NovelToon NovelToon
JOHAN HAWWA

JOHAN HAWWA

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:14.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: Tuti Alawiyah

“Teruslah mengisi namaku di dalam hatimu, meski itu bentuk kebencian, aku bahagia telah menjadi sesuatu yang terus kau pikirkan.”

Dunia menyajikan begitu banyak cerita, namun sayangnya tidak ada cinta selain nelangsa yang berpihak kepada seorang, Hawwa Saranetta.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tuti Alawiyah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Panggilan Sayang

 

Malam Ini Terasa Riuh, Saat Roby dan Zahrana Memasuki Kamar Mereka.

Zahrana Membantu Roby Membersihkan Tubuhnya Yang Terasa Risih Itu,

Zahrana Melepas Jas Milik Roby, Dan Mencium Beberapa Aroma Parfum Wanita Di Jas Roby.

Zahrana Melirik Ke arah Roby, Tampak Wajah Yang Kesal Di Raut Wajah Gadis itu.

Kenapa Ada Banyak Sekali Aroma Parfum Di Jas Ini, Dia Memiliki Banyak Wanita Rupanya.

Kalau Begitu Untuk Apa Menikahi ku!

Dasar Lelaki Yang Tidak Bisa Menjaga Perasaan!.

“Apa,,,,,,!!! Kenapa Kau Memandangiku Seperti Iblis”

Roby Kesal karena Zahrana Terus Memandanginya.

Memang Sebenarnya Kau Iblis kan?

“Tidak,, Aku Hanya Penasaran Dengan Aroma Jas Suamiku, Perasaan Tadi Pagi Aku Tidak Menaruh Parfum Yang Aromanya Seperti Ini”

Zahrana Manyun Seperti Sedang Cemburu

Apa Ini? Munkingkinkah Dia Cemburu, Haha Kelihatannya Seru Juga.

Roby Mengoceh Di dalam Hatinya, Terlihat Senyum Setan Keluar Dari Bibir Indah itu.

“Apa Urusanmu!!! Kalau Jas Ku Memiliki Aroma Parfum Yang Berbeda”

“Tidak Ada!,,, Aku Hanya Bertanya! Kenapa Suamiku Memiliki Aroma Parfum Yang Berbeda. Aku Istrimu,,,, Bukan kah Aku Punya hak Untuk Menanyakannya?”

Zahrana Berlari dari Kamar Mandi Meninggalkan Roby Yang Hanya Bisa Diam Saat Zahrana Mengocehinya.

Roby Hanya Bisa Diam, Pemuda itu Tidak Bisa Menjelaskan Tentang Party, Minuman Dan Para Wanita-wanita Yang Menemaninya. Terlebih Lagi Ada Farel Di Sana.

Takut Zahrana Akan Mengetahui keberadaan Farel Dan Pergi Meninggalkannya.

Roby Hanya Diam di Kamar Mandi. Mana Mungkin Pemuda itu Bisa Mandi Sendiri Tanpa Bantuan Zahrana Atau Pelayan Zen.

Roby Keluar Dari Kamar Mandi, Di Lihatnya Zahrana Yang Telah Terbaring Di Ranjang Dan Menutup Semua Tubuhnya Dengan Selimut.

Roby menjalankan Kursi Rodanya Ke arah Zahrana, Posisi Pemuda Itu Sekarang Berada Di Hadapan Zahrana,

Zahrana yang Berbaring miring Ke Hadapan Roby, Langsung Memutar Arah Baringnya Membelakangi Roby.

Roby Tidak Bisa Berbuat Apa-apa Untuk Membujuk Istrinya itu.

Roby Kembali Lagi Ke Kamar mandi Dan menelpon Zen Agar Segera Datang Ke Kamarnya.

Roby Terlihat Gelisah, Saat Zen Membaantu Dirinya Untuk mandi.

“hmm,,,, Zen!”

“Iya Tuan Muda”

“Apa Aku Seorang Suami Yang Buruk?”

“Tidak Sama Sekali Tuan”

“Tapi Aku Tidak Bisa Berbuat Apa-apa”

“Itu Karna Tuan Muda Tidak Berusaha!”

“Berusaha?”

“Iya Tuan, Sepertinya tuan harus Lebih Lembut Kepada Nona Muda!”

“Maksudmu Aku Ini Suami Yang Kasar, Hah?”

“Bukan Begitu Tuan Muda, Lebih Lembut Itu Misalnya,,, Tuan Muda Kalau Bicara Bisa Memanggil Nona Muda Dengan Sesuatu Panggilan Sayang dengan Nada lembut!”

