NovelToon NovelToon
Tidak Melakukan Apapun, Aku Menjadi Kuat!

Tidak Melakukan Apapun, Aku Menjadi Kuat!

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi / Hari Kiamat
Popularitas:1.9k
Nilai: 5
Nama Author: UrLeonard

Ren cuma pegawai kantoran biasa.

Setiap hari, ia mengurus dokumen para Awakened sambil berharap bisa pulang tepat waktu. Tapi setelah sebuah insiden, hidupnya berubah total.

Ia mengalami Awakening … dan mendapatkan kemampuan paling aneh yang pernah ada:

"Tidak Melakukan Apapun."

Kekuatan yang terdengar payah. Tidak berguna. Bahkan memalukan.

Masalahnya, kemampuan itu mungkin jauh lebih berbahaya daripada yang dibayangkan siapa pun.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon UrLeonard, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 23

Detik itu juga, waktu seolah berhenti berdetak.

Suara dengung mesin pendingin ruangan tetangga di lantai atas mendadak lenyap. Rintik hujan yang menghantam kaca jendela membeku di udara, tertahan sebagai titik-titik kristal tanpa gravitasi.

Ren merasakan tekanan yang tidak masuk akal. Seakan-akan seluruh berat dari aspal dan beton kota Qilin tiba-tiba terkonsentrasi di dalam tulang tengkoraknya.

Ruang di atas dadanya melengkung. Bergetar memancarkan gelombang statis yang mencekik tenggorokan. Hawa di kamarnya berubah padat, seolah udara menggumpal menjadi balok es tak kasat mata.

Ia menekan kehendaknya lebih dalam. Memaksa percikan itu muncul. Menuntut api dari ketiadaan absolut.

Namun, bukan lidah merah menyala yang keluar.

Itu adalah penolakan realitas tingkat tertinggi. Dimensi di sekitarnya bereaksi dengan beringas. Menolak keras dikendalikan oleh anomali yang mencoba mencuri domain sang pencipta.

Tulang rusuk Ren berderak di dalam.

Uhuk!

Batuk itu pecah dengan sangat keras, merobek kesunyian kamarnya sendiri.

Cairan kental amis menyembur dari sela-sela giginya. Menodai seprai putih kusam itu dengan percikan merah gelap yang masih hangat.

Bersamaan dengan muntahan darah itu, waktu kembali berjalan dengan kasar. Hujan di luar kembali berjatuhan menabrak kaca. Dengung mesin kembali terdengar memekakkan telinga.

Ren terengah-engah mencari oksigen, dadanya naik-turun dengan ritme kacau.

Ia mengusap bibirnya dengan punggung tangan yang bergetar. Matanya nanar menatap noda merah di kulitnya.

"Ah... ini lagi," rintihnya dengan suara parau yang menyedihkan. Darah. Selalu saja darah setiap kali ia mencoba melompati pagar itu.

Rasa besi pekat tertinggal di pangkal lidahnya, bercampur dengan ludah yang terasa pahit.

Namun di detik yang sama, saat pening merayap di ubun-ubunnya, sebuah kesadaran menyambar benaknya lebih cepat dari kemampuan S-Grade manapun.

"Ini ..." Ia bergumam pelan. Pandangannya kosong menatap langit-langit yang perlahan berputar.

Ia merangkai serpihan logika brutal yang baru saja dialaminya.

"Ini bukan tentang aku yang tidak mampu melakukannya. Mentalku ... kapasitasku ini ... tak sanggup menanggung kalkulasinya."

Eksperimen menyakitkan barusan memberikan jawaban yang absolut. Ia bisa mengacaukan benda sekitar. Ia bisa memanipulasi besi perosotan penyok menjadi utuh kembali secara atomik. Ia punya pertahanan mutlak yang menolak sensor, pelacak, atau serangan fisik macam apa pun.

Tapi menciptakan materi baru dari nihil? Memaksa alam semesta beranak-pinak tanpa bahan baku?

Itu mustahil.

