NovelToon NovelToon
M.U.A Modern Di Zaman Kuno

M.U.A Modern Di Zaman Kuno

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi / Cinta Istana/Kuno / Sistem
Popularitas:9.2k
Nilai: 5
Nama Author: Aurora79

Aurielle Veyra (25 tahun), seorang Make Up Artist kelas dunia, dikenal mampu mengubah wajah biasa menjadi sebuah 'Mahakarya'.

Namun setelah tertidur usai bekerja tanpa henti, dia terbangun … bukan di Apartemen mewahnya.

Melainkan di raga seorang gadis yatim piatu miskin di desa terpencil dalam Kekaisaran Shang Agung, yang bernama Lin Yue. Yang meninggal karena menyerah menjalani kehidupan di dunia itu.

Di dunia tanpa kosmetik modern, Aurielle terikat dengan sebuah ruang dimensi misterius berisi resep kecantikan kuno yang telah lama hilang dari sejarah.

Dari bunga liar, mutiara, hingga ramuan rahasia, dia menciptakan kosmetik yang mampu membuat siapa pun terlihat memukau.

Namun, di balik kecantikan yang dia ciptakan …
tersembunyi rahasia racun halus, dan permainan kekuasaan yang mematikan.

Karena di dalam dunia Kekaisaran~

Sebuah wajah yang sempurna bisa menjadi sebuah 'senjata' yang mematikan!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aurora79, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 23: Kekaisaran Elang Perak!

***

Kita tinggalkan sejenak Kekaisaran Naga Hitam, dan beralih ke Kekaisaran Elang Perak.

Kekaisaran Elang Perak adalah sebuah Kekaisaran nomor dua dalam Dinasti Zhang Agung, yang dipimpin oleh seorang Kaisar tampan nan dingin yang bernama 'Zhuang Erdan'.

Dia adalah anak tunggal dari Kaisar dan Permaisuri, dimana mereka sekarang sudah wafat, akibat pemberontakan yang dilakukan oleh paman tirinya.

Setelah membereskan masalah pemberontakan tersebut, Zhuang Erdan kecil akhirnya diangkat menjadi seorang Kaisar Elang Perak.

Saat ini usianya 17 tahun, dan dia tidak berniat untuk mencari pendamping atau selir, selama dia tidak bertemu dengan wanita yang dapat menggoyahkan hatinya.

Apakah dia akan mebuat Hareem seperti ayahnya, Kaisar terdahulu?

Jawabannya, TIDAK!

Dia tidak ingin repot dengan masalah pertengkaran wanita di dalam Istananya, setelah dia membubarkan Hareem Kaisar terdahulu dari dalam Istana.

--

Di wilayah Elang Perak, angin musim dingin berhembus pelan, menyapu halamn luas sebuah Kediaman milik Jenderal Shen.

Langit tampak cerah, namun suasana di dalam kediaan itu terasa sangat berat.

Di dalam aula utama yang megah, terdengar suara teriakan dan tangisan penuh amarah dari seorang gadis cantik berusia lima belas tahun .

"AKU TIDAK TERIMA, AYAH!!! AKU TIDAK TERIMA!!"

Gadis itu masih memakai pakaian berburu warna merah, dan dia berdiri angkuh ditengah-tengah aula.

Rambutnya berantakan, dan wajahnya memerah karena emosi.

Gadis itu adalah Shen Lirou, yang dikalahkan telak oleh Lin Yue di dalam Hutan Shesan kemarin.

Putri tunggal Jenderal Besar Shen Guozhan yang menjadi 'Wanita Berbakat' nomor satu di dalam Kekaisaran Elang Perak, namun dipermalukan begitu saja oleh Lin Yue di depan kelompoknya kemarin.

"Ja-lang itu telah mempermalukan aku di depan para gadis bangsawan, Ayah! Dia mempermalukanku dan merebut hewan buruanku begitu saja di depan banyak orang! Dan didepan pengawalku!! Aku tidak terima!!" teriak Shen Lirou, histeris.

Lalu dia menendang kursi yang ada didekatnya dengan kencang, sehingga kursi itu hancur menabrak dinding disana.

BRAK!

Tidak puas dengan itu, dia menghantam sebuah vas keramik besar nan mahal di sana dengan tangannya.