“Panggilan Sayang,,Berarti Aku Harus Memanggilnya Sayang?

Sayang?? Itu Panggilan Untuk Adelia, Aku Benci Mengingat Wanita itu.

“Tidak Mau”

“Tuan Muda, Panggilannya Tidak Harus Sayang, Bisa Juga Dengan Nama,,, Tuan Muda Bisa Memanggil Nona Muda Dengan Namanya.

Zahranaku, Rana,,, Dan Sebagainya”

Zahrana ku? Haha Aku Geli Membayangkannya.

Roby Bergidik Geli Saat Membayangkan Dirinya Menyebut Nama Zahrana Di Iringi Kata Ku yang Menandakan Kepemilikannya.

Itu Karena Tuan Muda Belum Sepenuhnya Mencintai Nona Zahrana!

Zen Hanya Tersenyum Melihat Tuan Mudanya itu

 

Zen Membantu Roby Menaiki Ranjang, setelah Semua Tugasnya Selesai Zen Keluar dari Kamar Itu,

Roby Langsung Mengambil Remote Kontrol Untuk Mengunci Pintu Kamar.

Roby Diam Membisu, Sedangkan Pikirannya Berlarian Entah Kemana, Pemuda itu Asyik Memilih Panggilan Untuk Zahrana,

Sampai Saat Ini Roby Belum Juga Menemukannya.

Roby Mengambil Handphone nya Dari Nakas,

Pemuda Itu Mengetik Pesan Untuk Sahabatnya Yang Berada Di Sebelah Ruang Kerjanya.

“Bro,,,Apa Kau Sudah Tidur?”

“Apa sih Bro, Ganggu Aja,,,, Aku Lagi Video Call Sama Pacarku”

“Aku Hanya Ingin Tau, Apa Panggilan Yang Kau Gunakan Untuk Pacar?”

“Yaaa , Kata Sayang Lah Bro, Apalagi!”

Hmm! Membosankan Sekali

Aku Harus Menanyakan Lagi Kepada Zen.

“Zen, Apa Panggilan Sayangmu Kepada Pacar?”

“Maaf Tuan Muda, Aku Tidak memiliki Pacar”

Hm, Lupakan! Rupanya Dia Seorang Jomblo!

Bisa-bisanya Dia Berlagak Seperti Penasehat Cinta Tadi.

Roby Membuang Handphone nya Ke Kasur, Tangan Roby Mulai Gemetaran Saat Ingin Membuka Selimut Yang Menutupi Kepala Zahrana.

Dengan Sedikit Usaha Roby Berhasil Membuka Selimut Yang Mnutupi Wajah Manis Gadis itu.

Roby Memperhatikan Zahrana, Dengan Sangat Lama!

Tangannya Mulai Menyentuh Rambut Lurus Yang Acak-acakan Itu. Menggulung-gulungkan Rambut Zahrana Di Jemari Indahnya.

Sepertinya Dia Sangat Manis Ya! Rambut Yang Seperti Singa ini Terlihat Sangat lucu!

Pipinya imut Sekali! Sambil Mentoel-Toel Pipi Chubby Zahrana Dengan Tangan Yang Satunya Lagi

“Aaaaa Rambutku,,,,, ”

Zahrana Berteriak Saat Roby Tidak Sengaja Menarik Rambut Zahrana.

Rambut Zahrana Nyangkut Ke dalam Cincin Nikah Yang Di Kenakan Cari Manis Roby.

Roby Kaget Dan Langsung Menutup Matanya, Saat melihat Zahrana Akan Segera TerBangun Oleh Tingkahnya.

Dan Benar Saja Zahrana Terbangun, Dan Kaget Ketika Melihat Tangan Roby Berada Di Rambutnya.

Zahrana Melirik Roby Seksama, Dirinya Heran Kenapa Rambutnya Sampai Nyangkut Di Cincin Roby.

Gadis itu Perlahan Menarik Rambutnya Yang Tersangkut.

Roby Membuka Matanya, Melihat Gadis Itu Tanpa Kedip, Pemuda itu Menyenderlan pipinya Ke Tangan.

Sambil Memperhatikan Zahrana Yang Fokus Menarik tiap Helai Rambutnya Dari Tangan Roby.

Zahrana Meletakkan Tangan Roby Ke Atas Kasur Setelah Selesai Merapikan Rambutnya.

“Sudah Selesai,,,, ”

Suara Roby Mengagetkan Zahrana.

Tanpa Menjawab Pertanyaan Dari Roby, Zahrana Langsung Membaringkan Tubuhnya Membelakangi Roby.

