian.

“Ya apapun yang aku lakukan pada mu saat ini. Aku benar-benar tulus melakukannya Cherry. Aku senang melihatmu baik-baik saja. Tidak peduli orang memandang mu seperti apa. Tapi aku menghargai keberadaan mu.” Ucap Bryan. Meskipun ia tidak bisa mengatakan kalimat Cinta, setidaknya ia bisa mengartikan bahwa kehadiran Cherry juga cukup berpengaruh di hidupnya untuk saat ini.

“Tuan Pacar. Kurasa kau pria yang sangat romantis sekali.”

“Tentu saja. Sekarang aku ingin kau tidur, apa kau mengerti !.”

“Ya baiklah. Selamat malam Tuan Pacar.” Ucap Cherry.

“Selamat malam gadis kecil.” Seru Bryan. Dan mengakhiri panggilan itu.

Bersambung...

1
⭐✨
buset ni cerita da lima tahun aja baru diup
Fitra Fitra
halo kak
Mardi Yana
saya suka critanya.,...
Kim
hmm
Karina Naila
udah setahun lebih thor, apa urusannya sudah selesai atau belum?, masih pingin baca kelanjutan ceritanya nih
ajiu jiu
ud setahun lbh ap ujian ny blm selesai jga 🥴🥴
qtine
bagus
Kurota Ainun
sumpah si dari awal kenapa gak minta tolong Bryan ya si Pat ,kenapa mesti si Kornel yang kaya psiko🤬
Kurota Ainun
dari awal kenapa gak minta bantuan Bryan ya si Pat ,ah jadi kesel sendiri 🔥🤬
Darwin Sianturi
lanjut
ajiu jiu
🤦🤦🤦🤦
eonnira
sukses ya bu dokter...
Neng Luthfiyah
mantap
Neng Luthfiyah
baru nongol lg si thor
᪙ͤᵉᶜ✿Veranita
semangat akak💪🏽semoga sukses🥰semoga kita semua selalu diberkahi kesehatan lahir&batin😇

salam cinta online juga buat kak othor🤗😘
dea
Semangat ✊ 🆙 🆙 🆙
ayu nayocy
sukses kakkk
juriah mahakam
Semangattt smoga sukses ujianx biar bs menyambung CRT nvlx ttp setia menanti kelanjutanx
Jilioni MD: KEPEMILIKAN adalah cerita dalam novelku, mampir ya terimakasih 😊
total 1 replies
Yuliadhanty
semoga sukses thor
Sriwati Ika Febriana
sukses ya buat ujiannya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!