PRANG!

Ayahnya hanya bisa melihat dan membiarkan putri tunggalnya itu mengamuk, sementara para pelayan yang ada disisi ruangan itu hanya bisa menunduk ketakutan.

"Shen ... Lirou ... Tenanglah!" ujar pria paruh baya itu dengan nada berat yang penuh wibawa.

Namun, apakah Shen Lirou merasa takut dengan teguran itu?

Jawabannya adalah, Tidak!

"Jangan menghentikanku! Ayah tidak mengerti perasaanku! Aku malu, AYAH!!!" teriaknya, histeris.

Matanya memerah, dan air matanya mengalir begitu saja, tanpa bisa dia tahan lagi.

Tubuhnya luruh ke atas lantai, dan dia berkata kembali dengan suara bergetar menahan emosi.

"Ayah tidak disana kemarin! Ayah tidak melihat, bagaimana wanita itu ... wanita itu ...! Arrrghhh!" ujarnya dengan nada penuh kebencian.

"Dia merendahkanku! Ja-lang desa itu telah menghancurkan harga diriku, ayah!!" lanjutnya dengan nada penuh dendam.

Jenderal Shen mendengarkan keluhan putrinya dengan sabar, dan menatapnya dalam-dalam.

Sejak kematian Istrinya, dia memang sangat memanjakan putri satu-satunya peninggalan Istrinya itu.

Dia tidak mengambil wanita lain sebagai pendampingnya, dan hanya bersenang-senang dengan wanita lain dirumah bunga, tanpa harus repot menikahinya.

"Lirou ..."

Shen Lirou tiba-tiba berlutut di depan Ayahnya, dan gerakannya membuat semua orang terkejut.

"Ayah ... Tolong balaskan dendamku!" pintanya dengan nada tegas.

Suasana di dalam ruangan itu langsung membeku, dan Jenderal Shen langsung mengernyitkan keningnya.

"Bangun!" perintahnya dengan nada dingin.

"Tidak mau!" tolak Shen Lirou sambil menggelengkan kepalanya.

"Jika ayah tidak berjanji akan membalaskan dendamku ini, amak aku akan tetap seperti ini!" lanjutnya dengan sikap keras kepala yang hakiki.

"Kenapa kamu keras kepala begitu, Lirou?" tanya Jenderal Shen dengan nada kecewa.

"Ja-lang desa itu hanyalah seorang selir murahan, Ayah! Namun dia berani menginjak harga diriku! Apa arti 'Kehormatan' bagi Keluarga Shen, jika kita diam saja?!"

Kata-kata tajam Shen Lirou langsung menusuk ke dalam harga diri seorang Jenderal Besar, membuat mata Shen Guozhan langsung melotot kejam ke arahnya.

"Jaga ucapanmu itu, Shen Lirou!" bentak Jenderal Shen.

Namun, Shen Lirou tidak berhenti.

"Jika Ayah tidak mengambil tindakan tegas, maka seluruh Kekaisaran Elang Perak akan ditertawakan oleh Kekaisaran Naga Hitam, karena anak seorang Jenderal Besar diintimidasi dengan mudah oleh seorang selir!" ujar Shen Lirou, mencoba untuk mempengaruhi pikiran ayahnya.

Suasana langsung menjadi hening, saat ucapan Shen Lirou jatuh.

Kalimat itu seperti sebuah pi-sau yang menancap tepat ke sasarannya.

Para tangan kanan kepercayaan Jenderal Shen di dalam ruangan itu, hanya bisa saling melirik.

Apakah Jenderal Shen akan memenuhi permintaan putrinya itu?

Jika dia setuju, apakah alasan yang akan dia pakai sebagai laporan ke Yang Mulia Kaisar nanti?

Jenderal Shen akhirnya berdiri, dengan langkah penuh dengan tekanan berat, dia berjalan mendekat ke arah putri kesayangannya itu, dan berhenti tepat didepannya.

"Jangan biarkan dendammu itu mengalahkan logikamu, Lirou. Semuanya tidak bisa dilakukan begitu saja, apalagi dia adalah salah satu wanita dari Kaisar Naga Hitam ..." ujar Jenderal Shen dengan nada bijak.

