NovelToon NovelToon
Pembantuku Canduku

Pembantuku Canduku

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen / Tamat
Popularitas:1.5M
Nilai: 4.8
Nama Author: risna afrianti

"Jika kamu tidak mau menikah dengan Louis secara suka rela, anggap saja ini sebagai tanda balas budimu karena aku telah membiayai seluruh pengobatan ibumu."

Perkataan Fradella membuat dunia Irene runtuh. Baru saja dia bahagia melihat ibunya bisa berjalan kembali, tapi kini Irene harus ditimpa cobaan lagi.

Menikah bukanlah sesuatu yang mudah. Menyatukan dua insan yang berbeda, dua kepribadian menjadi satu dan saling melengkapi kekurangan masing-masing itu tidak semudah membalikkan telapak tangan.

Bagaimana dengan nasib Irene setelah pernikahannya dengan Louis. Pernikahan antara pelayan dan sang presdir, akankah berjalan layaknya pernikahan pada umumnya?

Lalu akankah Louis membukakan hatinya untuk Irene setelah mereka menikah? Ikuti kisah Irene dan Louis disini ya🙏🏻🙏🏻🙏🏻

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon risna afrianti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bidadari Pilihan Mommy

“Sayang,” panggil Louis saat masuk ke dalam rumah.

“Kamu sudah pulang.” Irene menghampiri Louis dan mencium tangan suaminya itu.

“Iya, tadi ada meeting di luar kantor jadi aku sekalian aja pulang dari pada kembali lagi ke kantor tanggung kurang tiga puluh menit lagi.” Tutur Louis.

“Dimana Momy?” tanya Louis kemudian.

“Ada di balkon, aku baru aja dari sana.” Irene meraih tas Louis dan meletakkannya ke dalam kamar mereka yang dulu.

“Mandilah, aku akan menyiapkan makanan,” ucap Irene.

“Emm aku mau makan nanti saja sayang, bagaimana tadi hasil tesnya Momy?” tanya Louis.

“Kesehatan Momy semakin membaik, dan katanya Momy tidak perlu mengkonsumsi obat itu lagi. Hanya perlu check up satu bulan sekali saja.” Jelas Irene kepada Louis.

“Aku mendi dulu ya.” Louis bangkit dan meraih handuk dari tempatnya, tapi tiba – tiba Irene menghentikannya.

“Sayang,” panggil Irene dengan bibir yang sengaja ia majukan.

“Ya ampun, sini.” Louis mencium bibir Irene sekilas sebelum akhirnya dia masuk ke dalam kamar mandi. Sikap manja Irene tidak membuat Louis menjadi risih, tapi dia justru semakin menyayangi istrinya itu.

Entah mengapa sekarang Louis selalu merasa bahagia jika pulang kerja disambut oleh Irene, tidak seperti tiga bulan yang lalu. Louis tidak merasa betah dirumah, dan rasanya ingin membawa Irene pergi dari hadapannya. Louis bersyukur dengan bidadari pilihan Momynya itu, selain sederhana Irene juga pandai memasak dan pandai melayaninya.

Sebagai laki – laki normal Louis merasa bahagia mendapat wanita secantik dan sepandai Irene. Meskipun dia tidak bersekolah tinggi tapi dia tahu banyak hal tentang bisnis, dia juga sangat pandai dalam hitung berhitung.

Setelah kurang lebih sepuluh menit, Louis keluar dengan balutan handuk putihnya. Dada bidang yang ditumbuhi bulu – bulu halus itu terlihat sangat seksi di mata Irene.

“Hey, kamu terkesima ya.” Louis menggoda Irene yang sedari tadi memandangi dada bidangnya.

“Apaan si, ini dipakai bajunya.” Irene menyodorkan kaos oblong berwarna hitam lengkap dengan celana pendek berwarna coklat pilihannya.

“Sayang,” panggil Irene.

“Hemm.” Suara itu keluar dari mulut Louis yang tengah asik membelai rambut panjang Irene.

“Sejak kapan kamu mencintai aku?” sejenak Louis hanya diam tidak menjawab pertanyaan Irene, dia nampak berfikir berat.

“Saat aku keluar dari kamar mandi dan melihatmu merias wajah.” Senyum Louis mengembang sempurna.

“Kenapa?” tanya Louis.

“Kalau aku hamil, terus jadi gendut dan ngak cantik kamu masih sayangkan sama aku?” bukan tanpa alasan Irene menanyakan hal itu, Irene bertanya karena dia memang takut jika suatu saat perasaan Louis kepadanya menjadi berubah.

“Kamu bicara apa si sweetheart, kamu akan tetap cantik dimata aku. Dan hanya kamu wanita terbaik dalam hidupku, bidadari pilihan Momy.” Louis mengecup puncak kepala Irene cukup lama.

Irene bangun kemudian turun dari tempat tidur, dia terlihat membuka laci nakas dan mengambil sesuatu dari dalam sana.

“Kamu janjikan akan selalu sayang sama aku,” ucap Irene lirih dengan wajahnya yang sangat sendu. Louis bangkit dan menghampiri Irene, dia memeluk Irene dengan erat. Memberikan kehangatan untuk wanita itu dalam dekapannya.

“Sweetheart, dalam hidupku ini hanya kamu wanita yang aku sayangi selain Momy dan Kak Else.” Louis melepaskan pelukannya kemudian memegang kedua bahu Irene dan menatap wajah manisnya.

“Ini.” Irene menyodorkan sebuah amplop kepada Louis.

“Apa ini?” tanya Louis sambil mebolak – balikkan amplop tersebut.

“Bukalah Sayang.” Irene menyuruh Louis untuk membuka amplop yang ada di tangan suaminya.