Kapasitas otaknya sebagai manusia fana meledak ketika dipaksa memproses arsitektur penciptaan sejati.

Ren mendengus pelan, menertawakan kebodohannya sendiri. Tawa itu kering, berpadu serasi dengan ritme hujan di luar yang makin menderas.

"Jadi ... dari semua absurditas ini, batasannya sudah ditarik jelas." Ia menarik napas panjang, membiarkan udara dingin membilas paru-parunya yang perih.

"Yang benar-benar aku punya hanyalah: Penolakan atau ketiadaan, dan kehendak."

Ia tidak bisa menyalakan api. Tapi ia bisa melenyapkan eksistensi oksigen agar api musuh padam. Ia tidak bisa membuat obat dari udara kosong. Tapi ia bisa memanipulasi sel-sel yang hancur agar menolak kematiannya sendiri.

Semuanya berbasis pada fondasi merusak, meniadakan, atau mengembalikan apa yang sudah ada. Bukan mencipta.

Ren bangkit perlahan dari baringnya. Punggungnya bergemeretak keras seiring pergerakannya. Kausnya basah, menempel lengket akibat keringat dingin yang mengucur di sepanjang tulang punggung.

Noda darah di seprai itu menatapnya balik. Mengingatkan betapa rapuhnya wadah fisik yang ia huni.

Ia mengabaikannya begitu saja. Menggeser duduknya ke bagian kasur yang masih kering.

Mengetahui secara persis di mana letak batasnya adalah langkah krusial. Setelah ia memahami batasan tersebut, rasa frustrasinya menguap tanpa sisa.

Ia tidak akan lagi mencoba hal sebodoh tadi. Menjadi api bukanlah tugasnya. Membiarkan dunia terbakar atau menolak api itu membakarnya—itulah keahliannya.

Perlahan, ia menyilangkan kedua kakinya di atas kasur usang. Tubuhnya ditegakkan lurus.

Setelah membersihkan sisa ludah berbau tembaga dari mulutnya, ia menutup matanya kembali. Kelopaknya tertutup tanpa keraguan.

Latihan yang biasa ia lakukan sudah menunggu. Ia memutuskan untuk menyelesaikan rutinitas malamnya.

Bukan untuk menambah tenaga. Melainkan untuk menumpulkan keberadaannya lagi.

Di tengah keheningan apartemen yang dihujani gerimis, ia mulai menghapus detak jantungnya sendiri dari persepsi ruangan, menenggelamkan napasnya ke dalam ketiadaan yang pekat.

Ruangan itu kembali kosong.

1
Filan
benda yang bakal memutar balikan keadaankah?
Ironside: Enggak sih, konteksnya sesuai judul cerita ini.
total 1 replies
Filan
kayaknya sekarang Ren bakal dapat kekuatan
Filan
satu Bab nya pendek juga ya.
Ironside: Legenda Penapak Langit
total 3 replies
Filan
ahli artefak dia...
Ironside: Iya, dia admin pemerintah/AFC soalnya. Jadi tahu banyak soal artifak, atau ... hal lain juga /Doge/
total 1 replies
Filan
untung ditepuknya ga kenceng ya 😅
Ironside: Kalau kencang, bisa remuk. xixixi 😆
total 1 replies
Filan
kalau langit-langit itu dalam bahasa Indonesia plafon.
Liu Bang Xie Lit (Hiastus)
sudah 28 chapter dan tidak ada insect, kecewa...
hiat: berakkkkk aja dia mah
total 6 replies
Became of Shadows
Tikus Besar/Proud/
Ironside: Collosal Rat /Curse/
total 1 replies
Became of Shadows
cepet banget abis kak/Curse/
Ironside: Memang pendek-pendek chapternya Kak /Curse/
total 1 replies
Became of Shadows
keren banget kak semangat!😍
Aoooo
Insectnya mana kak/Curse/
Ironside: Tidak ada insect Kak /Curse/
total 1 replies
fernan Do
semangat thor
hiat
PoV 3 omnicient?
Ironside: /Scowl/, Hentikan /Curse/
total 3 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!