"Jika begitu, bagaimana aku bisa membalaskan rasa sakit atas penghinaan ini, Ayah?! Bagaimana caranya?!" sahut Lirou dengan air mata yang sudah mengalir deras diwajahnya.

"Siapa nama wanita itu?" tanya Jenderal Shen.

" ... Lin Yue!" jawab Shen Lirou dengan penuh kebencian.

"Apakah statusnya hanya seorang 'Selir' Istana saja?" tanya Jenderal Shen kembali.

"Statusnya sekarang sudah naik menjadi 'Selir Kehormatan-Tingkat Satu' di dalam Istana Naga Hitam. Semua orang memuja ja-lang itu secara berlebihan, Ayah! Bahkan Kaisar Longhui ... dia ... dia sangat melindunginya!" jawab Shen Lirou sambil mengeratkan kepalan tangannya.

Mendengar jawaban putrinya, Jenderal Shen terdiam sejenak.

"Hm, ... Selir Kehormatan, ya ..." gumamnya pelan.

Salah satu tangan kanannya maju ke sisi Jenderal Shen, lalu dia memberikan informasi penting tentang Lin Yue.

"Wanita ini sekarang setara kekuasaannya dengan seorang Permaisuri, Jenderal. Dia tinggal di dalam Paviliun Phoenix Emas, dan memegang semua pengaturan di dalam Istana."

"Pengaruhnya meningkat pesat di luar Istana, setelah dia masuk ke dalam Istana. Dia adalah gadis yatim-piatu dari desa kecil bernama Gaolin, dan mempunyai sahabat baik bernama Mei Fang," ujar tangan kanannya menjelaskan.

"Selain itu ..."

"Lanjutkan!" perintah Jenderal Shen yang sangat penasaran dengan wanita ini.

"Dia juga memiliki sebuah jaringan bisnis di luar Istana, yang membuat dirinya memiliki banyak dukungan dibelakangnya. Bisnis itu adalah sebuah Paviliun bernama Orchid Bulan, yang memperdagangkan berbagai macam barang ajaib di dalamnya ..." ujar tangan kanannya itu dengan nada lugas.

Mata Jenderal Shen berkilat tipis, saat mendengar penjelasan yang sangat menarik itu.

"Wanita yang sangat mandiri dan ... Menarik!" gumamnya penuh minat.

Shen Lirou menggeretakkan geliginya, saat mendengar gumaman ayahnya itu.

"Jangan mudah tertipu, Ayah! Dia wanita licik yang berpura-pura lemah! Namun sebenarnya, dia adalah wanita yang sangat kejam dan angkuh!" ujar Shen Lirou, geram.

"Aku tidak perduli bagaimana caranya, Ayah! Aku ingin dia ... Hancur!" teriak Shen Lirou, histeris.

Jenderal Shen tidak langsung menjawabnya, dia berjalan ke arah kursinya dengan tenang.

"Lirou ..." panggil Jenderal Shen.

"Ya, Ayah ..."

"Apa alasan Ayah menghancurkan Naga Hitam, hanya demi membalaskan dendammu itu, hm? Apa keuntungannya bagi wilayah Kekaisaran Elang Perak ini?" tanya Jenderal Shen kepada putrinya itu.

"I-Itu ... Itu demi kkehormatan Keluarga Shen kita, Ayah!" jawab Shen Lirou sedikit ragu.

Jenderal Shen menggelengkan kepalanya pelan, karena jawaban Shen Lirou sangat tidak tepat.

Jenderal Shen berpikir keras, jika dia mengirimkan pembunuh bayaran kesana, maka nama baiknya akan hancur saat ketahuan, dan dia juga akan kena teguran dari Kaisar Zhuang Erdan, karena kelakuan gegabahnya.

Jadi, dia akan langsung meminta peperangan kepada Kaisar Zhuang Erdan, agar sekali dayung-dua masalah bisa terlampaui.

Pembalasan dendam dan perebutan wilayah.

"Jika demi kehormatan keluarga kita saja, alasan itu tidak cukup kuat untuk menggerakkan pasukan perang Istana ..." ujar Jenderal Shen dengan nada rendah.

Ruangan itu kembali sunyi, saat mendengar ucapan Jenderal Besar mereka.

Namun, tiba-tiba Shen Lirou mendapatkan sebuah ide yang sangat masuk akal.