Louis membuka perekat amplop itu, dia mengeluarkan selembar kertas yang ada di dalamnya. Ekspresi Louis tiba – tiba berubah menjadi ekspresi yang tidak dapat Irene baca.

“Sayang, ini sungguhan.” Louis kembali memeluk tubuh munggil Irene.

“Iya Sayang,” jawab Irene dalam dekapan suaminya.

“Ya Tuhan, terima kasih sudah menghadirkan calon malaikat kecil dalam keluarga kecil kami.” Louis tak dapat berhenti bersyukur dengan kehamilan pertama Irene. Louis kembali lagi membaca kertas yang masih ada di tangannya, wajahnya sangat bahagia meembaca tulisan positif hamil yang tertera disana.

“Apakah Momy tau?” tanya Louis yang Irene jawab dengan anggukan kepalanya.

“Kita sengaja menunggumu pulang untuk memberikan kejutan ini.”

“Jangan nakal di dalam sana ya.” Louis berjongkok dan menciumi perut Irene yang masih datar itu.

“Aku ingin makan hot dog.” Celetuk Irene tiba – tiba.

“Iya nanti kita beli sekalian pulang ya.”

“Aku mau tidur disini aja.” Suara Irene dengan nadanya yang super manja.

Sejenak Louis menghela nafasnya panjang, tapi dia tidak merasa keberatan karena dia berfikir memang seperti itulah mood ibu hamil.

Louis membuka ponselnya, mencari restoran dengan menu hot dog terbaik. Dia memesan hot dog sepuluh sekaligus untuk istrinya dan juga para pelayan disana. Louis sengaja memesannya sebagai rasa syukur atas kehamilan pertama Irene.

“Loh siapa yang memesan hot dog sebanyak ini?” tanya Else saat melihat ada banyak hot dog di meja makan.

“Tuan Muda Louis yang memesannya, Nona,” jawab Nara.

Fradella juga sama terkejutnya melihat ada banyak hot dog memenuhi meje makan.

“Tumben, siapa yang memesan ini semua?” tanya Fradella yang hendak makan malam.

“Aku Mom yang memesannya. Calon cucu Momy tepatnya.” Jawab Louis yang masih menuruni tangga bersmaa Irene.

“Kamu sudah tau?” tanya Fradella kemudian.

“Iya Mom, aku sudah memberitahunya,” jawab Irene.

Semua orang sudah berkumpul di meja makan termasuk Antoni dan Else. Sepasang suami istri ini sangat terkeut dengan kabar kehamilan Irene. Di dalam hati Else merasa sangat iri dengan kehamilan Irene, karena dia sampai sekarang belum juga dikaruniahi seorang anak.

“Bi Casiie,” pangil Irene.

“Iya Non.” Nampak Bi Cassie datang dari arah dapur.

“Bi, ini nanti di bagi sama yang lain ya.” Irene memberikan lima hot dog kepada Bi Cassie.

“Terima kasih Non, dan selamat juga atas kehamilan pertama Nona Irene.” Bi Cassie dengan tulus memberikan selamat kepada Irene.

“Iya Bi, terima kasih,” jawab Irene.

Louis memandangi wajah istrinya yang tengah makan hot dog ketiganya. Louis tidak merasa heran dengan pemandangan ini, karena dia sadar banyak ibu hamil yang bertambah nafsu makannya karena bawaan bayi. Fradella juga memandangi Irene dengan mata berkaca – kaca, dia tidak sabar ingin segera bermain dengan cucunya nanti.

“Irene, hati – hati makannya Sayang. Jangan sampai tersedak nanti.” Fradella merasa lucu melihat Irene dengan mulut yang gelepotan saus.

“Eh iya Mom,” jawab Irene malu – malu.

Dalam hati Else dia merasa panas dengan suasana ini, dia cemburu dengan kedekatan Fradella dengan Irene.

Sial, Momy semakin memperhatikannya karena Irene sedang hamil. Aku harus melakukan sesuatu. Gerutu Else dalam hati.

Irene hamil? Bagaimana mungkin? Jadi Louis benar – benar sudah mencintai Irene. Tidak bisa dibiarkan. Ucap Antoni dalam hatinya.

1
Tua Jemima
gak jelas ceritanya hedeh
Tua Jemima
selidiki terus tapi gk ada hasil hedeh udah mau tmat pun tamat juga irine
Tua Jemima
itulh kalau istri gk nurut kata suami celakakn
Tua Jemima
hedeh kesannya molor certa ini mask kejahatan yg seemrit gk bisa diboksr bertela tele
yahya alhakim
lanjutkeun Thor
suka dg kisahnya yg tdk memperdulikan kasta
Mishbah Ando Ibang
lanjut season 2. ceritanya masih gantung
Mishbah Ando Ibang
yang nabrak siapa? trus scarlet belum ketahuan kalau dia yg sengaja membuat ibunya irene meninhgal
Faidhol Baroka
ko gitu sih tor ceritanya ga selesai,,gantung bgt si pengemar kecewA ...kecewa bgt tor.
Rajendra Mbx Iput
Kecewa
Anas
lanjut sayang
Tiwik Firdaus
masak nabung 5 the cuma dapat 9 jt berapa nabungnya setiap harinya kok aneh emen
Leni Maysaroh
novel sebagus ini kok aku baru Nemu ya ..... thanks tor ..... novel karyamu T O P B G T pokok e
Martinus DanarPrasetyo
lanjut donggg
baby mochi 🥰
next.. smoga plaku ny cpt ktngkp
arfan
up
Nur mala
lanjut thor
🌺 Lady Rin 🌺
ko endingnya ngantung
Arga Brimansyah
ayo thor lanjutkan
Arga Brimansyah
lanjut thor
Yeni Nawati
tk ad lnjutannya kah??
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!