Roby Yang Melihat Adegan Itu Merasa Kesal, Tapi Dirinya Tidak Boleh Marah lagi, Seperti Nasehat Pelayan Zen, Agar Selalu Bersikap Lembut Kepada Zahrana.

Lagi Pula Dirinya Sadar Zahrana Seperti ini Karna Ulahnya Sendiri.

“Zah Zahra,,,,

Aku Minta Maaf”

Roby Minta Maaf Kepada Zahrana Karna Memperlakukan Zahrana Kurang Baik Selama ini.

“Untuk Apa Bos Besar Minta Maa”

Bos Besar? Bukankah Sudah Ku Katakan Agar Selalu Memanggilku Suami!

“Zahra ku,,,, Aku Minta Maaf, Selalu Berlaku Kurang Baik Kepadamu!”

Zahra ku? Apa Bos Besar Memanggil Semua Wanitanya Selembut itu.

“Tidak Mau, Bos Besar Memiliki Banyak Wanita! Zahrana Bukan Siapa-siapanya Bos!”

Zahrana Semakin Ngambek Saat Mengingat Aroma Parfum yang Berbeda-beda itu.

Wanita-wanita,? Apa Maksudnya.

Apa Mungkin Karena Jas itu.

“Zahra,,, Aku Akan Beritahu Beberapa Hal,

Yang Pertama Terus Panggil Aku Dengan Sebutan Suamiku.

Yang Kedua,, Tidak Ada Wanita-wanita Yang lain.

Aroma Parfum itu, Dari Wanita-wanita Yang Menemani Kami Saat Party Tadi Malam.

Mereka Bukan Wanita-wanita ku.

Yang Ketiga Aku Tidak Memiliki Wanita Lain, Aku Hanya Milik Zahrana ku.

Zahrana Diam Membisu menyimak Kalimat Yang Di Ucapkan Roby.

“Tapi,,, Apa Kau Akan meninggalkanku Yang Cacat Ini Saat Farel Akan Datang Menjemputmu?”

“Farel,,,, Farel Masih Hidup”

Zahrana Begitu Senang Saat Roby Mengucapkan Nama Farel.

Apa Ini, Kenapa Dia Begitu Senang Mendengar Nama Farel,,,

“Apa Kau Mencintai Farel,,,”

“Bukan, Bukan,,,, Aku Hanya Senang Kalau Farel Ternyata selamat!

Mana Mungkin Aku Mencintainya, Aku Hanya akan Mencintai Suamiku”

Zahrana Memang Belum Memiliki Rasa Cinta Untuk Roby, Tapi Gadis Itu Akan Berusaha Memberikan Yang Terbaik Kepada Suaminya Roby!.

“Benarkah Begitu,,,”

Roby Meraih Tangan Zahrana, Pemuda Menggenggam Erat Tangan Itu,,, Dan memeluk Tangan Zahrana,

Sampai Ia Tertidur Bergulingkan Tangan Zahrana.

Bersambung,,,,,

1
KArmila Siregar
ngawur
arfan
up
maura shi
knpa komen dan isi partnya g sama ya
La_wia: Halo kak, karena cerita ini sudah saya revisi kak
total 1 replies
Fa Rel
dr hawaa jd zahrana ne novel gmna sih bingung
Fa Rel
kayak mirip cerita menikahi tuan muda cacat ya coba nyimak dlu deh
DieNa Na
lanjutkan
Laila Badria Rosa
ditunggu ya....lanjut...semangat autor....
Mbok Wami
mampir thor
V
yee
M
ini bukannya cerita
Di nikahkan dengan tuan muda kursi roda bukan
kok jd ambigu gini thor...
berantakan ceritanya
Tien Ensoe
lama gak up ya thor
Sari Emilia
nah kn syukurin zahra kebanyakn tingkah sih...kl dah gtu mo bilang apa nangis smpai jungkir balik...😃😃😃
Sari Emilia
ini ko crt nya langsung k sini y ko ga nyabung dr crt awalnya
Azam Maulana
thor bikin perutku sakit menahan ketawa, bayangin karin saat jatuh di depan farel🤭🤭🤣🤣🤣
Azam Maulana
terus kelanjutan johan hawwa kok nggak lanjut gimana ya thor ini ceritanya????
Azam Maulana
memang sungguh menyakitkan mencintai dalam diam
Azam Maulana
perutmu kenapa zahrana😂😂😂
Amir Ghufron
😄🤣🤣🤣🤣🤣 Robi ,tuan robi
Amir Ghufron
kasihan farel thor
Julizah Tetty Ati Sihombing
up mn ljtnya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!