"Kalau begitu, maka kita buat saja sebuah alasan yang sangat masuk akal, Ayah!" ujarnya dengan nada bersemangat.

Semua kepala menoleh ke arahnya.

Mata Shen Lirou berkilat tajam, dengan otak yang penuh dengan kelicikan.

"Kita serang wilayah Naga Hitam dengan alasan untuk memperluas wilayah! Hancurkan semua wanita yang ada di dalam Istana, dan rebut takhta Kaisar Longhui!" ujar Shen Lirou dengan seringai kejam diwajahnya.

Para bawahan Jenderal Shen langsung gelisah mendengarnya, mereka masih memikirkan nasib rakyat kecil, jika perang ini terjadi.

"Ini ... terlalu berbahaya, Jenderal~"

"DIAM KAMU!" bentak Shen Lirou yang sudah kehilangan akal sehatnya.

Lalu dia menatap ke arah ayahnya dengan mata yang penuh dengan ambisi besar.

"Ayah ... Anda adalah seorang Jenderal Besar Kekaisaran Elang Perak! Kita memiliki kekuatan militer yang sangat besar!" ujarnya dengan nada menggebu.

"Dan ..."

"Bukankah Kaisar kita sedang memikirkan kesempatan untuk memperluas wilayah kita ini, Ayah? Ini adalah kesempatannya! Dan nama Ayah akan semakin harum lagi kedepannya!" lanjut Shen Lirou, yang berusaha untuk mencuci otak Ayahnya itu.

Jenderal Shen tidak bereaksi sedkitpun, namun tatapan matanya berubah menjadi sedikit lebih dalam.

Shen Lirou tahu, jika ayahnya itu akan setuju dengan rencananya.

Dia hanya membutuhkan sedkit 'dorongan' lagi, agar keinginannya tercapai.

Shen Lirou melangkah perlahan mendekati ayahnya.

"Ayah ... ini semua bukan hanya tentang dendamku. Tapi ini tentang kekuasaan!" ujar Shen Lirou dengan nada lembut.

"Jika kita bisa menguasai Kekaisaran Naga Hitam, maka posisi Kekiasaran Elang Perak akan semakin kuat dan besar dimata Kekaisaran wilayah lain ..." lanjutnya dengan binar mata yang penuh ambisi.

Lalu dia menundukkan kepalanya di depan Jenderal Shen.

"Hanya satu yang aku minta sama Ayah ... Bawakan kepala wanita itu dan sahabatnya kepadaku!" ujarnya dengan nada bergetar.

Jenderal Shen tersenyum tipis, saat mendengar semua ucapan putrinya itu.

"Kamu benar-benar pantas untuk menjadi putriku!" ujarnya sambil mengelus kepala putrinya dengan lembut.

Shen Lirou mengangkat kepalanya, lalu dia memandang Ayahnya dengan penuh harapan.

"Ayah ..." panggilnya dengan suara lirih.

"Baik!"

Satu kata itu langsung membuat jantung Shen Lirou berdegup sangat kencang karena bahagia.

"Ayah akan menghadap Kaisar sekarang juga!"

--

Istana Elang Perak berdiri megah di atas sebuah puncak bukit batu, berselimutkan aura dingin yang sangat menusuk.

Di dalam aula utama, suasana terlihat sangat sunyi, hanya ada seorang pria yang duduk diatas singgasana, ditemani seorang pria paruh baya di belakangnya.

Wajahnya sangat tampan, namun ekspresinya datar tanpa emosi.

Matanya terlihat sangat dingin, sedingin bongkahan es abadi.

Dialah Kaisar Muda-Zhuang Erdan.

Seorang penguasa yang terkenal kejam, namun sangat ... Rasional.

Kesunyian itu pecah, saat terdengar suara lantang dari penjaga pintu diluar sana.

"Jenderal Besar Shen Guozhan memasuki aula Istana!"

Tap ... Tap ... Tap ...

Langkah mantap Jenderal Shen terdengar menggema di dalam sana, setelah sampai di depan Kiasar Zhuang, dia langsung berlutut dengan satu kaki.

"Hamba menghadap Kaisar! Semoga Kaisar selalu diberkati oleh Dewa!" ujar Jenderal Shen, memberi salam.

"Hm, ... Katakan apa kepentinganmu menghadap Zhen," perintahnya tanpa basa-basi.

"Hamba ingin Yang Mulia mengizinkan hamba, untuk melakukan ekspansi militer ke wilayah Naga Hitam!" ujar Jenderal Shen dengan nada tegas.

"Kekaisaran Naga Hitam? Apakah ada alasan khusus menyerang wilayah mereka?" tanya Kaisar Zhuang sambil menyipitkan matanya.

"Ini adalah kesempatan yang bagus untuk menyerang dan memperluas wilayah, Yang Mulia. Sedang terjadi perebutan kekuasaan internal diantara para Selir Istananya, dan kesempatan inilah yang hamba manfaatkan untuk segera mengambil alih wilayah tersebut," ujar Jenderal Shen panjang kali lebar.

"Apakah Anda yakin kita bisa memenangkan peperangan ini, Jenderal Shen?" tanya Kaisar Zhuang pada akhirnya.

"Hamba tidak akan mengajukan hal ini tanpa perhitungan yang matang, Yang Mulia ..." jawab Jenderal Shen.

"Apakah semua ini adalah murni 'Strategi Militer', atau ..." tanya Kaisar Zhuang dengan tatapan mata yang tajam.

Pertanyaan Kaisar Zhuang membuat udara di dalam sama terasa semakin berat.

"Hanya sebagian besar, Yang Mulia ..." jawab Jenderal Shen dengan nada ragu.

"Hanya sebagian?" beo Kaisar Zhuang dengan tatapan semakin tajam.

"Ya, Yang Mulia ..."

"Katakan kepada Zhen, apa rencana Anda yang sebagian lagi, Jenderal!" perintah Kaisar Zhuang dengan nada tegas.

Perintah itu membuat Jenderal Shen menundukkan kepalanya semakin dalam.

"Putri hamba satu-satunya dipermalukan oleh salah satu Selir Istana Kekaisaran Naga Hitam, Yang Mulia ..." jawab Jenderal Shen dengan sedikit rasa malu.

Ruangan itu menjadi semakin sunyi dan mencekam, namun tiba-tiba~

"Hahahahahaha!"

Kaisar Zhuang Erdan tertawa sangat kencang, membuat Jenderal Shen semakin mengkerut nyalinya.

"Ternyata ada sebuah dendam pribadi di dalamnya!" ujar Kaisar Zhuang setelah puas tertawa.

"Anda cukup jujur, Jenderal! Sekarang katakan pada Zhen, siapa wanita itu?" lanjutnya dengan nada dingin.

"Dia bernama Lin Yue, seorang Selir Kehormatan tingkat satu, yang sangat dipuja rakyat dan disayangi oleh Kaisar Longhui," jawab Jenderal Shen.

Kaisar Zhuang menyipitkan matanya, saat mendengar nama itu.

"Lin ... Yue ... Hm, sangat menarik!" gumamnya pelan.

Dia berdiri dari atas singgasananya perlahan.

"Dia hanyalah seorang selir, namun dapat memicu sebuah niat perang wilayah lain, hanya karena ulahnya ..." ujar Kaisar Zhuang dengan nada tertarik.

"Katakan pada Zhen, Jenderal Shen ... Apakah dia benar-benar sehebat itu?" tanyanya dengan tatapan menyelidik.

"Dia bukanlah seorang wanita biasa, Yang Mulia ..." jawab Jenderal Shen.

"Hmm ... Zhen jadi semakin penasaran dengan sosoknya ..." gumam Kaisar Zhuang sambil tersenyum tipis.

Kaisar Zhuang turun dari atas singgasananya, berjalan perlahan, lalu dia berhenti di depan Jenderal Shen.

"Baiklah! Zhen akan memberikan izin! Bawa sedikit pasukan untuk menguji kekuatan mereka, jika mereka lemah, maka kita akan langsung hancurkan!"

"Namun jika mereka kuat, maka kerahkan seluruh pasukan untuk menggempur mereka sampai habis! Kita akan lihat, siapa yang pantas untuk berdiri diatas takhta Naga Hitam itu!" perintah Kaisar Zhuang dengan nada tegas.

"Dan bawa wanita bernama Lin Yue itu kehadapan Zhen hidup-hidup!"

Jenderal Shen menundukkan kepalnya dalam-dalam.

"Perintah Yang Mulia, hamba terima!"

--

Sementara itu di wilayah Naga Hitam, angin dingin bertiup semakin kencang.

Membuat langit cerah disana, tertutup mendadak oleh awan hitam.

Seolah-olah memberikan pertanda, jika badai besar akan segera datang.

Lin Yue sedang berdiri di atas balkon kamarnya, sambil mendengarkan laporan bawahannya, yang baru saja datang dari wilayah Elang Perak.

"Wah! Seperti itukah rencana mereka?" tanya Lin Yue.

"Benar, Nona!"

"Baiklah kalau begitu! Kalian beritahukan perintahku kepada semuanya!"

"Cari wilayah aman yang padat penduduk di luar kekuasaan dua wilayah Kekaisaran ini, dan bawa keluarga Nona Mei Fang kesana duluan."

"Beli sebuah rumah sederhana dulu untuk mereka, sambil menunggu kedatangan aku dan Mei Fang."

"Setelah Sisitem kembali dengan kekuatan baru, maka kita akan menghilang dari wilayah ini, dan pergi ke wilayah baru yang aman. Paham, kalian?!" ujar Lin Yue dengan nada tegas.

"Kami paham, Nona!"

"Bagus! Saat terjadi peperangan nanti, maka itulah kesempatan aku dan Mei Fang terlepas dari semua takdir di dalam Istana ini ..."

"Kerjakan tugas kalian dengan baik, dan jangan lupa untuk selalu mengawasi pihak musuh, agar aku tidak kecolongan ..."

"Baik, Nona!"

Wusssh!

⚛⚛⚛

Aku mau mengucapkan terima kasih kepada kalian semua atas dukungannya, dan kepada Kak Atalia atas pemberian vote-nya untuk cerita ini ... 🙏🏻🙏🏻🤗🤗🤗💖💖💖💖.

Semoga nyambung ceritanya, ya Kak Fajar ... Karena permintaan Kk, alurnya jadi agak berubah kedepannya, nih ...🤣🤣🤣🤣.

Jangan lupa untuk Like, Vote (kalau ikhlas 😁), Subscribe, Komen, dan Follow aku, ya ...

Kalau ada ide, tulis aja di kolom komentar. Asalkan nyambung dengan ceritanya, aku pasti masukin deh ...🤣🤣🤣🤣🤣.

Thank You All,

🙏🏻🙏🏻🙏🏻🤗🤗🤗💖💖💖💖💖

1
Herma Irwan
lanjut Thor
Herma Irwan
Maha karya yg luar biasa , saya paling suka cerita seperti ini yg kuno ada yg modern ada apalagi ada sistem 👍 kereeen Thor
༆ᏗᏬRᎧRᏗ79༄: Terima kasih dukungannya, Kak Herma ... 🙏🏻😊🤗🫰🏻🫰🏻🫰🏻💖💖💖💖
total 1 replies
月亮星星 ( yueliang xingxing )🌟🌙
dan author nya ngetik smbil nyemil wafer tango
༆ᏗᏬRᎧRᏗ79༄: 🤯🤯🤯🤯🤯 🤣🤣🤣🤣🤣
total 3 replies
Fajar Fathur rizky
terimakasih thor ini baru bagus pasangan mcnya setia dingin kepada lain tapi tidak kepada mcnya tidak seperti Kaisar itu yang mempunyai banyak selir cih lebih baik Kaisar muda yang setia
༆ᏗᏬRᎧRᏗ79༄: Oke2, Kak ... tapi gak cepat2, yak ... biar lin Yue mengembara dulu setelah perang ... 🤣🤣🤣🤣.

Btw, Kk juga penulis ya? aku cek profile, tapi kok gak ada novelnya?
total 4 replies
Fajar Fathur rizky
semangat thor di tunggu Kaisar tua mati oleh Kaisar muda thor hahahaha
Fajar Fathur rizky: bikin alur cerita pas linyue ke luar dari istana itu tidak sengaja ketemu Kaisar muda itu yang sedang menyamar
total 7 replies
月亮星星 ( yueliang xingxing )🌟🌙
seneng nih klo sistem nya kyk gini..
༆ᏗᏬRᎧRᏗ79༄: Terima kasih banyak, Kak ... 😊🙏🏻🫰🏻🫰🏻💖💖💖💖
total 1 replies
aku
namanya estetik bgt tor 😁 xialan 🤣🤣🤣
༆ᏗᏬRᎧRᏗ79༄: Udah pusing cari nama yang gak pasaran, Kak ... Eh, malah nemunya nama itu ...🤣🤣🤣🤣🤣. Terima kasih dukungannya, Kak ... 🙏🏻😊🤗💖💖💖
total 1 replies
Fajar Fathur rizky
jangan bikin hamil anak Kaisar itu thor kapan bikin Kaisar itu tewas thor sama Kaisar muda thor yang belum punya selir dan setia agar sama linyue
༆ᏗᏬRᎧRᏗ79༄: Sabar, Kak Fajar ... Karena permintaan Kk, alur yang sudah aku buat jadi dirombak semuanya nih ... Otak aku mau meledak mikirnya biar nyambung ...😅😅😅. Kasihanilah aku, Kak ... Author juga manusia soalnya, harus berpikir dengan otak mungilku ini ... 🙏🏻😁😊.
total 1 replies
Sribundanya Gifran
lanjut thor
༆ᏗᏬRᎧRᏗ79༄: Terima kasih, Bunda ... 🙏🏻🤗💖💖💖
total 1 replies
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞
setiap niat yang mulia pasti di ijabah sama Allah kak..
jadi semangat dalam menjalani niat yang mulia itu, terutama untuk kucing² manis itu..
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞: sama² kak 🤗
total 4 replies
Fajar Fathur rizky
thor bikin linyue makan pil lagi yg buat dia kembali perawan thor
Fajar Fathur rizky
thor bikin Kaisar itu tewas thor dalam peperangan oleh Kaisar muda Kekaisaran lain bikin Kekaisaran Kaisar itu di taklukkan oleh Kekaisaran lain thor
༆ᏗᏬRᎧRᏗ79༄: Tunggu Sistemnya naik level dulu, ya kak ... 😅😅😅🙏🏻🙏🏻🙏🏻.
total 9 replies
Fajar Fathur rizky
thor bikin Kaisar itu tewas thor bikin pasangan mcnya hanya punya dia aja tidak punya selir thor
🌷🌸 Clarissa 🌸🌷: akhhh seruu nyaa, lanjutkann thorrr oh ya semoga tercapai yaa bikin rumah kucingnya, semangat!!!/Determined/
total 5 replies
Atalia
jadi menegangkan yaa author

pokoknya semangat ya 🥰

ditunggu yaa kelanjutannya author🤭
༆ᏗᏬRᎧRᏗ79༄: Terima kasih, Kak Atalia ...🙏🏻🤗💖💖💖
total 1 replies
Sribundanya Gifran
lanjut
༆ᏗᏬRᎧRᏗ79༄: Terima kasih, Bunda ... 😊🙏🏻🤗💖💖💖
total 1 replies
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞
setuju, musuh yang paling nyata adalah sesama manusia itu sendiri
༆ᏗᏬRᎧRᏗ79༄: Benar sekali, Kak Elle ...🫰🏻🫰🏻🫰🏻🫰🏻
total 7 replies
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞
wahh, hewan beast bisa narsis juga ternyata /Facepalm/
༆ᏗᏬRᎧRᏗ79༄: 🤣🤣🤣🤣🤣🤣 ... pamer ... pamer ... 🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Sribundanya Gifran
lanjut thor
༆ᏗᏬRᎧRᏗ79༄: Ashiaaap, Bunda ... 😊🙏🏻🤗💖💖💖
total 1 replies
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞
secepatnya, ayo tingkat kan lagi kekuatan mu Yue sampai maksimal
༆ᏗᏬRᎧRᏗ79༄: Terima kasih, Kak Elle ... 🙏🏻🤗💖💖💖
total 5 replies
Atalia
makin penasaran aja

pokoknya semangat ee author

ditunggu yaa kelanjutannya author🥰
༆ᏗᏬRᎧRᏗ79༄: Thank You, Kak Atalia ... 🙏🏻🤗😊🫰🏻🫰🏻💖💖💖💖
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!